প্রথম 200টি লাইন।
Aku Savannah, dan hidupku penuh warna!
Hidup itu singkat, harus dinikmati.
Jadilah pusat perhatian! Buat orang terpesona!
Sepertiku! Aku melakukan apa pun yang kumau!
SEMUA ANAK DIRANGKUL
- Aku memperjuangkan prinsipku. - Semua anak layak dipilih.
Bukan dilupakan.
Kalau mau gabung dengan gerakan kami, kalian bisa mendaftar…
Dan aku rela melakukan apa pun untuk orang yang kusayangi.
Teman-temanku. Keluargaku.
Ini selingkuhan. Ini cewek gatal!
- Kau mau berkelahi? Ayo! - Siapa takut?
Dan semua laki-laki yang pernah kucintai.
Apa pun yang mereka suka, aku juga suka.
Aku menyesuaikan diri, tak masalah!
Kulakukan apa pun demi cinta!
Karena memang begitu seharusnya, 'kan?
Kita harus berikan segalanya.
CUMA KAMI, JALANI PERLAHAN
Makanya kuberikan semuanya kepadanya. Karena aku mencintainya.
Sangat mencintainya.
- Tanpa keraguan. - Vanna!
Boleh minta foto?
Dengan segenap jiwaku.
Karena saat jatuh cinta,
aku cinta mati.
Belai!
Nini!
- Vanna! - Vanna!
Apa? Di mana dia?
Dia sudah pergi.
Dia pulang.
Kalian biarkan pergi? Aku harus bicara dengannya!
- Kami bisa apa? - Vanna! Hentikan!
- Vanna! Cukup! - Sadarlah. Dia menghindarimu.
- Dia jelas memutus kontak. - Memutus kontak?
Itu cuma untuk orang yang sudah putus. Kami belum!
Dia cuma sedang ada masalah!
- Dia meninggalkanmu. - Tidak, Vanna.
- Tidak! - Vanna, hentikan.
Ini! Dia angkat teleponnya!
Vanna!
Vanna, hentikan!
Halo?
Luvah, aku di Bar Nokal!
Tidak, Luvah!
Aku takkan pergi sebelum kau menjemputku.
Aku akan menunggumu di sini!
Aku hampir sampai.
Aku akan menunggumu!
- Apa-apaan? - Maaf.
- Astaga, permisi. - Aduh!
Permisi!
Hore!
Dia datang!
Kau baik-baik saja?
- Kau datang. - Kau tak apa?
Ayo kuantar pulang.
Sudah.
Ini seperti pertemuan pertama kita.
Sekarang kau di sini lagi,
menyelamatkanku dari kesedihan.
Ingat saat kita bertemu?
Aku benci hari itu.
Aku mabuk berat.
Seluruh duniaku terasa begitu gelap.
Tidak! Lepaskan!
Aku sendirian.
Aku merasa tak ada yang peduli kepadaku.
Tolong!
Hei! Jangan ganggu dia!
Tapi kemudian kau datang.
Abaikan saja. Cuma orang mabuk.
Kumohon, tolong!
Tolong!
- Tolong! - Sini.
Tolong! Kumohon!
- Dia milikku! - Aku akan menolongmu.
Kembalikan dia!
Kau baik-baik saja?
Terima kasih.
Nyaris saja.
Ini hari ulang tahunku.
Dan doa ulang tahunku…
Aku berharap tak pernah dilahirkan.
Hidupku kacau.
Sangat kacau.
Mabuk.
Hilang arah.
Ditinggalkan.
Sebuah kesalahan.
Aku tahu perasaan itu.
Aku juga kesalahan.
Hidupku adalah sebuah kesalahan.
Aku adalah kesalahan terbesar mamaku.
Aku anak hasil perselingkuhan,
ditampung oleh suami mamaku yang seorang politikus.
Anak haram.
Berantakan.
Mabuk. Hilang arah.
Sama sepertimu.
Bersulang!
Negatif bertemu negatif.
Tapi
negatif dikali negatif
hasilnya positif.
Tunggu, ini hari ulang tahunmu?
Benar, 'kan?
Ayo.
Ikut aku.
- Tunggu. - Ayo!
Ke mana?
Percaya saja.
Ayo.
Perasaanmu sudah lebih enak?
Sedikit.
Teriaklah yang keras di dalam air. Tak ada yang dengar.
- Bagaimana caranya? - Teriak saja.
Kau pasti sering ajak perempuan ke sini.
Tidak.
Sebenarnya kau yang pertama.
Ini tempat amanku.
Saat aku merasa hidup ini terlalu berat
atau dunia terasa berat,
aku datang ke sini.
Kau tahu?
Terima kasih sudah mengajakku ke sini.
Senang bertemu denganmu.
Senang bertemu denganmu juga,
Vanna.
Hei!
Sedang apa kalian di sini?
Kalian tak boleh kemari! Sudah tutup!
Sejak malam itu…
Cantik, 'kan?
…kami tak terpisahkan.
Apa itu? Boleh lihat?
KENANGAN
Kena!
Enak?
Aku mencintaimu, Vanna!
- Terima kasih. - Sama-sama.
Kami saling mencintai.
Saling mendukung.
Semangat, Luvah!
Luvah, tunggu, kau cepat sekali!
Tiga, dua, satu.
Luvah, kau berhasil! Dua puluh detik!
Dua puluh detik?
Di mana hadiahku?
Selamat!
Selamat!
- Sebanyak itu? - Selamat!
Dan…
Selamat.
Kurasa aku butuh lagi.
Masih kurang?
Itu sudah lebih dari cukup…
Kau rakus sekali!
Kau adalah cinta sejatiku,
dan aku takkan pernah melepaskanmu.
Jadi, Luvah, kumohon,
masalah apa pun yang kita hadapi,
kita akan melaluinya bersama.
Kita bisa memperbaiki ini, 'kan?
Jadi, kumohon, Luvah.
Jangan tinggalkan aku lagi, ya?
Astaga! Apa-apaan?
Sedang apa kau di sini?
Savannah!
Apa yang kau lakukan kepadaku?
Apa yang kulakukan kepadamu?
Tidak!
Aku tak lakukan apa-apa!
Aku telepon polisi.
Savannah, tenang!
- Apa? - Hentikan!
Tidak! Kau memanfaatkanku! Aku mabuk!
Aku tak memanfaatkanmu!
Malah sebaliknya! Makanya aku tak bisa pulang!
Apa? Kenapa aku yang salah kalau kau tak bisa pulang?
Karena kau meneleponku minta tolong.
- Tidak! - Ya!
Aku datang.
Kau muntah di badanku, menangis sesenggukan.
Kubawa kau pulang. Sudah!
Savannah, percayalah, tak terjadi apa-apa!
Apa pun yang kau pikirkan, aku takkan mungkin melakukan itu!
Sial! Aku telat masuk kelas.
- Sial! - Hei, ada apa?
Tunggu, kau pergi begitu saja?
Hei! Kembali! Urusan kita belum selesai!
Hei!
Kenapa sekarang, saat ada orasi BEM?
Tunggu! Aku mau menebeng denganmu.
Menebeng denganku?
Aku tak ada kendaraan! Kau tinggalkan mobilku di bar!
Itu bukan masalahku.
- Ayolah! - Astaga!
Kenapa kujemput kau?
No comments yet. Be the first to leave one.