প্রথম 200টি লাইন।
UNDERCOVER MISS HONG
Aku tahu kau orangnya.
Yehppee bisa sembunyikan wajahnya,
tapi dia menunjukkan hal lain.
Apa?
Kau sudah tahu, Yehppee.
Hong Keum-bo.
Aku memasang jebakan kecil sebelum kirim sur-el itu.
MANAJER UMUM SO GYEONG-DONG
Aku sengaja merusak tombol "D" Kandidat Yehppee So Gyeong-dong,
lalu untuk Kandidat Yehppee Cha Jung-il, aku merusak tombol "E".
Ini tak ada masalah.
Ini perlu tanda tanganmu.
Masalahnya tombol "E".
Tombol "E" tak berfungsi.
- Mungkin ditekan terlalu keras? - Halo.
Cobalah sendiri. Kenapa ini tak berfungsi?
- Ada apa… - Tn. Lee.
- Halo. - Bantu aku dengan ini.
Kibornya bermasalah dari pagi.
Tombol "C" dan "E" menjadi bahasa Inggris.
Punyaku juga begitu.
- Biar punyaku dulu. - Aku bisa menunggu.
Lalu sur-el balasan
yang kuterima dari Yehppee terlihat seperti ini.
TEMUI AKU PUKUL 21.00 MALAM INI
DI TEMPAT YANG SAMA KAU BIASA BERTEMU PRESDIR KANG
Apa masalahnya? Semua tampak beres.
Ini tak ada tanda titik.
Begitu aku lihat tak ada tanda titik.
Aku tahu Bang Jin-mok adalah Yehppee.
HALO, YEHPPEE. INI HONG KEUM-BO…
BALAS
Temui aku pukul 21.00 malam ini,
di tempat yang sama kau biasa bertemu Presdir Kang.
Gawat. Tombolnya tak berfungsi.
Tn. Bang, kibormu rusak juga?
Lupakan.
Salahkan camilanmu untuk itu.
- Benar. - Masuk akal.
Aku meminta diskusi empat mata,
Tn. Bang Jin-mok.
Jika kau Hong Keum-bo,
lalu siapa Hong Jang-mi?
Dia adikku.
Adik…
Kau curi identitas adikmu agar dapat pekerjaan?
Itu karena kau.
Kau, Yehppee,
abaikan sur-el, menghilang, jadi kucari.
Katakan apa yang terjadi padamu.
Jika tak bisa menjustifikasi tindakanmu,
tak boleh pulang.
Kau gila.
Sial. Yang benar saja.
Apakah memang ada dana gelap?
Walau memang ada…
Kita harus buat jadi tak ada.
Selamat datang.
Sulit dipercaya.
Kau masih sempat minum-minum dan bersantai?
Bagaimana dengan tugas dariku?
Kau seharusnya sibuk.
Kau membuat orang kerja bagai kuda.
Ayah-anak sama saja.
Kau mulai mengikuti kebiasaan buruk ayahmu.
Bersulang untuk menjadi sapi perahmu.
Aku bisa mendengarmu.
Aku memang ingin kau mendengarnya.
Aku sudah tak mau lagi mengurusi pekerjaan kotor ini,
carilah pencuci uang yang baru, Pak.
Hei.
Mau sopan atau tidak, pilih satu saja.
Cari saja pesuruh baru untukmu.
Berengsek.
Aku akan tolak semua surat pengunduran diri yang kau ajukan.
Catatan dana gelap dan buku yang Ketua minta untuk kau manipulasi…
Kau masih punya, 'kan?
Kurasa setidaknya kau khawatir.
Kau khawatir akan kubawa lari, atau kubocorkan ke pers?
Kumpulkan semuanya dan serahkan kepadaku.
Aku akan…
Buka semuanya untuk investigasi kejaksaan.
Jadi, maksudku, jika kau memang berniat pergi,
lakukan hal yang bermanfaat bagi rekanmu sebelum pergi.
Dasar pemalas.
Apakah
pernah terpikir olehmu bahwa aku mungkin saja menolak?
Tidak.
Kau bukan pengecut bodoh
yang mau menyia-nyiakan peluang sesempurna itu.
Minum di hitungan ketiga.
Satu, dua, tiga.
Divisi Investigasi Pasar Modal di OJK.
Inspektur Hong Keum-bo.
Mari hubungi dia.
Akankah terpancing?
Pasti akan terpancing.
Menurut mata-mata Oh Deok-gyu,
Inspektur Hong adalah orang
yang memulai investigasi internal dana gelap Hanmin.
Namun, kejaksaan memintanya untuk membawakan bukti kuat dulu.
Jadi, dia pun sedang berjuang sendirian.
MENGENAI DANA GELAP HANMIN
SUR-EL SUDAH TERKIRIM
SUR-EL BARU DARI HONG KEUM-BO
Mari bertemu untuk bicara langsung.
Tn. Kang.
Dia terpancing.
Ya, dia ingin bertemu langsung.
Jika, kebetulan, situasi menjadi kacau,
andai aku tewas karena kecelakaan…
Lihatlah, kau bawa kesialan kepada kita.
Ketua akan mencurigaimu, jadi kita harus bersiap.
Saat aku bertemu Inspektur Hong, aku ingin kau
memfoto kami.
Mari kita fokus saja dengan tugas yang di depan mata.
Tak ada salahnya punya jaminan keselamatan.
Keselamatan jiwa.
Buku besar dana gelapnya
bisa diambil di kantor Presdir lantai 12
di kantor pusat Hanmin.
Saat ini buku besarnya sedang diantar.
Korban yang tewas
di kecelakaan lalu lintas yang terjadi pukul 06.00 di Mapo-gu
diketahui sebagai Presdir Hanmin, Kang Myeong-hwi,
yang sedang dalam penyelidikan atas pelanggaran fidusia dan penggelapan.
Apa yang terjadi?
Investigasi lebih lanjut mengungkap
bahwa Presdir Kang Myeong-hwi dari Hanmin berada di kursi pengemudi.
Polisi menduga
dia sedang menuju kantor pada saat lelah sehingga mengantuk.
Penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan.
Buku besar dana gelapnya
tak pernah sampai ke tangan OJK.
Buku itu diambil sebelum pemeriksaan dan penyitaan.
Diambil? Lalu ada di mana bukunya?
Yah…
Perlukah kuberi tahu diambil Bok-hee?
Bagaimana cara beri tahu itu sudah dibakar?
Tn. Bang.
Kau punya salinan buku besar dana gelap, 'kan?
Tidak.
Presdir Kang Myeong-hwi sangat menekankan
bahwa jika terjadi sesuatu padanya, semua berkas harus dihancurkan.
Sebelum bertemu Direktur Eksekutif Oh,
aku menghapus semua cadangan dan menghancurkan semuanya.
Kau berharap aku percaya itu?
Bagaimana aku bisa memercayaimu?
Kau pun tak bisa bertanggung jawab atas nyawaku.
Aku harus menafkahi keluargaku, tapi kau ingin kupertaruhkan hidupku?
Aku paham rasa takut dan tak berdaya yang kau rasakan saat ini.
Karena pelaporan sembilan tahun lalu,
aku kehilangan pekerjaan pertamaku.
Dia melaporkan Hanmin atas penipuan akuntansi,
tapi gugatan baliknya menghancurkannya.
Naif sekali.
Tunggu, dompetku.
Dilarang masuk.
Kubilang dilarang masuk!
Hal terberat pada saat itu…
Bukan hilang pekerjaan, tapi orang-orang,
dan penyesalan bahwa aku akan sendirian.
Karena itulah aku menyusup ke Hanmin untuk mencari Yehppee.
Karena aku tahu perasaannya.
Tn. Bang.
Bisakah kau tak anggap ini
sebagai pertaruhan tapi sebagai investasi terakhir padaku?
Aku akan tanggung jawab dan melindungimu apa pun yang terjadi.
Aku kemari…
Hari ini…
Untuk menolakmu.
Apa kau pikir kecelakaan Presdir Kang…
Adalah sebuah kebetulan?
MONSTER UANG
AYAM ULLALA
Hong Jang-mi.
Akan kuekspose dirimu sebagai bocah licik
agar semua tahu, bahkan jika nyawa taruhannya.
Halo. Selamat datang di Ayam Ullala.
Silakan duduk di mana saja.
Menunya di sana.
Apa kau sendirian?
Ya.
Silakan dilihat dulu, beri tahu aku jika sudah siap memesan.
Apakah kau
ayah Jang-mi?
Kau kenal Jang-mi anakku?
Tentu saja.
Kami satu alumni.
Kupikir nama tempat ini terdengar familier.
Sepertinya aku benar.
Ya ampun.
Berarti kau pasti kakak kelasnya.
Aku harus memberikan pelayanan terbaik. Tunggu sebentar.
Nona?
Nona, kau tak apa?
Minumlah air ini.
Ini.
Siapa yang ada di foto itu?
No comments yet. Be the first to leave one.