Though I Am an Inept Villainess

Though I Am an Inept Villainess (ふつつかな悪女ではございますが ~雛宮蝶鼠とりかえ伝~)

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

সিজন 1

রিলিজ তথ্য

Though I Am an Inept Villainess S01E03 WEB-DL CR ind Crunchyroll
ভাষ্য লিখেছেন Crunchyroll

ট্যাগ

webdl
প্রকাশিত: 2026-07-26
ডাউনলোড: 14
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 171টি লাইন।

Cuacanya bagus sekali.

Sempurna untuk bertani!

GADIS KLAN SHU, SHU KEIGETSU (JIWA REIRIN)

Sudah empat hari sejak kami bertukar tubuh.

Hidup di sini yang terbaik!

Makanan dan herba tumbuh melimpah.

Meski fokus bertani setiap hari, aku tidak pernah pingsan.

Meski bergadang, aku tak membuat siapa pun cemas.

Makanannya sangat lezat!

Sehat itu memang luar biasa!

Leluhur Agung, apa aku boleh sebahagia ini?

Kaki dan tangan panjang ini mudah jadi kuat

hanya dengan latihan yang kulakukan.

Otot ini sungguh memabukkan!

Inilah kekuatan!

Aku juga ingin punya perut berotot,

tapi kurasa mustahil karena tinggal tiga hari lagi.

Di ritual Festival Hantu tiga hari lagi…

Aku yakin hukumanku sudah berakhir dan aku bisa bertemu Nyonya Keigetsu lagi.

Tidak akan kubiarkan!

Aku belum mendengar kabarnya sejak obrolan kami di penjara bawah tanah.

Aku penasaran apa yang dipikirkan Nyonya Keigetsu?

Apa pun yang terjadi, aku harus bertemu dengannya.

Menggumam apa pagi-pagi begini?

DAYANG KLAN SHU, LEELEE

Leelee. Selamat pagi.

Kau bangun pagi hari ini.

Kata orang yang bangun lebih awal dari dayangmu.

Sejak hari itu, Leelee makan dan tidur di sampingku.

Aku senang dia bisa menghabiskan beberapa hari tinggal di sini.

Apa? Ada apa?

Bukan apa-apa.

Aku tidak sabar menanti seperti apa hari ini.

Ayo kita semangat!

THOUGH I AM AN INEPT VILLAINESS

Kalau begitu, ayo sarapan.

Tunggu!

Aku sudah bosan makan kentang.

Jangan khawatir. Akan kuganti bumbunya.

Bukan itu maksudku!

Lebah?

Gadis ini.

Suasana hatinya ceria sejak datang ke sini.

Rasakan ini!

Cacing tanah yang manis!

Tolong suburkan tanahnya, ya.

Ada laba-laba dan lipan juga!

Apa?

Terkutuk kau!

Ada gunting dan…

ini sempurna untuk bantal jarum!

Aku bisa menjahit!

Apa?

Bau sekali. Aku pasti akan membuatnya menangis kali ini.

Rasakan kotoran ini!

Sempurna untuk pupuk!

Apa?

Aku mengganggunya setiap hari, tapi sama sekali tidak berhasil.

Namun, aku masih ingin keluar dari Istana Shu.

Hari ini harinya!

Bagaimana, ya?

Leelee pasti sedang mencari cara untuk mengganggu…

Maksudku, bagaimana dia akan melayaniku hari ini.

Jika bisa, aku akan senang

menerima sesuatu seperti pisau dapur atau pewarna.

Kau pasti memikirkan hal buruk sekarang.

Tentu saja tidak!

Teman-Teman Lebah, terima kasih atas berkah luar biasa ini.

Leelee, kau lebih suka garam dibanding madu?

Aku tidak peduli.

Apa seseorang bisa tiba-tiba berubah?

Gadis jahat seperti ini…

bangun fajar sebelum dayangnya, merapikan kebun.

Sudah selesai!

Dia bekerja sangat keras dan bahkan membantuku.

Lagi pula, dulu dia benci serangga,

tapi kemarin dia memegangnya dengan tangan kosong.

Wadahnya tidak cukup,

jadi laba-laba dan lipan masuk bersama!

Nanti mereka bisa saling memangsa!

Namanya juga hukum alam.

Waktunya makan.

Astaga.

Leelee, kau masih masa pertumbuhan, jadi ambil yang besar ini.

Astaga.

Terima kasih banyak!

Aku senang sekali.

Saat ini, menurutku dia manis.

Tidak!

- Kendalikan dirimu! - Maaf.

Kau pasti punya alasan sendiri.

Belakangan ini, kau memusuhiku karena itu, 'kan?

Pasti lebih baik kalau aku batuk darah

atau menangis darah karena takut sebagai reaksi.

Tidak. Jika kau sudah tahu, aku malah bingung harus bagaimana.

Kalau begitu, kenapa tak dihentikan saja sekarang?

Kau dayang istana yang jujur dan mengagumkan.

Aku yakin hatimu akan gembira

kalau kau melakukan tugasmu sebagai dayang dengan sepenuh jiwa.

Apa itu?

Setelah semua ejekanmu, sekarang kau akan memujiku?

Itu…

Aku merawat penjahat di gedung kosong!

Kau yang membuatku tidak bisa bekerja sebagai dayang istana.

Jika aku melayanimu sepenuh jiwa,

apa kau bisa menjamin posisi dan keuntunganku sebagai dayang?

Itu…

sesuatu yang tidak bisa kulakukan saat ini.

Benar, 'kan? Kalau begitu, tidak usah membual!

Tidak!

Aku tidak salah!

Ini cara yang adil untuk balas dendam!

Leelee! Kau mau ke…

Diam!

Padahal selama ini kau menyiksaku!

Kenapa wajahmu seperti itu?

Berhenti.

Nyonya Gayou?

Kami seharusnya bertemu saat senja.

Aku sedikit kecewa padamu.

Apa?

Aku sudah dengar kabar burungnya.

Aku telah memberimu imbalan, karena aku percaya laporanmu.

Namun, kudengar Shu Keigetsu melewati hari-harinya dengan tertawa.

Itu…

Kenapa orang yang diganggu malah terlihat senang?

Mungkinkah kau berbohong padaku?

Tidak, bukan begitu!

Aku benar-benar mengganggunya!

Sumpah demi Leluhur Agung!

Jadi, kau bersumpah?

Kau sudah tidak lagi setia pada Shu Keigetsu?

Sama sekali tidak.

Shu Keigetsu belum memenangkan hatimu?

Tentu saja tidak.

Baiklah, kalau begitu.

Kali ini akan kumaafkan.

Terima kasih banyak.

Namun, gunakan ini lain kali kau melakukannya.

Melakukan apa?

Tugasmu adalah mencari tahu.

Selama ada bukti kita tunduk pada Nyonya Seika, itu sudah cukup.

Potong apa pun yang kau mau.

Pakaiannya, rambutnya.

Bahkan jantungnya.

Namun, mengganggu dan melukai itu berbeda.

Jika aku menyakiti seorang Gadis, aku akan dieksekusi!

Lalu kenapa?

Apa?

Kau memang tidak tahu diri.

Sejak kau menerima jepit rambut itu, hidupmu ada di tanganku.

Jika kau tak sanggup, aku akan membawamu ke Kapten Mata Elang

karena sudah mencuri jepit rambut milik Klan Kin.

Tidak mungkin.

Aku ini sutra gading. Sedangkan kau merah muda pucat dan orang asing.

Siapa yang akan mereka percaya?

Tapi…

Kau tak lebih dari putri penari yang hanya pandai merayu pria.

Diam dan lakukan saja.

Tunggu sebentar!

Jangan sentuh aku.

Kau baru akan diberi makan setelah melakukan tugasmu, Nona Tikus.

PUTRA MAHKOTA, EI GYOUMEI

Ubahlah wajah bosanmu itu, Shin-u.

KAPTEN MATA ELANG, SHIN-U

Aku minta maaf.

Aku harus mengunjungi Nyonya Kou Reirin setiap hari,

dan rasa lelahku terpancar di wajahku.

Jangan mengajak bertengkar dengan pura-pura minta maaf.

Tatapanmu juga seperti itu saat kali pertama kita bertemu.

Jadi, kau adikku.

More Indonesian subtitles for Though I Am an Inept Villainess

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left