The Scarecrow

The Scarecrow (허수아비)

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

সিজন 1

রিলিজ তথ্য

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗧𝗛𝗘 𝗦𝗖𝗔𝗥𝗘𝗖𝗥𝗢𝗪 𝗦𝟬𝟭𝗘𝟬𝟲 𝗩𝗜𝗨 𝗪𝗘𝗕 𝗜𝗗
ভাষ্য লিখেছেন Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟎𝟏:𝟎𝟐:𝟓𝟑 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑽𝑰𝑼 || *ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ট্যাগ

webdl
official_release
প্রকাশিত: 2026-05-06
ডাউনলোড: 29
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No
FPS: 25

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

Kamu kembali rupanya. Bagaimana dengan tesis-mu?

Berkat kamu.

Sudah kamu pecahkan teka-teki dariku?

12 ditambah dua.

Total 14 kasus pembunuhan.

Jadi, ada lima kasus pembunuhan tak terungkap lagi?

Sudah kuduga, Profesor pasti menyadarinya.

Aku akan mengakui kejahatan terkait sembilan kasus yang sudah diketahui.

Sisanya juga akan kuungkapkan dengan jujur.

Asalkan

kamu mau menceritakan kisahmu.

Menceritakan apa lagi?

Ceritamu. Bukankah kamu bilang kamu kehilangan segalanya?

Aku ingin mendengar apa yang kamu maksud dengan kehilangan itu.

Satu cerita

untuk satu pembunuhan tersembunyi.

Adil, bukan?

"Pembunuhan 12 dan dua, Pemerkosaan 19, Percobaan 15."

Jika kamu tidak berminat,

aku juga akan membawa jawabannya sampai mati.

Baik. Mari kita lakukan.

Ini baru mulai seru.

Kamu duluan yang bercerita.

Apa sebenarnya yang kamu maksud dengan kehilangan?

Aku kehilangan temanku.

"Scarecrow."

Kerja bagus sekali.

Sudah kuduga kamu pasti bisa melakukannya.

Ini semua berkat Anda, Pak Jaksa Kepala.

Setelah pelakunya teridentifikasi, menangkapnya bukan masalah besar.

Akhirnya aku bisa tidur nyenyak.

Apa yang sedang Anda perhatikan?

Kamu lihat tanggal ini?

Ini hari hilangnya Nona Choi In Sook.

- Apa? - Saat Nona Choi In Sook dibunuh,

Gi Beom bersamaku.

Tapi kenapa tas Park Ae Sook ada di toko buku...

Jika bukan Lee Gi Beom...

Apa mungkin kakaknya Lee Gi Beom?

Apa maksudmu Lee Gi Beom bukan pelaku sebenarnya?

Saat Nona Choi In Sook dibunuh,

Gi Beom bersamaku.

"13 Desember 1987."

Hei, beri aku waktu lagi.

Aku konferensi pers sepuluh menit lagi.

Aku baru akan umumkan tersangka.

Kenapa konferensi pers diadakan begitu terburu-buru?

Kamulah yang bilang akan selesaikan kasus ini secepat kilat.

Kapan aku bilang begitu?

Pokoknya, samarkan saja beritanya.

Atau... Apa luka tusukmu belum terbuka lagi?

- Aku perlu kubuat terbuka lebar? - Hei, hei.

Hei, kamu ini. Ini namanya air susu dibalas dengan air tuba.

Pokoknya samarkan. Atur saja. Buat tidak jelas. Mengerti, 'kan?

- Kamu jago soal itu. Aku pergi. - Hei, apanya yang disamarkan?

- Samarkan. - Hei, Tae Joo...

Jadi, apa yang akan Anda umumkan hari ini?

Anda sudah menemukan pembunuh berantainya?

Selama dua tahun terakhir,

terkait total tujuh kasus pembunuhan di Kangseong,

kami telah menemukan seorang tersangka utama, tapi...

Tapi?

- Katanya "tersangka utama"? - Apa maksudnya?

Apa mereka belum menangkapnya?

Ayah.

"Anggota Dewan Bang Gyeong Moon."

Mampirlah kalau lewat. Orang tua ini kesepian.

Anda bahkan lebih sibuk daripada aku.

Seharusnya ada pasien Lee Gi Hwan. Coba aku lihat daftarnya.

- Sebentar. - Hei, itu Detektif Kang, bukan?

- Detektif? - Ya. Detektif Pembunuhan Berantai.

Tolong perkenalkan aku kepadanya.

Apa?

Ya. Namaku Jo Yun Seok.

Silakan duduk.

Kenapa orang dari institut riset nuklir mencariku?

Mengenai metode ilmiah untuk mempersempit jumlah tersangka,

aku ingin mencoba menjelaskannya.

Memangnya ada cara seperti itu?

Namanya analisis isotop radioaktif.

Apa yang bisa dilakukan dengan cara itu?

Sama seperti sidik jari kita yang berbeda-beda,

jumlah unsur pembentuk rambut manusia juga berbeda-beda.

Jadi,

menembakkan radiasi ke rambut mereka untuk mengukur unsur yang keluar,

kamu bisa tahu mereka orang yang sama, begitu maksudnya?

Benar. Tergantung hasilnya,

pekerjaan atau lingkungan hidupnya juga bisa diperkirakan.

Kamu pernah menemukan tersangka dengan tes ini?

- Belum. - Pernah jadi bukti di pengadilan?

Untuk saat ini belum.

Mungkin ini akan jadi yang pertama, bukan?

Yang pertama...

Hari ini, Kejaksaan Cabang Kangseong mengumumkan

bahwa pelaku Pembunuhan Berantai yang membunuh tujuh wanita

selama dua tahun terakhir telah diidentifikasi.

Pelakunya adalah Oknum Lee, warga Kangseong berusia 20-an,

dan mengelola sebuah toko buku.

Kemudiam, pembunuhan s iswi SMP tanggal 22 lalu

juga telah terungkap sebagai perbuatan Oknum Lee.

- Sepertinya usulku tak perlu lagi. - Lokasi kejahatannya...

- Dasar berengsek. - Di sekitar Desa Kangseong,

Targetnya wanita yang jalan sendiri saat pulang kerja atau sekolah.

Setelah menculik korban,

pelaku mengikat tangan dan kakinya agar tidak bisa melawan

lalu memperkosa dan membunuhnya dengan keji.

Pelaku

melakukan kejahatannya dengan frekuensi yang semakin meningkat.

- Jasadnya ditemukan sekitar desa... - Ibu.

Aduh, matikan!

Pergi!

Kami resmi menetapkan kasus ini sebagai Pembunuhan Berantai,

dan agar kasus serupa tidak terulang kembali,

kami akan melakukan penyelidikan menyeluruh.

Demi mewujudkan keadilan yang bertanggung jawab,

kami akan berjuang hingga akhir.

Kejaksaan yang menetapkan Oknum Lee sebagai buronan publik,

menyatakan akan berupaya maksimal demi penangkapan segera.

Kini jadi sorotan, apakah ini mengakhiri Pembunuhan Berantai

yang menggemparkan Kangseong selama dua tahun terakhir.

Demikian laporan dari KDS, Reporter Kim Ji Hoon.

Ini teh jahe.

Aromanya enak.

Ada apa Ayah kemari? Bukankah Ayah sibuk dengan pemilu?

Selesaikan pembicaraan pernikahanmu dengan keluarga Pimpinan Kim

secepatnya.

Itu tidak akan terlambat jika dibicarakan setelah pemilu.

Memangnya kamu tahu hasil pemilunya akan seperti apa?

Kita harus tentukan tanggalnya dulu supaya mereka tak bisa mundur lagi.

Kamu bilang kamu sudah menemukan pelaku Pembunuhan Berantai?

Benar.

Kerja bagus.

Ayah.

Cha Si Yeong! Dasar bere..

Detektif Kang.

Apa-apaan ini? Tidak sopan sekali. Ada tamu di sini.

Aku tak punya waktu untuk mengambil nomor antrean dan menunggu, Pak.

Jaksa Cha, kumohon mengalahlah sebentar.

Baiklah. Nanti kita bicara. Ya?

Dia bilang ada urusan dinas yang mendesak.

Sepertinya pria tua ini harus mengalah.

Tidak, Ayah. Ayah tidak perlu begitu.

- Sebentar... - Tidak perlu mengantar.

Tunggu.

Apa kita pernah bertemu sebelumnya?

Sepertinya tidak mungkin.

Sepertinya aku salah lihat.

Nanti Ayah hubungi.

Ayah...

"Republik Korea yang Berdiri Tegak."

Hei.

Konferensi pers macam apa itu?

Bukankah sudah kubilang aku harus selidiki lebih lanjut?

Hei, aku juga sudah memikirkannya.

Tanggal yang tertera di foto Lee Gi Beom itu.

Itu tanggal Choi In Sook hilang, bukan tanggal kematiannya, 'kan?

Karena pembusukan, tanggal pasti kematiannya tak bisa dipastikan.

Apa maksudmu...

Hei, dan seperti kata ibu Choi In Sook,

putrinya bisa saja kabur dari rumah

ada banyak kemungkinannya.

Sebenarnya apa alasanmu?

Kenapa kamu tiba-tiba mengada-ada?

Siapa yang kini mengada-ada? Apa ini karena Sun Yeong?

Apa maksudmu?

Sun Yeong mengandung anak Lee Gi Beom, 'kan?

Benar rupanya.

Di rumah Lee Gi Beom waktu itu, kupikir jangan-jangan dia hamil.

Apa rencana Sun Yeong?

- Kenapa bahas Sun Yeong sekarang? - Kamu...

Kamu ingin menolongnya karena dia ayah dari keponakanmu, 'kan?

- Hei! Bicara yang masuk akal! - Kalau bukan itu, lalu apa?

- Ada tersangka lain selain Gi Beom? - Hei, itu!

Pelakunya sudah pasti

orang sekitar Gi Beom. Itu pasti! Makanya cakupannya akan kuperluas.

Bawa kemari pelaku sebenarnya!

Yakinkan aku dengan bukti.

Itulah yang namanya penyelidikan, Tae Joo.

Dasar komunis berengsek!

"Das Kapital karya Marx."

Inilah saatnya.

Selama ini aku sudah memperlakukanmu dengan sangat baik.

Ayo kita mulai lagi.

Sial. Aku bisa gila.

Kusuruh kamu menangkapnya, bukan menyiksanya!

Aku mohon maaf, Pak Jaksa.

- Buka sumpal di mulutnya itu. - Baik.

Katanya ada banyak barang di toko bukumu, ya?

Kamu dengar, 'kan? Apa saja yang ditemukan di toko bukumu.

Ada buku-buku komunis, dan juga tas tangan korban.

Benar-benar seperti gudang harta karun.

Aku tidak melakukan apa pun.

Apa katamu?

Coba katakan lagi.

Sudah kubilang bukan aku.

Sepertinya dia berkata jujur.

- Sepertinya bukan dia pelakunya. - Tidak... tidak mungkin, Pak.

Tidak, coba lihat matanya.

Mana mungkin sorot mata seperti ini berbohong?

Kamu ini...

The Scarecrow subtitles in other languages

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left