প্রথম 186টি লাইন।
Paradorn.
Paradorn.
Paradorn.
Katanya, kekuasaan mengubah seseorang.
Atau mungkin, itu hanya merobek topengnya
dan mengungkap
siapa mereka sebenarnya.
SATU BULAN SEBELUM PEMILIHAN
Adakah yang pernah penasaran, seperti aku,
kenapa
tiap kali kita membahas perubahan,
orang dewasa selalu berkata perubahan perlu waktu?
Berapa tahun?
Tiga tahun?
Lima tahun?
Terkadang, aku tak lagi yakin
apa itu alasan sesungguhnya,
atau cuma alasan untuk tak bertindak.
Ya!
- Kau benar. - Ya!
Aku tak bilang perubahan itu mudah.
Tapi maksudku adalah
jika kita memulainya satu per satu,
kita cuma akan melihat hasilnya satu per satu.
Tapi jika kita mulai dengan melakukan 100 hal sekaligus,
kemajuan 100 tahun
mungkin terjadi dalam satu tahun.
Benar, 'kan?
Benar!
Paradorn.
Paradorn.
Halo.
Aku Nanno, Nomor Dua.
Di sini dengan kebijakan…
Aku harus pakai kebijakan apa?
Kalau begitu, "Murid baru, hidup baru."
Pokoknya, tolong jaga aku,
dan hatiku juga.
Aku mencalonkan diri baru-baru ini.
Jadi, aku tak mempersiapkan kebijakan apa pun.
Tapi itu tak masalah, 'kan?
Aku mau mendengar ide semua orang.
"Satu Ide, Satu Ciuman."
Apa dia meniru ide kita? Dia hanya mengubah kata-katanya.
Aku siap mencium semua orang sekarang.
Hei.
- Aku duluan! - Aku duluan!
Cepat.
Ayo. Cepat.
Antreannya sudah panjang.
Wah.
Aku Nanno, Nomor Dua. Tolong dukung aku.
Tentu.
Aku sangat suka idemu.
Jadi, aku mau…
Berbagi ide juga.
Jika untukmu,
aku bisa berikan dua ciuman.
Tak perlu.
Aku di sini ingin bertukar ide untuk kepentingan sekolah,
bukan untuk keuntungan pribadi.
Punya siapa ini?
Tampak familier, ya?
- Wah. - Payah!
Buang saja.
Distribusikan anggaran pada tiap ketua kelas
dan biarkan mereka mengelolanya
serta membuat aturan sendiri.
Mereka pikir semua orang punya begitu banyak waktu luang?
Tidak. Tak ada yang luang.
Kenapa memberi lebih banyak tugas untuk ketua kelas?
- Ya, benar. - Kenapa?
Ide buruk.
Ya!
- Hasil jajak pendapat sudah keluar. - Sungguh?
Lalu hasilnya?
Bisakah 100 kebijakan bersaing dengan satu ciuman Nanno?
Sebenarnya, momentum awal Nanno sangat mengkhawatirkan.
Tapi dari jajak pendapat ini, jelas bahwa
meski dia membuat kehebohan, tak berarti orang akan memilih dia.
Karena kebanyakan orang bisa tahu
siapa yang serius dan yang cuma mencari perhatian.
Benar, 'kan?
Dari survei lebih lanjut,
orang tertarik pada kebijakan desentralisasi kekuasaan pada ketua kelas.
Jika kita bisa menjadikan ini kebijakan unggulan kita,
dukungan pemilih akan lebih banyak.
Sedangkan Nanno,
biarkan dia mengubur dirinya dengan skandal masa lalunya.
Astaga.
- Apa itu sungguhan? - Apa itu Nanno?
- Siapa yang mengunggah ini? - Perbesar.
Itu sangat jelas.
Popularitas Nanno pasti anjlok.
Mudah bagi kita.
Sial, lihat ini.
Dia sungguh melakukannya?
Astaga.
- Kau sudah lihat? - Ketua OSIS?
Kau sudah lihat temanmu?
Di mana?
- Astaga, bagaimana mungkin? - Sial.
- Astaga. - Apa?
- Ini sungguhan? - Sial.
Mengenai kontroversi tentang aku…
Aku mau mengonfirmasi
bahwa semua yang kalian lihat
memang benar.
- Apa? - Astaga.
Sial.
Itu sungguhan? Astaga.
Ya ampun.
Hanya bercanda.
Sekarang ini, siapa pun bisa dengan mudah menjadi korban dari hal semacam ini.
Astaga.
Itu kelompok kampanye, 'kan?
Mereka berteman?
Ya, benar, 'kan?
Paradorn, 'kan?
- Paradorn? - Ya.
Bagaimanapun kelihatannya,
kepalsuan
tetaplah kepalsuan.
Yang harus dihukum
adalah orang yang membuat konten palsu untuk merusak hidup orang lain.
Biar kuberi kalian petunjuk.
Orang yang diuntungkan dari ini
adalah pelakunya.
- Itu bermain kotor. - Ya.
- Ya. - Benar!
- Bermain kotor. - Ya!
Ya.
Bagaimana itu mungkin?
Sikapnya selalu murahan.
Masalahnya adalah orang salah paham dan berpikir kita berbuat kotor
untuk merusak reputasinya, jadi dia dapat suara simpati.
Di hari pemilihan, kita harus memilih Nanno.
Ya.
Agar kita bisa melawan patriarki.
Nanno!
Nanno!
Bodoh sekali.
Tapi apa kita melakukannya?
Apa maksudmu?
Nanno!
Aku sudah bilang, 'kan?
Klip itu sudah diunggah.
Aku hanya membagikannya.
Nanno!
Nanno!
Tapi kau yang pertama melihatnya, 'kan?
Untuk apa aku menyabotase dia?
Kita sudah memimpin. Kau lihat sendiri.
Dia bahkan tak ada di radarku.
Nanno sendiri mengatakannya, 'kan?
Orang yang diuntungkan dari ini adalah yang merilis klipnya.
Kalian semua melihat siapa yang paling diuntungkan.
Hei!
Berhenti bertengkar.
Jajak pendapat hanya angka.
JAJAK PENDAPAT POPULARITAS
Meski angka itu menyatakan kita kalah.
Halo.
- Nanno. - Terima kasih.
Kita harus buat kebijakan baru
dan selesaikan malam ini agar bisa melanjutkan kampanye besok.
Kebijakan kita sudah ratusan. Apa lagi?
Tetap pikirkan sesuatu walau sudah ribuan.
Tak peduli itu berhasil atau tidak.
Hei. Jika begitu, Paradorn tak ada bedanya dari ketua sebelumnya,
membuat janji-janji yang tak bisa ditepati.
- Tolong pilih Nanno. - Nomor Dua.
- Nanno! - Tolong dukung Nomor Dua, Nanno.
Tolong pilih Nomor Dua.
- Pilih Nomor Dua. - Jangan lupa memilih Nanno.
Nanno!
Hei!
Kau tahu?
Aku sudah bersiap sejak tahun lalu
untuk pemilihan ketua OSIS tahun ini.
Aku dan tim memikirkan kebijakan nonstop.
Tapi kau…
Kau tampak tak bersiap sama sekali.
Dan lihat dirimu sekarang. Kau bahkan lebih populer dariku.
Bagaimana kau melakukannya?
Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.