Happy Ending

Happy Ending

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

রিলিজ তথ্য

Happy Ending 2025 WEBRip id
ভাষ্য লিখেছেন Kudalumping
01:18:22

ট্যাগ

webdl
manually_transcribed
প্রকাশিত: 2025-12-30
ডাউনলোড: 307
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

Di mana tempatnya? Apa kita hampir sampai?

- Ah, ini dia. - Kita sudah sampai!

Whoo!

Wow!

Ini sangat menyenangkanm, akhirnya aku bisa mencobanya!

Wah, aku sudah menabung untuk ini.

Dua hari. Dua hari!

Dua hari, ya?

Ya!

Tempat yang bagus, 'kan?

Terlihat cukup keren bahkan dari luar.

Ya!

Ini berbeda.

Yang dekat tempat kita seperti Natal sepanjang tahun

karena semua lampu itu.

Ahh!

Apa ini yang termasuk... layanan tambahan?

Ya, ini dia.

Tapi...

Ini terlihat layak dan normal.

Kupikir juga begitu.

Ini hanya kedok, semuanya demi pertunjukan dan keamanan.

Tapi... bukankah polisi akan menggerebek tempat ini?

Itu tidak akan terjadi!

Yah...

Kau mengerti, 'kan? Kau yang akan meliput ini!

- Benar sekali. - Tentu saja. Ini traktiranku!

Karena kita berhasil mempertahankan tesis dengan gemilang,

- dan akhirnya kita lulus! - Benar sekali! Ya!

Ayo.

Saatnya pijat!

- Oh! - Ayo.

- Kalian duluan. - Kau sebaiknya duluan.

- Kenapa aku? - Siapa yang mengundang kami?

- Duluan. - Kau duluan. Cepatlah.

- Baiklah. Terlalu bersemangat? - Ada yang melihat kita. Cepatlah!

Hei, Joel! Ayo!

Terserah kau!

- Hei, tunggu dulu. Hati-hati. - Hanya bersemangat.

Selamat malam, Pak!

Hai selamat malam.

Silakan pilih layananmu.

Tentu saja, yang spesial adalah Thai-Swedia.

- Tentu. - Apa Elise tersedia?

Aku mau dia lagi.

- Tentu, Pak. - Bro, aku mau yang cantik dan terampil.

Sama halnya dengan dia, Nona.

Hmm? Kau juga menginginkan Elise?

Apa Elise keturunan Thailand-Swedia?

Oh, dia orang asing!

Bercanda sih, siapa pun bagus.

Baik, Pak. Kami punya banyak terapis cantik di sini.

- Bagus! - Dan dengan itu...

Kamar 19 untukmu,

dan Kamar 22 untukmu, Pak.

- Jadi? Ayo? - Ayo.

Selamat menikmati!

Ini!

Ayo!

Ehm… ini pertama kalinya, 'kan?

- Ya. - Aku mengerti.

Aku akan memberimu yang tercantik.

Kamar 23.

Selamat menikmati, Pak!

Seandainya itu aku.

Masuk.

Halo, Pak. Ayo kita mulai?

Ya, sama seperti sebelumnya. Kau sudah tahu itu.

Kau mau yang keras, 'kan?

Ya.

Halo Pak!

Aku Carla, aku akan jadi tukang pijatmu.

Silakan berbaring.

Kita juga bisa melakukannya sambil berdiri.

Kita akan memijatnya dulu.

Atau mungkin… sesuatu yang ekstra lebih dulu? Bisa kau melakukannya?

Biar aku menunjukkan dulu bagaimana rasanya dipijat.

Kau cantik sekali, sayang.

Halo?

Aku tidak bisa sekarang, sayang. Aku masih di sekolah.

Sampai jumpa besok.

Sampai jumpa.

Ayo. Kita mulai.

Jadi, ayo kita lanjutkan?

Tentu saja. Ayo kita lanjutkan.

Harganya sama seperti sebelumnya.

Ya, aku mengerti.

"DAMAIBET" Bonus Slot 100% Setiap Hari Max 1 juta CASHBACK Up to 25% KETIK DI GOOGLE, DAMAIBET

- Halo! - Oh?

Hai.

Pak, aku Ina.

Kau boleh melepas jubah dan berbaring telungkup.

Ehm, Nona?

Ini agak memalukan…

Tapi sebenarnya kaulah orang yang…

Kau akan menjadi perempuan pertama yang melihat tubuhku.

Hmm, tapi kau punya tubuh yang bagus.

Eh, Nona...

Sudah berapa lama kau bekerja di sini?

Sejujurnya... ini hari pertamaku di sini.

Ini juga pertama kalinya aku memijat.

Kurasa kita sama.

Ini pertama kalinya aku dipijat.

Ah, Nona… bisa kau menekannya lebih keras?

Bagian tubuhku itu agak sakit.

Tentu, Pak. Kau pasti sering merasa lelah, ya?

Dan kurang tidur!

Aku punya banyak kegiatan di sekolah.

Hmm...

Bagus!

Nona, pijat otot-otot di situ.

Jika kau merasakan bagian yang keras saat ditekan, itu berarti ada simpul otot.

Tunggu sebentar.

Aku akan mengajarimu.

Lihat, jika kau merasakan sesuatu yang keras, tekanlah ke bawah.

Pijatlah lebih keras.

Apa ini terasa menyenangkan?

Mm-hmm.

Oke, berbaring telungkup.

Apa?

Aku akan menunjukkan caranya.

Kau ternyata tahu cara memijat, ya?

Ah, ya. Dulu aku sering melihat ibuku memijat ayahku.

Kau tahu, kau orang pertama yang pernah memijatku.

Benarkah?

Kau memberikan pijat, tapi tidak ada yang pernah memijatmu?

Pak!

Sekarang Giliranku. Berbaringlah lagi.

Baiklah.

Oh maaf!

Tidak apa-apa.

Pak?

Apa kau mau tambahan sesuatu?

Aku agak pemalu.

Tidak akan merepotkan, aku akan pelan-pelan.

Pak, silakan kembali kapan saja, ya? Cari aku… jika kau butuh aku lagi.

Boleh aku minta nomor teleponmu?

Uh… aku tidak punya kertas.

Boleh aku mengajakmu keluar sesekali?

Dan nomor teleponmu?

Sepertinya kau sangat bersenang-senang, Ikiboy?

Aku baru ingat Carla, bung.

- Yang memijatku tadi malam. - Oh? Mm-hmm.

Wah, dia tahu cara menekan dengan tepat.

Solid!

Sangat setimpal, 'kan?

Tepat!

Itu yang kusuka!

Ina cantik sekali!

- Hmm? - Ya. Aku mau bertemu dengannya lagi.

Oh, sepertinya ada yang kecanduan layanan tambahan di spa, ya?

Anak ini sudah dapat cewek! Keren sekali, bro!

Tidak, bukan seperti itu, kawan.

Hanya saja… aku belum pernah merasakan hal seperti itu dengan perempuan lain mana pun.

Dia tipeku sekali, kau tahu?

Seorang perempuan cantik Filipina yang...

terlihat polos, 'kan?

Bagus. Joel sedang jatuh cinta!

Kalau aku jadi kau, aku akan mengejarnya!

Iki, menurutmu dia akan menyukaiku?

Ayo, Joel. Ayo kita bertaruh.

Jika kau berhasil menjadikan Ina sebagai pacarmu,

aku akan mentraktir minuman di acara perayaan kelulusan.

- All in! - Tunggu sebentar.

Bagaimana jika dia tidak berhasil?

Kalau begitu, dia yang akan mentraktir kita!

- Itu dia! - Ayo kita kerahkan semua kemampuan!

Tapi tunggu dulu.

Dia sudah memberiku… nomor teleponnya.

Brengsek!

Kau serius?

Itu yang dilakukan semua tukang pijat cantik!

Dia akan memberikan nomor teleponnya,

jadi saat dia kehabisan pilihan, dia akan menghubungimu.

- Hmm… - Tunggu, benarkah?

Ya, begitulah.

Jadi, kau tahu 'kan kalau dia sebenarnya tidak tertarik.

Hmm. Jadi ini taruhan?

Ya, tentu! Taruhan?

Ayo! Tantangan diterima.

- Oke, setuju! - Sial!

- Setuju! - Kita bertaruh di sini!

- Tentu saja! - Ini sudah dimulai! Ini sudah dimulai!

- Ayo! - Ini taruhan!

Silakan masuk.

Oh, maaf. Sebentar.

Tunggu sebentar.

Sudah.

Keluargamu?

Mana?

Oh, yang itu?

Ya.

Sebenarnya kami berasal dari Baguio.

Silakan duduk.

Oh, sebentar. Maaf.

Sudah.

Ayahku meninggalkan kami saat aku masih kecil.

Dia pergi bersama orang lain.

Ibuku sakit, jadi sekarang dia tinggal di rumah.

Saudara-saudaraku sekarang sudah berkeluarga.

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left