প্রথম 200টি লাইন।
- Robby. - Ya.
Selulit di punggung kaki kini menyebar ke kaki.
JAM KELIMA PUKUL 11.00 - 12.00
Halo, aku dr. Robby. Boleh kuperiksa?
Butuh waktu berapa lama?
Aku istirahat siang lebih awal.
Aku ragu kau bisa kerja lagi hari ini.
Kemerahan dan hangat hampir ke lutut.
- Kapan periksa dia? - Aku yang periksa.
- Kapan? - Empat jam lalu.
Kuberi Keflex, suruh kembali jika kondisinya memburuk.
Situasinya jelas memburuk.
- Apa yang kosong? - Trauma Dua.
Jesse, mulai perawatan di Trauma Dua
beri vanko, tes darah.
- Baik, Bos. - Aku ikut.
Terserah kau.
Santos, mau tangani Trauma Dua?
Masih banyak laporan, terlalu sedikit waktu.
Seorang pria berusia 62 tahun
keluhan utamanya nyeri punggung kiri bawah.
- Mungkin diagnosis... - Hei.
Astaga.
- Aku sedang buat laporan. - Maaf.
- Aku buat kesalahan? - Selain menyela? Mungkin.
Kalau begitu, maaf.
Aku tahu tahun kedua residensi mungkin sulit.
Jadi, kalau ada yang bisa kubantu...
Seperti tak bicara?
- Ide bagus. - Ya.
Didiagnosis aneurisma atau diseksi aorta...
Ada pasien baru di Ruang 13.
Kurang 20 laporan dan dokter kepala baru
mengancamku mengulang residensi bila tak beres.
Turut sedih. Ada wanita tua sakit perut parah.
- Tolong periksa dia. - Dana, bantu aku.
Libur akhir pekan. Westbridge lumpuh, ruang tunggu penuh.
Maaf, buat laporan setelah sifmu selesai saja.
Ogilvie.
Dokter Santos minta kau tangani pasien baru di Ruang 13.
Baik. Akan kulakukan.
Buat laporan sambil awasi, itu yang bisa kulakukan.
Menggalang dana di GoFundMe, itu cara generasinya.
Itu cara mereka saling mendukung.
- Beri tahu dia. - Istrimu benar.
Kami tak mampu bayar biaya rawat inap.
Aku merasa lebih baik.
Aku mau pulang.
Pak Diaz, meski gula darahmu jadi normal,
kami harus infus insulin lagi
sampai keton dalam darahmu hilang.
Jika tidak, kau mengalami gangguan elektrolit,
masalah jantung, ginjal.
Sayang, kesehatanmu sangat penting.
Begini saja.
Tetap pakai infus insulin,
kucari manajer kasus
guna bahas opsi diskon perawatan.
Setuju.
Aku duduk di sini, pastikan dia tak pergi.
Sebaiknya cari Anna.
Akan kucari dia. Segera kembali.
- Infus vankomisin. - Apa itu?
Antibiotik untuk membunuh kuman kulit.
Perlu dibantu?
- Tidak. Kami bisa. - Aku akan mengamati.
Anggap saja aku tak ada.
Lakukan tes sel darah, kultur darah, dan CMP.
Juga asam laktat, CRP, dan kalsitonin.
Tunggu, dia tak demam, tak takikardia. Tak ada bukti SIRS.
- Belum. - Apa itu SIRS?
Sindrom Respons Inflamasi Sistemik.
- Maaf. - Respons pertahanan yang berlebihan.
Maaf, apa?
Terkadang tubuh manusia bisa bereaksi berlebihan terhadap infeksi.
Jadi, kami akan memantaumu dan memastikan tak makin parah.
Dari bosku. Harus jawab ini atau aku dipecat.
Silakan.
Halo.
Tidak, aku masih di RS.
Aku masih dirawat.
Tidak, mereka menusukku dengan jarum.
Entahlah.
Mau bicara kepada mereka?
Mereka sedang sibuk.
Aku tahu.
Infus kedua.
Aku tak bereaksi berlebihan, melainkan tubuhku.
Tolong jangan pecat aku.
Ini dr. Michael Robinavitch.
Kepala perawatan darurat di PTMC.
Jika kau pecat dia, dia menuntutmu, aku bersaksi mewakili dia.
Baiklah.
Tenang. Akan kami bantu.
Berapa lama Jackson tertidur?
Tak ada waktu pasti untuk obat penenang,
tapi dia akan segera siuman.
Sudah beri tahu orang tuanya?
Ya, mereka kemari dari Columbus.
Sebaiknya luangkan waktu untuk dirimu sebelum mereka tiba.
Ya, kantin ada di sana.
Keju panggangnya lumayan. Hindari tuna.
Terima kasih. Aku tak lapar.
Aku tak percaya satpam kampus menembak saudaraku dengan taser.
Bukankah mereka bantu mahasiswa
dan melindunginya, bukan menembak?
Kau berhak marah
dan harus minta pertanggungjawaban.
Namun, kami sedang merawat saudaramu.
Kau harus menjaga diri.
Aku punya nomormu.
Akan kukabari hasil pungsi lumbal Jackson
atau jika dia sadar.
Baiklah.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Bunyi usus hipoaktif.
Lunak, nyeri tekan sedang di kuadran kiri bawah.
Bu Randolph, kau mengonsumsi Percocet tiap hari?
Tidak.
Apa asupan air...
Sebentar.
Katamu, kau tak mengonsumsi Percocet tiap hari.
Kapan terakhir kau konsumsi?
Mungkin tiga atau empat kali pekan lalu.
Ada lomba dansa di panti wreda
dan punggungku terkilir.
Masih mau tanya, Ogilvie?
Kapan terakhir BAB?
Entah. Sekitar pekan lalu.
Aku tidak BAB kurang lebih lima atau enam hari.
- Pereda nyeri sebabkan sembelit. - Aku tahu.
Jadi, aku diberi obat pelunak feses,
lalu mereka mencoba enema.
- Tetap tak bisa BAB? - Nihil.
Lalu mereka memberiku minuman yang tidak enak itu.
Magnesium sitrat.
Ya. Magnesium sitrat.
Membuatku muntah.
Baik, lalu apa, Ogilvie?
Lakukan rontgen untuk menentukan penanganan.
Terima kasih.
Kemungkinan?
Mungkin obstruksi feses. Karena ada riwayat kolesistektomi,
- mungkin obstruksi usus halus. - Atau lebih parah.
Volvulus sigmoid?
Itu keadaan darurat bedah. Dia akan sangat kesakitan, 'kan?
Tidak selalu, terutama saat umurmu 80-an.
Aku mulai khawatir. Ini satu milimeter melewati garis.
Atau garisku tidak rapi.
Makin sakit?
Baiklah. Maaf.
Coba empat dosis morfin.
Sel darah putih 10.000. Untuk SIRS, 12.000 lebih.
Ada kriteria lain.
Masih tidak demam.
Sudah tanya riwayat infeksi MRSA?
Tidak, tak pernah dirawat di RS.
Ada bukti kondisi imunosupresi?
- Dia sehat. - Steroid?
Tak pernah.
- Denyut maksimal hanya 89. - Itu tak apa?
Itu bagus.
Tetap bersamanya. Pantau kondisinya.
Jika kondisinya berubah, panggil aku.
Perubahan apa pun.
Roxy Hemler, 42 tahun,
Pasien rawat jalan, riwayat kanker paru-paru.
Kejang tonik-klonik baru muncul dengan nyeri tungkai bawah kanan.
Dia terbentur meja kopi.
Tadi tak bisa bicara, kini sadar.
Normal setelah kejang. Aku dr. Al-Hashimi.
- Butuh bantuan? - Tidak.
- Kepalanya terbentur? - Tidak. Aku menangkapnya.
- Tak ada infus? - Tak bisa dipasang.
Beri empat tablet IM untuk kejang
dan 25 fentanil untuk nyeri.
- Dana, ke mana? - Trauma Satu.
Lewat sini.
Sudah lama tidak bertemu kalian.
Dari SCI Jones Forge.
Harusnya ke Westbridge, tapi dibawa ke sini.
Ya, kau dan orang lain.
Princess, pergi ke Tengah 9.
Baik.
Gus Varney, 54 tahun, dianiaya benda tumpul.
Memar di wajah dan dada kanan,
luka robek 10 cm di tangan kiri.
Tekanan darah 136 per 84,
denyut 102, saturasi baik, 95 pada udara ruangan.
Apa kabar, Pak Varney?
- Sakit sekali. - Di mana?
- Semuanya. - Aku dr. Robby. Ini dr. Al-Hashimi.
Akan kami beri pereda nyeri.
Pasien selulitis aktif Trauma 2.
- Pergilah. - Terima kasih.
Kau tahu siapa yang menyakitimu?
Warga baik dan berintegritas di blok sel 6.
Ini luka dalam yang menembus fasia otot.
- Bisa lepas borgol usai dia tenang? - Tidak.
Narapidana. Jadi, harus diborgol.
No comments yet. Be the first to leave one.