প্রথম 200টি লাইন।
SEMUA TOKOH, KEJADIAN, LOKASI, ORGANISASI, DAN LAIN-LAIN ADALAH FIKSI
AKTOR ANAK DAN HEWAN DIREKAM DALAM KONDISI AMAN
Lee Tae-geon! Berhenti!
Lee Tae-geon!
Mana Lee Tae-geon?
Lolos dariku.
Aku akan menelepon polisi.
- Aku akan ambil alat perekamnya kembali. - Baiklah.
GEDUNG OKCHEON POLISI.
Kita lakukan apa padanya?
Do-kyung.
Tak perlu repot. Pokoknya amankan alat perekamnya.
- Dia kabur bersama alat perekamnya… - Aku mengerti.
Halo?
Ini Lee Tae-geon.
Alat perekamnya sudah kuamankan.
Dia mengambil
alat perekamnya.
Mereka adalah Geng Empat Naga.
Ayah sangat mengenal mereka karena Ayah yang memenjarakan mereka.
Saat aku memutuskan untuk menyelidiki Ayah,
seseorang mengatakan
aku akan dengar tentang Ayah jika pergi ke Pecinan.
Di sana,
kudengar Ayah menerima suap dari geng itu dengan imbalan perlindungan,
bahwa Ayah lebih kejam daripada geng itu terhadap para pemilik bisnis.
Sampai jumpa.
Orang yang menyuruhku ke sana…
Adalah Yang Byung-il.
Pertama-tama…
Mari kita memeriksa Lee Tae-geon lagi.
Aku sebaiknya menemui pemilik Gedung Merah di Pecinan lagi.
Dia membohongiku tentang Ayah.
Artinya, dia berkaitan dengan mereka.
Alat perekam itu baru saja kita dapatkan.
Kini sudah hilang lagi.
Tapi dibandingkan dengan saat kita belum melihat barangnya, kini ada harapan.
Orang yang membesarkanmu pasti bangga.
Aku belajar itu dari ayahku.
Dia adalah pria yang luar biasa, tahu?
FIRMA HUKUM TAEBAEK
Alat perekam?
Ya, kusuruh Lee Tae-geon merampasnya dari mereka.
Kenapa kau…
Mana barangnya?
Dia membawanya, tapi belum bisa kuhubungi, pasti sedang kabur.
Ayah menyuruhmu mengabari Ayah begitu kau temukan alat perekamnya!
Kenapa Ayah panik?
Ayah tak membunuh siapa pun.
Do-kyung.
Ayah tahu.
Menemukan alat perekam itu memang bagus,
tapi prosesnya lebih penting daripada hasilnya.
Tak baik jika membuat keributan seperti ini.
Lekas tangani diam-diam.
Ya, Ayah.
Akan kuminta dia membawanya kemari begitu ada kabar darinya.
Ayah.
Apakah ada hal lain yang masih Ayah rahasiakan dariku?
Apa maksudmu?
Bisa tentang apa pun.
Jika ada, tolong beri tahu aku sekarang.
Ayah katakan tak ada. Berhentilah menanyakannya, dan keluarlah!
Ya ampun.
Lama tak jumpa, Presdir Yang.
Ketua Hakim Choi.
Alat perekam Yoon Dae-myeong harus kita temukan.
Siapa yang membawanya?
Lee Tae-geon.
Aku akan utus beberapa polisi yang bisa dipercaya.
Cengkeramanku tak kunjung melemas.
Aku mogok makan saja.
Katamu kau hidup karena makanan.
Atau kupatahkan saja pergelangan tanganku.
Kau begitu ingin mengalahkanku? Kenapa kau sangat ingin menang?
Karena aku suka menang.
Pemenanglah yang bertahan hidup.
Kau tahu orang mengatakan proses lebih penting daripada hasil?
Itu cuma omong kosong untuk membuat kita merasa puas.
Tapi aku cukup menyukai omong kosong itu.
Hasil itu singkat, sedangkan proses bisa bertahan lama.
Melalui proses yang sulit itulah kita belajar, mendapat wawasan,
dan terkadang bertumbuh.
Benarkah?
Karena inilah
aku menyukaimu, Jaksa Shin.
Kau masih murni. Itu sangat langka belakangan ini.
Bersulang.
Kau yang bertahan hidup…
Tapi tetap tampak gelisah.
GEDUNG MERAH.
Tuan Park,
kau sudah pastikan ini tidak asin?
Ya, tentu saja. Ini sama sekali tidak asin.
Ya?
Wah, tentu.
Aku mengerti. Selamat menikmati.
Halo, Pak.
Aku Pengacara Shin I-rang, yang menanyaimu soal Jaksa Shin Gi-jung.
Wah, halo.
Kita bicara di atas saja, ya?
Ikuti aku.
Katamu Jaksa Shin
merampok para pemilik bisnis menggunakan Geng Empat Naga, bukan?
Kau berbohong, bukan?
Seseorang mengancammu agar membohongi kami.
Tidak.
Tak ada yang mengancamku.
Apa yang kau bicarakan?
Aku menanyai para pengelola bisnis yang sudah lama di sini.
Mereka mengatakan Jaksa Shin menggulung seluruh geng itu
agar mereka bisa mendekam di penjara.
Pak Pengacara.
Kumohon.
Apa…
Kenapa kau gemetar, Pak?
Aku tak tahu apa-apa.
Kumohon… pergilah sekarang.
Pak.
Percayalah, katakan sejujurnya.
Apakah seseorang memaksamu berbohong?
Apakah si gila Lee Tae-geon?
Hei.
Apa?
Kalian pasti Geng Empat Naga,
mengingat betapa kesalnya kalian.
Pengacara Shin,
mereka bersenjata.
Aku tahu.
I-rang.
Barang langka, didapatkan.
Pengacara Shin, jangan membawa itu.
Benar juga. Maaf.
Kita menang karena tahu bahwa Lee Tae-geon meninggalkan Korea malam ini.
Masalahnya, kita tak tahu dari pelabuhan mana.
Meninggalkan Korea, ya?
Ini informasi kuno,
tapi geng ini dahulu punya dua sumber pendapatan besar.
PECINAN, RUMAH PENYIMPANAN
Uang perlindungan dari para pemilik bisnis di Pecinan,
dan penyelundupan manusia di Pelabuhan Dalam Incheon.
Lee Tae-geon mungkin…
PELABUHAN DALAM INCHEON
…memilih rute yang aman,
Pelabuhan Dalam Incheon.
Mari kita ke sana
menangkap Lee Tae-geon.
Tunggu lima menit setelah keberangkatan, lalu ketuk tiga kali.
Kapten akan membuka pintunya.
Baik.
Aku mengerti. Pergilah sekarang.
Wah.
Banyak sekali kontainernya.
Bagaimana kita akan menemukannya?
Semua pintunya juga digembok.
Ada Ayah.
Wah, keren.
Ada apa?
Ayahku baru saja masuk ke situ.
Aku pergi ke situ saja.
Pengacara Han.
Panggil aku begitu kau menemukan hal yang mencurigakan.
Pasti.
Berhati-hatilah.
Lekas bukalah.
Aku kebelet pipis.
Hei, Kapten. Di mana kita?
Sudah jelas, bukan?
Kau menuju ke neraka.
Apa?
Kau akan menggunakan benda itu?
Ayo.
Apa… Apa ini?
Apa… Kau berusaha melakukan apa, Bedebah?
Apa… Apa yang kau lakukan, Berandal?
Apa…
Siapa kau? Sial!
Aku?
Jaksa Shin Gi-jung.
Lee Tae-geon.
Kau kira akan lolos dengan selamat setelah mengacaukan kantor putraku?
Tak mungkin…
Shin Gi-jung?
Tidak…
Shin Gi-jung sudah lama mati.
Kau masih di sini, maka aku tak bisa tenang, lalu kembali.
Alat perekamnya.
Di mana sekarang?
Persetan kau, Hantu.
Aku tak perlu memberitahumu.
Jika tak kau katakan,
kau akan menemaniku.
Mau ikut mati?
Apa?
Baik.
Berteman dengan hantu air sepertinya lumayan juga.
Apa…
Kau sedang apa? Apa…
Lempar sekarang?
Apa?
No comments yet. Be the first to leave one.