The Prophecy 3: The Ascent

The Prophecy 3: The Ascent

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

রিলিজ তথ্য

The Prophecy 3: The Ascent
ভাষ্য লিখেছেন CoolBreeze
BluRay 01:23:53

ট্যাগ

bluray
প্রকাশিত: 2024-05-06
ডাউনলোড: 49
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

Translated by: "CoolBreeze"

~ Happy Ramadan 1445H ~

Translate & Re'synchronize For Your Comfort By "CoolBreeze"

Collection of 50 's to 90 's and Early 20 's Translated by: "CoolBreeze"

~Simple Support with "GOOD RATE"~

Di awal permulaan,

Hanya ada Firman,

Dan dengan Firman'Nya jadilah alam Surga dan para malaikatnya.

Dan Dia berfirman menjadi matahari, bulan dan bintang-bintang.

Dan kemudian Bumi, lautannya, dan binatang buasnya.

Dan akhirnya Dia berfirman untuk mahakarya-Nya:

Kita.

Dan kita anak-anak-Nya yang harus dikasihi, dijaga, dan dilindungi.

Ditempatkan di atas segalanya, kita ciptaan-Nya yang paling disayangi,

paling dicintai di Bumi dan di Surga.

Inilah Firman yang disampaikan kepada para nabi,

dan kemudian diteruskan kepada kita.

Firman Tuhan,

Bapa kita di Surga.

Dan seribu generasi berlindung di dalam Firman itu

Jadi di sinilah kita malam ini,

Firman menjadi daging dan darah.

Darah daging tubuh kita.

Dan aku mempunyai berita.

Tuhan, Dia tak tepati janji-Nya, Tidak. Dia mundur.

Dia tak pedulikan anak-anaknya sejak lama, dan dia tak berikan tunjangan.

- Benarkah aku, Maggie? - Kau benar, Bocah pengkhotbah.

Brothers and sisters,

"Tuhan" kami adalah "Tuhan" yang pecundang!

Amin untuk itu.

Itu benar.Dan kita semua bisa lupakan “rencana ilahi”,

karena tidak ada "rencana Illahi".

Alam semesta yang kosong di luar sana, teman-teman.

Hidup kita hanyalah rangkaian kecelakaan yang tak ada kaitannya.

Terimalah itu!

Terimalah itu!

Hal-hal buruk terjadi pada orang baik tanpa alasan.

Terimalah itu!

Terimalah itu!

Hal-hal baik terjadi pada orang jahat tanpa alasan.

Terimalah itu!

Terimalah itu!

Katakan lagi!

Terimalah itu!

Aku tak mendengarmu!

Terimalah itu!

Apakah kau ingin keselamatan?

Kami ingin keselamatan!

Kau mau sekarang?

Kami mau sekarang!

"Tuhan" telah mati!

Tuhan tidak mati.

Dia hanya tak peduli.

Kumohon tolong aku. Tolong.

Oh Tuhan.

Tidak.

Puji Tuhan.

Ini selesai.

Tidak.

Kulakukan yang kau katakan.

Penghujat sudah mati.

Oh.

Oh.

Oh.

Oh, tapi aku tak bisa.

Mendorongku keluar dari jalan sebelumnya...

Maafkan aku.

Aku bisa mencarinya lagi.

Aku bisa!

Aku bisa!

Ya.

Ya.

Kumohon.

Tidak.

Jangan pergi.

Jangan tinggalkan aku.

Kumohon.

Kumohon.

Ohh.

Hei, Joseph.

Sang ibu dar L-282 mau kornea anaknya dikembalikan.

Kau memberinya ilham soal "kemampuan melihat"?

Yep.

Katanya itu diambil tanpa persetujuannya.

Dia mau anaknya pergi ke dunia lain secara lengkap.

“Hati-hatilah, hai orang-orang yang tidak berakal....

Apakah Dia yang membentuk mata tidak melihat?”

Huh?

Mazmur 94.

Atasi saja itu, Carl.

Baiklah, apa yang kita punya di sini.

Ahhh.

Keracunan timbal.

Oke, Rasputin. Pasukan mana yang kau bikin kesal?

Baiklah, kita ukur suhu hati.

Termometer.

Oke.

Silakan.

Oke.

Eh. Hati di sana, Magellan.

Itu dia.

Waktu kematian sekitar jam 8:00 P.M., huh?

Baiklah.

Kita liat lagi apa yang ada dari "John Doe" di sini.

Um...

"Danyael Rosales."

"Danyael". Ejaan lucu, huh?

"Ayah tak diketahui. Ibu, Valerie Rosales, meninggal."

Valerie Rosales.

Oh, Tuhan.

Ini mulai lagi.

Ini semuanya datang lagi, Mengulang dan mengulang...

lagi dan lagi.

Tak pernah berhenti, tak ada akhir.

Apa maksudmu?

Lihat.

Lihat pola terbakarnya. Lihatlah.

Itu seperti...

Ayo...

Seperti terkena bom napalm dan diam saja.

Baiklah.

Ini dari TKP.

Oke.

Kau terkena ledakan seperti itu,

bukannya kau meringkuk lebih rapat,

Kulit terkena lebih sedikit?

Kau bertanya padaku?

Aku bertanya sendiri ribuan kali.

- Aku tak tahu. - Lihatlah posisi tubuhnya.

Aku melihat.

Lebih dekat.

Lebih dekat.

Terlihat seperti dia melindungi sesuatu.

Ya.

Ya.

"Sesuatu" itu...

adalah anaknya.

Dia melindungi anaknya.

Kau pertaruhkan nyawamu.

Itu saja masih tak cukup.

Jadi kau, secara pribadi mengenali korban, huh?

Kita coba mundur.

Aku tahu dia...

dari...

sebelum terjadi "big bang".

"Big bang"?

Apa tepatnya "biig bang" itu?

Awal muasal.

Malam, Joseph.

Ya.

Malam, Kyle.

Oke, dengar, aku akan lepaskanmu,

tapi aku mungkin akan memanggilmu lagi...

kemudian sebagai saksi material.

Gabriel...

Tidak ada nama belakang? maksudku seperti...

artis yang sebelumnya terkenal sebagai Yanni?

Sting.

Kupikir itu Yanni. Terlihat sekali aku tidak "update".

Apa ini... ini alamat sekarang, "Gabriel"?

Bisa kukatakan dalam 2 kata:

Sayang...

sekali.

Apakah itu dengan tanda hubung?

Garis miring.

tanggal lahir?

Tidak ada tanggal lahir di sini? Kenapa?

Aku tanya pada wanita di SAMSAT dengan pertanyaan yang sama.

Dia bilang...

jangan gangggu dia saat istirahat.

SAMSAT.

Baiklah, kau beritahu saja berapa usiamu?

Tiga puluh sembilan.

Hmm.

Aku terlihat berusia berapa?

Jangan terlalu sopan.

Akan kutuliskan saja "39", huh?

Oke.

Kau tahu?

Sebenarnya aku cukup tua

untuk sangat mengetahui, Sparky.

Kau panggil aku apa?

Itu panggilanmu saat kau kecil, kan?

Ya. Kau anak baik.

Bisa aku masuk, Clark?

Di mana ruang jenazah?

Itu bukan untuk umum, Pak.

A.Z.Jones, FBI.

Turun 2 lantai, lalui terowongan akses ke sub basemen.

Aku akan minta kamu untuk identifikasi tubuh, Nyonya.

Aku juga akan memintamu untuk menunggu sedikit lama di sini.

Akan ada seseorang di sini yang membantumu.

Terima kasih.

Aku selalu tahu kita akan bertemu lagi,

tapi tak kukduga kau terlihat sangat...

berbeda.

Kita menjadi apa yang kita takutkan.

Kubiarkan diriku pergi.

Jelas sekali.

Atau aku tak'kan ada di sini.

More Indonesian subtitles for The Prophecy 3: The Ascent

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left