R.J. Decker

R.J. Decker

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

সিজন 1

রিলিজ তথ্য

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗥。𝗝。 𝗗𝗘𝗖𝗞𝗘𝗥 𝗦𝟬𝟭𝗘𝟬𝟵 (𝟮𝟬𝟮𝟲) 𝗗𝗦𝗡+ 𝗪𝗘𝗕
ভাষ্য লিখেছেন Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟒𝟑:𝟏𝟏 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑫𝑺𝑵+ || *𝑪𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕 𝒕𝒐 𝘙𝘢𝘩𝘢𝘺𝘶 𝘒𝘪𝘯𝘢𝘴𝘪𝘩 (𝑷𝒆𝒏𝒆𝒓𝒋𝒆𝒎𝒂𝒉) || ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ট্যাগ

webdl
official_release
disney+_synced
প্রকাশিত: 2026-05-13
ডাউনলোড: 19
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No
FPS: 25

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

Sebelumnya di R.J. Decker…

Kau memukul anak kecil?

Dia bukan anak kecil. Dia 20 tahun

dan dia putra senator negara bagian.

Sepatu hak tinggi itu akan membuatmu jatuh, Em.

- Kenapa kau di sini? - Aku datang untuk bahas ini.

Aku menghargai perbuatanmu. Tapi apa itu bijaksana?

Kau punya CRO baru. Seseorang yang jika kutelepon

akan mengembalikanmu ke Apalachee.

Terima tawaran itu. Jika kembali ke penjara, aku tak yakin kau bisa keluar.

Kurasa aku menyadari apa yang ingin kukatakan.

- Apa? - Persetan ayahmu.

Lucas dikirim untuk mencuri kameramu. Saatnya kau tahu alasannya.

- Pak. - Ya?

Bisa ceritakan lagi apa yang terjadi di sini malam ini?

Ya, aku berjalan ke mobilku. Melihat pria itu membobol bagasi.

Dia melihatku, pergi dengan kameraku.

Aku fotografer, aku tak bisa kehilangan kameraku,

jadi aku mengejarnya.

Aku menangkapnya, dia mulai memukul, kupukul balik.

Aku menelepon polisi.

Ya, bukan itu cerita yang kita dapatkan darinya.

Baiklah.

Bisakah kau berbalik, tunjukkan tanganmu?

Hei, R.J.

Kau baik-baik saja?

Kau yakin ini langkah yang tepat?

Hanya ini langkah selanjutnya.

Terima kasih sudah datang.

Mel, kurasa hanya kau yang belum bertemu Emi.

Ya, tapi kita bisa lewatkan formalitas.

Kau bilang ada yang ingin kau katakan.

Langsung saja ke intinya.

Ayah Emi mengganti CRO-ku, mengancam memakai orang

yang bisa mengirimku kembali ke penjara.

Emi dan aku mungkin tahu cara untuk memenjarakan Victor.

Kami ingin minta bantuan.

Baik, kalian semua tahu ceritanya.

Lucas Ochoa membobol mobilku. Dia kabur dengan kameraku.

Aku mengejarnya, ada perkelahian diikuti oleh persidangan konyol

dan hukuman penjara 18 bulan.

Kupikir dia hanya anak orang kaya yang manja.

Dia melakukan itu karena iseng.

Ternyata itu salah.

Dia dikirim ke sana malam itu. Oleh ayahnya.

Ayahku pikir ada foto di kartu memori kamera itu

yang bisa terbukti membahayakan.

Lucas seharusnya mencuri kamera itu dan menghancurkannya.

Foto apa?

Aku tak tahu.

Aku tak tahu soal ini sampai keadaan memburuk

dan Lucas berakhir di rumah sakit.

Aku menggali beberapa catatan lamaku, dari tanggalnya

foto-foto itu dari dua tugas terakhirku

di koran.

Yang satu kelahiran bayi kuda nil di kebun binatang di Miami.

Kecuali Victor ayahnya,

aku ragu itu foto yang dia cemaskan.

Yang lain yang lebih mungkin adalah serangan ala mafia

yang terjadi di restoran mewah, Il Sapore.

Aku ingat itu. Aku menulis beberapa artikel.

Korban adalah penasihat keuangan, Peter Bellwether.

Seorang pria bertopeng ski menembaknya di mejanya.

Aku jurnalis pertama di TKP malam itu.

Aku tiba bahkan sebelum garis kuning dipasang.

Aku tak ingat memotret apa pun

yang akan merusak seseorang seperti Victor,

tapi menurut Emi pasti ada hubungannya.

Mungkin terlalu berharap jika dia menembaknya sendiri?

Dia tak akan pernah ambil risiko itu.

Tapi jelas kau berpikir dia dalang pembunuhannya, 'kan?

Selain bagian yang dia minta kumainkan dalam penuntutan R.J.

aku tak dilibatkan dalam kejahatan apa pun.

Yang kutahu pasti adalah

kemungkinan foto R.J. terungkap membuatnya cemas.

Makanya Lucas dikirim untuk mencuri kameraku.

Karena itu tak berhasil, Victor ingin aku diadili

agar kameraku berakhir di ruang bukti.

Dengan begitu, temannya, mungkin polisi yang dibayar,

atau antek di kantor Jaksa Wilayah bisa mencuri kartu memori itu.

Dengan kata lain, foto-fotonya sudah hilang.

Sebenarnya, tidak. Kartu memori itu sampai kepadaku sebelum ayahku.

Kubilang itu sudah hancur,

tapi aku memberikannya kepada seseorang untuk disimpan.

Aku merasa bersalah atas pengakuanku di persidangan R.J.

Kupikir, entahlah, aku mungkin membutuhkannya suatu hari nanti.

Setelah ini, aku akan mengambilnya.

Coba periksa catatan lamamu

tentang pembunuhan Peter Bellwether,

lihat apa ada sesuatu yang tak masuk artikel

untuk mencari kaitannya dengan Victor.

- Tentu. - Kau ingin aku ke kantor polisi,

memeriksa berkas kasus lama, mencari yang sama.

Jika bisa, tapi tunggu. Sebelum kau pergi,

ada yang harus kalian tahu.

Ini tentang pembobolan di rumah.

Aku ingin berterima kasih karena telah jadi tuan rumah.

Kau percaya itu bukan konspirasi pertamaku?

Aku menyajikan kopi dan kue beberapa pekan lalu untuk kelompok

yang percaya pendaratan di bulan itu nyata.

Tapi itu bukan bulan kita.

Apa yang kau lakukan? Apa ini? Buku alamat?

Aku masih kenal beberapa orang yang kenal beberapa orang.

Mereka tak terlibat pembunuhan, tapi kau tak pernah tahu.

Mungkin ada yang tahu sesuatu tentang pembunuhan di restoran itu.

Mungkin mereka tahu hubungannya dengan ayah pacarmu.

Dia bukan…

Aku tahu kau pikir aku harus terima tawarannya,

menghapus catatanku, mengakhiri hubungan dengannya.

Aku janji, jika aku kembali ke Apalachee

aku akan berusaha tak dibunuh di sana.

Tak mungkin kau dibunuh di sana.

Karena jika kau kembali, aku kembali.

Aku akan pukul wajah bodoh Victor Ochoa atau semacamnya.

Akan kupastikan aku menjagamu lagi.

Kau tak pernah beri tahu di mana bukan pacarmu menyimpan kartu memori itu.

Butuh bantuan mengambilnya?

Sebenarnya, ini sesuatu yang harus kulakukan sendiri.

Hei.

Bagaimana pembunuhan Peter Bellwether?

PETER BELLWETHER, DERMAWAN, DIBUNUH DENGAN CARA MAFIA

Buruk. Dia sangat disukai.

Tapi?

Dia orang keuangan. Dia bisa punya hubungan dengan siapa pun.

Kartel, oligarki…

Senator negara bagian Florida?

Jika dia bekerja dengan Victor Ochoa, aku tak melihatnya.

Bagaimana di kantor polisi?

Agak teralihkan, tapi aku akan mencarinya.

- Akan kukabari jika ada sesuatu. - Baiklah.

Itu menyebalkan.

Detektif Mel Abreu.

Aku sedang lewat saat melihat pria merusak mobilmu.

- Dia pasti kabur. - Ya, kurasa begitu.

Ingin ajukan laporan?

Tak perlu.

Bukti. Aku akan lakukan tes.

Kau tak tahu apa yang mengaitkan seseorang dengan kejahatan.

Kita pernah bertemu?

Kau tampak familier.

Wajahku pasaran.

Hei, apa kabar?

Aku akan bicara dengan salah satu pelangganmu.

Mungkin dia akan memukul.

Ini agar kau tak menelepon polisi sampai setidaknya tiga pukulan,

atau dua, jika kuat.

Lucas.

Hei.

Emi mengirimku. Aku harus ambil sesuatu darimu.

Pertama, kupikir sudah waktunya kita bicara.

Emi ingin dia yang ambil kartu memori itu, tapi aku menolaknya, harus aku.

Karena aku berutang maaf padamu, Lucas.

Ya, aku mengalami sesuatu dua tahun lalu.

Aku kehilangan seseorang dan pekerjaanku.

Semua hal yang kulihat.

Itu hanya alasan.

Aku kemari bukan untuk alasan. Aku datang untuk meminta maaf.

Maafkan aku, Lucas.

Lihat? Sekacau itulah keluargaku.

Kau menghajarku, tapi hanya karena aku mencoba merampokmu.

Lalu aku bohong kepada polisi.

Lalu aku bohong di pengadilan.

Tapi kau yang datang minta maaf.

Tapi ini masalahnya, aku tak menyesal.

Yang kulihat di matamu malam itu, kau harus dipenjara.

Jika tidak,

kau akan bunuh seseorang.

Kartu memori itu, Lucas. Aku sangat membutuhkannya.

Sebelum kau bertanya,

aku tak pernah lihat isinya.

Aku tak tahu caranya.

Yang penting adalah ini bisa melawan ayahku

jika aku atau Emi butuh.

Hei, hati-hati.

Aku tahu kau memukuliku, tapi aku tak mau kau mati.

Terima kasih.

Aku memeriksa ini seolah-olah ini film Zapruder.

Entah. Semua foto adalah setelah pembunuhan itu.

Mungkin ayahmu salah kira aku memotret sesuatu.

Tidak, pasti ada sesuatu.

Malam itu saat aku memberitahumu tentang Lucas dan kameramu,

itu satu lagi yang kurahasiakan darimu.

Kau bisa saja menyuruhku pergi, tapi kau tak melakukannya.

Hal yang kulakukan beberapa bulan terakhir,

mantan napi menyebutnya masuk kembali.

Bagian besar dari proses itu adalah pengampunan.

Sebagian untuk dirimu dan sebagian untuk orang lain.

Saat aku melihatmu, aku melihat kau berusaha berubah.

Kau coba jalani hidup dengan cara yang berbeda.

Sungguh.

Kurasa kau juga melakukan masuk kembali.

Kau tahu, ini lucu.

Sebelum kita bertemu, aku hanya pernah dengar ayahmu korup.

Tapi ini, semua ini…

Membuatku berpikir dia terkait dengan kejahatan terorganisasi,

terkait dengan geng, bahkan mungkin kartel.

Kau sudah lama curiga, 'kan?

Tapi selama aku berada di dekatnya,

aku tak punya apa pun yang bisa kita bawa ke polisi.

Ya.

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left