প্রথম 200টি লাইন।
TOLONG
Gedung PBB New York
PROGRAM ACARA RAPAT
Perhatian,
Dewan Ekonomi dan Sosial akan memulai rapat lima menit lagi.
ORGANISASI BANTUAN JADWAL RAPAT 14.00
Selamat pagi, Bernard/ Selamat siang, Pak.
Selamat siang, Pak Duta Besar/ Dobre Utra.
Apa kabar, Nyonya?/ Danka, Bernard.
Tenang. Rapat darurat Organisasi Bantuan Internasional ini dimulai.
Para utusan, kalian dipanggil dari seluruh penjuru dunia...
...karena kami yakin saat ini ada yang sedang dalam kesulitan.
Dan organisasi kita tak pernah mengabaikan permintaan bantuan.
Benar.
Kita harus mengikuti jejak pemimpin kita, Euripides Mouse.
Para utusan. Tangan di dada.
B-A-N-T-U-A-N
Organisasi Bantuan, kepala tegak, sentuh langit
Kau berarti segalanya bagiku
Panggil kami kapan saja
Kami akan datang dalam sekejap
B-A-N-T-U-A-N Organisasi Bantuan
Kejujuran, kesetiaan, itu janji kami
B-A-N-T-U-A-N Organisasi Bantuan
Kepala tegak, sentuh langit kau berarti segalanya bagiku
Dalam kesulitanmu kau pikir tak ada jalan keluar
Jangan takut, kami akan datang, kami pemberani
B-A-N-T-U-A-N Organisasi Bantuan
Kepala tegak, sentuh langit Kami mengabdi untukmu
Tikus Pramuka, bawa botolnya.
Astaga, sebuah botol.
Pak Bernard, silakan.
Permisi, maaf.
Hati-hati.
Maaf, Pak.
Astaga.
Para Utusan, ini bukan saatnya melucu. Ini urusan penting.
Apa?
Pak, ada 13 anak tangga/ Itu hanya takhayul.
Apa lagi?
Maaf, Pak.
Sebentar kuambil.
Kepada Panti Asuhan Morning Side, New York.
Ini sulit dibaca. Aku tak tahu apa tulisannya.
Aku dalam...
...kesulitan besar.
Astaga, tintanya mulai luntur. Cepat... Tolong. Penny.
Penny? Panti Asuhan Morning Side?
Astaga, petunjuknya tak banyak, ya?
Gadis kecil yang malang.
Pak Ketua, boleh kuambil tugas ini?
Kau, Nona Bianca?
Tapi ini tak pernah terjadi.
Maksudku, dulu semua harus dilakukan pria.
Tapi kurasa harus ada saat pertama kali untuk semua.
Pak Ketua, sebaiknya Nona Bianca jangan dibolehkan.
Itu bisa berbahaya.
Maksudku apa saja bisa terjadi padanya.
Jadi Nona, sebelum perawat gedung kita menyela...
...aku baru ingin usulkan agar kau membawa rekan.
Siapa yang mau jadi relawan?
Ini memang keputusan yang sulit.
Aku memilih...
...Pak Bernard untuk jadi agen pendampingku.
Aku? Itu sangat...aku hanya seorang perawat gedung.
Ayolah, kita akan senang bersama.
Bravo.
Seorang perawat gedung dan wanita. Tuhan, ampuni aku.
Panti Asuhan Morning Side.
Ini dia. 3 blok lurus dan...
...4 blok belok.
Kenapa kita tidak ambil jalan pintas lewat kebun binatang?
Entahlah, Nona Bianca. Itu bisa berbahaya.
Ayolah, ingat janji kita? Melewati badai, hujan dan gelapnya malam.
Kita tak pernah gagal melakukan yang benar.
Kita mulai. Tugas memanggil kita.
Pak Bernard, sebaiknya kita kembali.
Gelap sekali di sini/ Gelap?
Siapa yang takut gelap?
Kau di sini saja. Akan kuperiksa.
Tunggu aku.
Bagaimana kalau kita lewat jalan biasa saja?
Kau apakan dia hingga marah?
Tak ada. Dia memang singa tua yang pemarah.
Ya, kalau kau dibangunkan tengah malam, kau juga marah, 'kan?
Aku tak bangunkan dia, aku hanya lewat.
Aku akan lihat dulu apa yang bisa kutemukan.
Nona Bianca, di sini. Aku temukan sesuatu.
Ini barang-barang Penny/ Bagus.
Kita mulai dapat petunjuk.
Lihat, harta benda seorang gadis kecil.
Astaga, barang-barang yang dikumpulkan anak kecil.
Apa dia masih di Panti Asuhan ini?/ Tak mungkin.
Di kotak tertulis, "Simpan Sampai Ada Pemberitahuan".
Atau mungkin dia sudah diadopsi/ Tidak, dia pasti membawa ini.
Tikus!/ Kucing!
Dengar, jika orang tahu ada tikus di sini, aku akan diusir.
Jangan khawatir, Tuan Kucing, kami takkan lama.
Aku terlalu tua untuk mengejar tikus.
Bisa kau ceritakan tentang gadis kecil bernama Penny?/ Ya.
Tapi kalian takkan menemukannya di sini. Anak malang itu kabur.
Kapan terakhir kali kau bertemu Penny?
Apa ada yang tidak biasa? Cobalah ingat.
Ya, terakhir kali aku bertemu...
...dia duduk sendiri di ranjangnya.
Dia terlihat sangat sedih maka aku tanyakan kepadanya...
Ada apa Penny sayang?/ Tak apa-apa.
Ayolah, jangan merahasiakan. Katakan kepada Rufus tua ini.
Soal hari adopsi di Panti/ Lalu kenapa?
Seorang pria dan wanita datang dan menatapku.
Tapi mereka memilih gadis berambut merah.
Dia lebih cantik dariku/ Tidak mungkin.
Dengar, sayang. Kau sesuatu yang sangat istimewa/ Tidak.
Suatu saat seorang ayah dan ibu akan datang ke panti....
...mencari gadis kecil secantik kau.
Sungguh?/ Demi kumis kucingku.
Tapi kau harus tetap yakin, sayang.
Kau lihat burung biru itu?/ Ya.
Keyakinan adalah burung biru yang kau lihat dari jauh.
Dia nyata dan ada seperti bintang malam.
Kau tak bisa menyentuhnya atau membelinya atau membungkusnya.
Tapi itu ada untuk membuat segalanya menjadi baik.
Tak bisa disentuh, dibeli atau dibungkus.
Tapi itu ada untuk membuat segalanya menjadi baik.
Tapi siapa pun yang mengadopsiku harus mengadopsi Teddy juga.
Mereka akan menyayanginya. Makannya tak banyak, 'kan?
Oh. ya. Kubawakan kau sesuatu/ Astaga, biskuit kucing.
Bukan, hanya biskuit jahe.
Ya, kucing tua sepertiku memang perlu biskuit jahe.
Aku ambil dua saat makan siang tadi. Harusnya itu tak boleh.
Percayalah, aku takkan mengadu.
Aku sayang kau, Rufus.
Astaga. Kita harus cepat atau nanti terlambat makan malam.
Dia kelihatan senang tapi tak lama kemudian kudengar dia pergi.
Tidakkah polisi masih mencarinya?/ Tidak.
Mereka sudah menyerah beberapa minggu lalu.
Ini mengerikan. Gadis kecil yang malang.
Aku tak percaya Penny akan kabur.
Pak Rufus, coba ingat, pasti ada yang lain.
Sebenarnya, ada... Tapi itu bukan apa-apa.
Penny takkan berurusan dengannya.
Dengan siapa?/ Seorang wanita aneh menawarkan Penny tumpangan.
Tapi Penny takkan berurusan dengan orang jahat seperti mereka.
Orang jahat? Siapa?
Wanita itu dan temannya memiliki toko gadai di dekat sini.
Nona Bianca, kita harus selidiki ke sana.
Terserah, tapi kalian buang waktu ke sana.
Dia mungkin dalam kesulitan besar.
Kita harus membantunya.
Ya, tapi dua tikus kecil, kalian bisa apa?
TOKO GADAI MEDUSA
Bernard, buku anak kecil.
Ini milik Penny/ Jadi dia pasti ada di sini.
Apa yang lucu?/ Ekormu.
Mari, kuperbaiki.
Siapa yang menelepon malam-malam begini?
Butik Gadai Madam Medusa.
Halo, Bos/ Snoops.
Jangan bilang, biar kutebak. Kau sudah menemukannya.
Kau menemukan berliannya.
Memberimu waktu?
Kau sudah di sana 3 bulan.
Botol apa?
Kau menangkap basah Penny mengirim pesan dalam botol? Bodoh.
Apa kau tak bisa kendalikan seorang gadis kecil? Diam.
Aku akan segera terbang ke Devil's Bayou.
Ini buruk. Kita harus ikut dengannya.
Ya, ayo masuk koper.
Dasar bodoh. Dia mengacaukan semuanya.
Tinggalkan dia beberapa minggu dan apa jadinya.
Kenapa barang bodoh ini tak mau menutup?
Minggir, pengacau jalan.
Semua penumpang diminta memasuki pesawat 614...
Cepat, Nona Bianca. Medusa mungkin sudah sampai di Devil's Bayou.
Maaf, tapi wanita harus berkemas dulu.
Pak Jenkins harap lapor ke loket.
Seluruh penumpang diminta memasuki pesawat 614 yang akan berangkat.
Maskapai Penerbangan Albatross
Pesawat berangkat jam 6.45.
Tidak, kita ketinggalan pesawat.
Nona Bianca, jika kau tidak.../ Kau terlalu khawatir.
Kau tahu pesawat selalu terlambat.
Pesawat Albatross 13 kepada menara.
Apa kubilang? Kita beruntung, Pak Bernard.
Beruntung? Pesawat 13.
Mungkin sebaiknya kita naik kereta.
Bangun, jawab aku.
Halo? Ada orang di situ?
Halo/ Dari mana saja, pemalas?
Kami baru tiba. Rekan agenku, memaksa berkemas...
Aku bisa mendarat, Bung? Lalu lintas di udara ramai sekali.
Dasar pengacau jalan bodoh...
Gila kau, dasar bodoh...
Apa katanya, Pak Bernard?/ Aku tak berani mengulangnya.
Kalau begitu berikan dia izin mendarat.
Kapten, kau diizinkan untuk mendarat.
Sudah waktunya, kawan.
Lihat, itu dia.
Terbangnya indah, bukan? Kau malah ingin naik kereta, penakut.
Penakut? Itu karena aku suka kereta.
No comments yet. Be the first to leave one.