প্রথম 200টি লাইন।
Bagaimana masakannya?
Enak sekali, terima kasih.
Berikan aku sebungkus rokok.
Senyummu manis sekali.
Terima kasih.
Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Diam!
Matilah kau!
Mati!
Kathys, Ibu bilang dia bisa mengerjakannya.
Kau menuju kota?
Tentu.
Masuklah.
Becky?
Halo, Otis.
Apa kabar?
Baik.
Senang melihatmu.
Aku juga.
Cuma itu bawaanmu?
Ya.
Kau tampak mengerikan.
Baiklah, ayo.
Lewat sini.
Sebelum menikah, sudah kukatakan kalau Leroy bukan pria baik.
Dia pria tak berguna dan akan selalu begitu. Tapi kau mengabaikannya.
Aku tak mau membahasnya sekarang.
Baik, tidak harus sekarang. Kita tak perlu membahasnya.
Berapa lama kau akan tinggal?/ Sulit kukatakan.
Bagaimana dengan Lurleen? Sampai kapan dia bisa tinggal bersama neneknya?
Entahlah.
Aku akan cari kerja. Menabung. Menjemput Lurleen ke sini. Entahlah.
Kau sudah pamit pada Leroy?/ Aku tak mau membahasnya.
Baik, tak perlu bahas dia!
Kau lapar?
Ya.
Sama, aku juga lapar.
Kau pikir Leroy lapar?
Mau tambah kopinya?
Ya, terima kasih.
Itu.
Kau mau kerja apa di sini?
Semacam...
Belum kuputuskan.
Apa kepandaianmu selain menari telanjang?
Jangan memancingku Otis.
Aku bisa mengerjakan apa saja.
Sungguh? Misalnya?
Pramusaji.
Bidang kecantikan.
Ya.
Setelah bertemu kau, ingin rasanya aku bedah otak.
Itu kartumu.
Ya, aku seorang ratu.
Ya, ratu klub.
Jangan buat aku menyesal datang kemari, Otis.
Hai.
Hai, Henry.
Aku bawa hadiah untukmu.
Dari mana kau dapatkan?
Bukalah.
Bagus, 'kan?
Bagus sekali.
Henry, ini adikku Becky.
Dia akan tinggal di sini...
...bersama kita untuk sementara.
Becky, kenalkan Henry.
Halo, Henry.
Halo, Becky.
Senang bertemu denganmu.
Wajahnya tak mirip kau sama sekali.
Beruntunglah dia.
Henry ingin ke Barat.
Ke mana?
California.
Dia bisa tidur di sofa.
Tidak.
Becky, kau tidur di kamar.
Tidak, Henry. Terima kasih, tapi...
Aku memaksa.
Bukan begitu, Otis?
Terserah kau.
Baiklah.
Tapi bila mengganggu, kita bisa bertukar.
Cukup adil.
Aku harus pergi.
Ada pekerjaan yang mesti kulakukan.
Aku ke sini untuk ganti baju.
Kerja di mana?
Membantu Andy menyemprot beberapa rumah di La Grange.
Jadi itu pekerjaanmu?
Ya.
Kedengarannya menyenangkan.
Kopi?
Tidak, terima kasih. Aku harus pergi.
Sampai nanti.
Ya.
Itu bisa sampai minggu depan.
Aku ingin tambahan pekerjaan.
Begitu pun aku.
Kau tak pernah tahu.
Kadang aku dapat telepon.
Hari berikutnya mereka ingin kau berada di sana.
Kau tak pernah tahu.
Ya.
Ini, ambillah.
Itu bayaranmu.
Terima kasih.
Bila aku tak mengabarimu.
Kau telepon aku.
Tunggu.
Jangan lupa sprayer mu.
Gantungkan saja.
Baik.
Ayo.
Lempar.
Tangkap.
Terus.
Tangkapan bagus.
Maaf...
Mesinnya bagus.
Tolong periksa ban belakang kiri.
Bagus juga.
Terima kasih.
Ya.
Apa yang bisa kubantu, Pak.
Kau punya "barang" yang lebih bagus dari minggu lalu?
Mungkin.
Punya atau tidak?
Ya.
Sungguh?
Tidak kubawa, bodoh.
Mana uangnya.
Akan kubawa ke lapangan.
Jangan di sembarang tempat.
Kembalikan uangku.
Terserah kau.
Datanglah ke tempat parkir jam 18:30.
Tentu.
Pukul 18:30 besok.
Besok?
Ambil atau pergi.
Bagus.
Sampai nanti.
Dasar cabul.
Menjijikkan.
Aku selalu benci melakukannya.
Akan kukerjakan.
Tak apa-apa.
Di mana kau bertemu dia?
Siapa?
Pria itu, Henry.
Kenapa ingin tahu?
Entahlah.
Penasaran saja.
Di penjara.
Penjara?
Ya, di penjara.
Kasus apa?
Kau tak ingin tahu.
Apa yang dia lakukan? Membunuh ibunya?
Ya.
Ayolah, kenapa dia dipenjara?
Kau tak ingin tahu.
Apa yang dia lakukan, merampok bank atau apa?
Tebakanmu pertama benar.
Apa?
Tebakanmu pertama benar.
Dia membunuh ibunya.
Jangan katakan padanya aku memberitahumu.
Kau bercanda?
Tidak.
Ya, kau bercanda.
Baiklah, aku bercanda.
Jangan katakan padanya aku memberitahumu.
Dia membunuh ibunya?
Dengan tongkat baseball.
Ibunya dengan pacarnya.
Bila kau beritahu dia aku akan menghajarmu.
Bagaimana kau bisa tahu?
Dia memberitahuku, makanya aku tahu.
Kau pikir bagaimana?
Kalian teman satu sel?
Bukan, kami memang berteman.
Kapan dia bebas?
Beberapa tahun sebelum aku.
Hai.
Ada urusan yang mesti kubereskan.
Kau mau pergi?
Ya, cuma sebentar.
Ada tugas dari seseorang.
Kau ikut Henry?
Tidak, pergilah.
Baik.
Sampai nanti.
Ingin bermain kartu?
Pria seperti apa Ayahmu?
Ayahku?
Dia seorang pengemudi truk sebelum kakinya putus.
No comments yet. Be the first to leave one.