Kathmandu Connection

Kathmandu Connection

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

রিলিজ তথ্য

Kathmandu Connection Webdl 2021 Indonesia
ভাষ্য লিখেছেন Jonesboy

ট্যাগ

webdl
web
WEBDL
প্রকাশিত: 2023-01-10
ডাউনলোড: 78
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

Si target bersenjata dan berbahaya. - Ya pak.

Siap?

Hei!

Sanjiv!

Hei, aku... Jangan...

Dalam berita terbaru hari ini, dua teroris ditembak mati

di daerah Mehrauli Delhi.

Berdasarkan tip anonim,

ACP Samarth Kaushik dan timnya dari Polisi Delhi menggerebek sebuah rumah.

Kami harus membalas.

Mereka melepaskan tembakan lebih dulu.

Kami menembak mati keduanya.

Kami sedang menyelidiki mereka sekarang.

Dan ya, aku telah dipromosikan. Siapa yang tak akan senang tentang itu?

Dan kalian harus waspada.

Jika kau menemukan orang yang mencurigakan, segera beri tahu Polisi Delhi.

Salam India!

Selamat datang pak.

Salam india, Pak! - Salam India, Pak!

Pagi, Pak.

Salam india, Pak!

Ayo, bergerak.

Mishra dan Trilok. - Ya pak.

Kau awasi pintu keluar belakang. - Oke, Pak.

Hei... Pak! - Hati-Hati.

Hati-Hati. Berlindung.

Dasar bajingan!

Hati-Hati.

Pak! Pak...

Aku baik-baik saja, Pak.

Anis! - Ya pak.

Buka pintunya. - Ya pak. Di atas.

Apa kau ingin membuat kita terbunuh?

Hei!

Mereka lewat sini juga.

Hei, berhenti! Berhenti!

Hei, berhenti! Kau...

Pak!

Apa dia masih hidup? - Ya pak.

Dia pingsan karena obat.

Minta bantuan untuk membuat sketsa para penculik saat dia datang.

Ya pak.

Dan dapatkan catatan panggilan tempat ini.

Ya pak.

Pengusaha terkenal Delhi dan pengusaha perhotelan Dharmendra Arora,

yang diculik tiga hari lalu,

telah diselamatkan oleh Polisi Delhi.

Operasi ini dilakukan oleh DCP Samarth Kaushik dan timnya.

Dia Samarth Kaushik yang sama

yang dianggap spesialis penculikan dan pertempuran.

Pada waktu bersamaan, kami juga ingin melaporkan

bahwa para penculik tak tertangkap, dan mereka masih buron.

Kami akan memantau dengan ketat perkembangan cerita ini.

Tapi untuk saat ini, sudah waktunya istirahat.

Aku Shivani Bhatnagar, dan kau sedang menonton Global News.

Jeda

Bagus sekali.

Omong-omong, Shivani,

apa kau memiliki dendam lama melawan Polisi Delhi?

Mengapa? Apa yang aku bilang hinga kau bertanya itu?

Tidak, kau tak banyak bicara.

Bagaimanapun, orang-orang Delhi senang.

Arora diselamatkan, dan Samarth Kaushik telah menjadi pahlawan.

Benarkah?

Menurutmu?

Apa perlu aku buat wawancara eksklusif dari yang disebut pahlawan ini?

Ya, kenapa tidak?

Lagipula aku lupa memberitahumu

bahwa Polisi Delhi akan mengadakan konferensi pers.

Mereka akan menghadirkan Arora di sana.

Jika mau, kau bisa buat wawancara eksklusifnya di sana.

Tapi tolong... maksudku,

jangan mengajukan pertanyaan dengan menuduhnya seperti yang kau lakukan sekarang.

Nyonya, ada telepon untukmu.

Apa aku harus mengingatkan kau lagi? Setelah buletin.

Tak apa, Arvind. Tak apa.

Tuan, jika itu panggilan biasa, Aku tak akan mengganggunya.

Tapi ada yang mengancam di telepon, Pak.

Berikan padaku.

Aku akan nyalakan speakernya.

Halo.

'Aku pikir kau harus memakai 'bindi' ketika kau menyiarkan berita.'

"Kau akan terlihat sangat cantik."

Siapa kau?

Halo?

Halo?

Jangan khawatir. Aku akan cari tahu.

Sangat aneh! - Aku tahu.

Lanjut.

Salam.

'Tiga bulan yang lalu,'

'Petugas Bea Cukai Sandeep Garg dibunuh di Allahabad.'

'Namun, CBI menyebutnya pembunuhan biasa'

'dan mengaku telah memecahkan kasus ini.'

'Tapi keadaan dan waktu pembunuhan'

'memunculkan banyak pertanyaan.'

Ya?

Hitesh Agrawal dari CBI.

Adik.

Jika kau ingat sesuatu dari yang biasa, ancaman apapun

atau panggilan yang tak biasa...

Tidak.

Dia tak pernah berbicara banyak tentang pekerjaannya.

Dia sedikit kesal setelah dipindahkan dari Mumbai.

Dia bilang dia perlu melakukan sesuatu yang penting di Mumbai.

Dan apa itu?

Dia tak pernah mengatakan apa-apa lagi.

Dia pernah berbicara dengan seseorang di Mumbai melalui telepon.

Aku merasa dia menyembunyikan sesuatu.

Bahkan setelah datang ke Allahabad, dia tak bisa memutuskan hubungan dengan Mumbai.

Dan malam itu, di luar gerbang koloni kami...

Ini nomor teleponku.

Jika kau mengingat sesuatu atau mencari tahu lebih lanjut, hubungi aku.

Jika kau tak keberatan,

boleh minta nomor telepon tempat tinggalmu di Mumbai?

Semua baik-baik saja?

Ya aku baik.

Maksudku, dengan panggilan telepon dan semuanya, kau terlihat sangat terganggu.

Itulah kelemahan menjadi seorang wanita.

Jangan khawatir. Aku baik-baik saja.

Hati-hati.

Dan jika ada masalah, jangan hubungi aku.

Maksudku, hubungi aku.

Pasti.

Nyonya, kau tak membunyikan bel pintu.

Aku membunyikanya dua kali.

Suatu hari nanti, seseorang akan menerobos masuk dan mencuri semuanya dari rumah.

Beri aku tasnya.

Kau bahkan tak mendengarnya.

Kecilkan volumenya. - Oke.

Halo.

Halo?

Halo?

Nyonya, aku pernah mendengar ketika seseorang memiskolmu,

itu berarti mereka menyukaimu.

Baik menonton TV dengan tenang atau menyajikan makan malam.

Jangan mencoba menjadi ibuku.

nyonya, air.

Apa kau memerlukan sesuatu yang lain? - Tidak.

Bisa aku pergi?

Halo.

Halo?

Halo?

Tunggu.

Keparat!

Apa kau takut?

Jika kau punya nyali, katakan sesuatu.

Nyonya, apa aku perlu menginap?

Tidak, kau bisa pergi.

Pak! Pak!

Kami sangat senang melihat Tn. Dharmendra Arora bersama kami.

Terima kasih kepada timku yang hebat,

terutama Pak Samarth Kaushik, DCP Delhi Barat.

Dengan kecerdasannya dan kepala dinginnya,

dia mampu menyelamatkan Tn. Arora dalam waktu 48 jam.

Pak! Pak! Aku punya pertanyaan. - Ya?

Tapi para penculik berhasil kabur, pak.

Pak! Pak Kaushik, kenapa polisi gagal menangkap para penculik?

Aku sangat yakin Samarth dan timnya akan menangkap para penculik segera.

Pak, tapi... - Itu saja.

Terima kasih, hadirin. - Pak! Pak!

Pak, begitulah media kita bekerja.

Pak. - Ya?

Pak, mereka bertanya untuk wawancara pribadimu.

Siapa?

Shivani Bhatnagar.

Aku mengerti.

Siap? Ayo pergi. - Ya.

Shivani Bhatnagar. - Senang berkenalan denganmu.

Selamat. - Terima kasih.

Aku pernah melihatmu di televisi Berkali-kali. Aku mengenalmu.

Terima kasih.

Jika kau dapat meluangkan waktu lima menit, aku ingin wawancara eksklusif.

Semuanya eksklusif di duniamu.

Tak semuanya.

Siap? - Ya.

Semuanya sudah siap?

Rolling? - Rolling.

Iya katakan padaku.

Pak, bagaimana wawancaranya?

Itu eksklusif. Aku tak bisa memberitahumu.

Begitu.

Pak Mishra,

kenapa aku merasa

bahwa kau melupakan tugasmu?

Apa yang akan aku...

Hai! - Halo.

Aku harap kau tak keberatan minta tumpangan dari seorang polisi.

Tidak, terima kasih. Rekanku akan segera datang.

Apa kau pergi dengan dia untuk pertama kalinya?

Tidak.

Silakan, masuk. Tak perlu takut. Aku seorang polisi.

Terima kasih. - Sama-sama.

Pak.

Mau aku antar pulang?

Bisa aku bertanya sesuatu?

Ya, silahkan.

Aku tak tahu apa aku harus memintamu ini.

Tapi aku hanya berpikir kau bisa membantuku.

Ya silahkan...

Kathmandu Connection subtitles in other languages

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left