Still Shining

Still Shining (샤이닝)

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

সিজন 1

রিলিজ তথ্য

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗦𝗧𝗜𝗟𝗟 𝗦𝗛𝗜𝗡𝗜𝗡𝗚 𝗦𝟬𝟭𝗘𝟬𝟲 (𝟮𝟬𝟮𝟲) 𝗡𝗙𝗫 𝗪𝗘𝗕
ভাষ্য লিখেছেন Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟎𝟏:𝟎𝟓:𝟏𝟗 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑵𝑬𝑻𝑭𝑳𝑰𝑿 || *𝑪𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕 𝒕𝒐 𝘍𝘢𝘶𝘻𝘪𝘺𝘺𝘢𝘩 𝘕𝘶𝘳 𝘍𝘢𝘵𝘩𝘪𝘯 (𝑷𝒆𝒏𝒆𝒓𝒋𝒆𝒎𝒂𝒉) || ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ট্যাগ

webdl
প্রকাশিত: 2026-03-22
ডাউনলোড: 12
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No
FPS: 25

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

STILL SHINING

Tae-seo.

Orang yang kau rindukan

tak akan muncul di mimpi.

Tae-seo.

Karena itu…

Ini bukan mimpi.

Dia tak akan ada di mimpiku.

Kau sudah bangun.

Aku menemukan toko yang buka pagi-pagi.

Ini roti murah sisa kemarin.

Yang lembek lebih murah.

Ini diblender saja.

Oh, ya. Tak ada blender.

Potong bagian jeleknya.

Kau tak punya plastik sampah makanan.

Kau harus beli…

Berhentilah menatapku.

Mau makan anggur?

Aku hanya mencuci yang masih bagus.

Makanlah.

Pasti asam setelah gosok gigi.

Ini enak.

Kenapa tak membangunkanku?

Kau pulang pukul berapa?

Pukul 18.00. Seharusnya bangunkan aku.

Kita bisa bersama semalaman.

Mulai sekarang, aku akan tinggal di Seoul

dan bekerja di penginapan tua,

jadi kita bisa bertemu pulang kerja.

Sekarang kita dekat.

Hati-hati.

- Dah. - Ya, pergilah.

STILL SHINING

Kereta sangat padat

karena jam berangkat kerja.

Mohon hargai penumpang lain.

Semoga di suatu tempat hari ini, kebahagiaan…

Hal yang membawa kebahagiaan sedang menanti Anda.

Terima kasih.

Hei, lihat pujian yang masuk untuk Yeon Tae-seo.

Lima, enam.

Apa yang dia katakan?

"Semoga hal yang membawa kebahagiaan menanti Anda."

Aku suka itu! Ya, kan?

Biasanya dia cuma mengumumkan keretanya berhenti atau berangkat.

- Hei! - Ya?

Kau bilang apa hari ini?

Tak ada yang istimewa. Selamat bekerja.

Semoga kau juga bahagia.

Ya, kau juga.

Tae-seo.

Ayo kita pergi.

Kudengar ini spot foto yang populer.

Yeon Namsan.

Sekarang kau bisa menatapku tanpa ragu.

Sulit dipercaya.

Semua ini terasa seperti mimpi.

Mau jalan lebih jauh? Atau mau berfoto lagi?

Ayo jalan lagi.

Sebelum pulang, aku mencetaknya di studio foto.

Selamat tidur, Tae-seo.

Saat pulang, akan kumasukkan ini ke mesin cuci koin.

Pindahkan ke pengering, lalu bawa kembali ke sini.

Kau harus bolak-balik dua kali.

Aku tak diberi tahu soal itu.

Kudengar ada jasa penatu profesional

yang mengambil cucian dan mengantarnya kembali.

Dulu begitu.

Mereka berhenti bulan lalu.

Bos bilang akan mencari yang lain, tapi entah apa itu benar.

Makan yang banyak supaya semangat.

PEMBAYARAN SELESAI

Aku akan ke tempat kerjamu.

Tempat kerja…

Kalau aku mampir ke Nomor 203, waktunya pas dengan jam pulangmu.

Kutunggu dekat stasiun.

Aku ingin mengikuti rutinitasmu.

Semua yang kau lihat tiap hari di Seoul,

aku juga ingin melihatnya.

JALUR KELUAR 2 STASIUN DONGJAK

Mo Eun-a.

- Boleh aku bertanya? - Ya.

Kau akan menginap di Kamar 203?

Untuk sementara.

Mereka pergi dua pekan karena merasa bersalah.

Aku juga sudah dapat kamar.

Itu kamar manajer sebelumnya. Tanggalnya pas.

Senin dua pekan lagi.

Kau ada waktu? Sore pukul berapa pun.

Tunggu, kulihat dulu.

Aku akan mengadakan pesta kecil.

Teman sekamarku, kau, dan aku.

Bertiga. Sederhana saja.

Awal hidupku di Seoul.

Aku bisa.

Rutinitasku tidak mudah.

- Kau sedang apa? - Kenapa?

Perlu pemanasan lengkap?

Tidak, kita akan berlari. Kenapa cuma tangan?

Ayo, gerakkan kaki juga.

Satu, dua.

Tiga, empat.

Sebelahnya.

Aku lelah.

Ayo istirahat dulu.

Kau tak apa-apa?

Rupanya ini yang kau lihat setiap pulang.

Festival kembang api pasti terlihat jelas.

Dulu festival kembang api Seoul membuatku iri.

Kini di depan mata.

Di sana.

Di sebelah sana.

Rupanya itu Yeouido.

Kenapa kau lemas sekali?

Begini…

Aku tak tahu banyak restoran

atau rumah makan yang enak,

tapi ada tempat paling enak yang pernah kucoba

dan makanannya tinggi protein.

Tapi ada satu hal yang kukhawatirkan.

Dia sudah datang.

Kelihatannya kalian sangat terkejut.

Mana mungkin tak terkejut?

Aku baru lihat Yeon Tae-seo bersama orang lain.

Benar.

Yeon Tae-seo selalu sendirian. Dia selalu belajar sendirian.

Dia tak punya teman.

Kau juga begitu di sana? Membosankan seperti makan nasi tanpa lauk?

Bu!

- Soju? - Tentu saja.

- Bu, aku ambil soju! - Baiklah.

Tae-seo pernah membicarakanku?

- Namamu… - Mo Eun-a.

Dia memakiku, kan? Apa katanya?

Ayolah, apa itu penting? Sekarang lebih penting.

Kau tak kenal aku.

Benar, ini pertama kali…

Mungkin tidak!

Kau pasti yang…

Maaf, berapa umur…

Lupakan saja.

Apa? Beri tahu aku! Maksudnya siapa?

- Entah. - Yang lebih tua.

Minum saja.

Astaga, kenapa dia jadi terlupakan?

Hei, Yeon Tae-seo.

Hubungan kami pendek.

Dia tergila-gila. Aku sampai menangis.

Aku penasaran.

Seperti apa dia?

Dia sangat polos.

Jangan mengarang.

Dia benar-benar gigih, kan?

- Selain itu, kapan, ya? - "Selain itu"?

- Mungkin… - Tak ada.

Ya, tak ada yang tersisa di gelasku.

Rupanya kau kuat minum.

Satu atau dua gelas.

Aku tak bisa minum banyak.

Aku juga cuma minum segelas bersama tamu.

Tamu?

Aku pernah punya penginapan.

Kucurahkan jiwa dan ragaku,

tapi aku dikhianati.

Mereka ambil semuanya.

Astaga, pasti berat. Bersulang!

Aku terlalu serius.

Cukup sekian.

Ya, kita baru bertemu.

Aku agak terkejut.

Maaf.

Tae-seo populer sejak SMA, kan?

- Tidak. SMA kami khusus laki-laki. - Benar.

Apa?

Saat baru pindah, tasnya penuh dengan nama dada perempuan.

Apa? Cuma satu atau dua.

Pasti dari sentra belajar.

Kau melakukan sesuatu diam-diam!

Hei, kau dapat dari siapa?

Kubilang menuding itu tak sopan.

Kau dapat dari siapa?

Hei.

Aku melihatnya. Bu!

Tak boleh dibungkus, kan?

Kenapa keluarga A-sol diistimewakan?

Biarkan saja.

Apa kau baik-baik saja? Kau minum cukup banyak.

Ya, aku agak mabuk dan ini menyenangkan.

Kau ada di sini sebelum ke Yeonwoo.

Tadi…

Apa yang maksud "dikhianati"?

Setelah tinggal di asrama,

aku ingin mencoba tinggal di rumah yang layak.

Lalu kujadikan penginapan, tapi kontraknya tak kuperbarui.

Katanya tak masalah.

Saat sudah ramai, aku diusir.

Setelah itu, aku ke Seoul

dan bertemu Yeon Tae-seo.

Berapa lama kau pacaran dengan wanita itu?

Still Shining subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Still Shining

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left