Spring Fever

Spring Fever (스프링 피버)

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

সিজন 1

রিলিজ তথ্য

[𝐂𝐨𝐟𝐟𝐞𝐞𝐏𝐫𝐢𝐬𝐨𝐧] 𝐒𝐩𝐫𝐢𝐧𝐠 𝐅𝐞𝐯𝐞𝐫 𝐒𝟎𝟏𝐄𝟎𝟖 𝐏𝐕/𝐀𝐌𝐙𝐍 𝐖𝐄𝐁
ভাষ্য লিখেছেন Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟎𝟏:𝟎𝟏:𝟐𝟑 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑷𝑹𝑰𝑴𝑬 𝑽𝑰𝑫𝑬𝑶 || *𝑪𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕 𝒕𝒐 𝘈𝘪𝘴𝘺𝘢𝘩 𝘠 (𝑷𝒆𝒏𝒆𝒓𝒋𝒆𝒎𝒂𝒉) || ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ট্যাগ

webdl
প্রকাশিত: 2026-01-28
ডাউনলোড: 25
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No
FPS: 25

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

Sun Han-gyul?

EPISODE 8

Siapa kau?

Aku?

Itu… Aku…

Aku…

Aku hanya…

Jangan beri tahu pamanmu, ya?

Apa? Aku tak boleh…

Katanya menontonku olahraga lebih asyik daripada menonton sinetron.

Dasar.

Bagaimana caranya agar dia sadar?

Ini membuatku gila.

Apa itu?

Di mana-mana, semua orang…

Apa?

Sebentar.

Astaga!

Ya ampun, ada apa ini?

Pasir sialan.

Jadi, Bu Bom dan Pak Sun adalah…

Benar?

Pak Jeong yang pengampun dan murah hati,

jika kau bisa berpura-pura tak melihat yang tadi itu,

kami akan berutang budi sampai mati…

Tidak, bahkan setelah mati.

Tidak.

Kau diam saja.

Biar aku yang bicara.

Apa? Kau mau apa?

Kau sedang apa?

Mengagetkan saja.

Kuharap umurmu panjang dan keluargamu senantiasa damai.

Selalu.

Kita sesama pria bela diri. Jika kau pura-pura tak tahu,

apa pun yang Pak Jeong minta,

pasti akan kulakukan. Kumohon.

- Apa pun? - Ya, apa pun.

Kau memohon sampai begini,

aku harus membantumu sebagai manusia.

- Pertama, Bu Bom. - Ya, Pak Jeong.

Kau dekat dengan pengacara itu? Kakak Se-jin?

Aku butuh informasi soal paralegalnya.

Paralegal?

- Hanya itu yang kau mau? - Ya.

Lalu kau.

Ya, Pak.

Ini berat sekali.

Biar kubawakan.

Kemarilah.

- Kemari. - Baik.

Otot punggungmu kuat.

Jangan beri tahu pamanmu, ya?

- Paman, aku… - Tetap saja,

bisa-bisanya dia meminta itu? Ini gila.

Wah.

Halo.

Bu Bom.

Lihat aku di akhir pekan?

Melihatmu? Kapan? Apa maksudmu?

Kenapa aku merasa melihatmu?

Kurasa aku melihatmu bersama seseorang di taman hiburan.

Astaga!

Itu aku.

Apa maksudmu?

Ada wanita paruh baya yang pergi bersenang-senang dan tasnya tertinggal.

Lalu aku bertemu Bu Bom. Kami berkeliling bersama.

Ada masalah?

Berarti Bu Bom pergi ke taman hiburan sendirian?

Orang kerap makan dan minum sendirian,

kenapa tak ke taman hiburan?

Itu benar sekali.

Berhenti mencurigainya tanpa alasan,

periksa saja tasmu.

Bu Bom.

Ini pertanyaannya. Kembalikan kepadaku segera.

Omong-omong, kau minta apa kepada Pak Sun?

Kau tak minta membunuh orang, bukan?

PUSAT OLAHRAGA

Seharusnya aku tak daftar enam bulan.

Apa mereka akan kembalikan uangnya?

Pak Jeong?

Paman Han-gyul…

Tumbang?

Apa kau pernah kalah dalam hidup?

Itu seperti bertanya jika aku pernah mati.

Belum pernah dan tak akan pernah.

Pada hari Senin,

Sun Jae-gyu yang perkasa akan kalah melawanku, Jeong Jin-hyeok.

Mataku pasti sudah rabun. Aku pasti berhalusinasi.

Pria yang jatuh itu bukan Pak Jeong,

tetapi paman Han-gyul?

Kau datang, Bu Seo.

Kerja kerasku berbuah manis.

Namun, kenapa dia masih berbaring?

Mungkin dia terluka?

Pak Sun, sudah selesai. Kau boleh bangkit.

Aku akan di sini sebentar. Pergilah.

Kau bukan tandinganku. Aku akan…

Wah, aku sangat terkesan.

Kau amat membaik.

Kau kembali setelah istirahat panjang.

Kau akan berlatih lagi, benar?

Bukan begitu.

Aku sibuk, ingin minta uangku kembali.

Ganti pakaianmu.

Aku akan berbaik hati untuk mengajari teknik rahasia mengalahkan Sun Jae-gyu.

Maksudmu, aku juga bisa mengalahkan dia?

Kau lihat?

Dia bahkan tak bisa bangun.

Cepat ganti pakaianmu.

Baiklah.

Astaga, itu hebat sekali.

Apa yang dia lakukan sekarang?

Ini.

Jika suatu hari

kau mendadak merindukan aku, bukalah ini.

Kurasa aku agak merindukannya.

Aku harus rindu separah apa untuk membukanya?

Tidak, belum selama itu.

Tak boleh begini.

Kira-kira apa isinya?

Parfum?

Surat tulisan tangan?

Ataukah… cincin?

- Maaf! - Astaga!

Bom-sik, kau baik-baik saja?

Maafkan aku.

Dia wanita itu.

Dia wanita itu.

Tasku.

Benar.

Ini Holly Bag.

Kau tahu tas ini?

Aku hanya punya tas besarnya,

tak tahu mereka jual yang kecil.

Namun, yang kau bawa saat ini…

Ada di rumah. Tas yang besar.

Ada di rumah. Baiklah.

Aku sungguh punya di rumah.

Aku beli di pusat perbelanjaan.

- Tanpa diskon. - Omong-omong, bau apa itu?

Astaga!

Astaga. Kenapa begitu kepadaku?

Bom-sik, jangan menggonggong.

Menggonggong!

Bagus.

Tidak, hentikan.

Dia biasanya tak begini kepada orang-orang.

Mungkin dia tahu kau tak disambut.

Apa katamu?

Jika kau tersinggung, aku senang…

Maafkan aku.

Namun, asuransi boleh ditawarkan kepada yang membutuhkan,

tetapi memaksakan kepada orang yang tak butuh…

Kata Jae-gyu, aku menjual asuransi?

"Jae-gyu"?

Hebat juga.

Kini dia bisa membohongi wanita.

Kau kemari bukan karena asuransi?

Soal hubungan antara aku dan dia,

kau harus dengar dari Jae-gyu sendiri.

Permisi.

Apa… Tunggu…

Apa artinya?

Jadi, dia bukan agen asuransi?

Aku…

"Hadiah pernyataan cinta"?

Ada gadis yang kau sukai?

- Tidak. - Mau ke mana?

- Kemarilah. - Astaga.

Han-gyul.

Saat menyatakan perasaan,

- hadiah tak penting. - Benar sekali.

Saat aku SMP,

kucuri kartu kredit ibuku dan membeli buket daging sapi Korea.

Lalu saat makan siang, aku berkata,

"Jika kau terima ini, kita berpacaran."

Semua orang di kantin menggila, seperti sedang konser.

Lalu, bagaimana akhirnya? Apakah berhasil?

Dia pindah.

Dia sangat malu sampai menangis

selama empat hari.

Setelah itu, dia tak terlihat di Shinsu lagi.

- Dasar kau… - Itu benar.

Tenang.

Jangan berisik.

Besok UAS dimulai.

Bersainglah dengan hasil ujian.

Pak.

Ini giliran Dae-han untuk mendapat peringkat terbawah.

Apa? Jika ujian latihan termasuk, sekarang giliranmu.

Tenang.

Semua orang ingin tahu siapa yang di peringkat terbawah.

Namun, peringkat teratas sekolah kita tak pernah berubah.

Ayolah, Pak. Bapak hanya menyayangi Han-gyul.

Jangan berisik.

Aku tahu.

Tahu apa?

Hadiah.

Spring Fever subtitles in other languages

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left