প্রথম 200টি লাইন।
Kaew, tolong!
Kami menerima berita tragis.
Seorang anak telah diculik dan dibunuh dengan brutal.
3 BULAN LALU
Halo, Pendengar. Terima kasih sudah selalu mendengarkan.
Kami menerima berita lokal yang tragis.
Seorang anak telah diculik dan dibunuh dengan brutal.
Polisi berhasil menangkap tersangka di TKP
dan menemukan jenazah anak tersebut.
ANAK DICULIK OLEH PENGASUHNYA…
Berikutnya…
Kenapa bunuh keponakanku?
Tidak …
Aku tak melakukannya.
Guru itu bilang kau menjemput Wanchai.
Itu …
Aku …
5 BULAN LALU
Kingkaew.
Cepat selesaikan, lalu jemput Wanchai.
Jangan sampai dia menunggu.
Kau tuli?
Kaew!
Saat Hem kembali,
akan kubuatkan sup rebung dan jamur favoritnya.
Kau gila. Hem sudah bersama istrinya.
Cepat jemput Wanchai!
Akhirnya datang.
Kau menggabungkan kantung beras biasa dan beras ketan, tahu?
Makin hari kau makin ceroboh.
Kaew! Bangun!
Aku barusan bilang apa?
Cepat jemput Wanchai!
Berhenti buang waktu!
Apa kau paham apa yang kukatakan?
- Namun, Hem… - Dia bersama istrinya!
Ada apa?
Soal Wan.
Dia marah, lalu memecatku.
Katanya aku malas.
Jadi, mau bagaimana?
Aku…
Aku mau
pulang.
Aku mau menemui ibuku.
Aku mau kembali kepadanya.
Biar kuantar.
Apa kau mau uang kecil
sebelum kita pergi?
Seram?
Ya.
Wanchai.
Hai, Kaew!
Ayo.
Ayunannya seru.
Guru juga memujiku.
Gadis gila itu tak akan mengacau, kan?
Rencana ini tak akan semudah ini tanpanya.
Permisi, Bu?
Halo.
Aku mau menjemput Wanchai.
Dia sudah pergi tadi.
Dengan siapa?
Kurasa pengasuhnya.
Bendera putih di antara…
Antara…
Pak Chong dan Chan Thuek.
Stasiun Pak Chong dan Chan Thuek.
Kau meminta tebusan kepada Wan.
Benar?
Aku akan mengajukan banding dan memohon keringanan.
Namun, aku tak melakukannya. Aku difitnah.
- Aku hanya… - Lalu siapa yang melakukan?
Aku membantu Wanchai.
Jika mau mengaku, berikan faktanya.
Bukan aku.
Katakan siapa yang melakukan?
Kumohon, Hem, percayalah. Aku tak tahu.
Bukan aku.
Lalu siapa?
Bukan aku! Aku tak melakukannya!
Aku tak membunuhnya!
Dengarkan aku, Hem.
Lepaskan aku!
Hei! Jangan!
Jangan!
Kaew, tolong!
Kau mau bawa dia ke mana?
- Wanchai! - Kaew!
Lepaskan aku! Dia keponakanku! Kembalikan!
Diam. Lewat sini.
- Diam. - Kaew, tolong!
Sial!
Kaew, tolong!
Diam. Cari sesuatu untuk membungkamnya.
Polisi bisa menemukan kita.
Wanchai!
Wanchai!
- Wanchai? - Kaew, tolong!
Wanchai!
Kaew, tolong!
Kaew, tolong aku.
Wanchai.
Tolong!
Wanchai!
Kaew, tolong!
Diam.
Kaew, tolong!
Tolong!
Kubilang diam!
Wanchai.
Wanchai!
Wanchai…
Wanchai…
Wanchai!
Hei.
- Bangun. - Bukan aku.
- Bangun. - Kenapa?
Lepaskan aku. Kenapa kau lakukan ini?
Aku tak melakukannya. Kumohon, bantu Wanchai.
Kalian harus membantunya.
Berhenti membantah. Buktinya jelas!
Bukan aku!
Kita bicara di pos polisi!
Aku tak tahu apa-apa.
Lepaskan jenazahnya.
- Bukan aku! - Bawa dia.
Lepaskan aku.
- Ayo. - Aku tak melakukannya.
Wanchai!
Bukan aku.
Terdakwa mengaku tidak bersalah.
Namun, adanya pisau dan darah di tangannya
menjadi bukti kuat bahwa dia telah membunuh anak itu.
Tidak ada bahan bukti tambahan yang ditemukan
yang dapat mendukung klaimnya terkait adanya orang lain dalam kasus ini.
Dengan demikian, terdakwa diputuskan
bersalah atas penculikan demi uang tebusan
dan pembunuhan berencana seorang anak.
Tidak. Tidak, aku tak melakukannya!
Bukan aku! Aku tak bersalah!
Aku tak membunuhnya! Tidak!
Persidangan belum selesai.
Usaha keji terdakwa untuk menutupi kejahatannya
pantas dijatuhi hukuman mati.
Tidak! Aku tak melakukannya!
Bukan aku. Aku tak tahu apa-apa.
Aku tak melakukannya.
Aku tidak…
Bukan aku!
- Diam. - Kaew, tolong aku! Tolong!
Habisi dia. Apa yang kau tunggu?
Sial.
Wanchai!
Wanchai.
Bajingan. Kau membohongiku.
Kau membohongiku!
Kau…
Sampai nanti, Jalang.
Dia yang melakukannya.
Terpidana mati, Banyong.
Ayo, cepat.
Sudah waktunya. Kau bisa berdiri sendiri?
BLOK 11
Kingkaew.
Ya?
Ganti pakaian.
Baik.
Hem…
Kau datang.
Kau ada untukku.
Halo, Pendengar.
Hari ini tanggal 13 Januari 1979.
Hari ini adalah hari eksekusinya.
Wanita yang didakwa menculik anak kecil demi uang tebusan,
lalu membunuh anak tersebut dengan brutal.
Pengadilan telah memvonis mati Bu Kingkaew Larsoungnern.
Demikian berita kriminal hari ini.
Penderitaan meningkat karena kita bergantung pada sesuatu,
dan hal itu mengikat kita pada nafsu duniawi.
Saat kita bebas, penderitaan akan mulai berkurang.
Dan begitu kita belajar merelakan, hal itu akan berakhir.
Mereka yang tetap berkesadaran setiap saat
akan tetap mengikuti ajaran Buddha.
Relakan semua.
Saat Hem kembali,
akan kubuatkan sup rebung dan jamur favoritnya.
AKHIR PENDERITAAN
MASA SEKARANG
SEL TAHANAN
Mundur. Kubilang mundur!
Aku tak bersalah.
Aku tak bersalah.
Aku tak bersalah.
AKHIR PENDERITAAN
Hem?
Adakah Hem di sini?
Siapa?
Mi?
Hei, ada apa?
No comments yet. Be the first to leave one.