The Virgin Spring (Jungfrukällan)

The Virgin Spring (Jungfrukällan) (Jungfrukällan)

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

রিলিজ তথ্য

The Virgin Spring (1960) Brrip 720p - 800 Mb
ভাষ্য লিখেছেন hermanski
Manual Translate

ট্যাগ

brrip
720p
720
প্রকাশিত: 2013-06-21
ডাউনলোড: 174
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: Yes

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

THE VIRGIN SPRING

Diadaptasi dari sebuah cerita rakyat abad 13 oleh ULLA ISAKSSON

Cinematografi oleh SVEN NYKVIST

Disutradarai oleh INGMAR BERGMAN

Odin, datanglah.

Odin, datanglah.

Datanglah untuk menolongku.

Bapak di surga, sang putra dan roh kudus beserta pasukan malaikat suci-Mu..

Jagalah kami hari ini dan selamanya dari godaan iblis..

Tuhan, jangan biarkan godaan, Hinaan...

Maupun bencana menimpa hamba-Mu hari ini..

Sekarang ini hari Jumat, hari untuk penderitaan Tuhan kita...

Jadi bantulah aku, Tuhan...

Dalam kegelapan, aku hampir mendatangi mereka ..

Makhluk yang malang...

Menjalani hidup dalam kelemahaan,

Dengan caranya, Tuhan mengizinkan kita semua untuk hidup..

Dari mana saja kau tadi malam?

Jika kau tidak peduli dimana kau tidur..

Kau setidaknya bisa kembali untuk membuat susu...

Meskipun harus berlari dengan kaki yang lemah ini...

Jesus dan Maria, Tatapan matamu..! Ada apa denganmu?

Ada apa?, Tidak ada, semua seperti biasanya...

Para bajingan tetaplah bajingan.

Jagalah kebaikanmu, lihatlah kebiasaan perilakumu..

Meludah dan menggeram seperti kucing liar...

Kau harus berterima kasih kepada Tuhan dengan berlutut untuk ampunan-Nya...

Mendiami peternakan ini dan tinggal di rumah seperti ini...

Seperti anak dalam keluarga...

Tapi kau akan selalu menjadi anak yang liar....

Susunya masih berada di teras!

Kau harus berangkat ke gereja dengan membawa lilin persembahan untuk Perawan Maria.

- Aku? - Ya.

- Bukankah Karin yang membawanya? - Karin sakit hari ini

Dia harus beristirahat ketika Misa dan dia akan merasa baikkan..

Ku pikir dia demam, kulitnya terasa panas...

Dia pasti terkena demam setelah menari tadi malam...

Jagalah lidahmu..!

Aku tidak takut anakku mengikuti jejak kakimu yang kotor...

Kalian berdua selalu berbeda seperti mawar dan duri.

Kau selalu menyakiti orang lain dan membuat mereka menderita!

Kau tidak bisa membantu dirimu sendiri...

Kita harus menyadarkanmu setelah kekacauan yang kau buat..

Tuhan, berkatilah, makanan kami yang secukupnya ini... Amin.

Dimana Karin?

Seharusnya dia ke geraja dan membawa lilin untuk Sang Perawan suci?

Karin sedang tidak sehat hari ini.

Dia tampaknya tidak sakit tadi malam, pagi ini tidurnya kelihatan nyenyak.

Namun, dia sedang sakit sekarang.

Dia tidak mungkin tiba-tiba sakit dan tidak bisa berangkat ke gereja.

Frida yang akan membawa lilinnya...

Kau tahu tradisi kita mengharuskan seorang perawan yang membawa lilin ke gereja...

Kau harus selalu peduli dengan ketentuan dari tugas itu..

Ketika itu datang pada Karin...

Dan kau harus selalu rendah hati ketika itu datang padanya...

Dia satu-satunya anakku yang tersisa..

Alasan itu membenarkan dia memang pantas.

Aku telah bermimpi buruk tadi malam...

Kau tidak seharusnya berlatih terlalu keras seperti penebusan dosa di malam hari...

Suruh Ingeri untuk membangunkan Karin.

Aku akan pergi sendiri..

Ya, pergi dan berilah hiburan dengan sepatunya dia..

Ingeri akan menyiapkan sarapan untuknya.

Menaruh beberapa keju di antara roti gandum.

Dan juga beberapa daging kambing.

Apakah kau sakit, Karin?

Tidak, tidak sakit.

Hanya mengantuk.

Bisakah aku sarapan di tempat tidur saja?

Ayahmu bilang kau harus bangun dan mengantar lilin ke gereja.

Tidak.

Jika kau tidak cukup baik, Frida yang akan pergi.

- Aku tidak sakit.. - Lalu kau harus berangkat.

Aku ingin memakai baju kuning...

Anakku, ini adalah pertengahan minggu.

Aku tidak akan pergi...

Kau bertingkah seperti anak kecil...

Aku bertingkah sepertimu ke ibuku saat di usiamu,

Aku mendapat tamparan dan larangan untuk ikut makan.

Dan berilah Aku tamparan dan larangan untuk makan.

Beri aku roti dengan buah sebagai pengganti mentega.

Aku tidak bisa keras padamu, meskipun seharusnya begitu.

Kau tertawa,

Tapi ayahmu akan marah,

dan satu hari kau akan membuat rasa malu datang padaku.

Keluarkan baju sutra kuningku,

Dan rok hari Minggu serta topi biru milikku.

Lalu aku akan bahagia..

Kau akan bahagia, dan begitu juga dengan ayahmu..

Ibu, aku akan berangkat ke gereja dengan penuh kebanggaan..

Dan Blackie akan melihatku dengan lembut seperti dalam ritual peziarah.

Aku tidak akan melihat ke kanan atau kiri, tapi melihat lurus ke depan,

Hanya memikirkan lilin untuk ibu Tuhan yang kudus.

Kaus kaki putih juga,

Dan sepatu biru dengan mutiara.

Ini tentunya bukan baju sehari-hari!

15 gadis yang menjahitnya.

Tenanglah.

Apakah benar-benar 15 gadis, pada satu waktu itu juga?

Ya.

Duduklah, aku akan menyisir rambutmu..

Tidak, aku lebih senang rambutku terurai..

Sejak kumiliki baju yang bagus ini..

Jika kau selalu mengikuti jalanmu, kau akan memberi iblis rasa sukacita..

Dan orang suci akan menghukummu dengan luka dan rasa sakit di gigimu.

Mengapa ku selalu berbicara tentang iblis?

Ayah tidak pernah melakukannya..

Karena iblis selalu menggoda orang yang tidak bersalah..

dan berusaha untuk menghancurkan kebaikan sebelum memekar.

Saya selalu mengucapkan doaku, Ibu.

Siapa yang menari denganmu tadi malam?

Aku menari..

Bersama dia,

Dia...

Dan dia...

Mengapa kau ingin tahu?

Aku sepertinya bermimpi buruk tadi malam.

Apa yang kau mimpikan, Ibu?

Aku berharap bermimpi juga.

Mimpi yang indah.

Tapi aku tidak pernah mengalaminya..

Sekarang roknya, Ibu.

Yang biru, berwarna cerah dengan benang emas.

Tarik lebih keras,

Atau tidak akan membusungkan dengan caramu yang seharusnya.

Kau melupakan kalungnya.

Tinggalkan kalungnya untuk hari Minggu, Ini sudah cukup..

Kau berada dalam kebaikanku..

Itu ayahmu, Sekarang dia marah..

Apakah kau merasa sakit?, Ibu selalu mengatakan akibat dari itu.

Apakah aku terlihat menyakitimu?

Pucat, lemah dan sakit?

Apakah ini benar, tidur melewati matahari terbit?

Ayah, ketika aku sampai ke gereja, Aku akan mencium tangan Bapa Erik..

Dan meminta maaf untuk tidak datang pada saat ibadat penutup.

"Ibu sedang sakit," Aku akan mengatakannya..

"Dan Ayah sakit, Frida juga sakit, "

Lalu mereka tidak membangunkanku.

Dan lilinnya belumlah dicelupkan,

Dan Blackie belumlah bersepatu.

Aku akan naik ke pegunungan dengan gadis nakal,

Dan aku akan mengatakannya,

Aku tidak ingin punya anak perempuan seperti dirinya"

Penjarakan dia dalam gunung selama tujuh tahun..

Sampai dia sudah berubah.

Lalu aku akan datang dan membawanya pulang...

Mungkin...

Biarkan lngeri datang ke gereja, Bapa. Dia tidak pernah kabur dari peternakan.

Ini seperti rasa malu yang datang ke gereja.

Seorang wanita sepertimu membutuhkan sebuah pengakuan lebih dekat.

Kata pria yang pernah melarikan diri ke negeri yang menyelamatkannya.

Aku tahu semua tentangmu, Profesor.

Sekarang, sekarang.

Burung terbang pun menemukan sesuatu, mereka yang diam menemukan kematian.

Aku pernah melihat keduanya perempuan dan gereja..

- Seperti apa gereja-gereja itu? - Tinggi seperti langit.

Dan besar.

Bukan dari kayu, tapi semen dan batu.

Dengan jendela dalam setiap warna pelangi.

Kau bisa datang ke gereja juga, lngeri.

Ayah telah berjanji.

Sekarang ikuti jalanmu, kau akan sampai di sana sebelum malam tiba.

Cepatlah, lngeri.

Minum beberapa jahe hangat.

Ini adalah perjalanan panjang, dan kau belum makan apa-apa.

Aku tidak mau itu, berikan ke lngeri. Dia pergi bersamaku.

- Kapan itu diputuskan? - Ayah berkata itu sekarang.

Kau setidaknya bisa memberikan ciuman perpisahan.

Kristus, Tuhan kita, memberkati kehidupan yang muda ini.

Kue keju dan lilin-lilinnya..

Adalah untuk Bapa Erik dari diriku.

Ketika kau menyerahkan kepadanya, sampaikan doaku..

Dan katakan pada mereka untuk "Kau tahu apa itu"

Dan dia harus mengaturkan 5 doa untuk Bapa Kami dan 15 doa untuk Maria.

Kebun apel yang begitu indah..

Dengan seorang gadis yang penuh kebajikan dan begitu menawan..

Rambutnya seperti emas yang mengalir..

Matanya seperti langit yang begitu jelas..

Jalannya mengalir begitu riang..

Semua di bawah pohon yang menghijau..

Di musim semi yang berangin..

Burung kecil, ia berkicau begitu merdu..

Dan mengendarai angin pada sayapnya..

Itu adalah tugasnya, tugas untuk terbang..

Dan di atas pegunungan dalam musim semi..

Lambaiannya begitu riang..

Semua di bawah pohon yang menghijau.

Di musim semi yang berangin..

Apakah bayimu terluka, lngeri?, Apa yang terjadi?

Kau akan mempelajarinya suatu saat nanti.

Lalu aku akan menikah, dan memperlakukan rumahku dengan hormat.

Kita akan melihat kehormatanmu..

Ketika seorang pria merangkul pinggulmu atau membelai lehermu

Tidak ada seorang pun meniduriku tanpa ikatan pernikahan.

Dan jika ia bertemu denganmu di padang rumput dan menarikmu di balik semak-semak?

Aku akan berjuang untuk kebebasanku..

Tapi dia lebih kuat darimu.

Kau akan terlambat datang ke ibadat..

Tapi lebih baik untuk mekar di jalan daripada layu di gereja.

Aku mengantarkan lilin ke gereja.

More Indonesian subtitles for The Virgin Spring (Jungfrukällan)

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left