প্রথম 200টি লাইন।
Kau terlalu banyak minum.
Mari kita akhiri rapat di sini.
Aku akan meneleponmu lain kali.
- Kau mau ke mana? - Sakit! Lepaskan!
Kau pikir bisa pergi begitu saja?
Lepaskan! Sakit!
Tae-seop!
Siapa kau?
Aku? Pacarnya.
Apa?
- Kau baik-baik saja? - Ya.
Tunggu. Apa katamu?
Kau punya pacar selama ini?
Sial!
Kenapa dia menjodohkanku dengan wanita yang sudah punya pacar?
Menjodohkanmu?
Siapa yang menjodohkanmu denganku?
Sudah kuduga ada yang janggal.
Aku tidak akan membiarkan ini.
Jangan bermimpi mendapatkan produk kami!
Tolong berhenti di sana dan pergilah.
Kenapa kau terus menyela kami?
Lebih baik aku yang menyela daripada polisi.
Ada banyak orang yang melihat. Kamera pengawas merekam semuanya.
Sial!
Semoga berhasil mendapatkan sapimu!
- Kau baik-baik saja? - Ya.
Apa pergelangan tanganmu sakit sekali? Biar aku periksa.
Astaga.
Si berengsek itu.
Omong-omong
bagaimana kau tahu untuk datang ke sini?
Itu...
Pak Shin meneleponku.
- Ji-su? - Ya.
KAFE AIRY
Aku terus memikirkan orang lain.
Aku berjanji tidak akan melewati batas.
Aku tidak akan mengganggumu. Sudah tidak apa-apa?
Kenapa aku tidak menyadari ini?
Jangan menyalahkan dirimu. Kau seharusnya marah.
Ayo. Aku akan mengantarmu pulang.
EPISODE 10
Pak Oh sepertinya mengatur pertemuan itu karena itu kencan.
Dari ceritamu kepadaku, sepertinya pria itu tahu itu kencan.
- Sentuhlah. - Apa? Tidak, terima kasih.
Kau sudah cukup dewasa untuk tahu semuanya.
Tidak menyenangkan saat wanita terus bersikap polos.
Jadi, berapa banyak pria yang pernah kau kencani?
Tiga? Empat?
Tapi kenapa Pak Oh melakukan itu?
Dia pasti ingin mewujudkan ini
karena Direktur Pelaksana Senior sangat gigih.
Dia mungkin tidak berpikir akan ada masalah karena satu makan malam.
Aku tahu kau sering berkencan buta belakangan ini.
Tapi seperti yang kau tahu kencan buta pengalaman bagus
bahkan jika keadaan tidak berjalan lancar.
Terkadang, kau beruntung dan menemukan yang bagus.
Ambil kartunya.
Pesan apa pun yang kau mau dengan itu, ya?
Bagaimana bisa dia melakukan ini? Itu rapat kerja.
Aku juga tidak bisa membiarkan ini.
Dia benar-benar meremehkan kita.
Aku akan mengajukan keluhan resmi dengan hotel.
AGENSI MANAJEMEN LINGKUNGAN TERNAK
APA YANG TERJADI DI RUANG RAPAT?
APA ADA MASALAH DI PEMBELIAN?
KUDENGAR PAK OH BERTENGKAR HEBAT DENGAN REKAN-REKAN SETIMNYA
Kenapa mereka sangat gapil?
Seolah-olah itu belum cukup buruk.
Bagaimana hasilnya?
Aku hanya menceritakan semua yang terjadi
dari pergantian mendadak manajer proyek
sampai hal-hal yang terjadi pada Ui-yeong.
Pak Oh sedang rapat dengan Komite Keluhan.
RUANG AUTOMASI KANTOR
Ayo minum kopi.
- Ui-yeong. - Pak Oh.
Begini...
Maafkan aku.
Kupikir akan lebih mudah
jika orang-orang yang mengerjakan proyek ini akur...
Tidak, aku tidak punya alasan.
Aku sungguh minta maaf kali ini.
Ini tidak akan terjadi lagi.
Aku berjanji.
Baiklah.
Maaf.
Ui-yeong, kau belum makan siang, bukan?
Kami pesan dua menu spesial koki.
- Baik, akan segera kusiapkan. - Terima kasih.
Begini...
Setidaknya aku harus mengganti seragamku.
Tidak apa-apa.
Kita di sini sebagai tamu.
Hotel bukan pemilik tempat ini. Ini vendor luar.
Kita bahkan tidak dapat diskon pegawai.
Jangan malu dan nikmati semuanya.
Ini makan siang yang mewah.
Kau harus menikmati makanan enak agar merasa lebih baik.
Makanlah.
Maaf karena tidak menghargaimu sebagai pegawai kunci
saat kami memprioritaskan hotel daripada dirimu.
Tidak apa-apa.
Pak Oh sudah minta maaf
dan kau bertindak sejauh ini untuk menghiburku.
Kurasa aku tidak akan mengingat ini sebagai hal buruk.
Kau sudah bekerja di hotel kita selama sekitar sepuluh tahun, bukan?
Ya.
Kau akan kelelahan di hotel jika membiarkan hal seperti ini.
Jadi, sampai Komite Pendisiplinan memutuskan tindakan terhadap Pak Oh
kami ingin memberimu cuti beberapa hari.
Cuti beberapa hari?
Tapi aku sedang banyak urusan. Aku juga harus mencari produsen lain.
Kukira kau akan senang.
Kalau dipikir-pikir, kau belum pernah berlibur.
Kau juga kuliah tanpa rehat.
- Ya. - Meski itu mengagumkan
terkadang aku kasihan kepadamu.
Na-ri bertekad bekerja dengan baik sekarang, jadi, jangan khawatir.
Kenapa kau tidak mengambil kesempatan ini
guna memberi waktu untuk dirimu?
Baiklah.
Baik, makanlah. Ini sup yang enak.
Baik, terima kasih.
- Hei, Ibu. - Kau sedang apa? Kau tidak bekerja?
Aku libur beberapa hari.
Tapi tubuhku masih berpikir ini saatnya bekerja.
Tiba-tiba sekali.
Apa kau melakukan kesalahan?
Tidak, aku difitnah...
Tidak, mereka hanya menyuruhku istirahat dan memulihkan tenaga.
Bukankah sudah Ibu bilang untuk berpendirian
agar orang tidak meremehkanmu?
Tidak ada yang meremehkanku seperti Ibu.
Berhentilah mengomel. Pergilah bekerja saja.
Bersihkan rumah.
- Kau tak libur dari pekerjaan rumah. - Astaga.
Apa rencanamu sekarang?
Jangan khawatir. Banyak yang harus kulakukan!
- Pergi saja! - Baiklah, sampai jumpa.
- Semoga hari Ibu menyenangkan. - Sampai jumpa.
Apa yang harus kulakukan sekarang?
Tidak ada yang bisa dilakukan.
Aku tidak percaya aku datang ke pusat kebugaran sendiri.
Aku baru mulai dan sudah dibanjiri pekerjaan.
Astaga. Mungkin ini akan membuatmu merasa lebih baik.
ASTAGA. MUNGKIN INI AKAN MEMBUATMU MERASA LEBIH BAIK
Aku harus melihat lenganmu agar merasa lebih baik.
Foto wajah atau lenganmu, jangan keduanya.
Kau pikir bisa membuat keduanya tampak bagus dalam satu foto?
AKU HARUS MELIHAT LENGANMU AGAR MERASA LEBIH BAIK
Aku merasa lebih baik sekarang!
Hyun-min, ada kabar terbaru dari kunjungan pasar?
Tidak ada.
Tapi reporter yang menulis tentang sapi harimau membalas
jadi, aku akan bertanya tentang peternakan di artikel itu.
Dari seorang reporter?
Tunggu. Kenapa semua orang membaca obrolan?
Ui-yeong, kau membaca obrolan!
Mari tinggalkan obrolan ini dan mulai yang baru.
Tidak, tunggu!
Ayolah.
Kau bisa bekerja atau istirahat, tapi tidak keduanya.
Lagi pula, aku harus mengurus semuanya begitu aku kembali.
Ayolah. Kau tahu hal-hal yang kau tunda karena sibuk.
Lakukan itu, satu per satu.
Hei, kenapa kau tidak menyuruhku melakukan squat atau lunge
padahal bukan kau yang sedang berlibur?
Baiklah, lakukan pose plank sekarang.
Kau berbaring telentang? Mari lakukan leg raise.
Ke samping? Mari latih otot perut sampingmu.
Kencangkan otot perutmu!
PAGI SANTAI, BACA, BERDUAAN DENGAN IBU, COBA HAL BARU
Aku menunda banyak hal karena tidak punya waktu.
Astaga!
KENCAN DENGAN TAE-SEOP
Kencan.
Apa lagi?
- Sampai jumpa. - Tidak, tunggu!
Ini dia! Ini untuk Ibu.
Apa?
- Terima kasih. - Sama-sama.
- Semoga hari Ibu menyenangkan! - Sampai jumpa!
Aromanya enak sekali.
MENIKMATI PAGI SANTAI, BERES
MEMBACA BUKU, BERES
Ibu tidak suka hal-hal yang menyakitkan.
Ibu, kolegaku takut semuanya
dan dia bilang ini tidak sakit.
Sudah saatnya Ibu merawat diri.
Jika bagus, kenapa tidak kau saja?
Biarkan aku menjadi putri yang baik sekali saja, ya?
Kau bisa tidur jika mengantuk.
Baiklah.
Bagaimana? Kau menyukainya?
MELAKUKAN PEREGANGAN SELURUH TUBUH, BERES
- Perlahan! - Ini dia!
Hentikan!
Kau kaku sekali.
No comments yet. Be the first to leave one.