Son of Sardaar 2

Son of Sardaar 2 (सन ऑफ़ सरदार २)

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

রিলিজ তথ্য

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗦𝗢𝗡 𝗢𝗙 𝗦𝗔𝗥𝗗𝗔𝗔𝗥 𝟮 (𝟮𝟬𝟮𝟱) 𝗛𝗜𝗡𝗗𝗜 𝗡𝗙𝗫 𝗪𝗘𝗕
ভাষ্য লিখেছেন Coffee_Prison
𝐑𝐄𝐓𝐀𝐈𝐋 𝐍𝐄𝐓𝐅𝐋𝐈𝐗 >> 𝟎𝟐:𝟐𝟒:𝟑𝟑 *𝘛𝘦𝘳𝘫𝘦𝘮𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘴𝘶𝘣𝘵𝘪𝘵𝘭𝘦 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘕𝘶𝘳 𝘊𝘩𝘰𝘭𝘪𝘴

ট্যাগ

webdl
প্রকাশিত: 2026-07-23
ডাউনলোড: 9
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

PENAFIAN. FILM INI FIKTIF, HANYA HIBURAN. SEMUA TOKOH DAN KEJADIANNYA HANYA REKAAN.

BIJAKLAH TANGGAPI KENAKALAN DAN DRAMANYA. KAMI TAK BERNIAT HINA PIHAK MANA PUN.

TAK ADA HEWAN DISAKITI SAAT FILM DIBUAT. BUKAN PROMOSI NARKOBA, MIRAS, TEMBAKAU.

MENGENANG MUKUL DEV

Sambut pengantin wanita Wahai ibu pengantin pria.

Pengantin pria bawa pengantinnya pulang.

Wajahnya bersinar seperti bulan.

Dia tak bisa berhenti tersipu Melihat suaminya.

Heer telah menemukan Ranjha-nya.

Mereka kini terjalin selamanya.

Kekasih mendiktekan nasibnya sendiri Kepada Tuhan.

Sambut pengantin wanita Wahai ibu pengantin pria.

Sambut pengantin wanita Wahai ibu pengantin pria.

Matahari terbit pun tunduk padanya.

Karena dia putra dari seorang ibu Yang tak kenal takut.

Seorang putra tanah air Putra dari Punjab yang agung.

Putra dari Punjab.

Putra dari Punjab.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Punjab.

Di dalam hatinya, badai bergejolak.

Langit adalah medan perangnya.

Di dalam hatinya, badai bergejolak.

Langit adalah medan perangnya.

Dia jiwa yang tak kenal takut.

Dapat memberi kehidupan pada tanah.

Dunia menyaksikan saat dia melangkah maju.

Memiliki berkah seorang Guru.

Rakyat dengan senang hati Mengorbankan nyawanya.

Mengenakan serban dengan bangga.

Bahkan Tuhan adalah pelindungnya.

Kecepatannya bagaikan macan kumbang.

Bulan adalah takhtanya.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Saat melihat orang Inggris, dia jadi demam.

Dia menyerang dengan perilaku lokal.

Dia bahkan bisa menyeberangi tujuh lautan.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Tak seorang pun punya berkah itu.

Dia jagoan, jangan bingung.

Tak seorang pun berdiri di dekatnya Mereka mengejar kecepatannya.

Putra dari Punjab.

Putra dari Punjab.

Putra dari Punjab.

Putra dari Punjab.

Putra dari Punjab.

Dia juga peduli selain punya keberanian.

Menghormati orang tuanya Perlakukan mereka seperti Dewa.

Dia orang Punjabi Singh Selalu baik dengan teman-temannya.

Apa? Kembar lagi?

Jassi, kau diberkati dengan kembar lagi!

Itu berita yang sangat bagus.

- Mau ke mana? - Kau yang menyetir sekarang. Aku pergi.

Keluarga adalah prioritas.

Mereka harapkan emosi cinta dari Jatt.

Dia berdiri tegak seperti dinding.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Bahkan saat menghadapi dinding api.

Dapat meniupnya dengan satu raungan.

Jangan mengacau dengannya.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Namanya menciptakan kehebohan.

Dia akan berkuasa, jangan salah.

Dia kembali, teman semua orang.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Kapan pun singa dibutuhkan.

Dia orang yang bisa kau andalkan.

Bisa dengan mudah jatuhkan musuhnya.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Ya ampun! Sakit.

Puji Tuhan.

Ibu.

Ibu.

Putraku sudah bangun.

Kenapa bawakan tehku ke lantai atas?

Aku bilang akan turun dan meminumnya.

Aku terus bilang, carilah pembantu.

Kalau anak-anak masih harus makan makanan buatan koki,

apa gunanya ada ibu di rumah?

Takkan pernah.

Ayo. Minum tehnya selagi panas.

Kalau tahun ini visa tak jadi juga,

aku akan panggil Dimple pulang.

Lalu kau bisa duduk, makan piza dan pasta buatan menantumu.

Jangan berpikiran negatif.

Semuanya akan berhasil.

Tuhan selalu melakukan yang terbaik untuk semua orang.

Tuhan…

Hal baik apa yang pernah Kau lakukan untukku?

Aku ingin tahu.

Tak bisakah Kau lihat ibuku

lakukan pekerjaan rumah di usianya?

Tidak?

Tapi dia tetap berterima kasih pada-Mu.

Bahkan aku berharap melihat

ibuku duduk di sofa, makan.

Berteriak ke anak-anak.

Dua anak berlari dari satu sisi, dua lagi dari sisi lain,

berteriak, "Nenek". Aku ingin lihat rumah ramai dengan kehidupan.

Tapi lihatlah…

Ini benar-benar sunyi. Seperti kuburan.

Kau sebut ini baik?

Bukankah 11 tahun cukup lama?

Aku kehabisan jari untuk menghitung tahun.

Dimple bekerja keras untuk dapat status permanen.

Dia pun punya mimpi.

Aku tak bisa memanggilnya pulang dan menghancurkan impiannya.

Lupakan saja.

Aku tak mau bicara pada-Mu.

Diskusi selesai.

Cut. Hari ini…

Cut.

Aku akan minum.

Aku akan terus minum.

Coba hentikan aku.

Kau mungkin Tuhan…

Tapi orang Sardar pun gigih.

Hentikanlah aku.

Halo?

- Halo? - Visamu sudah jadi, Jassi.

Beli tiketmu dan cepat ke sini.

Visamu sudah disetujui. Jangan tunda lagi.

Segeralah datang.

Aku di tempat kerja. Nanti kutelepon lagi.

Nak.

Apa yang terjadi, Nak?

Visaku disetujui.

Tuhan… Kau menjawab doaku.

Kau luar biasa.

Kau tak pernah mendengarkan dengan cara mudah, ya?

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Putra dari Sardar.

Hai.

Mereka temanku. Robin dan Disha.

- Halo. - Kita pergi? Ayo.

Mau turun di mana?

Di rumah, orang-orang cukup peka.

Aku sudah beri petunjuk,

tapi mereka tak paham.

Kopi.

Aku ingin bercerai.

Makanya kau kupanggil ke sini.

Ya. Dan kita sebut matahari sebagai lampu.

Tidak mudah membodohi orang Sardar.

Kau mencoba mengerjaiku.

Di mana kue kejutannya? Keluarkan.

Aku penasaran kenapa temanmu bertingkah sangat aneh.

Mereka merencanakan kejutan.

Terima kasih. Keluarkan kuenya.

- Ayo. Keluarkan. - Tidak ada kejutan.

Aku serius.

Dia pacarku, Robin Kukreja.

Kami ingin menikah.

Lagi pula, kita tak ada hubungan lagi.

Bagaimana bisa kau bilang begitu?

Kita bersumpah di depan Guru Sahib untuk selalu bersama.

Apa salahku?

Apa salahku kalau visamu tak disetujui?

Kau tak tahu rasanya hidup sendiri, sesulit apa hidup ini.

Aku pun sendiri.

Kau berhati besar. Aku tidak.

Aku hanya gadis biasa.

Aku punya saham di properti itu.

Jadi, tolong bekerja sama.

Kita harus selesaikan ini sendiri.

Untuk apa bawa ke pengadilan?

Aku menunggu siang dan malam untuk ini.

Visanya bisa tiba lebih cepat kalau kau benar-benar mendaftarkannya.

Sebenarnya,

kau membodohi orang Sardar ini.

Tak ada yang tahu sakitnya.

Tak ada yang tahu sakitnya.

Orang yang pernah melalui Rasa sakit yang bisa memahami.

Tuhan, aku belum menemukan Seorang pun yang jadi milikku.

IBU

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left