প্রথম 200টি লাইন।
DRAMA INI ADALAH KARYA FIKTIF
SEMUA DIREKAM DENGAN AMAN
PERKIRAAN TIBA 1 JAM
Satu jam.
BEN
Hei, Ben. Aku sedang mengemudi.
- Kau bawa paspormu? - Pasporku?
Ada di kamarku, di laci ketiga. Kenapa?
Ambil paspormu dan pergi ke bandara.
Kita harus segera ke AS.
Apa? Apa maksudmu?
Kenapa kita harus pergi?
Segera ke ruanganku.
ANIMATOR SEONU CHAN
EPISODE 6
Halo?
Kurir ekspres?
Aku akan segera ke sana.
Ben, aku baru tiba. Aku akan mengambil pasporku.
Cepat. Sisa kursi untuk penerbangan pukul 19.30 tinggal sedikit.
- Hei. - Kenapa belum sampai? Tak ada waktu lagi.
Aku sedang masuk.
Baik.
BERJUANGLAH!
Halo. Silakan sebelah sini.
DESAINER SONG HARAN
ANIMATOR SEONU CHAN
Para Penumpang, selamat datang di Korea Air, Penerbangan 202
menuju Bandara Internasional Los Angeles.
Silakan pasang sabuk pengaman
dan mengalihkan semua perangkat elektronik ke mode pesawat.
PANGGILAN TAK TERJAWAB ANIMATOR SEONU CHAN
Pak Park, sudah dapat kabar dari Pak Seonu?
Dia bilang mengambil penerbangan paling awal ke AS.
Dia pasti sudah berangkat.
FOTOMU SUDAH SIAP DIAMBIL. STUDIO FOTO HOBAK
Proyeknya ditangguhkan?
Produser Ben bilang
ada perubahan eksekutif besar-besaran di kantor pusat AS.
Semua pengambil keputusan baru memutuskan menghentikan semua proyek yang berjalan.
Proyeknya menjadi tidak pasti saat ini.
IN YOUR RADIANT SEASON
Mereka semua benar-benar pergi?
Seluruh stafnya?
Tim produksi pergi terburu-buru setelah mendengar beritanya.
Akan kukabari jika ada kabar terbaru.
Ini mendadak sekali.
Semua pekerjaan animasi akan dihentikan untuk sekarang.
Kita akan memulai rapat untuk musim depan besok,
jadi, bersiaplah.
Rapat Tim 1 selesai.
- Panggil Tim 2. - Baik.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Bukankah kita sudah cukup dekat?
Dia setidaknya harus kirim pesan.
Ponselnya juga mati.
Dia pakai ponsel sementara di sini, bukan?
Pureum, dia tak pakai nomor ini di AS?
Kalau begitu, Chan tak datang kemari lagi?
Namun, aku merasa dia akan segera kembali.
Kenapa? Dia bilang sesuatu kepadamu?
Tidak,
tetapi aku merasa dia akan menyelesaikan semuanya dan segera kembali.
Chan bukan tipe orang yang hanya akan mengakhiri begitu saja.
Benar. Belum dikonfirmasikan akan dibatalkan juga.
Chan mungkin sudah cukup dekat
dengan penanggung jawab baru.
Benar. Dia akan segera menyelesaikannya dan kembali dengan kejutan.
Kejutan macam apa?
Contohnya…
Kotak besar apa ini? Sampel kain?
Chan yang kalian pesan sudah tiba!
Ini dia!
Dia akan muncul seperti trik sulap.
Itu masuk akal.
Memang cocok dengannya.
Seonu Chan memang hebat.
Dia membuat kita tertawa meski jauh.
Astaga.
Aku sangat merindukannya.
Sebuah reinterpretasi dari busana-busana awal Nana Atelier.
Astaga. Ini bisa.
Haran Baru memang hebat.
Kau punya data digital video dari tahun '70-an, bukan?
Akan kubagikan denganmu.
Baiklah. Ayo kita buat itu dan melakukan beberapa riset…
Aku yakin Chan akan kembali dalam beberapa hari, berkata "Kejutan!"
Jadi, jangan khawatir.
Namun, jika dia menghubungimu sebelumnya, kabari kami.
- Apa? - Bukankah dia akan menghubungimu dahulu?
Kau sudah tak memburamkan jendelamu.
Aku tahu itu karena Chan.
Aku sangat jeli, tahu.
Halo?
Haran Baru?
Ponselku yang getar.
Ya, Bu Kim.
Aku akan ke sana pada akhir pekan.
Ponselku tampaknya mode senyap…
ANIMATOR SEONU CHAN
PERBEDAAN WAKTU LOS ANGELES
SEOUL 17 JAM LEBIH CEPAT DARI LOS ANGELES
Pasti pagi hari di sana.
APA KAU SUDAH TIBA?
Celaka.
Aku ketiduran di sini?
Pukul berapa ini?
Aku pasti sudah gila.
Bahan inovatif?
Maksudmu memakai bahan baru?
Ya. Dengan keindahan yang sama, tetapi lebih ramah lingkungan.
Kita akan menciptakan ulang set sutra lipit tahun 1979 dari arsip
dengan kain protein terfermentasi.
Itu akan ramah lingkungan dan tetap mempertahankan elegannya.
Bagus. Maison juga telah memakai bahan baru belakangan ini.
Menargetkan pelanggan sadar lingkungan yang tak beli pakaian.
Itulah maksudku.
Tidak bisa.
Nana Atelier membangun nama dari keahlian sutra dan kasmir.
Bahan tak stabil dan tak terverifikasi
bisa membahayakan jadwal peluncuran, serta kepercayaan merek.
Acaranya ditujukan untuk memamerkan visi merek.
Pelanggan muda peduli soal gaya dan keberlanjutan.
Kita harus beradaptasi dengan zaman.
Kini semuanya berbasis nilai.
Jika tidak, kita tersingkirkan.
Merek kita mengutamakan kepercayaan pelanggan.
Beralih dari bahan premium
akan berisiko kehilangan kesetiaan pelanggan lama.
Itu memang penting, tetapi dunia sudah berubah.
Merek yang tak berubah akan jauh lebih berisiko.
Mengambil risiko jauh lebih berbahaya.
Jadwal kita sudah padat.
Tidak bijak mengambil risiko yang bisa merusak lini masa kita.
- Aku… - Stop.
Aku menerima diskusi seperti ini kapan saja.
Mari kita pertimbangkan lebih lanjut
dan diskusikan lagi lain kali.
- Baik, Bu. - Baik.
Padahal sudah siap.
Ada hal lain. Aku menerima berita bagus pagi ini.
Apa? Kau mau menampilkan sesuatu?
Tidak, aku hanya mau merapikan pakaian.
Stok prapesan untuk mantel Lafayette
telah habis terjual.
Kita menerima pesanan tambahan.
Luar biasa!
Itu berita bagus.
Bagus. Pastikan semuanya sesuai rencana sampai pengiriman.
Baik, Bu.
Hei. Apa aku salah?
Memakai bahan yang tak ada zaman dulu
berarti reinterpretasi.
Kau benar.
Ide kain protein terfermentasi bagus.
Lalu kenapa Pak Yeon seperti itu?
"Tidak. Kepercayaan pelanggan yang utama.
Jangan membahayakan kesetiaan pelanggan."
Apa?
Ini daftar pakaian untuk uji coba naratama besok.
Tolong siapkan semuanya.
Sudah tugasku untuk menjembatani jarak antara visi seniman dan kenyataan.
Dia sangat peduli pada keluarga kami, tetapi kenapa begitu tegas denganku?
Aku sama sekali tak terganggu.
Dia tampak sangat terganggu, bukan?
Sangat.
Namun, bukankah tidak setuju itu lazim selama rapat?
Memang. Kenapa dia tiba-tiba sekesal itu?
Aku tak paham alasannya.
Alasannya…
Aku yakin Chan akan kembali dalam beberapa hari, berkata "Kejutan!"
Kapan kau tiba?
Kau seharusnya telepon.
Apa semuanya lancar?
Apa?
Maaf, aku salah orang.
Apa aku kurang tidur?
MENUNGGU GODOT
Halo.
Hei, kau datang.
Genius masih belum makan?
Ia juga tampaknya tak nafsu makan.
- Duduklah. Akan kubuatkan kopi. - Baik.
Kau tak duduk di kursimu selama tujuh tahun?
Aku mau duduk di sini hari ini.
Rasanya seperti ada lubang.
Hatiku terasa begitu kosong. Seolah angin berembus melewatinya.
Aku merasa dia akan tiba-tiba masuk, berteriak "Pak Park!"
Dan terus berceloteh tentang sesuatu.
Pak Park!
Apa kau senang?
Genius. Hei.
Kau lupa minum obatmu lagi, bukan?
Memang harus kumarahi.
Aku merasa akan mulai mendengarnya mengomeliku lagi.
Kapan dia akan kembali?
Kenapa? Dia sudah tiba?
Donggu.
Halo.
Apa Chan masih belum pulang dari Gyeongju?
No comments yet. Be the first to leave one.