People, Places, Things

People, Places, Things

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

রিলিজ তথ্য

People-Places-Things-2015-AMZN-WEB-DL-480p-720p-1080p-NTG-PAHE
ভাষ্য লিখেছেন ProiD
Terjemahan oleh Ariel Nugie, Hanya Resync | Support saya di : trakteer.id/proid

ট্যাগ

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
1080
480p
480
প্রকাশিত: 2019-07-12
ডাউনলোড: 56
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

Selamat ulang tahun.

Ayah, aku buat bunga ini untukmu.

Oh, terima kasih. Aku memang membutuhkannya.

Jangan makan kue itu dulu, Clio!

- Oh, kumohon! - Apa kalian lihat ibu?

Tidak.

Wow, hati-hati jagoan! Jangan pukul orang lain!

Apa ada yang bisa menjaga mereka?

Hai, Meanne. Apa kau lihat Charlie?

Aku tak melihatnya.

Pesta di luar.

Itu bukan jubahmu, aku kenal orangtuamu.

Sepertinya aku tak ingin punya anak denganmu.

Bukan karena salahmu, bukan karena perbuatanmu, hanya saja ...

Apa kalian melihat Charlie?

Siapa Charlie?

Selamat berpesta!

Charlie?

Oh, tunggu!

Tunggu!

Tak seperti yang kaupikirkan.

Kupikir kalian sedang berhubungan.

Baiklah ... Memang seperti yang kaupikirkan.

Tapi kau yang membuatku begini.

Aku hanya mencari korek api.

- Sepertinya aku harus pergi. - Tidak, tinggal!

- Kuingin kau di sini. - Aku benar-benar harus pergi.

- Ya, silahkan pergi! - Dia tak akan ke mana-mana.

Baiklah, setidaknya pakaikan baju!

Ini bukan tentang dia!

Aku tahu, ini tentang kita tapi ...

Aku merasa nyaman jika dia memakai baju.

Baiklah! Tentu ...

Ini, lebih baik?

Tentu tidak, ini lebih buruk.

Aku tak peduli!

Berhenti melihatnya!

Ada apa? Kupikir kita bahagia.

Kaupikir kita bahagia?

- Bahagia memang bukan keadaan berkelanjutan. - Benar?

- Lihat maksudku? - Santailah!

Kuyakin terasa sulit bagi dia untuk menerima tiba-tiba.

Diam!

Aku tahu kau marah, aku hanya coba membantu.

Aku mau melawanmu.

Jangan! Jangan lakukan!

Ada anak-anak di bawah.

Ya, Tuhan!

Tidak!

Hati-hati! Will!

Tenanglah!

Berhenti memelukku!

- Singkirkan tanganmu dari lenganku! - Tenanglah!

Anak-anak sudah siap pergi.

- Santailah! - Lupakan!

Aku akan menghajarmu!

Aku tak akan melepasmu hingga kau tenang!

Lupakan Will! Sudah berakhir.

- Apa yang berakhir? - Kita.

Kita? Seperti ini saja?

Tidak terjadi seperti ini saja.

Kita punya anak.

Jangan paksa aku terlibat.

Apa maksudmu, "jangan paksa terlibat?"

Mereka sedang merayakan hari ulang tahun.

Butuh banyak keberanian untuk mengubah hidup.

Oh, ya ...

Aku mengagumi keberanianmu.

Jangan marah, Will! Tidak cocok denganmu.

Jangan marah?

Kenapa aku marah?

Aku mencintaimu.

Lalu apa masalahnya?

Masalahnya adalah ...

Aku tak suka kehidupanku.

- Maaf! - Kau maaf?

- Aku juga minta maaf. - Sungguh?

Ya.

Satu tahun kemudian ...

Selamat ulang tahun ...

Selamat ulang tahun ...

Selamat ulang tahun Colette dan Clio ...

Selamat ulang untuk ...

- ... mu! - ... mu!

- Baiklah, siapa yang mau kue? - Ayo kita tiup!

Baiklah, ini potongan kecil untukmu.

Sulit dipercaya kalian sudah berumur enam tahun.

Seperti baru kemarin kalian berumur lima tahun.

Memang kemarin, ayah!

Kalian tahu maksudku.

Siapa yang ingin hadiah?

- Aku! - Baiklah!

Aku memberikan kalian iPad.

Ini bukan iPad.

Hey, Charlie! Apa kabarmu?

Ya, kita di taman.

- Bagaimana anak-anak? - Ya, aku buatkan mereka layang-layang.

- Oh, ya? - Ya, aku buat sendiri. Tidak ...

Kau tahu ... Aku yang membuatnya sendiri.

- Wow , - Ya, bisa melayang.

Seperti melayang. Ya.

Hey, kuharap kau tak keberatan, anak-anak ingin tinggal lebih lama.

Baiklah.

- Bagus. Kau tak kebetaran? - Ya.

Baiklah, akan kupulangkan mereka sebelum waktu tidur.

Aku tak mau mereka makan pizza.

Terima kasih!

Hai kalian! Ibu ingin kalian tinggal bersamaku lebih lama. Kalian setuju?

Ya?

Ah.

- Oh, hai! - Hai, Gary!

Anak-anak!

Hai, Gary!

Akan kupanggil Charlie.

Charlie!

- Masuklah! - Hai, anak-anak!

Hai! Selamat ulang tahun.

Astaga, kerennya! Tunjukkan Garry layang-layang kalian!

Benar-benar mengagumkan.

Selamat berakhir pekan, nak!

Apa dia harus membuka pintu?

Dia pikir kau kiriman makanan.

Tak terkejut.

Boleh kita bicara?

- Tentu. - Bukan sekarang. Besok.

Siang, di Ted and Honey. Kutraktir kue.

Kau baik-baik saja?

Ya, siang hari ... Siang bisa ...

Sampai nanti anak-anak! Aku cinta pada kalian!

Sampai jumpa ayah! Aku cinta padamu juga!

Aku hanya ingin sendiri!

Aku hanya ingin sendiri!

Aku hanya ingin sendiri!

Aku hanya ingin sendiri!

Aku hanya ingin sendiri!

Hai, kau kesepian.

Maaf aku telat.

- Aku janji traktir kue. Aku janji! - Tak usah.

- Tak apa-apa. - Aku janji.

- Oatmeal cokelat. - Kubilang tak usah!

Ini kesukaanmu.

- Makanlah! - Aku coba tak makan gula ...

- Ini kesukaanmu, makanlah! - Terima kasih.

Bagaimana pekerjaan?

Mengajar? Baik.

Memberiku alasan untuk menaruh buku.

- Sebaiknya lakukan dua-duanya. - Aku tahu.

Aku berusaha melupakan perceraian.

Aku baik-baik saja. Terima kasih sudah bertanya.

Oh, apa kabarmu?

Aku mengambil kelas improvisasi.

- Oh, itu lucu. - Kenapa lucu?

Maksudku ...

Apa itu seharusnya lucu? Improvisasi.

Aku tak tahu banyak tentang itu.

Ada banyak maknanya dari sekedar lucu.

Oh.

Garry pikir, aku punya banyak bakat tersembunyi.

Sungguh?

Aku yakin dia benar.

- Garry ingin kita menikah. - Apa?

Aku tahu ini gila, aku ...

Aku masih bingung harus merasakan apa.

Apa balasanmu?

Entahlah, aku masih memikirkannya.

Kupikir kau tak mau menikah.

Aku tahu.

Katamu, itu jalan tercepat merusak hubungan kita.

Tidak menikah juga tak berjalan bagiku.

Apa kau bercanda?

Dengar! Aku tahu ini tiba-tiba.

Tapi, jika aku ingin menjalaninya, aku butuh dukunganmu.

- Kupikir kau masih memikirkannya. - Memang. Aku masih memikirkannya.

Kau memikirkannya selagi kita bicara?

Aku hamil.

Oh. Oh, wow.

Anaknya?

- Tentu saja anaknya. - Hanya bertanya.

Dengar! Aku hanya ingin memastikan aku bersama seseorang ketika aku tua nanti.

Aku ingin bersamamu.

Jangan!

- Aku harus pergi. - Kenapa?

Entahlah.

Aku merasa ingin melakukannya.

- Will? - Ya?

Terima kue ini!

Baiklah!

"Kenapa kehidupan ..." Garis bawah "sangat menyebalkan?"

Ada pendapat?

Karena manusia itu egois dan picik.

Semangat yang bagus, tapi bukan!

Memangnya tidak?

Hidup menyebalkan karena mantan istriku meninggalkanku demi monologist Off-Broadway.

... yang baru saja menghamili istriku dan meminta untuk menikahinya.

Gary akan lebih sering menemui puteriku daripada aku.

Dia akan tinggal di rumah lamaku.

Dia akan mengambil alih keluargaku.

Sementara aku harus hidup sendiri di apartemen studio, Astoria.

Kau pernah ke Astoria?

Pernah sekali, untuk pesta.

More Indonesian subtitles for People, Places, Things

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left