প্রথম 200টি লাইন।
- Darimana kau? Kau berantakan sekali! - Aku main poker sampai larut malam.
Harusnya kau bercukur.
Komisioner polisi baru ini, Blakelock, selalu rapi.
Persetan dengannya.
Astaga, Ben! Kau harus tampil rapi.
Kau tak boleh menghadap atasanmu tanpa bercukur.
Itu tak boleh.
Kau harus pakai dasi.
Sepatumu harus disemir.
Kau harus usahakan tampil rapi sedikit.
Tn. Feyderspiel.
Shockley. Apa kabar?
Baik, Pak.
Bagaimana kabar asisten jaksa wilayah kita sekarang?
Ia tak bisa apa-apa.
Jangan bicara kasar.
Ingat, panggil dia "Pak".
Jika ia bicara padamu, katakan "Pak". Berdiri tegak.
Jangan bernafas di depannya.
Ini.
Tunggu sebentar!
Buka mulutmu.
Andai saja aku bisa mencukurmu.
Tok, Tok, Tok!
E.A. Blakelock.
Ben Shockley, Pak.
Ya. Aku pernah dengar tentang kau, Shockley.
Sebagai Komisioner Dinas Kepolisian...
...tanggung jawabnya besar.
Pengawas dinas ini.
Aku polisinya para polisi.
Jadi kerahasiaan yang ketat itu...
Aku mengerti.
Tiket pesawat.
Surat ekstradisi.
Kau akan terbang ke Las Vegas, kembali dengan tahanan untuk kami.
Kau akan menahannya di Polsek.
Lalu kau melapor kesini.
Dengan hormat, aku bertugas di kesatuan metro. Kenapa aku?
Komandan divisimu bilang kau selalu menyelesaikan tugas.
Ada hal tertentu yang perlu kuketahui tentang kasus ini?
Begini.
Ini hanya saksi tak penting untuk sidang tak penting.
-Hanya itu saja. -Baik.
Shockley. Kau mewakili kepolisian Phoenix. Bercukurlah.
Ya, Pak.
15 tahun bertugas bersama, lihat apa yang terjadi pada kita.
Aku dapat tugas di belakang meja. Kau bisa terbang gratis ke Vegas.
Ini hanya saksi tak penting untuk sidang yang tak penting.
- Apa aku kenal orangnya? - Namanya Gus Mally. Kau pernah dengar?
Tidak. Apa tuduhannya?
Blakelock tak bilang.
Aku hanya pergi kesana saja... Hai, Shirley.
Harus segera pulang. Tak punya waktu untuk bercinta.
Kau takkan punya waktu. Helen bisa marah besar padaku.
Kau masih dilayani oleh Shirley?
Kenapa tidak? Kau punya wanita yang cantik.
Ia hanya mengincar uangku.
Berapa lama penerbangan pulang pergi ke Vegas? 2 jam? Kau bisa makan malam dengan kami.
Tidak malam ini. Kirim salam untuk Helen dan anak-anak.
Terima kasih kawalanmu. Aku tahu orang eksekutif sepertimu amat sibuk.
Enak saja kau bicara, Jim!
Selamat atas promosimu.
Aku tak tahu kenapa mereka mempromosikan aku. Kau dan aku ini partner.
Kau dapat promosi karena kau pantas menerimanya.
Aku tak suka di belakang meja. Kau tahu itu.
Jika bukan karena keluarga, aku takkan menerima tugas itu.
Jangan mengeluh saja.
- Kau sudah tak tugas di jalan lagi, kan? - Aku suka tugas di jalan.
Santai dan nikmati hidup.
Kita sudah merasakan pahit getirnya hidup, kan?
Kita mengalami masa-masa indah.
Kita mengalami masa-masa indah.
Pernah ke Las Vegas?
Disini banyak wisatawan.
Selalu seperti ini. Selalu macet.
Kita tak bisa berkendaraan dengan cepat. 30 mil per jam.
Dulu...
Sudahlah, aku ini bukan wisatawan.
Apa maksudmu orang ini tak ada disini?
Kau dengar ucapanku.
Aku bawa surat ekstradisi untuk Gus Mally. Dan alamatnya di gedung ini.
Sebaiknya kau periksa lagi.
Disini banyak tahanan.
Ada Smith. Ada Gonzales.
Ada McNaughton. Silahkan pilih.
Tapi tak ada yang bernama Gus Mally.
Ia harusnya dijemput kemarin untuk ekstradisi.
Ada yang membuat kesalahan!
Tunggu dulu!
Jika kau kembali ke Phoenix dengan tangan kosong...
...aku hanya bilang...
...aku tak punya pria bernama Gus Mally.
Aku punya tahanan wanita bernama Augustina Mally.
Brengsek.
Ia muntah-muntah sejak pagi.
Entahlah. Mungkin ia demam.
Aku sudah panggil dokter tapi ia belum datang.
Tidur saja, Mally.
Ia sudah makan?
Hanya secangkir kopi tadi pagi.
Tampaknya ia merokok dan masukkan abunya ke kopi.
Itu trik lama tentara.
Ia mau tampak sakit.
Lepaskan aku! Mereka akan membunuhku!
Aku minta pengacara!
Bagus!
Nyawaku terancam dan mereka kirim polisi kacangan!
Kenapa ia ditahan?
WTS.
Kita punya masalah.
Kita tak saling suka tapi harus pergi bersama.
Kau ikut dengan tenang atau dengan kekerasan.
Kuperingatkan, jika macam-macam, kau akan kuborgol.
Jika bicara kotor, kusumpal mulutmu. Kau lari, kau kutembak.
Namaku Shockley dan kita harus mengejar pesawat. Ayo jalan.
Mereka masih menyiapkan suratnya.
Bagus.
Minta mereka untuk cepat.
Kau...
...pikirkan ucapanku itu.
Kau akan mati, Shockley.
Mereka akan membunuhku.
Jika kau bersamaku, kau juga akan dibunuh.
Siapa mereka?
Aku tak tahu.
Kenapa mereka mau membunuhmu?
Aku tak tahu.
Kemasi gincumu.
Itu benar!
Mereka bahkan sudah jadikan kita taruhan!
Mereka jadikan apa saja taruhan, di kota ini.
Pacuan kuda, football, tinju.
Tak ada yang peduli dengan polisi dan WTS murahan.
Shockley, dengar aku.
Taruhannya 50:1, kita takkan selamat. Tanyakan bandar mana saja.
Jangan sampai tenggelam di wastafel.
Keparat kau!
Itu WTS?
Yang disukai di Vegas kini adalah gaya anak sekolah.
Ia agak tak begitu laku karena tak bisa tampil gemerlap.
Dalam skala 10, kuberi dia nilai 2.
Itu hanya karena aku tak pernah lihat yang seperti itu.
Ini pesananmu.
Mau tambah lagi?
Tidak. Sudah cukup.
- Yakin? - Aku harus naik pesawat.
Aku tak mau naik pesawat.
Aku pernah kencan dengan pilot.
Aku tak mau membiarkan mereka mengemudikan mobilku.
Masa?
Minggu lalu aku baca artikel tentang penerbangan.
Bicara saat terbang.
Katanya kita semua seperti ternak.
Percayakan nyawa kita pada orang yang tak kita kenal.
Seperti pilot. Dan seringkali...
...kita jadi korban karena begitu percayanya.
Kau pernah berpikir begitu?
Artikel itu menulis bahwa...
...para pilot itu tak tahu apa-apa.
1 menit yang lalu kita terbang 30,000 kaki di udara...
...dan selanjutnya kita terhempas ke tanah.
Terbang itu menyebalkan, paham maksudku?
Mau pasang yang mana?
Mally No Show.
Berapa taruhannya?
5 lawan 1.
Aku bisa baca. Maksudku bagaimana rekornya? bagaimana larinya?
Aku tak tahu apa-apa tentang kuda. Aku hanya taruh nama di papan saja.
Yang kutahu ia mulai tadi pagi dengan taruhan 20:1.
Dan sejak itu terus naik. Ia pasti takkan menang.
Kau mau taruhan tidak?
Mungkin nanti.
Ed's Pony Book.
Ada kuda di pacuan ke 10 yang bernama Mally No Show.
- Berapa taruhannya? - Sebentar.
Ya ada, 70 lawan 1.
70? 10 menit lalu baru 60:1.
Apa kau tak senang? Taruhannya akan turun.
Tapi jangan terlalu berharap. Tak ada yang seburuk itu.
Kau tahu aku benar, kan?
Aku tak tahu apa-apa.
Yang kutahu hanya ada kuda bernama Mally No Show pada pacuan ke 10 di Santa Anita.
Semua orang taruhan kuda itu akan mati begitu pacuan dimulai.
Benar! Dan disinilah pacuan dimulai!
Apa kau tak mengerti? Mereka bilang kita tak punya kesempatan!
Yang kutahu ada seekor kuda. Itu hanya kebetulan.
Ini bukan kebetulan. Di Anita tak ada pacuan ke 10!
Mobilmu diluar.
Bagaimana dengan kuda itu?
75:1. Tampaknya payah sekali.
Pulanglah. Biarkan aku. Batalkan saja. Kumohon!
Kita berangkat sekarang!
Tolong telpon Hertz atau Avis. Pokoknya carikan aku mobil.
Minta mereka tinggalkan mobil itu antara sini dan bandara.
Kuncinya tinggalkan saja. Aku akan bayar jika sudah naik pesawat.
Jika yang kau katakan itu benar...
...maka ada orang yang taruhan aku tak bisa melaksanakan tugas. Mereka salah besar!
Mereka taruhan kau tidak bisa apa-apa!
Kau gila! Aku tak mau pergi denganmu.
No comments yet. Be the first to leave one.