Gold Land

Gold Land (골드랜드)

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

সিজন 1

রিলিজ তথ্য

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗚𝗢𝗟𝗗 𝗟𝗔𝗡𝗗 𝗦𝟬𝟭𝗘𝟬𝟰 𝗞𝗢𝗥𝗘𝗔𝗡 𝗗𝗦𝗡+ 𝗪𝗘𝗕
ভাষ্য লিখেছেন Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟎𝟏:𝟎𝟔:𝟐𝟔 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑫𝑺𝑵+ || *𝑪𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕 𝒕𝒐 𝘠𝘶𝘭𝘪𝘢𝘯𝘢𝘸𝘢𝘵𝘪 (𝑷𝒆𝒏𝒆𝒓𝒋𝒆𝒎𝒂𝒉) || ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ট্যাগ

webdl
প্রকাশিত: 2026-05-06
ডাউনলোড: 115
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No
FPS: 25

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

Drama ini fiksi.

Anak dan hewan direkam dengan aman.

Aku ingin kabur dari tempat ini,

tapi bayangan kemalangan yang telah hinggap di pundakku

membawa beban yang tak mampu aku lepaskan.

Tahukah kau betapa cemasnya aku?

Kenapa kau menderita di luar jika punya rumah yang layak?

Astaga.

Lihat tanganmu. Astaga.

Aku mengerti, pergilah sekarang.

Baiklah, aku pamit.

Sering-seringlah mampir ke rumah.

Mari kita makan bersama, ya?

Dasar berengsek.

Aku bersumpah takkan pernah teperdaya oleh cahaya itu seperti ibuku dahulu,

tapi aku tetap membutuhkan cahaya untuk bersembunyi dari bayanganku.

Tanpa uang, tak ada kesempatan untuk memilih.

Sejak awal, aku bahkan tak pernah mendambakan

janji keberuntungan gemerlap Gold Land.

Yang kuinginkan

hanya penghiburan kecil bahwa aku bisa merasa aman di sini.

Itu hal terbaik yang bisa kumiliki untuk hidupku.

Lihat.

- Kenapa yang merah tercampur di sini? - Maaf?

Jelas-jelas aku ganti semuanya ke kuning.

Tukar lagi.

Tukar lagi!

Hei, kau tak dengar?

Apa kau meremehkan aku?

- Hentikan. Pergilah. - Lepaskan. Sial.

Lepaskan aku!

Hei, panggil manajernya ke sini.

Panggil manajernya!

Masih ada orang seperti itu, ya?

Ini.

Aku mau 100 keping emas.

Aku melihatnya pertama kali di sana.

Orang yang terlihat memiliki hidup penuh keberuntungan.

Dia bagaikan fatamorgana yang muncul entah dari mana.

Sesuatu yang tak seharusnya ada di duniaku,

sesuatu yang pasti akan lenyap saat kugenggam.

Baik, mari kita lihat apakah hari ini aku beruntung lagi.

Terima kasih, Nona Heeju.

MASKAPAI KAI

Aku membawanya dari Hong Kong.

Terimalah.

Baik.

Aku mau 100 keping emas.

Mari kita lihat apakah hari ini aku beruntung lagi.

Terima kasih.

Hei, ini.

Ini untukmu, Heeju.

Aku menang berkat dirimu.

HOTEL & KASINO GOLD LAND

Aku mau keping emas.

Jadi, kau di sini?

Hei.

Sudah lama aku mencarimu.

Pergilah.

Aku tak ada urusan lagi denganmu.

Kenapa bicara begitu?

Suka atau tidak, kita keluarga, kan?

Kita.

Kenapa kita keluarga?

Jika kau keponakan bibimu, maka kau juga keponakanku.

Hentikan, ayo kita pulang.

Apakah Bibi memberitahumu?

Bahwa aku di sini?

Tentu saja.

Bukankah dia akan khawatir?

Kau satu-satunya keponakannya.

Pulanglah, ya?

Heeju.

- Aku akan… - Dia mabuk.

Kau kira bisa tinggal di Jeongsan

- tanpa sepengetahuanku? - Hei.

Tidak, aku pamannya.

Lepaskan aku. Sial.

Sudah kubilang, dia keponakanku.

Aku akan kembali, jadi makanlah dengan teratur.

Pada akhirnya, bahkan cahaya di tempat ini tak mampu menyembunyikan bayanganku.

PEGADAIAN HAENGBOK

Berapa lama lagi aku bisa bertahan?

Seperti ibuku,

aku sudah mulai layu.

Rasanya aku tak sanggup melanjutkan lagi.

Jika bukan hari ini…

Meski itu hanya fatamorgana yang pasti akan lenyap, aku harus meraihnya.

HOTEL & KASINO GOLD LAND

Heeju.

Ini.

Aku sudah menukar semua keping darimu menjadi uang tunai.

Maaf. Bukan itu maksudku.

Lalu apa maksudmu?

Jika kau tak datang, apa boleh buat.

Semua terserah padamu.

Ambillah.

Anggap sebagai tanda terima kasih dariku.

Ini semua yang aku punya.

Ambil semua dan pasanglah taruhan untukku.

Aku memercayaimu dan membuat satu taruhan ini.

Untuk mengetahui apakah keberuntungan benar-benar ada di hidupku… atau tidak.

Bagus, Heeju. Kau menang.

Sebanyak ini.

Tunggu, Heeju.

Tunggu sebentar.

Ini…

- Aku… - Tak apa-apa.

Taruh ini di atas.

Apa?

Percayalah kepadaku.

BAKARAT

Heeju, bagus.

Kau menang.

Heeju, ini milikmu.

Seharusnya cukup, kan?

Pada saat itu,

rasanya seolah-olah cahaya akhirnya menerobos ke duniaku.

Seakan-akan aku benar-benar keluar dari terowongan yang gelap gulita.

Sinar matahari terasa hangat,

dan semua yang kulihat tampak begitu jelas.

Setiap momen dipenuhi dengan rasa syukur dan kebahagiaan.

Kau lihat apa?

Apa aku boleh hidup seperti ini?

Seperti ini bagaimana?

Seperti ini.

Bahagia, seperti orang lain.

Karena beruntung karena bertemu denganku.

Tak pernah ada yang berkata begitu kepadaku.

Sejak kecil, aku selalu mendengar aku anak yang benar-benar tak beruntung.

Memang ada benarnya.

Jadi, rasanya ini bukan milikku.

Bahagia seperti ini.

Juga dirimu.

Apakah ada syarat untuk bahagia?

Kau tak perlu mencemaskan apa pun.

Percayalah kepadaku dan ikuti aku saja.

Ini belum ada apa-apanya.

Mulai sekarang, selama kita hidup,

aku akan menunjukkan kepadamu betapa beruntungnya dirimu sebenarnya.

Bersulang?

Bersulang.

DILARANG MASUK

Ini milikmu?

Bukan.

Jadi, milik Lee Dokyung?

Bukan.

Lalu, milik siapa?

Entahlah, aku tak mau tahu.

Tapi jika memang bukan milik siapa pun,

kenapa tak boleh ambil?

Karena kau tak ingin tahu itu milik siapa, kan?

Kau selalu bilang, kau melakukannya karena Lee Dokyung.

Kau tak bisa menolak karena kau mencintainya.

Itu yang kau pikirkan, kan?

Kau mencintai Lee Dokyung?

Atau kau hanya ingin bebas?

Apakah itu penting?

Tidak.

Tapi sekarang, kau harus memutuskan…

Apa yang perlu kau miliki untuk bisa bahagia.

EPISODE 4 DIA

Jangan mendesakku.

Aku akan segera tahu.

POLISI

Aku juga tahu.

Ketua datang pekan depan.

Aku akan menghubungimu.

Baiklah.

Astaga.

Sungguh sial.

Astaga.

Sungguh sial.

Sial.

KAMERA 1 05-09-202600:24:15:32

Apa dia wanita?

PERNYATAAN SAKSI

Siapa namamu?

Yeo Sunok.

Kira-kira pukul berapa kau lakukan?

Malam… sekitar pukul 22.00?

Pukul 22.00?

Halo.

- Hei. - Ya.

Siapa wanita itu?

Kasusnya dicatat di kepolisian setempat tadi pagi, lalu diserahkan kepada kita.

Dia memukul suaminya dengan stik golf hingga terluka parah.

Apa suaminya yang melapor?

Tidak, dia yang melapor dan menyerahkan diri.

Lalu, suaminya?

Di rumah sakit. Dia ingin menuntut.

Dia bilang alasannya uang pegadaian.

Bahwa dia punya semua bukti…

Sunok.

Apa yang terjadi?

Itu tak benar, kan?

- Aku pergi dahulu. - Ya.

Kau tak melakukannya, kan?

Permisi, apa kau keluarganya?

Bukan, tapi sudah seperti keluarga sendiri.

Gold Land subtitles in other languages

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left