প্রথম 200টি লাইন।
KOMEDI SPESIAL NETFLIX ORIGINAL
GEDUNG MUSIK RADIO CITY SEBASTIAN MANISCALCO HABIS TERJUAL
New York City yang indah.
Ayahku hadir di sini.
Dia merencanakan di sini sepanjang hari.
Dia ingin makan siang,
dia berkata, "Ayo kita ke tempat bebas...
lihat-lihat.
Mungkin kita ke Central Park."
Kataku, "Yah, aku akan tampil di Radio City malam ini.
Aku harus bekerja."
Dia berkata, "Apa kau terkenal sekarang? Terkenal!
Kau orang terkenal, tidak bisa keluar...
makan siang dengan ayahmu."
"Orang terkenal."
Berangkat hari Rabu, dan hari itu...
Aku tak tahu apa yang terjadi di pesawat.
Terlihat seperti peternakan di dalam pesawat...
dengan sejumlah hewan-hewan
berjalan melewati lorong.
Kapan ini...?
Baiklah. Kenapa diperbolehkan
membawa seekor anjing...
seekor burung beo.
Kau tahu beberapa bulan lalu, di bandara Newark,
orang idiot mencoba membawa seekor burung merak.
Dia menaruh burung merak di pundaknya...
berjalan ke dalam bandara...
seperti membawa koper TUMI. Maksudku...
Barang-barang berjatuhan. Dia mencoba untuk mengumpulkannya.
Ketika mereka meninggalkan rumah, apakah tidak ada yang bertanya?
Kalau aku keluar rumah dengan merak di punggungku,
seseorang akan menghampiriku,
"Ke mana kau akan pergi?
Membawa itu ke dalam pesawat? Kau gila?"
Ada perkelahian di penerbanganku.
Kami tidak bisa lepas landas.
Seseorang dikeluarkan, maksudku...
Ini terjadi setiap minggu.
Lakukan perintah.
Begitulah aku tumbuh.
Lakukan perintah.
Ada apa dengan bibir?
Kalau aku di pesawat,
dan ada empat stormtrooper di pesawat memakai jaket anti peluru...
bertuliskan " Keamanan" dan mereka datang tepat di barisanku
dan berkata, "Kau harus berdiri."
"Aku berdiri!"
Kuambil tasku, kopiku... "Aku minta maaf.
Aku sangat menyesal.
Apakah aku ambil voucher di sini
dan menunggu 14 hari untuk penerbangan berikutnya?
Itu terdengar adil.
Jangan hajar aku.
Aku minta maaf sudah mengganggu liburan kalian.
Biarkan aku keluar dari pesawat ini."
Apa yang akan kau lakukan, berkelahi dengan seseorang?
Ini bukan lagi seperti 20 tahun lalu
saat kau di klub malam dan ada seorang pria memberimu...
Ingat hari itu ketika mereka mengayunkan bahunya ke depan...
tepat ke dadamu.
Ayolah.
"Kau mau berkelahi?"
Pegang parfumku. Kau mau berkelahi?
Dahulu kau terlibat dalam adu tinju.
Mungkin mata lebam. Mungkin.
Itulah yang orang-orang lakukan, adu tinju.
Sekarang...
kau tidak tahu apa yang pria ini lakukan dengan Mixed Martial Arts...
MMA ini.
Pria ini akan berakhir di pundakmu dengan ini...
tumit di selangkanganmu...
mencekikmu.
Bagaimana kau bisa bertahan? Maksudku...
Para pria MMA ini, mereka berbeda.
Mereka pria tangguh.
Mereka tidak meninju. Mereka akan menendang kakimu.
Mereka melatihnya dengan pohon pisang.
Menendang pohon pisang.
Menurutmu bagaimana kakimu bisa melakukannya?
Bisakah kau...
Jujur, bisakah kau menahan
serangan pada saraf peroneal
dari seorang pria dewasa berumur 23 tahun?
Aku tidak bisa.
Aku tidak bisa diserang.
Aku terbangun tadi malam pukul 3.00 pagi untuk buang air kecil,
jari kakiku terantuk.
Aku tidak bergerak selama 58 menit.
Pernahkah jari kaki kalian terantuk pada malam hari?
Kau tidak mau melihat ke bawah.
Seperti, "Aku tahu kukunya copot.
Kukunya copot dan satu jari memar. Aku hanya ingin buang air kecil.
Aku akan mencari kukunya pagi hari
dan aku akan membersihkan darahnya. Ini konyol.
Ya ampun, sakitnya."
Kau tidak bisa melawan petarung MMA.
Mereka tangguh.
Hidup ini berat.
Ada strudel di telinga mereka.
Apa itu... benda itu?
Tidak ada yang bisa kulakukan pada pria ini
yang lebih menyakitkan dari strudel
yang menggantung di kepala bagian kiri.
Perhatikan bagaimana mereka masuk ke ring. Mereka...
melenturkan gigi.
Ya ampun.
Kataku kalau aku lawannya, "Ini dia.
Aku akan mati malam ini. Pria ini akan...
membunuhku."
Aku tidak berkelahi dengan siapapun.
Aku jarang berolahraga di usia ini.
Aku sudah melakukan olahraga yang sama sejak '89.
Aku pergi untuk membentuk otot bisep, otot dada.
Aku mulai pusing. Aku keluar dari pusat kebugaran.
Aku tidak akan melakukannya lagi. Hari-hari itu sudah berlalu.
Mungkin kalau aku mau, aku akan coba treadmill .
Aku mencobanya minggu lalu.
Aku di atas treadmill,
dan ada delapan treadmill kosong di sampingku.
Jadi, aku menyetel pada 5.0.
Itu tidak terlalu cepat,
tidak terlalu lambat.
Seperti jog valet.
Aku akan mengantarkan Mercedes-mu.
Seorang pria datang tepat di sampingku, di treadmill sebelahku.
Delapan treadmill , tapi dia memilih yang satu ini.
Ini masalah untukku.
Aku tidak bisa peduli pada apa yang kukerjakan. Aku melihat orang lain.
Apalagi kalau mereka di dekatku,
aku mulai memperhatikan apa yang dilakukan pria ini.
Aku meliriknya.
Dan dia belum memulai menjalankan mesinnya.
Aku merasa terganggu. Seperti, "Jalankan mesinmu.
Kau menghambat apa yang kulakukan di sini."
Dia melakukan peregangan...
di atas treadmill .
Dengar. Ada tempat untuk itu
di pusat kebugaran.
Area untuk peregangan.
Aku tidak ke area peregangan dan lari memutari orang.
Kau tidak melakukan peregangan di atas mesin.
Pernahkah kau melihat treadmill
mesinnya punya banyak kompartemen.
Aku selalu bertanya-tanya...
siapa yang menggunakan semua itu?
Pria ini.
Mereka membuat treadmill untuknya.
Dia mengeluarkan barang-barangnya ke kotak kecil.
Pakaian ganti, iPhone...
dompet, kunci.
Dia bawa iPad.
Dia bawa bioskop... ke pusat kebugaran.
Dia memakai earbuds kecil .
Kemudian dia menyetel mesin pada 15.
Aku tidak tahu bisa sampai secepat itu.
Pembuat mesin berkata, "Ya, buat sampai 15.
Tidak akan ada yang sanggup."
Tapi pria ini berlari kencang.
Cepat.
Apakah kau pernah melihat orang di treadmill ?
Mereka berlari dengan cepat dan kuat, seperti seluruh pusat kebugaran
bisa mendengar mereka lari?
Seperti...
Seperti kaus kaki...
akan melayang kapan saja.
Kemudian dia menarik alat ini.
Dia meregangkan kaki, dan mengayunkan benda itu...
Lakukanlah yang harus kau lakukan.
Jangan melakukan olahraga yang aneh, yang kau lihat...
Kemudian dia... Aku tidak pernah melihat ini sebelumnya.
Dia mempunyai kantung air...
yang akan kau lihat di gurun.
Dia mempunyai tas berisi air,
dan ada selang...
yang bisa disedot.
Kemudian dia menaruhnya.
Mengambil alat lain.
Dia melihat ke arahku.
Dia mulai side-skipping .
Ya ampun.
Aku tidak bisa lari di atas treadmill
dengan pria lain melihat tepat ke arahku.
Sambil " side-skips ".
Aku pulang ke rumah dan menceritakannya pada istriku.
Dia tidak mengerti.
Dia berkata, "Kenapa kau melihat orang lain?
Lakukan saja urusanmu."
"Kenapa kau melihat ke seluruh pusat kebugaran?"
Kataku, "Karena itu membuatku senang.
Aku senang diganggu."
Katanya, "Ikut aku."
"Aku ada spin class besok."
Kubalas, "Baiklah, aku akan ikut ke kelas itu."
Aku tidak pernah melakukan ini sebelumnya.
Tapi aku pergi ke SoulCycle, atau apapun itu.
Semua orang sangat bersemangat.
Aku pergi ke tempat di LA, semua orang palsu.
Mereka datang ke kelas.
"Ada apa?
No comments yet. Be the first to leave one.