Fifties Professionals

Fifties Professionals (오십프로)

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

সিজন 1

রিলিজ তথ্য

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝟱𝟬 𝗣𝗥𝗢 (𝗙𝗶𝗳𝘁𝗶𝗲𝘀 𝗣𝗿𝗼𝗳𝗲𝘀𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹𝘀) 𝗦𝟬𝟭𝗘𝟬𝟱 𝗛𝗠𝗔𝗫-𝗧𝗩𝗜𝗡𝗚 𝗪𝗘𝗕
ভাষ্য লিখেছেন Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟎𝟏:𝟎𝟔:𝟒𝟎 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑯𝑴𝑨𝑿 || *ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ট্যাগ

webdl
official_release
hbo_max_synced
প্রকাশিত: 2026-06-06
ডাউনলোড: 33
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No
FPS: 25

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

Bagaimanapun aku memikirkannya

hanya ada satu cara untuk selamat.

HENTIKAN JUDI!

Jaksa...

- Kita habisi saja. - Bos.

Jika kita menyentuh seorang jaksa

masalahnya jadi lebih buruk besar.

- Sudah kuduga dia akan buat masalah. - Siapkan orang yang andal.

Cari waktu yang tepat untuk beraksi.

KAFE LERENG

Ya, dia sudah sampai.

Dia baru masuk ke Kafe Lereng.

Kafe Lereng?

Angkat teleponnya.

Ini membuatku gila.

Taksi!

Tunggu!

Kasus Mata-mata Feri, kasus Kwon Soon-bok

serta kasus bunuh diri di bulan Maret.

Jelas Han Gyeong-wook dan Yoo In-gu saling terhubung.

Kapal yang tenggelam sepuluh tahun lalu itu.

Aku berada di kapal feri itu.

Aku tahu semua seluk-beluk insiden yang ingin kau ketahui.

Apa Gang Beom-ryong bisa melengkapi teka-teki dari semua misteri ini?

Hei, bawa dia keluar.

Jaksa Gang.

Jaksa, yang kau katakan waktu itu.

Aku sudah menemukan jawaban dari pertanyaan itu.

Kau ada waktu, bukan?

Begitu rupanya.

Ya, silakan duduk.

Tidak, di sini agak berisik untuk bicara.

Ikutlah denganku.

Apa?

Hei, tangkap dia!

Tangkap dia!

Hei, buka pintunya! Buka!

Bagaimana bisa kalian membiarkan dia kabur?

- Kenapa memakai ponsel biasa? - Hei, Ho-myeong.

Ini darurat. Cepat datang ke sini.

Apa maksudmu? Aku tak bisa.

- Aku sedang di acara. - Hei, gerombolan Yoo In-gu.

- Hendak menyingkirkan Jaksa Gang. - Apa?

- Kau di mana? - Di Pulau Yeongseon.

- Jaksa Gang ada di Pulau Yeongseon? - Ya.

Jaksa Gang

memprovokasi Yoo In-gu, tapi bajingan gila itu...

Hei, tak ada waktu untuk menjelaskan. Cepatlah datang ke sini, cepat!

Ini gila.

Kalau kau diam, Jaksa Gang bisa mati.

Jika kita kehilangan Jaksa Gang, semuanya akan berakhir.

Sial.

- Tabrak! - Apa?

Tidak bisa!

- Tabrak! - Sekali lagi...

Kubilang tabrak!

Apa yang kau lakukan, Bodoh? Kejar!

Kenapa mobilnya tak berhenti?

Beraninya mereka!

- Kenapa kau tak bisa menyalipnya? - Yang benar saja.

Sial.

Tabrak!

Lebih keras! Tabrak!

Hei! Ada apa ini?

BOLEH KELUAR MATI, TIDAK BOLEH KELUAR HIDUP-HIDUP!

Terima kasih.

TANAH DAN RUMAH DIRAMPAS, JADI DEBITUR!

BOLEH KELUAR MATI, TIDAK BOLEH KELUAR HIDUP-HIDUP!

Astaga!

Hantu.

Hei, tunggu!

Hantu! Aku melihat hantu! Hantu perawan!

Kenapa kau penakut sekali?

Pekerjaan seperti apa yang ada di tempat seperti ini?

Dia.

Dia membawa kita untuk dijual.

Aku bisa dengar semuanya.

Dahulu tempat ini ramai sekali.

- Tapi semua orang diusir. - Kenapa mereka diusir?

Kita sudah sampai.

- Pokoknya, cepat kemari. - Astaga.

Mereka menyerbu dan buat kekacauan hanya demi menangkap seorang wanita.

Ke mana semua orang itu pergi?

Entahlah. Mereka naik mobil.

- Ke arah mana? - Ke arah jalan besar itu.

Kenapa Jeong Ho-myeong ada di sini?

Gang Beom-ryong. Kenapa dia muncul? Terutama pada saat seperti ini.

Sepertinya dia mencari para preman dan wanita itu.

Wanita itu Jaksa Gang?

Jangan-jangan Ma Gong-bok itu punya niat lain?

Kalau begitu, pria itu datang untuk bertemu Jaksa Gang juga.

Sekarang bukan saatnya memedulikan Gang Beom-ryong.

Jaksa Gang yang utama.

Pria itu tak mungkin mengenaliku.

- Pokoknya... - Pokoknya...

- Tetap tenang. - Tetap tenang.

Bajingan, kenapa kau kemari?

- Ini bukan kebetulan, bukan? - Kau.

Kau tahu siapa aku?

- Omong kosong apa ini? - Katakan. Bagaimana kau tahu?

Kau tak tahu atau pura-pura tak tahu?

Pokoknya, aku tak punya waktu untuk berbasa-basi.

Minggir.

Kau mencari Jaksa Gang, bukan?

Cepat katakan apa yang terjadi.

Sekarang jaksa itu dalam bahaya.

Apa-apaan ini?

Kau sedang mengejar Jaksa Gang, bukan?

Aku juga harus bertemu Jaksa Gang. Ayo pergi bersama.

Apa?

Apa dia sudah gila? Turun.

Hei, kau pikir aku mau melakukan ini?

Kalau saja aku bawa mobilku...

- Kau pikir ini taksi? - Kuberi ongkos taksi nanti.

Kau tak tahu ke mana Jaksa Gang pergi.

Kau bicara seolah-olah tahu sesuatu.

Tunggu sebentar.

Sebenarnya dia pergi ke mana?

- Ya, Bos. - Gong-bok.

Kau bisa lihat CCTV sekarang, 'kan?

Tiba-tiba?

Tunggu, di mana yang kau maksud?

Kafe Lereng di Nakwon-ri. Dapatkan rekaman 30 menit lalu.

Cari mobil-mobil mencurigakan yang keluar.

- Mobil-mobil? - Lacak mereka dan hubungi aku.

- Cepat. - Tapi apa ada masalah?

Aku tak sempat menjelaskan.

- Kirimkan lewat pesan. - Tapi...

Aku sibuk sekali.

PULAU YEONGSEON, NAKWON-RO

DANSA SOSIAL HANMAEUM

Silakan masuk.

Kalian tak mau masuk?

Kubilang cepat masuk.

Tunggu sebentar.

Silakan naik.

Dahulu lantai satunya adalah pasar swalayan.

Lantai duanya adalah kamar sewaan.

Kenapa dia menatapku?

Hai.

Astaga.

Hei.

Ini jelas skema piramida atau aliran sesat.

Ayo kita pergi sekarang.

- Tidak mungkin Manajer Lee begitu. - Kalian tak mau naik?

Permisi, bisakah kau memberitahuku?

Sebenarnya, tempat apa ini?

Anggap saja ini tempat penampungan sementara.

Tempat penampungan sementara?

Semua orang itu senasib denganmu.

Rumah mereka direbut Heaven Capital dan diusir ke jalan dalam semalam.

Klub Dansa kami mendirikan tempat ini untuk membantu mereka.

- Hanya untuk sementara. - Tunggu, tempat seperti ini

dibuat oleh klub dansa?

Dahulu ada beberapa anggota klub dansa

yang memiliki masalah keluarga.

- Silakan naik. - Ya.

BEBERAPA KENDARAAN KEJAR-KEJARAN DAN MENUJU SUNGAI YEONGSEON

Pilih.

Mencari muka dengan kiriman dari Ma Gong-bok?

Kau juga kenal Gong-bok?

Kau pikir aku tak tahu preman seperti kalian?

Kau yakin sudah memeriksa CCTV-nya?

Kau tak punya waktu untuk curiga.

Katamu Jaksa Gang dalam bahaya.

KAFE LERENG

Keluargaku mengancam akan membuangku karena kehilangan makam keluarga.

- Aku harus bagaimana? - Kenapa kau beri cap jempolmu?

Coba alami sendiri!

Kau pikir kau bisa bertahan jika mereka mengancam?

Diam!

Dahulu, meski ditikam, aku tak berkedip sedikit pun.

Beraninya!

- Pak Park, kami datang. - Ya.

Pokoknya, kau harus menepati janji untuk mendapatkan makam keluargaku.

Anak-anak itu pergi ke mana? Selalu menyuruhku melakukan ini.

Mereka semua punya janji. Kau pandai, kenapa mengeluh?

Mereka yang membuat masalah, tapi aku harus membereskannya...

Siapa mereka?

Kenapa kau membawa pengekor ini?

Sudah kukatakan sebelumnya. Manajer Bong dari perusahaanku.

Berilah salam.

Ini Park Chun-sik, ketua tempat penampungan ini.

Ketua, senang bertemu denganmu. Aku Bong Je-sun.

Yang kehilangan rumah dan dipecat dari pekerjaan karena keponakannya?

Apa kau tahu tempat apa ini?

- Dan apa yang harus kau lakukan? - Kudengar ini penampungan sementara.

Itu sebutan baiknya.

Memberi makan orang Pulau Yeongseon yang kehilangan rumah karena preman.

Tidak ada kegiatan amal lain yang seperti ini.

Tidak ada sepeser pun dana bantuan dari negara.

Aku mengelolanya sampai mengorbankan tubuhku.

Aduh, persendianku ini.

Kau melakukan perbuatan baik.

Benar. Perbuatan baik.

Tapi haruskah aku melakukan ini sendirian?

Jadi, selama di sini

kau bisa membantu bersih-bersih, merawat gedung, dan memasak.

- Jadi, semacam... - Maksudmu menjadi budak, 'kan?

Apa? Budak?

Fifties Professionals subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Fifties Professionals

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left