প্রথম 200টি লাইন।
Apa ini pertama kalinya kau memeriksakan prostatmu?
Ya, ini pertama kalinya.
Kenapa kau tak melakukannya lebih awal?
Entahlah.
Akan kuberi tahu alasannya.
Karena kau pikir kau masih muda.
Kenapa? Orang yang usianya 50 tahun tak lagi muda?
Teman Italia, hari ini menandai awal kedewasaan bagimu.
Lalu, dimulai dengan jari di pantatku? Bagus sekali.
Ini takkan menjadi yang terakhir.
Dokter, aku belum siap.
Boleh pilih jarinya?
Pria ini ayahku.
Ayah… Ya, begitulah.
Dia tampak rapuh dan takut sekarang. Dia cukup manis, bukan?
Bulan lalu, dia sangat berbeda. Mau tahu seperti apa dia?
Dokter, berhenti! Mundur sebentar.
Ada yang mau bekerja di sini?
Aku tak bekerja, karena jika aku bekerja.
Aku akan kelelahan Dan tak pernah jatuh cinta.
Aku tak bekerja Karena hidup hanya sekali.
Dan tak sepadan Untuk berkeringat di pagi hari.
Ayo menari!
Janjilah kepadaku, Sayang, Kau takkan membangunkanku sebelum siang.
Kau harus berjanji kepadaku, Sayang, Aku takkan pernah bekerja seumur hidup.
Cintai aku.
Bayar aku.
Ya, taruh di sana!
- Lubang api besar ditempatkan di taman. - Selamat pagi.
Oke. Cepat!
Senang bertemu denganmu. Elizabeth Aldridge, People's Mosaic.
Zalone. Maaf berantakan.
Mereka sedang apa?
Bulan depan aku berulang tahun yang ke-50. Akan ada kumpul kecil-kecilan.
Pak, aku bisa konfirmasi 800 tamu.
- Sudah lihat piramida Tutankhamen? - Tutankhamen?
Itu untuk pekerja Tutankhamen, Maurice.
Ayo lakukan sesuatu yang besar dan akan tercatat dalam sejarah!
Kita akan merobohkannya!
- Kau bilang apa, Bu? - Aku ingin berterima kasih.
Aku akan menulis artikel tentang "orang kaya baru" Italia.
Itu sebutan mereka.
Banyak yang menolak, tapi kau sangat baik.
Memamerkan kekayaan kepada mereka yang tak mampu membelinya selalu bagus.
Agar orang bisa bermimpi.
- Ayo. Bermimpilah denganku. - Ya.
- Aku mengumpulkan info tentangmu. - Sungguh? Apa yang kau temukan?
Orang bilang kau orang eksentrik, egois…
Orang boleh bicara apa pun, tapi mereka tak tahu apa-apa.
- Kau tinggal di sini, di Sardinia? - Juga di sini.
Di Roma, Milan… Aku punya rumah di mana-mana.
Selain cinta untuk dirimu sendiri,
ada cinta lain dalam hidupmu di sini.
Kita menyentuh perasaanku yang paling intim di sini.
Aku bahkan bisa meneteskan air mata. Maksudku, mari akui saja…
Siapa yang tak suka Ferrari?
- Aku punya enam. Bisa kutunjukkan. - Tidak, aku bicara soal putrimu.
Siapa yang memajang foto-foto ini? Ya, itu putriku.
Siapa namanya?
Cristal.
- Crystal. Bagus. - Bukan, Cristal. Seperti sampanye.
- Dia di sini bersamamu? - Tidak. Cristal tinggal dengan ibunya.
- Linda Restelli. - Restelli, ya.
Model yang kau nikahi, 'kan?
Aku juga yang mengakhirinya, oke? Catat. Itu penting.
Bagaimana kau bisa meninggalkan model secantik itu?
Kau dapat model baru yang lebih cantik. Ayo.
Sayang?
Aku sedang diwawancarai. Ini Martina.
- Hai. Senang bertemu denganmu. - Aku juga. Boleh duduk?
- Silakan. - Silakan duduk.
Kau mau bertanya kepadanya? Dia juga bisa bicara, tahu?
- Kau sangat muda. Berapa usiamu? - Dua puluh lima.
- Dari mana asalmu, Martina? - Kota Meksiko.
Dia tak pernah bilang kota mana. Dia tertutup.
Ya. Beri tahu aku, seorang pria kaya berusia 50 tahun,
dengan model Meksiko berusia 25 tahun,
apa kau tak malu?
Dengar, asal-usul orang tidak pernah jadi masalah bagiku.
Dia bisa saja orang Bolivia, Argentina… Aku tetap akan mendapatkannya.
Apa kau rasis?
Dia punya izin tinggal, meski kami lebih sering di kamar tidur.
Baiklah. Jadi, maaf, berapa lama kalian bersama?
Hari ini satu tahun.
- Hari ini? Apa maksudmu? - Ya. Aku berharap setidaknya ada bunga.
Memalukan.
Bagaimana aku bisa memperbaiki ini?
Ini cinta sejati Cinta murni.
Seperti berlian Seperti safir.
Seperti emas batangan Yang kusimpan di Swiss.
Ini cinta sejati, cinta sejati Yang tak peduli dengan uang.
Bersumpahlah kepadaku, Peri Manis Bahwa kau tidur denganku hanya demi cinta.
Tempat ini sungguh menakjubkan.
Mungkin vilanya agak kecil, aku punya yang lebih besar,
tapi aku sangat menyukai yang ini.
Dari mana semua kekayaan ini?
Tidak jatuh dari langit. Catat ini.
Semua yang kumiliki
adalah hasil dari pengorbanan dan kerja keras lebih dari 60 tahun.
Tapi kau baru akan berusia 50 tahun.
Aku bicara tentang ayahku. Bukan aku.
Astaga! Ayo, akan kuperkenalkan.
Ayahku, Eugenio. Kesatria Buruh.
Dia bekerja setiap hari dalam hidupnya.
Dia bahkan bekerja pada hari Ibu meninggal.
Bayangkan, seorang tukang jok sederhana dari Italia Selatan
yang memulai pabrik sofa kecilnya di Utara,
lalu pabrik besar di Brianza, masuk bursa saham,
kemudian stroke.
Aduh. Kasihan.
Ayah!
Aku bersama seorang jurnalis. Dia orang Amerika.
Aku sedang menunjukkan semua kekayaanku. Kau senang?
Cu…
Kami tak mengerti. Itu memengaruhi area bahasa.
Mungkin dia ingin bilang, "Kau menyayangiku, Nak?" Siapa tahu?
Dokter? Apa dia akan bisa bicara lagi?
Sulit. Dia sangat putus asa.
Ayah! Hidup itu indah! Kita harus menjalaninya, Ayah!
Aku tak bekerja, karena jika aku bekerja.
Aku akan kelelahan Dan tak pernah jatuh cinta.
Ayo menari!
Maju, Kawan! Kita adalah Pekerja Partai Besar.
Apa yang akan kalian lakukan bersama?
Kami akan berkeliling lima benua,
lalu kembali ke Sardinia untuk merayakan kekasihku!
Aku setuju, tapi kenapa hanya lima benua?
Semua saja!
- Semua! - Kita takkan kekurangan bahan bakar!
Benar. Dia tak kekurangan apa pun. Dia punya uang, vila, mobil,
- kapal, wanita cantik. Punya segalanya. - Pak, ini dari mantan istrimu.
Linda, aku sedang diwawancarai! Bisa menelepon nanti…
Sebenarnya, dia kekurangan sesuatu.
- Kapan terakhir kalian melihatnya? - Kemarin pagi.
- Ya. Kami menemukan ponselnya di laci. - Kalian periksa media sosialnya?
Dia menghapusnya.
Sudah waktunya. Mesin propaganda dijual sebagai demokrasi.
SENAM RITMIK
- Jadi? Ada apa ini? - Kami tak bisa menemukan Cristal.
Sudah periksa rumah ini dengan benar? Rumah ini luasnya 500 meter persegi.
Siapa pria ini?
Aku pemilik rumah ini dan ayah gadis itu.
Bukankah kau ayahnya?
Bukan, Tarek pasanganku. Dia tinggal bersamaku.
Dia ayahnya.
- Sang ayah, boleh dibilang. - Benar, Star Trek!
Cristal. Nama belakang?
- Za… - Zalone.
Dia di bawah umur?
- Ya… - Dia di bawah umur.
Tanggal lahir?
Silakan. Bergantian. Aku pria sejati.
- Tidak, aku tak mau. - Katakan saja.
- Kau saja. - Ada yang mau beri tahu?
Akan kucoba.
Itu tahun pembukaan Palma Noir di Ibiza.
Jadi, sekitar 2007, 2008. Belum musim panas.
- 15 April 2008. - April. Bulan April.
- Aku membantunya. Siapa pun bisa. - Cristal seperti apa?
Dia korban masyarakat yang terasing dan kompetitif,
yang mengutuk setiap individu pada kesepian eksistensial.
Kau mengerti kenapa putriku kabur? Bayangkan harus mendengarnya setiap hari.
Bu Restelli, apa ada foto terbaru Cristal?
- Ada, ikuti aku. - Ada?
- Permisi? - Ya.
Apa mantan istrimu Linda Restelli? Sang model?
- Kau mengenalinya, meski dia hancur? - Lihat dia.
- Lihat. - Dia sangat berubah.
"Cukup dengan dunia mode, kini aku meneliti teater."
Meneliti teater? Lebih tepatnya mencari teater.
Tak ada yang mau dia. Jangan pergi ke pertunjukannya.
Apa pekerjaan Tarek?
Mana kutahu? Penulis, sutradara…
- Orang yang eksentrik. - Super eksentrik.
Dia satu-satunya orang Palestina yang menduduki wilayah. Gaza.
Mi gaza. Rumah ini.
Baiklah. Kami akan mulai mencarinya.
Kurasa kita berlebihan. Jangan cemas. Dia akan pulang nanti malam.
Kita tak berlebihan.
- Kau tahu apa yang Corina lakukan? - Siapa?
Sahabat Cristal.
Dia melompat dari balkon. Kau tahu?
Yang gemuk itu?
Wah! Kok bisa?
- Itu salahmu. - Salahku?
Juga orang-orang sepertimu yang bilang "gendut",
terlibat dalam dialektika yang menstigmatisasi dan merendahkan.
- Untung Corina selamat. - Karena dia gemuk. Dia memantul.
Benar, 'kan, Marshal? Yang kurus pasti sudah remuk.
Kalian sudah hubungi Corina? Apa dia tahu sesuatu?
Dia tak mengangkatnya.
Begini saja.
- Polisi bisa membuatnya takut. - Aku akan menemuinya.
Tidak. Aku yang pergi. Aku ayahnya.
- Kau tahu di mana Corina tinggal? - Kita pergi bersama.
Ayo.
- Maaf, bisakah ini dirahasiakan? - Ya.
Karena pekerjaanku, aku tak mau mengungkapkan bahwa…
Bahwa dia aktris. Putriku takkan mau kembali.
Ayo pergi.
No comments yet. Be the first to leave one.