9-1-1

9-1-1

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

সিজন 9

রিলিজ তথ্য

[𝐂𝐨𝐟𝐟𝐞𝐞𝐏𝐫𝐢𝐬𝐨𝐧] 𝟗-𝟏-𝟏 𝐒𝟎𝟗𝐄𝟏𝟓 𝐖𝐄𝐁 𝐃𝐒𝐍𝐏
ভাষ্য লিখেছেন Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟒𝟑:𝟎𝟓 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑫𝑺𝑵+ || *𝑪𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕 𝒕𝒐 𝘌𝘶𝘯𝘪𝘬𝘦 𝘎𝘭𝘰𝘳𝘪𝘢 (𝑷𝒆𝒏𝒆𝒓𝒋𝒆𝒎𝒂𝒉) || ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ট্যাগ

webdl
প্রকাশিত: 2026-04-01
ডাউনলোড: 42
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No
FPS: 25

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

POLISI POLSEK BARAT PUSAT

Aku perlu menemui Sersan Grant.

Sersan Athena Grant.

Sersan.

Ada yang mencarimu.

- Siapa? - Orangnya di sana.

Kau mengenalnya?

Aku tak pernah melihatnya.

Pak, aku Sersan Grant.

Ada yang bisa kubantu?

Ini tentang pembunuhan.

Baik. Pembunuhan siapa?

Pembunuhanku.

Williams, minta ambulans. Panggil paramedis kemari sekarang.

Ya, Sersan.

Tuan Buckley, dr. Hoffman.

- Kenapa kau kemari? - Kecelakaan mobil.

Tiga tulang rusukku patah beberapa pekan yang lalu, tak bisa kembali ke dokterku.

- Yang penting menemui dokter. - Ya.

Baik, mari kuperiksa.

Nyeri, ya?

Aku tak melihat adanya memar.

Berapa tingkat nyerinya dalam skala sepuluh?

Delapan, mungkin sembilan.

Biar kucoba menanganinya.

Tuan Buckley, di sini tertulis kau sudah menemui tiga dokter bulan ini.

Ya, setiap dokter tampak sibuk…

Dan bahwa tak ada penyedia jasa California yang merawatmu karena patah tulang rusuk.

Tidak, aku terluka di New Mexico dan dirawat di rumah sakit lokal di sana.

Apa mereka meresepkan opioid untuk itu?

Aku sedang melihat basis data CURES.

Kau tahu apa itu?

Tidak.

Tinjauan dan Evaluasi Penggunaan Zat Terkontrol.

Aku harus memeriksanya tiap kali meresepkan tipe Golongan II.

Mau tebak berapa kali namamu tercantum?

Dengar, aku petugas damkar.

Ya, aku tak bisa bekerja jika kesakitan.

Begitu juga jika teler.

Berganti-ganti dokter termasuk penipuan.

- Petugas Damkar. - Aku tak pernah meminumnya saat bekerja.

Aku bukan pecandu narkoba.

Ini baru lima pekan.

Jika kau memakai opioid untuk rekreasi,

hanya butuh lima hari untuk mulai tergantung padanya.

Aku terkejut namamu tak muncul lebih awal.

Sistemnya butuh waktu untuk mengejarmu,

tapi Tuan Buckley, kau sudah tertangkap.

Sebenarnya, kurasa aku akan meminta pendapat kedua.

Tidak akan. Aku menandai namamu di sistem.

Baiklah, aku harus berbuat apa sekarang?

Cari bantuan.

Hati-hati, itu tetap bersamamu seumur hidup.

Tapi tato kantor damkar. Itu klasik, bukan?

DINAS DAMKAR LOS ANGELES KELAS 1

Lihat… Di sini. 118.

Bagaimana jika kau dipecat?

Berikan pistol minyak itu.

Entah. Aku hanya butuh sesuatu yang menunjukkan aku sudah bukan kadet.

Aku sudah tiba. Sudah dewasa.

Harry.

Pelindung gigimu tertinggal di rumah Ibu lagi.

Tak bisa menunggu sampai akhir sif?

Ibu tahu gigimu bergeretak.

Begitu juga seisi kamar di sini.

Hei, aku tidak melihatmu tadi.

Aku… di bawah truk.

- Benar. - Bagaimana keadaanmu?

Baik-baik saja. Kau?

Baik.

Ada kabar baru?

- Tidak, semacam itu. - Hei.

Kau siap pergi? Aku tak mau ditilang.

Itu zona damkar. Rasanya seluruh tempat ini begitu.

Ya… Jangan khawatir, aku sudah selesai.

Teman-Teman, ini Ian. Dia perawat di Presbyterian.

Ian, ini adikku Harry. Ini Ravi.

Apa kabar, Kawan-Kawan?

Apa kabar?

Hei, jika kau ingin mengobrol dengan adikmu dan teman-temannya,

reservasinya bisa kutunda.

Tidak, aku siap. Ayo.

- Baiklah. - Ya.

Senang bertemu dengan kalian. Aku menyukai jasa kalian untuk komunitas.

Jangan lupa menyikatnya. Jangan sampai berbau lagi.

Berhenti.

Siapa itu?

Mana aku tahu? Dia kakakmu.

Bukankah kau mengencaninya?

Apa?

Tidak, kau melarangku.

Sudah kukatakan boleh.

Jika aku berpindah kantor damkar.

Bung, itu gurauan.

Kau sudah meneleponnya?

Tidak.

Kurasa kau mengacaukannya.

Bernard Morelli, 58, tinggal sendirian di Angelino Heights.

Kita belum pernah bertemu.

Ben Hooks, Kejahatan Besar.

Kasus ini jatuh kepadaku satu jam yang lalu.

Ya.

Dia jatuh di lantaiku.

Athena Grant.

Kau sudah bicara dengan dokternya?

Sudah.

Butuh satu atau dua hari sampai laporan toksikologi keluar.

Dirawat secara paliatif sampai kita tahu hal yang kita hadapi.

Mereka menduga racun?

Sesuatu yang langka.

Aku pernah lihat arsenik, merkuri, timbal.

Ini bukan itu.

- Kau punya petunjuk? - Satu.

Orang terakhir yang bicara dengannya.

Aku.

Dia masuk ke kantor polisi, mencarimu secara spesifik.

Kenapa?

Aku sudah berpikir keras.

Aku tak pernah melupakan wajah, tapi nama itu…

Nama Morelli tidak familier?

Tidak. Sama sekali.

Jadi, kau bicara kepadanya?

Tidak, dia bicara kepadaku, lalu muntah darah.

Apa katanya?

Dia datang untuk melaporkan pembunuhan. Pembunuhannya.

Aku cenderung memercayainya.

Mereka bicara tentang mengabari kerabat terdekatnya.

Kita harus melakukan itu.

Kita?

Pria itu langsung mendatangiku. Aku ingin tahu alasannya.

Ian Bradley.

Usianya 30 tahun, satu dekade lebih tua daripada May.

- Usiamu 30 tahun, bukan? - Belum.

Bukan itu intinya. Di mana dia menjumpai pria berusia 30 tahun?

Kurasa mereka jumpa saat ditangkap bersama.

- Apa? - Ya.

May ditangkap di Presbyterian.

Ini soal keadilan sosial, melindungi hak orang sekarat.

Tak bisa menyaingi itu.

- Tak bisa menyaingi apa? - Pacar baru May.

Tunggu.

- Kau dan May? - Ya.

Mereka bersenang-senang.

Ravi tak pernah meneleponnya.

Ravs, itu kurang sopan.

Bukan itu yang terjadi.

Kini, May mengencani perawat baru Presbyterian, Ian Bradley.

Wah, si pria baru itu.

Baiklah. Bagus, May.

Pria baru? Sebaru apa?

Sepertinya dia baru menjadi perawat selama sekitar setahun.

Usianya 30 tahun. Apa kegiatannya selama itu?

Siapa yang 30 tahun?

Perawat Presbyterian yang May kencani.

Bagus. Yang mana?

Ian Bradley, mantan pemain futbol profesional.

- Wah. - Coba kulihat.

Dia menempuh 40 yard selama 4,4 detik?

Sial.

- Jadi, May dan Ravi… - Rupanya sempat berpacaran.

Lalu, Ravi mendiamkan May. Bahkan tak menelepon.

Aku tidak mendiamkannya. Harry melarangku meneleponnya.

Bung, itu gurauan.

- Bergurau tentang apa? - Ravi mencampakkan May. Mendiamkannya.

Kini, May mengencani pemain futbol terkenal.

- Ravi masih menyukai May. - Kenapa kau mendiamkannya?

Dua musim di NFL tak menjadikannya terkenal, bukan?

Hanya lebih terkenal daripada kau.

Aku tak butuh ketenaran. Aku penanggap pertama.

- Dia juga. - Dia perawat.

Itu penanggap kedua.

Aku heran Buck melewatkan ini.

Di mana Buck? Ada yang melihatnya?

Baiklah, ayo.

Ayo. Kau baik-baik saja.

Kau baik-baik saja.

Kerja bagus, Teman. Kerja bagus…

Pete Morelli.

- Bisa berbincang? - Tentang apa?

Ayahmu.

Jadi, apa yang dia lakukan kali ini?

Dia sedang berada di ICU.

Para dokter menduga dia diracuni.

Apa dia akan selamat?

Sulit diperkirakan.

Kami menunggunya siuman.

Dokter hanya bisa merawatnya secara paliatif sampai tahu racunnya.

Wah…

Apa pun itu,

kuharap racunnya lambat dan menyakitkan.

Kurasa kau tidak akur dengan ayahmu.

Aku sudah bertahun-tahun tak berkomunikasi dengannya sejak dia pergi mengejar artikel

dan meninggalkanku dengan ibuku yang menderita kanker pankreas stadium 4.

Aku ikut prihatin.

Dia tidak. Ibuku meninggal sendirian.

Katamu dia mengejar artikel.

Dia seorang jurnalis investigasi.

Aku tak mengenal namanya.

Karena dia menggunakan nama samaran, Chester Caulfield.

Agak sombong, tapi dia berkata itu demi keselamatannya sendiri.

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left