প্রথম 200টি লাইন।
EPISODE 10
HAN SEO-YUL
STAF ROYAL AUCTION JU HYUN-SU
KANTOR KETUA
Sialan. Dasar ceroboh.
Sudah kularang pesan barang ke sini.
Seol-ah.
Kenapa kau di sini?
Kau sendiri?
Pria yang baru saja kau lihat…
Adalah Ju Hyun-su.
Dia pembunuh adikku.
Kenapa kau mengikuti dia?
Aku tidak mengikuti dia.
Aku mencari properti Ketua Kim yang atas nama pinjaman.
Ju Hyun-su di properti milik Ketua Kim?
Apakah mereka saling berkaitan?
Untuk saat ini, aku hanya bisa berspekulasi.
Kita tidak bisa bicara di sini.
- Ayo pergi ke tempat lain… - Tidak.
Tak ada yang perlu kukatakan.
Hanya itu yang kutahu.
Kondisimu sudah mendingan?
Apa kau sudah makan teratur?
Jaga dirimu juga, Woo-seok.
Pria yang baru saja kau lihat adalah Ju Hyun-su.
Dia pembunuh adikku.
Ju Hyun-su di properti milik Ketua Kim?
Apakah mereka saling berkaitan?
Apa yang kau pikirkan?
Ini cuma perjalanan semalam.
Aku tak berbohong seperti temanku
dan jujur soal pergi dengan pacarku.
Kenapa kau tiba-tiba sudah dewasa?
Bagimu aku selalu anak kecil.
Bisa jadi aku menikah duluan.
Nn. Cha Woo-hee.
Menikah? Kendalikan dirimu.
Turunkan aku di situ.
Kabari kalau sudah tiba di Busan.
Makan itu, ya?
- Hati-hati. - Ya.
Hei, Woo-hee.
Ini Tn. Cha Woo-seok?
Aku pacar Woo-hee.
Nn. Cha, yang duduk di kursi penumpang, tidak memakai sabuk pengaman,
dan ditemukan obat tidur dalam darahnya.
Selain itu, atas saran terdakwa, Ju Hyun-su,
dia mengambil polis asuransi jiwa senilai 300 juta won,
dan Ju Hyun-su penerima manfaat.
CHA WOO-HEE JU HYUN-SU
Meski situasinya mencurigakan,
tidak ada bukti objektif bahwa kecelakaan itu disengaja
terkait dakwaan pembunuhan dan fraud.
Maka, terdakwa, Ju Hyun-su,
dijatuhi hukuman penjara satu tahun.
Hukuman akan ditangguhkan selama dua tahun
sejak tanggal putusan ini berkekuatan hukum tetap.
Ada tanda karya itu dipindahkan.
Apa tujuan Ju Hyun-su?
Kau menyatakan melihat Han Seol-ah
turun dari atap pada malam kematian Kim Yun-ji.
Tapi hanya kau yang tak punya alibi pada saat Kim Yun-ji jatuh.
Apa kau menjebak Han Seol-ah setelah membunuh Kim Yun-ji sendiri?
Kau menyamarkan suaramu saat memberi informasi.
Itu tidak benar!
Aku tidak membunuh siapa pun.
Dengar baik-baik.
Kurasa kau tidak menyadari dakwaan apa yang membawamu ke sini.
Aku mengikutinya untuk melihat apa yang dia lakukan.
Aku curiga saat mereka pergi bersama,
jadi aku berusaha mengawasinya,
tapi kehilangan dia lagi.
"Lagi"?
Baiklah.
Akulah…
Yang merekam video pada malam Nn. Kim tewas.
Apa maksudmu?
Aku penasaran.
Jika rahasia yang kau sembunyikan itu terbongkar,
apa kau akan tetap tenang?
Kenapa kau terus mengikuti Han Seol-ah?
Kenapa?
Karena polisi tidak bisa menangkapnya.
Karena kalian tidak becus!
Karena bahkan sekarang, kalian menangkap orang yang salah!
Kenapa kau melakukan ini padaku?
Apa yang kulakukan sampai begitu salah?
Aku tidak membunuh siapa pun.
Berarti kau tidak memasok sampanye hari itu?
Ya.
Ketua Kim bilang dia akan siapkan sendiri karena itu acara VIP.
Ketua Kim Royal Auction?
Ya.
Aku tidak memasok sampanye yang membuat Tn. Paek ambruk.
Lalu kenapa kau ada di acara itu?
Aku dapat undangan dari Seol-ah
dan masuk dengan cara yang sah.
Bukan, yang kutanyakan alasanmu ke sana.
Apa tujuannya?
Kupikir aku bisa bertemu…
Seorang pria yang baik.
Sejujurnya, aku suka pesta.
Aku tidak punya banyak kesempatan memakai gaun cantik di Korea.
Kau bahkan tidak ada di daftar tamu
di acara malam itu.
Apa kau hadir demi pakai gaun?
Aku bersumpah tidak melakukan apa-apa.
- Berarti melakukan sesuatu. - Tidak, sungguh!
Tingkah Kim Yun-ji sangat aneh.
Nn. Han hanya minum decaf, 'kan?
Oke.
- Ini kopimu. - Terima kasih.
RENDAH KAFEIN
Ini teh mint.
Terima kasih.
Apa yang kau lakukan?
Apa kau ini penguntit?
Kau cemburu pada juru lelang?
Jika aku melihatmu mengusik Seol-ah lagi,
aku sendiri yang akan membunuhmu.
Aku cuma menakut-nakutinya.
Aku tak tahu itu akan terjadi.
Lalu di mana kau saat Kim Yun-ji jatuh?
Di pesta.
Aku juga sama syoknya seperti tamu lain.
Tanya saja siapa pun yang ada di sana.
KANTOR POLISI
Astaga, seram sekali.
Bagaimana Seol-ah bisa melewati semua ini?
Ya ampun.
Sulit dipercaya.
Belum pernah ada penitip barang yang meninggal.
Tahun sial terakhir ini benar-benar heboh.
Masalah hukum apa yang perlu kita bahas?
Kontrak konsinyasi itu menyebutkan
bahwa Royal Auction berkewajiban
untuk menjaga lukisan itu tetap aman sampai pemiliknya muncul.
Jadi, maksudmu
kami boleh menyimpan lukisan itu sampai pemiliknya muncul?
Ya, Bu.
Mungkin kasus ini berakhir di pengadilan,
jadi bisa memakan waktu cukup lama.
Begitu, ya.
Ketua Kim.
Lihat ini.
Ini ada di meja Nn. Han.
DAFTAR PROPERTI KETUA KIM YANG TERDAFTAR ATAS NAMA PINJAMAN
Waktumu banyak rupanya.
Aku sudah memberimu kesempatan, dan kau masih saja menyelidikinya?
Kalau kau tak bisa menemukan pengganti Stiller,
kau juga akan ke Busan. Paham?
Tapi…
Baik.
HAN SEO-YUL ROYAL VILLAT
Ini markas mereka.
Tampaknya Han Seo-yul, sopir truk,
tinggal bersama Ju Hyun-su.
Sudah kuduga, nalurimu tepat sekali.
Kau bilang itu punya pola yang sama seperti kecelakaan adikmu.
Jadi, para bajingan ini memang bekerja sama.
Bagaimana lukisannya?
Ada tanda bahwa semuanya telah dipindahkan ke gedung kosong.
Lalu dipindah lagi ke lokasi rahasia.
Setidaknya kita sudah mengamankan Stiller sebelum itu juga menghilang.
Apa yang akan terjadi pada karya itu
setelah pemiliknya meninggal?
Itu akan melalui proses pewarisan.
Aku sudah cek dengan pengacara pemegang polis,
dan penerima manfaatnya sudah ditetapkan jika dia meninggal.
Tidak mungkin Han Seol-ah juga terlibat di sini, 'kan?
Yang benar saja.
SERTIFIKAT HIBAH WASIAT KARYA SENI
PASAL 1
PAEK JUN-BEOM HAN SEOL-AH
Kenapa kau sangat membenci Han Seol-ah?
Aku menyukainya
waktu masih kecil.
Sejak aku berusia enam tahun,
kakakku adalah seluruh duniaku.
Do Eun-hyuk, bangun.
Bangun.
- Eun-hye. - Ya?
Ajak kakakmu untuk makan.
Baik.
Sepanjang hidupnya, kakakku hanya fokus
pada Han Seol-ah.
Tak apa-apa kalau dia mencintainya
lebih dari adiknya sendiri
selama dia bahagia.
Tapi…
Aku kesal sekali melihatnya terus dimanfaatkan
dan tidak mendapatkan apa pun sebagai balasannya.
Kukira jika kuungkap watak asli Seol-ah, kakakku akan menyerah.
Aku ingin dia paham Seol-ah bukan korban nasib sial,
tapi penyihir yang membunuh orang.
Jadi, menurutmu Han Seol-ah itu penyihir.
Dan tetap saja kakakmu
rela berbuat apa pun demi dia.
Eun-hye.
No comments yet. Be the first to leave one.