The Bear

The Bear

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

সিজন 5

রিলিজ তথ্য

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗧𝗛𝗘 𝗕𝗘𝗔𝗥 𝗦𝟬𝟱𝗘𝟬𝟲 𝗗𝗦𝗡+ 𝗪𝗘𝗕
ভাষ্য লিখেছেন Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟐𝟖:𝟏𝟏 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑫𝑺𝑵+ || *𝑪𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕 𝒕𝒐 𝘛𝘳𝘪𝘴𝘩𝘢 𝘈𝘳𝘵𝘪𝘴𝘵𝘺 (𝑷𝒆𝒏𝒆𝒓𝒋𝒆𝒎𝒂𝒉) || ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ট্যাগ

webdl
official_release
প্রকাশিত: 2026-06-26
ডাউনলোড: 38
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No
FPS: 25

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

Kumohon, Chef, komunikasi.

- Sampai mana? - Meja 10, 20, 30.

- Sangat terlambat. - Ganti.

- Ambil. - Carm.

Ya, aku harus cepat.

- Hentikan. - Sial.

Tolong ambil.

Sial. Matilah aku!

Tiga pisang ini siap diantar.

- Tahan. Kita tertahan, Chef. - Berapa lama?

- Satu menit. - Oke.

Tina, coret tiga pisang lagi.

- Ambil, tolong. - Cukup.

- Ambil di sini! - Astaga.

- Teman-Teman, bagaimana wagyunya? - Meja 13.

Kita bisa mati.

- Bagaimana wagyunya? - Ada yang mau jawab?

Nat, berapa totalku?

- Chef, tolong jawab. - Total ada lima, Chef. Lima.

- Kita butuh enam wagyu. - Ya? Enam? Enam.

T, enam wagyu dan satu blok parmesan. Boleh ambil ini?

Terima kasih, Chef.

Baiklah, Semuanya, tolong, bisa jaga volume suaranya?

Aku sadar aku juga ikut teriak sekarang.

- Chef! - Tapi lebih pelan.

- Chef. - Terima kasih.

Chef, meja 35.

- Apa? Apa ini? - Meja 35.

Untuk apa?

- Jess, kau tahu ini? - Tidak.

- Kejutan dari Richie. - Apa?

Kami tak tahu ini. Harus tanya dulu.

Richie yang minta.

Oke, tapi kami tak tahu, jadi beri tahu kami.

- Oke. - Bung.

Aku paham. Ya, oke.

- T, wagyu kurang satu lagi. - Mau lewat.

- Sial. Tidak. - Ya.

Luca, bisa tolong bantu Nat?

- Ya. - Terima kasih.

Terima kasih. Ini harus diantar.

Chef, aku akan mulai menuang lebih sedikit karena mereka menongkrong di sana

- dan aku butuh mejanya. - Bagus. Terima kasih.

- Aku butuh tiga meja lima menit lalu! - Kecilkan suaramu.

Kita harus cepat. Percepat.

- Oke. Kecilkan suaramu. - Aku mengerti. Oke.

- Sudah sampai mana? - Masih jauh tertinggal, Chef.

- Bagus. - Pukul 18.30 juga akan terlambat.

- Terus terang. - Sempurna.

Situasi makin panas di luar sana, tapi kita baik-baik saja.

- Sepupu, bagaimana wagyunya? - Hampir jadi.

Hei, kecilkan suaramu dan tak boleh ada pesanan verbal lagi. Harus tanya dulu.

- Aku cuma mau cepat, Syd. - Oke, kuhargai itu.

- Aku juga sama. - Aku tertinggal.

- Entah harus bilang apa. - Kita semua tertinggal.

Aku yang memimpin. Tolong bantu.

- Aku tak mau membahas ego denganmu. - Bukan soal ego.

Bung, maaf aku menyelamu. Tolong jangan menyelaku.

Oke. Apa ini pertengkaran? Boleh?

Kurasa ini namanya organisasi. Komunikasi.

Oke. Aku mengerti, Chef, maafkan aku.

Tujuh terlambat.

- Tujuh terlambat. - Itu wagyu.

Kami akan berusaha lebih baik untuk wagyunya, ya?

- Terima kasih. - Maafkan aku.

- Tak apa. Terima kasih, Chef. - Terima kasih.

Terima kasih.

Baiklah. Sial.

Oke. Kalian baik-baik saja? Kau dapat Burgundy, 'kan?

Kalian baik? Semua aman di sini?

Ya. Terima kasih.

Oke, matilah aku.

Matilah aku.

- Apa kabar? - Hei, baik.

Aku bicara dengan tamu.

Aku sangat menghargai waktumu. Ini akan agak lama.

- Aku sangat menghargainya. - Ya, luar biasa.

Dr. Cahill, kami akan memberimu tempat duduk

untuk makan malam hari jadi yang istimewa ini segera.

Bagaimana kau bisa tahu nama kami?

Beri tahu aku rahasia 25 tahun pernikahan, nanti kuberi tahu rahasiaku.

- Bersabarlah sebentar lagi. - Baiklah.

- Hei, Garrett. - Ya.

- Ada apa dengan hujannya? - Katanya tiga atau empat…

- Menit? Inci? Oke. - Menit.

Hei, kita harus apa soal ini?

Kita akan buat meja.

- Bagaimana caranya? Katakan. - Sulap.

- Hei, Neil. - Aku kewalahan sekarang,

- dan sangat tertinggal. - Kau hebat. Sempurna.

Turunlah, ambil meja lipat, bawa ke atas.

- Apa? Di mana? - Ayo.

Meja lipat di bawah. Bawa ke atas.

- Ayo. - Oke.

- Salah jalan. Oke. - Sial.

Tn. D, apa kabar? Kau antusias untuk menu baru ini?

- Kurasa begitu. - Ya.

- Kami sudah menunggu cukup lama. - Ya, aku tahu. Itu salahku.

Maafkan aku. Tapi kurasa kau akan suka.

Mereka membuatkanmu sesuatu yang istimewa malam ini.

- Masa? Kalian membuat apa? - Aku tak tahu.

Tapi tetaplah di sini. Nanti kau tahu.

Bagaimana Aligoté-nya? Mantap.

Kita harus antar semuanya.

- Secepatnya. - Baik!

Meja 35 sudah menunggu 15 menit untuk enam porsi.

- Tolong percepat. Kumohon. - Richie…

Oke. Kalian dengar. Terima kasih. Kau hebat.

- Selain itu, kita butuh kejutan. - Astaga.

Dua suap. Ayolah. Dua suap. Kejutan.

- Carm, dua suap. Kau yang tentukan. - Baik.

- Ya! Aku suka ini. - Kecilkan suaramu.

- Chef Marcus. - Hei.

- Kau punya tuile? - Mungkin. Apa yang kau butuhkan?

Coba kupikir dulu. Dua suap.

Noma Journal, Napa Journal, halaman 70.

- Baik. Hei, Chef T. - Ya.

Ikan apa yang tersisa?

Salmon asap dari makanan staf kemarin.

- Kami terima. - Oke, Chef.

Ada apa ini? Aku melihatmu.

Aku selalu melihatmu. Kau sedang apa? Kenapa?

Nanti kujelaskan, sumpah. Semuanya, dengar, berkumpul.

Oke. Garrett, Richie, dan Chuckie sudah siap.

Mereka menunggu sinyalku.

Kita akan bergerak sangat cepat untuk ini.

Aku keluar duluan. Jangan jauh-jauh. Kalau aku tepuk bahu, letakkan.

- Paham? - Ya.

- Ayo. - Astaga.

Kubantu.

Pelan-pelan. Tunggu sebentar.

Di belakang.

Lihat ini.

Baiklah, lewat sini.

Ini dia. Kursi terbaik di sini. Itu dia.

Oke. Gary akan segera datang. Dia akan memberimu minuman.

Sementara itu, terima kasih banyak atas kesabaran kalian.

Aku sangat menghargai kalian. Salut.

- Terima kasih. - Oke. Bagus.

Oke.

Dua menit, Chef.

- Rene, aman? - Aman, Chef.

- Mengantar 10, 20, 30. - Minta tisu.

T, bisa tolong bantu aku di sini?

- Rene, aku butuh meja bersih. - Ya, baiklah.

- Carm, butuh bantuan? - Aku saja.

- Chef. - Astaga, Sepupu.

- Ini modifikasi hidangan Prancis… - Tidak, aku tahu apa itu.

Oke. Ambillah.

Ayo!

Baiklah, teman dan keluarga, maaf sudah menunggu lama.

Kurasa… Kuharap itu sepadan.

Ini penghormatan untuk teman kami di Napa, yang terhebat, TK.

Ini coronet salmon dengan adas sowa.

Makan dalam sekali suap. Ini seperti es krim gurih.

Selain itu, tolong rahasiakan ini.

Hanya kalian yang menikmatinya malam ini, oke?

Nikmatilah, Sayang.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Oke, satu meja sudah. Masih butuh dua lagi.

- Berapa nomor meja barunya? - Dua puluh dua.

- Bagaimana dengan meja 22 yang asli? - Meja 22,5.

- Kau tak membatalkan siapa pun, 'kan? - Gary.

- Tolong. - Baiklah.

- Bukan waktu yang tepat, Jimmy. - Aku akan menemui Tn. Thomas di kantor.

- Siapa? Oke, baiklah. - Hei, Paman J.

Aneh sekali. Tadi ada di sini.

- Berapa banyak? - Lima sendok.

- Sekarang hilang. - Oke.

Meja harus siap 30 menit lagi untuk reservasi 19.00.

Ya, aku tahu.

Aku bisa membuat porsinya yang lebih kecil lagi dari yang sekarang.

- Ya, oke. - Kau butuh sesuatu, Chef?

- Ya, tolong, sampahnya agak… - Ya. Itu menjijikkan, ya.

- Baiklah. - Terima kasih.

Tolong ambil.

Kau baik-baik saja di sini?

Hei. Ya.

Kau tahu aku suka sampah, jadi ya.

Richie menyuruhku memberitahunya jika hujannya sudah berhenti,

jadi setidaknya yang itu lancar, dan itu bagus.

Bagus.

- Ambil. - Jadi, bagaimana hubungan kalian?

- Hubungan apa? - Hubungan.

- Hubungan apa? - Richie.

- Apa maksudmu? - Oke.

Memangnya ada hubungan?

Karena kadang rasanya ada,

tapi aku tak yakin itu nyata.

Apakah akan berlanjut?

- Ya, aku hanya… - Boleh ambil ini?

- Aku fokus pada reservasi pukul 19.00. - Tidak.

Aku habis dari rumah Mary Gila

dengan Paman, Chuckie, dan seseorang bernama Cheese.

- Untuk apa? - Hak ruang udara.

- Aku yakin sia-sia. - Benar.

Paman kehabisan uang, Nat.

Aku tahu.

Aku belum siap berpisah.

Masih ada waktu.

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left