প্রথম 200টি লাইন।
THE HUSBAND
SERIAL INI ADALAH FIKSI
AKTOR ANAK DISYUTING DENGAN AMAN GEN AI DIPAKAI DI ADEGAN TERTENTU
EPISODE 3
Lewat sini! Cepat!
Hayun.
Astaga, Hayun.
INSTALASI BEDAH SENTRAL
Tunggu, Dokter.
Bisakah kau tunggu sampai dr. Kang datang?
Kita tak punya waktu.
Fragmen tulang lehernya yang patah
menekan pusat pernapasannya.
Jika tidak segera dioperasi, dia akan mengalami gagal napas.
Akan kami tangani.
Bu Ko, silakan tunggu di sini.
RUMAH SAKIT WOORI TOGETHER
MEMANGGIL SUAMI
Ayo, Sayang, angkat.
Kumohon. Hayun…
Kenapa dia tidak menjawab?
Di mana dia?
Pisau.
Bovie .
INSTALASI BEDAH SENTRAL
Tanda vital drop.
Satu ampul epinefrin.
Kumohon…
Henti jantung!
Pasien henti jantung. Terus kompresi.
Bawa troli darurat kemari!
Bu Ko, maafkan kami.
Kami sudah berusaha keras, tapi…
Dokter Kang.
AREA TERBATAS HANYA UNTUK YANG BERWENANG
Kau dari mana saja?
Kutanya, kau dari mana saja?
Kau dari mana saja?
Jawab aku!
Dari mana saja kau?
Saat…
Di mana kau saat Hayun sekarat?
Ini semua salahmu.
Ini gara-gara kau.
Semua ini salahmu.
Ini semua salahmu!
THE HUSBAND
KANTOR POLISI SEONGJIN
Bagaimana kau kenal penculiknya?
Aku tidak mengenalnya.
Dia muncul saat aku memesan sopir.
Jadi, kau mengutus
orang asing untuk membunuh istrimu?
Aku tak pernah meminta apa pun.
Pak Kang, di mana komplotanmu?
Aku sungguh tak tahu. Aku tak menyuruhnya.
Katakan! Kau tahu dia di mana!
Kubilang aku tak tahu!
Komplotanmu…
Dia jauh lebih berbahaya daripada dugaanmu.
Kau akan menanggung akibatnya sendirian.
Berapa kali harus kukatakan?
Kau buang-buang waktu di sini!
Kau tahu interogasi ini hanya buang-buang waktu?
Pria ini psikopat! Istriku dalam bahaya!
Tenanglah, Pak Kang.
Aku serius!
Tidak ada waktu untuk bermain-main!
Pak Kang!
Sudah tenang?
Cuci muka dulu sana.
Yang ini rusak.
Pakai yang sebelahnya.
Apa-apaan ini?
Astaga, sudah saatnya mereka memperbaiki tempat ini.
Banyak sekali yang rusak.
Halo, Kapten Kim.
Ya. Sudah lama sekali.
Oh, itu? Ya, itu sangat membantu.
Tak usah buru-buru, ya?
Benar, aku berniat menemuimu.
Ya ampun, yang benar saja.
Apa-apaan?
KANTOR POLISI SEONGJIN
SEONGJIN AMAN, POLISI TEPERCAYA
Aku tak melakukannya, tapi semua orang berpikir begitu.
Tak ada yang memercayaiku.
Siapa yang mau percaya?
Tak ada yang memercayaimu.
Untuk apa orang memercayaimu, Pak Kang?
Siapa kau?
Aku bertanya, siapa kau?
Hanya aku yang tahu bahwa kau tak merencanakan pembunuhan istrimu.
Apa?
Pak Kang.
Pak Kang.
Pak Kang!
- Pak Kang! - Ya. Aku di sini.
Kenapa kau tidak menjawab…
Kau masih lama?
Ya, lumayan.
Listrik mati, tapi jangan panik.
Dan bergegaslah.
Baik, aku mengerti. Maaf.
Jadi, siapa kau?
Dari mana kau tahu aku tak mengatur penculikan istriku?
Yang penting bukanlah dari mana aku tahu,
tapi apakah istrimu masih hidup atau tidak.
Apa?
Untuk saat ini, entah apa ada yang bisa kau percayai selain aku.
Siapa kau ini?
Sudah kubilang.
Hanya aku yang tahu kau tak meminta orang menculik istrimu.
Atau lebih tepatnya, hanya aku yang bisa membantumu.
Jadi…
Seyun masih hidup, 'kan?
Di mana dia sekarang?
Kalau mau menemukan istrimu, pergi ke 543-7, Shinyu-dong pukul 23.00.
Apa katamu?
Jika tidak,
kau mungkin takkan bisa melihatnya lagi.
Dengar. Aku sedang ditahan sebagai tersangka.
Mana bisa aku tiba di sana pukul 23.00?
Ingat.
543-7, Shinyu-dong. Datanglah pukul 23.00.
Astaga.
Hayun, Ibu di sini.
Ya, Hayun, Ibu di sini…
Tidak ada waktu.
Aku kehabisan waktu.
Saat gadis bertudung merah tertimbun salju…
Selesai sudah.
- Ayo, Bu. Cepat! - Astaga.
Lewat sini. Dia di lantai 2. Ayo.
SELALU BERSAMA MASYARAKAT KANTOR POLISI SEONGJIN
Ibu.
Permisi, kami mendapat telepon bahwa anakku ditahan di sini.
- Siapa namanya? - Taeju. Kang Taeju.
Pak Kang sedang diinterogasi.
- Apa? - Apa?
Tapi kakakku tidak melakukan kesalahan.
Kenapa dia diperlakukan seperti penjahat padahal istrinya diculik?
Begini, Pak. Anakku takkan pernah melakukan kejahatan.
Ini pasti kesalahan.
Itu bukan kesalahan.
Pak Ko.
Kubilang, itu bukan kesalahan.
Aku juga orang tua.
Aku mengerti perasaan kalian.
Tapi kalian mengenal Taeju
seperti aku mengenal dia.
Ya, tentu saja. Aku tahu bedebah macam apa dia.
Bajingan keji yang berencana membunuh anakku.
Apa?
Aku tahu ini sulit, tapi…
Aku takkan pernah mengatakan itu kepadamu, Pak Ko.
Jangan sebut namaku.
Ini salahku sendiri karena membiarkan dia masuk ke keluargaku!
Kenapa kau sangat kau yakin bahwa Taeju melakukannya?
Aku melihat dengan mataku kepalaku sendiri di video itu,
bagaimana dia minta pria itu menyingkirkan anakku!
Tidak mungkin dia melakukan itu.
Kau pikir aku berbohong kepadamu saat nyawa anakku dipertaruhkan?
Dia mengatakan yang sebenarnya.
Aku melihat video itu bersamanya.
Cantik.
Apa tidurmu nyenyak?
Aku tadi ke sini, tapi kau tidur nyenyak sekali.
Bagaimana lehermu? Coba kulihat.
Ini akan butuh waktu untuk sembuh.
Ini. Coba pakai ini.
PEREDA NYERI CAIR
Ayo, ambillah.
Kau akan mati saat waktunya tiba, jadi tak perlu merasa sakit sekarang.
Baiklah.
Ini sisa waktumu.
Saat pasirnya habis, kau mati.
Kau baik-baik saja?
Astaga, baiklah.
Oh, ya. Katanya para biarawati pakai ini untuk berdoa di biara.
Kalau bosan, coba saja berdoa.
Siapa tahu?
Bisa saja Tuhan berkenan membebaskanmu.
Kenapa kau lakukan ini padaku?
Oleskan ini, ya?
Kenapa kau lakukan ini padaku?
Apa salahku sampai diperlakukan seperti ini?
Apa yang kau inginkan dariku?
Sopir yang belum pernah kau lihat itu mungkin kini sudah kabur.
Sampai kapan kau mau pura-pura tak tahu?
Kalau mau menemukan istrimu, pergi ke 543-7, Shinyu-dong pukul 23.00.
Pak Kang!
Kami ingin kau fokus di sini!
Kami menemukan ini di bagasi mobilmu.
DI DALAM BAGASI MOBIL TERSANGKA
Bahkan percikan darahnya cocok.
Lucu, ya?
Bagaimana ini bisa ada di mobilmu?
Kubilang, kau bawa 1 miliar won-ku?
Aku tak tahu.
No comments yet. Be the first to leave one.