প্রথম 200টি লাইন।
Hidupku dimulai dengan lelucon.
Kata mereka, ayahku kapten kapal.
Tapi dia tenggelam.
Sangat menyedihkan, ya?
Kalau ayahku tenggelam di laut,
ibuku tenggelam dalam kesedihan.
Itu hanya foto!
Lui mengira itu hanya mainan.
Cukup! Mari makan!
Satu makam berdua?
Begitulah takdirku.
Sebatang kara akibat cinta yang konyol.
Tapi aku tidak sedih.
Aku justru bersyukur.
Aku diberikan semua yang dibutuhkan untuk sukses.
Mereka adalah kisah peringatanku.
Aku tak akan hidup seperti mereka.
Aku tak akan menjadi sepertimu.
Selamat pagi, Filipina.
Berikut sejumlah berita terkini hari ini.
Kasus percobaan pemerkosaan di sebuah perusahaan sedang viral.
Tersangka diduga anak dari salah satu pemilik perusahaan.
Korbannya pegawai magang yang identitasnya belum diketahui.
Pemerkosa harus dikebiri.
Kami masih menunggu kabar terbaru kasus tersebut.
Warganet berspekulasi
tentang identitas tersangka.
Dari mencaplok tanah hingga bokong.
Demikian julukan aktivis bagi perusahaan
yang didirikan miliarder Tn. Lorenzo Fernando Madas.
- Bu! - Bu Pengacara!
- Bisa ceritakan tentang kasusnya? - Bu!
Seperti yang kusampaikan sebelumnya…
Kami tidak butuh uang mereka.
Aku ingin dia dipenjara!
Kau benar. Dia pantas dipenjara.
MDZ Construction adalah grup real estat terbesar di Filipina.
Tn. Madas IV bisa dengan mudah meninggalkan negara ini.
Beri waktu tiga tahun
dan rakyat Filipina akan melupakan masalah ini.
Bagaimana dengan anakmu?
Dia akan tinggal di Filipina.
Hidup anakmu masih panjang, Bu.
Bayangkan, begitu masalah ini meledak, semua orang akan tahu soal putrimu.
Semua rahasiamu terbongkar. Aibmu akan dikorek.
Reputasinya akan rusak.
Itu akan menghantuinya di sekolah, gereja, masa depannya,
pekerjaannya, media sosial… Di mana-mana.
Semua orang akan mengenalnya
sebagai gadis itu.
"Gadis yang diperkosa."
Kebanyakan ibu berharap pendidikan membentuk masa depan anaknya.
Atau kau memilih skandal ini?
Kami tak akan sudi berdamai!
Bu,
meski ribuan bandeng dipresto di Malabon,
keluargamu tak akan dapat uang sebanyak ini.
Apa harga dirimu lebih penting daripada masa depan keluargamu?
Kau juga seorang wanita.
Tapi kenapa kau begitu kejam?
Gandakan tawaranmu.
Nak!
Kami akan berdamai.
Akhirnya, ada wanita cerdas lain selain aku.
Sepakat. Mari bahas detailnya.
Kau sungguh luar biasa, Bu.
Aku ingin sepertimu saat dewasa.
Kalau kau tumbuh dewasa.
Pengacara Maria Luisa Manuel.
Kau tersenyum.
Aku tahu.
Kau menangani kasus pewaris itu.
Dari senyummu, tampaknya, kau dapat keinginanmu.
Jangan bawa-bawa perasaan.
Kalau kau tidak sibuk dengan PAO, selamat, ya.
Tapi tidak semua orang beruntung sepertimu.
Setidaknya, aku bukan pembela sekaligus pendukung MDZ.
Kau dapat uang pajak rakyat.
Aku dibayar berkala oleh MDZ.
Itulah sifat kapitalisme.
Aku berjuang
untuk yang tertindas.
Pertanyaannya, apa kau menang?
Aya, kau ini terlalu dramatis.
Itu yang membedakan penguasa dengan rakyat miskin.
Menyedihkan.
Dik, bagaimana kencan butamu?
Apa dia menawan?
Kau tahu? Buang-buang waktu.
Dia jauh lebih muda, penghasilannya lebih rendah…
Dan punya anak.
Pendapatanmu melampaui semua pria yang kukenal.
Bisakah kita membahas hal lain yang lebih penting daripada ini?
Hei,
usiamu 39 tahun.
Sebentar lagi, kau berhak dapat diskon lansia.
Coba turunkan standarmu
agar ada lelaki yang bisa kau peluk sampai mati.
Giliranku.
Halo?
Ya, Pak.
Terima kasih sudah membantu putraku yang bodoh.
Itu sudah tugasku, Pak.
Terima kasih telah memudahkan pemindahanku ke Amerika.
Itu hakmu.
Pak,
aku antusias dengan rencana sepuluh tahunmu.
Untung relokasi untuk warga Bliss sedang berlangsung.
Terlalu lambat.
Kalau aku mati besok,
apa aku bisa mengharapkan anak-anak bodohku
untuk menjalankan visi distrik bisnis ini?
Aku mau peresmian dalam dua tahun.
Bukan lima tahun lagi.
Bersihkan wilayah Bliss.
Kau pasti bisa.
Baik, Pak. Mari bahas detailnya.
Ini bagus.
Ayo, Nyonya tiba.
Akhirnya, rencanaku berjalan.
Tahun depan, aku tak bisa datang lagi.
Aku mungkin kembali lima tahun sekali begitu tiba di Amerika.
- Marcus. - Ya, Bu?
Beri tahu Pak Kim
untuk keluarkan anggaran relokasi Bliss.
Bayarannya?
Ya, bayarannya.
Agar mereka bersedia menandatangani petisi kampanye itu.
Tentu, Bu.
Bagus.
Astaga.
Gelap sekali di sini.
Lampu jalan pun tak ada.
Astaga, gelap sekali.
Ada kucing!
Kucing!
- Tidak! Mustahil! - Tunggu, Bu.
- Tidak! - Tenang.
- Tidak, ini tak mungkin! - Tunggu.
Tarik napas yang dalam.
- Bu, hai. - Ya?
Tempat apa ini?
Lalu, nomor apa ini?
Dibuang, muncul lagi.
Dibuang, muncul lagi. Begitu terus.
- Apa ini? - Baik, tenanglah.
Namamu?
Pengacara Maria Luisa Manuel.
- Tanggal lahir? - 24 Oktober 1987.
- Kenapa? - Bu, tunggu sebentar.
Kenapa? Bu? Tunggu, Bu?
Maaf!
Kenapa kita baru tahu terjadi kesalahan
saat klien sudah di surga?
Sisa waktu Mary Jane Alcantara masih satu bulan lagi!
Aku sudah memeriksanya.
Kesalahan ceroboh ini tak boleh terulang!
Menurutmu, ini apa?
Kantor pemerintah yang korup?
Pak Kepala! Darurat!
Namanya tertukar.
Nama mereka sama persis.
Satu adalah wanita tua yang sakit, tapi hidup bahagia
dikelilingi orang-orang yang mencintainya.
Satu lagi adalah wanita yang gila kerja.
Ini, Pak.
Dia masih hidup!
Wanita muda itu masih punya waktu hingga tahun 2062.
Kapan kita bisa menukar jiwa lagi?
Sekitar sepekan, Pak.
Bagaimana dengan Ny. Alcantara?
Dia sudah naik ke surga,
tapi waktu hidupnya masih ada satu bulan.
Itu masalahnya, Pak.
Satu bulan itu terbuang percuma.
Dia bisa menciptakan kenangan baru dengan orang-orang yang dia cintai.
Silakan duduk, Bu Lui Manuel.
Di mana aku harus duduk?
Ya, silakan duduk.
Kau saat ini berada di Pusat Transit Alam Baka.
Semua jiwa lewat sini
sebelum mereka akhirnya naik ke surga.
Tunggu, siapa yang mati?
Kau, Bu.
Apa katamu? Aku yang mati?
Aku?
Aku?
Kalian berdua lucu sekali.
Kalian sangat lucu!
Lucu sekali!
Aku mati?
Mustahil aku mati.
BMI-ku sempurna. Bukan sombong, aku olahraga Hyrox.
Solo. Pro. Sub-satu. Ya.
Bagaimana aku bisa mati?
Bagaimana? Katakan.
Aku tak mungkin mati.
Bagaimana bisa? Bagaimana?
Tunggu.
Apa ini soal kecelakaan tadi?
No comments yet. Be the first to leave one.