Stage Fright

Stage Fright

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

Stage Fright 1950 1080p BluRay H264 AAC-RARBG
En kommentar af Chyrus

Tags

BluRay
1080
Udgivet den: 2022-04-26
Downloads: 45
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Ada tanda polisi?

Tidak, tak ada tanda.

- Sepertinya kita akan berhasil lolos. - Sip.

Seberapa jauh itu ke kapal ayahmu?

Dua jam, dengan keberuntungan.

Keberuntunganmu sepertinya bagus sekali, semoga itu terus terjadi.

Bisa beritahu sekarang apa yang terjadi? Aku sungguh ingin tahu.

Tapi bila kau merasa menginginkannya.

Itu Charlotte Inwood.

Dia dalam masalah.

Itu tak mengejutkanku.

Tidak, ini serius, Eve, ini sangat serius. Dia jadi panik.

Aku harus menolongnya. Siapa saja bakal melakukannya.

Aku ada di dapurku. Itu sekitar pukul 5:00.

Bel pintu bunyi. Aku turun ke bawah untuk mencari tahu siapakah itu.

Jonnie, kau mencintaiku. Bilang kau mencintaiku.

Kau sangat mencintaiku, kan?

Kupikir dia meninggal. Aku yakin dia meninggal.

Aku tak berniat membunuhnya. Aku tak berniat membunuhnya.

- Siapa meninggal? - Suamiku.

Kami mengalami pertengkaran hebat.

Tentangmu.

Oh, dia keji.

Kau tahu hal-hal yang bisa dia katakan.

Dia mulai memukulku. Aku ambil sesuatu.

Aku sudah gila karena ketakutan.

Oh, apa yang harus kulakukan?

Sayang, tenangkan dirimu. Dia mungkin tidak...

Gorden, Jonnie. Tarik gordennya.

Kupikir tadi aku ada Brandy.

Ini. Minum ini.

Dia pria yang mengerikan.

Kenapa wanita menikahi pria yang mengerikan?

- Di mana itu semua? - Kamar tidurku.

- Ada orang lain di rumah? - Aku tinggalkan para pembantu di desa.

Aku berkendara pagi-pagi sekali demi dapat jam istirahat sebelum pergelaran.

Oh, apa yang bisa aku lakukan?

Aku tak bisa tampil. Aku tak bisa.

- Ada orang melihatmu? - Tidak. Aku rasa tidak.

Tak ada orang di jalan.

Aku masuk ke mobilku lalu datang kemari.

Itu diparkir di sekitar persimpangan.

Oh, Jonnie, apa yang akan mereka perbuat padaku?

Jangan gemetaran seperti itu. Kita akan cari cara.

Kita akan pastikan kau baik saja, sayang.

Tapi kau harus hubungi teater.

Aku tak bisa main malam ini.

Bilang aku sakit. Ya, Tuhan, itu akan jadi cukup benar.

Kau harus tampil malam ini. Kau harus.

Seolah tak ada yang terjadi. Tak ada yang terjadi.

Kau berkendaralah langsung ke teater, kau mengerti?

Langsung ke teater. Kau belum pulang sama sekali.

Sekarang pahami itu dengan baik.

Tapi gaunku... ada darah di sini.

- Aku harus balik ganti pakaian. - Tidak, kau tak boleh lakukan itu.

Aku bisa ke sana sendiri.

Oh, sayang, bisakah kau? Tak ada orang di sana.

Aku kasih kau kuncinya.

Ada gaun biru seperti ini di lemari besar sebelah jendelaku di kamar tidur.

- Ini kuncinya. - Kau yakin para pembantu belum kembali?

Belum, belum, belum. Tapi kau harus buru-buru. Kumohon, Jonnie, kumohon.

Ini satu-satunya kesempatanku. Kau akan, kan?

Ini beresiko. Biar aku berpikir sebentar. Maksudku...

Kau tahu aku ingin menolongmu, tapi...

Ke sana atau jangan ke sana. Itu semua sama.

Kupikir kau mencintaiku.

- Itu tak penting sekarang. - Oh, kekasihku. Sayangku.

Aku akan berbuat apa saja untukmu. Kau tahu itu.

Aku akan secepat yang aku bisa.

Itu pembantumu, Nellie.

Oh, ya.

Dia mau ke rumah untuk ambilkan sepatu yang aku butuhkan buat pertunjukan.

- Dia mengenalimu? - Entahlah.

Kau harus pergi ke teater.

Polisi bakal ke sana untuk memberitahumu kabar buruk.

Ambilkan aku sabukku, sayang.

Oh, Jonnie, apa yang sudah kuperbuat padamu?

Jika Nellie mengenalimu,

itu takkan aman di sini.

Kau harus pergi jauh sementara waktu.

Aku tak berpikir itu akan sangat baik.

Tapi mereka bakal datang kemari. Kau harus pergi sekarang juga.

Oh, kekasihku sayang, kau telah menyelamatkanku.

Kita harus pikirkan tentangmu sekarang.

Kau harus sembunyi.

Aku tak peduli apa yang terjadi denganku.

Tugasmu itu berusaha melupakan semuanya.

Biar aku yang khawatirkan. Aku akan cari cara.

Setelah itu kita akan mulai kembali. Kau dan aku.

Tak ada lagi sembunyi-sembunyi, penipuan, dan kebohongan.

Aku harus buru-buru, sayang.

Tapi aku mengkhawatirkanmu.

Kau jangan.

Kau itu aktris. Kau hendak memainkan sebuah peran.

Tak boleh ada kegelisahan waktu kau tampil.

Aku usahakan.

Gaunku!

Aku akan singkirkan itu. Jangan khawatir.

Jangan ikut ke bawah.

Kita tak seharusnya terlihat bersama.

Sampai jumpa, kekasihku.

Sampai jumpa.

Dan demi Tuhan, jangan khawatir.

Ya?

Bisa aku bicara dengan Nona Eve Gill, tolong?

Oh, sayang, tidak. Aku takut dia tak ada.

Dia bilang dia hendak berakhir pekan ke ayahnya, tapi kupikir dia sudah kembali.

Ya. Benar sekali. Dia sudah kembali semalam.

Dia ada latihan seharian hari ini di Royal Akademi Seni Dramatik...

kau tahu, R.A.D.A.

Kau tahu dia di mana sekarang?

Kau tak dengar?

Dia di R.A.D.A. Latihan.

Jonathan Cooper?

Ya.

Kami petugas kepolisian.

Bisa kami menemuimu sebentar, tolong?

Tentu saja. Silakan masuk.

Aku beritahu, aku tak bisa memungkinkan mengabulkan permintaanmu.

Aku sampai pada keputusan ini setelah menyampaikan persoalan pertimbangan kesungguhanku.

Hentikan aku bila ada seorang anak tak tahu berterima kasih seperti itu!

Tidak, sayang. Jangan masukkan perkataanmu ke yang berikutnya.

...sungguh memalukan.

Itu tak ada dalam ingatanmu bahwa kami juga bertahun-tahun lalu

menderita kebodohan dan kegelisahan karena masa mudamu?

Jika darah kita jadi lebih dingin dan lebih tenang,

mari kita jangan perhitungkan ini pada diri kita sendiri demi kebaikan,

melainkan tempatkan itu pada catatan atas bagian kesungguhan bertahun-tahun

bahwa kita punya benteng melawan kelompok anak muda yang mengganggu.

Kau takkan jadi lebih baik dari ini.

Tidak, ayah, ayah kejam.

Bila semua orang tua dengan pemikiran seperti ayah, pernikahan akan jadi sebuah ketidakmungkinan.

Setelah itu apa yang akan terjadi pada umat manusia.

Pergilah. Apa yang kau lakukan di sini?

Polisi mengejarku. Kau lihat mereka?

Kau tidak, aku berharap, melupakan tragedi...

Mereka pikir aku habis bunuh orang. Bisa kau sembunyikan aku ke kapal ayahmu?

Kau sungguh tak berperasaan...

Mereka baru saja pergi.

Aku berpikir ini sebuah kelas siswa-siswa cerdas

lagi berusaha menguasai seni yang amat sulit dan indah.

Aku tak punya kesenangan mengenalmu, anak muda,

tapi aku pastinya akan melaporkan perbuatanmu pada Sir Kenneth.

Sekarang kita akan mulai latihan lagi sama pemain lainnya.

- Pemain ini sepertinya berpikir berakting itu hanya kesenangan dan permainan. - Aku sungguh minta maaf.

Oh, Jonathan.

Lekas pergi dari sini. Kau bawa mobilmu di sini?

Diparkir di depan.

Aku tunjukkan pintu masuk belakang lalu menjemputmu di sana.

Eve, kau membenciku

sekarang karena kau tahu tentang Charlotte dan aku?

Aku tak pernah bisa membencimu, Jonathan,

karena kita benar-benar teman lama,

dan...hanya karena...

Tapi aku amat berharap aku bisa terima pelajaran tentang peran yang tak penting.

Eve yang baik.

Bawa dia ke dalam sini. Lebih hangat.

Menurut ayah aku telah bertindak seperti orang bodoh?

Secara keseluruhan, ayah rasa begitu.

Ayah pikir teman lelakimu ini bertindak seperti orang bodoh.

Ayah punya firasat kuat ayah bakal bertindak seperti orang bodoh.

Itu menular.

Maksud ayah hendak menolongnya?

Kenapa tidak?

Dia temanmu, kan?

- Oh, ya. - Begitu.

Lebih dari teman, eh?

Waktu aku bersamanya, aku punya perasaan di dalam sini

itu agak...

Ya, ya, ya. Kita bisa bahas gejalanya nanti.

Sementara itu, ayah anggap kau agak suka akan dirinya atau masih menginginkannya?

Aku jatuh cinta dengannya.

Kau sudah ikat dia, tapi dia belum bisa melepas ikatannya.

Seperti itu?

Aku harap Charlotte Inwood itu di...

Oh, benarkah?

Ayah sudah lihat dia di atas panggung.

Dia bisa buat ayah ketawa,

jika ayah tidak dengan kerasnya menahan diri.

Dia tak bisa buatku ketawa, di luar atau di atas panggung.

Aku tak bisa diam duduk lalu lihat apa yang dia perbuat pada Jonathan. Dia seperti hantu jahat.

Coba perhatikan dia!

Ditaklukkan oleh seorang wanita, hmm?

Sekarang kau mau ayah bawa si tertaklukkan ini untuk pelayaran kecil.

Hmm? Seperti itu, kan?

Kupikir ayah bisa bawa dia lewati terusan atau ke pantai Irlandia.

Setelah itu dia bisa bersembunyi sementara.

Perjalanannya kedengarannya menarik,

tapi kurang menarik menolong tersangka pembunuh untuk melarikan diri,

utamanya karena reputasi ayah.

Tak ada masalah dengan reputasi ayah.

Tidak, pastinya. Ayah sedikit menyanjung diri ayah sendiri.

Sebenarnya orang-orang terus mengawasi ayah.

Ayah dicurigai karena jadi seorang penyelundup.

- Ayah bukan. - Oh, ya, ayah iya.

Satu tong kecil Brandy?

Itu bukan berarti ayah seorang penyelundup.

Dua tong kecil.

Itu sudah 15 tahun lalu.

Tapi ayah lakukan satu, dua penyelundupan lagi, sejak itu

More Indonesian subtitles for Stage Fright

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left