De første 200 linjer.
Apaan ini...
Ini juga rusak. Sial!
Sial. Apa dia penagih utang?
Sial!
Astaga, mahluk apa dia?
Halo, apa situasi darurat anda?
Halo?
Halo?
Anda bisa mendengarku?
Halo?
Tersangka memanjat lewat pipa gas.
Apa penyebab kematian atau senjata yang dipakai?
Untuk itu...
Dari hasil otopsi korban terkena racun PSP berjumlah besar.
Racun saraf hewan laut?
Ya, itu racun saraf paling mematikan dari hewan laut...
Mirip dengan racun pada Ikan Fugu.
Bagaimana tersangkanya?
Tersangka ditemukan di TKP dan telah tewas selama 3 bulan.
Sesosok mayat melakukan pembunuhan?
Pak.
Kita mendapat kasus yang tak masuk akal.
Lagi.
Translated & Resync By: SIBERIAN
DEAD MAN'S PREY
Halo, para pendengar setia.
Tamu kita hari ini adalah penulis buku "Kebencian dan Kutukan"...
Dan CEO dari saluran berita independen, Detektif Urban.
CEO atau penulis? Kau lebih suka disebut apa?
Panggil aku jurnalis saja. Karena itu profesi utamaku.
Baiklah, Jurnalis Lim Jin-hee.
Sebagai jurnalis, kau sering dikritik karena memercayai mitos...
Dan ingin membagikan kisah itu melalui buku yang kontroversial ini.
Jadi! Buku ini tentang sihir hitam kuno dan kutukan, benar?
Ya, bentuk sihir kuno itu adalah...
Sebentar, para pendengar sudah mengetik banyak komentar.
Apakah kau pernah kontak dengan penyihir yang menghilang itu?
Tidak pernah.
Itu membuatmu tak punya saksi untuk mendukung ucapanmu.
Sangat disayangkan.
Kuharap penyihir itu mendengarkan dan menghubungi.
Baiklah! Kita lanjut ke sesi penelepon.
Itu saja?
Ya! Halo?
Halo?
Halo.
Siapa ini? Sebutkan namamu!
Kau tak perlu tahu.
Nn.Lim, ada kasus tentang mayat yang membunuh semalam.
Pastikan dengan pihak kepolisian.
Kau akan tahu bahwa ucapanku benar.
Uh, maaf, tapi...
Diam!
Aku sedang bicara pada Lim Jin-hee.
Hei, aku penyiarnya di sini.
Putuskan. Omong kosong apa ini...
Tunggu.
Lanjutkan.
Akulah pelakunya..
Wawancarailah aku secara langsung, pukul 2 siang besok.
Sudah kukirimkan alamatnya.
Dan aku ingin banyak orang menontonnya.
Sampai nanti.
Um, para pendengar?
Kami kembali setelah jeda iklan.
Hei! Apa-apaan itu tadi?
URBAN DETECTIVE
Nanti kuhubungi lagi.
Dimana Pil-sung?
Itu tak penting.
Media menggila ingin tahu kebenarannya.
Ada banyak orang yang mencari kata kunci terkait juga.
Mereka bilang kita menipu demi menjual bukunya.
Beraninya mereka!
Dimana Pil-sung?
Di atas. Sebentar.
Hei kau, ke sini.
Kameramen magang baru kita.
Halo. Aku Jessy Jeong.
Hai. Senang berkenalan.
Sama-sama!
Aku selalu ingin jadi jurnalis sehebat dirimu.
Terserah... Aku menghormatinya juga.
Kenapa masih menggendong tasmu?
Senang bertemu./ Fighting!
Kau menerima seorang pemagang?
Baguslah kau sudah bertemu Jessy.
Dia kurang pengalaman, jadi negosiasi gajinya cepat.
Dan dia bukan orang sini.
Kau menyelidiki kasus di radio?
Berkasnya di sana.
Korbannya?
Kim Jung-kyun. Usia 46.
Peneliti di Farmasi Seungil, bercerai 4 tahun lalu...
Farmasi Seungil?
Penyebabnya keracunan. Dan ada bekas gigitan.
Foto tersangka ada di belakang.
Hasil otopsi menunjukkan bahwa dia telah tewas selama 3 bulan.
Apa?
Itu seperti ucapannya.
Mayat yang membunuh seseorang.
Identitas tersangka?
Polisi masih belum tahu, jadi aku harus menyelidikinya.
Tato yang aneh.
Bukankah itu seperti stigmata?
Tidak.
Oke.
Itu memang seperti simbol.
Akan kutanyakan ke Professor Tak.
Aku sudah melakukannya!/ Selamat pagi.
Hai, sayang!/ Berikan.
Kenapa ke sini?
Ini hari perayaan pernikahan kita?
Kau suka bercanda, ya?
Jung!
Selamat telah dimutasi ke divisi penyidik regional.
Sekarang kau punya banyak waktu bersama istrimu.
Aku sudah pindah setahun lalu.
Bagaimana kau bisa dapat berkas kasus yang belum dipublikasikan?
Jung-hoon, berkas ini masih belum dipublikasikan?
Ini ulahmu lagi?/ Maaf, pak.
Kenapa kau ke sini?
Besok jangan melakukan wawancara itu.
Kenapa?
Karena kau tak suka melihat istrimu sukses?
Ayolah, ini berita besar pertamanya setelah mendirikan perusahaan.
Kita harus menjual semua buku ini untuk bayar sewa.
Itu bukan kasus biasa.
Kau bisa dalam bahaya lagi.
Aku tahu.
Itu bukan kasus biasa.
Anggaplah si penelepon memang pelakunya.
Bisakah dia membuktikannya?
Apa motifnya?
Motifnya...
Bahkan tak ada cukup bukti yang konkret.
Ayo dengarkan dia dulu sebelum menangkapnya.
Benar.
Baiklah.
Ayo dengarkan dia dulu.
Tapi! Polisi akan tetap bersiaga, oke?
Baiklah.
Jin-hee, kau mendengarku?
Ya...
Akan kuturuti perintahmu, jangan cemas.
Apa kau tak khawatir?
Tidak, aku punya suami yang bisa diandalkan.
Dah.
Semua buku ini dikemanakan?
Simpan saja di bawah.
Pil-sung, identifikasikan mayat itu secepatnya.
Jin-hee.
Juniorku yang bekerja di majalah horror mengirimiku ini.
Lihatlah.
Ini ritual di rumah terbengkalai di Shikoku, Jepang.
Lihatlah dukunnya.
GADIS MISTERIUS, MUNCUL BERSAMA PENGUSIR SETAN
So-jin?
Itu dia, kan?
Tampaknya dia bekerja pada dukun Jepang lalu menghilang lagi.
Jika kita menemukan So-jin, orang-orang akan memercayaimu...
Dan semua bukunya akan laku terjual.
Boleh kupanggil kau kakak?
Aku dukun./ Dukun?
Dia iblis.
Ini pertarungan spiritual.
Jika kau punya fotonya, nama dalam bahasa Cina...
Dan benda pribadi miliknya, aku bisa mengutuknya.
Joo, "menuang" dan hwan "kebahagiaan"!
Ayo rapalkan mantranya.
Matilah...
Matilah...
Matilah...
Matilah!
Merasa bersalah karena mengutuk bajingan?
Kau orang yang baik.
Kak, aku akan menyegel iblis ini ditubuhku selamanya.
So-jin! Tidak!
So-jin!
Matilah!
Jin-hee.
Ingat, matikan siarannya jika kau merasakan hal janggal.
Akankah dia muncul?
Penonton kita ada 20 ribu orang.
Jika ini gagal, kita bisa kehilangan sponsor.
Tenang saja. Dia pasti datang.
Tenanglah, oke?
Dia datang.
Tak perlu cemas.
Kau, keluarkan tanganmu dari saku.
Pak, ada orang masuk.
Topi mancing, jaket abu-abu.
Seorang pria berusia 40-an bercelana panjang hitam.
Cek. Semuanya fokus!
Baik pak. Cek.
Siap.
Dia menuju ke ruang wawancara.
Tampaknya dia target kita.
Jin-hee… Ada pria menuju ke arahmu.
Kau di sini untuk wawancara?
No comments yet. Be the first to leave one.