Sometimes They Come Back

Sometimes They Come Back

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

Sometimes They Come Back (1991) 720p 1080p Bluray
En kommentar af SesatMemberIDFL
Visit us @ ladanginfo.com / idfl.me

Tags

BluRay
720p
720
1080
Udgivet den: 2017-06-02
Downloads: 43
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Pikiran yang menyimpan kenangan yang menyakitkan, untuk sebuah alasan...

...mencoba menjaga kita dari membuat kesalahan yang sama, lagi dan lagi.

Beberapa orang berkata : "Jika kau kembali dimana kenangan itu dimulai,...

...lihatlah tempatnya, berjalanlah melewatinya,...

...kau bisa bebas dari luka dan melupakannya".

Mungkin aku berfikir itu yang akan terjadi.

Aku akan menceritakan padamu, meskipun itu akan lebih baik...

...seandainya aku tak pernah melihat kota ini lagi.

Tapi dulu hanya mengajar, aku bisa mendapatkannya,...

...dan aku membutuhkannya, dan aku sudah mengambilnya.

Jim, ini menyenangkan.

Sangat bagus, kan?

- Kelihatannya membosankan. - Tidak.

Kau akan menyukainya. Kota ini lebih baik dari Chicago.

Tentu saja banyak hal yang sudah berubah...

...tapi tidak banyak, anggaplah tahun-tahun itu sudah berlalu.

Tidak, hampir tak cukup menjaga hatiku dari pertautan...

...untuk menjagaku dari melupakan kota ini dimana saudaraku meninggal.

Di kota yang sama orang tuaku mengungsi dengan rasa takut dan pilu ketika umurku 9 tahun.

Hal yang sama. Hanya wajah yang berubah.

1647, itu yang dibilang? Kau yakin?

- 1647 Harland. - Oke.

- Kemana arah semua trotoar itu? - Itu hal terkecil dari masalah kita.

Kita tak harus menetap. Aku akan pulang untuk mengecat rumah.

Aku bisa memulainya dari gubuk ini.

Tidak bisa. Kau bukan tukang cat rumah lagi.

Aku tak seperti kebanyakan pengajar, kau tahu.

Mungkin ini menjadi sedikit usang setelah lama ditinggalkan.

Kau akan baik-baik saja. Seperti halnya mengendarai sepeda.

- Kau tak pernah menyerah padaku, ya kan? - Tidak, tidak pernah.

Oke, dua pria dengan sebuah truk. Mari bongkar van ini.

Scott sudah bisa bercerita, Sally dan aku merasa takut.

Sudah berapa tahun aku bekerja dan apakah kita harus menunjukan itu?

Aku ingin menyiapkan ini untuknya, jangan menempatkan dia dalam bahaya.

- Selamat malam, pumpkin. - Selamat malam, Bu.

- Tidur yang nyenyak. - Oke.

- Selamat malam, Nak. - Selamat malam, Ayah.

Selamat malam.

- Menurutmu, nyala atau mati? - Mati.

- Yakin? - Yah.

- Selamat malam. - Selamat malam.

Aku punya keyakinan dengan rumah baru ini.

Aku harus menentukan wewenangku.

Seandainya aku tahu kengerian yang kami hadapi,...

...aku akan membawa Sally and Scott dengan tanganku...

...seperti orang tuaku melakukannya padaku dan menjauh dari kota ini selamanya.

Aku dengar pengajar yang baru ini melempar beberapa anak keluar jendela di Chicago.

- Tidak, dia mengejar dengan mobilnya. - Tidak, bukan itu yang terjadi.

Orang itu dipecat karena dia kehilangan kontrol di dalam kelas.

Dia mengambil kursi dan melemparkan...

Kelas kelimaku hari ini.

Aku sedikit kehilangan rupa. Makasih Tuhan, kalian adalah senior (Maksudnya SMA).

Aku harap kalian akan berbelas kasihan padaku.

Akan kulakukan yang terbaik agar kalian tetap bangun.

Kami lebih suka tidur.

Aku bisa bilang ini bukan cinta pada pandangan pertama...

...tetapi kalian menerima untuk tinggal denganku dan sebaliknya, jadi...

...mari coba menikmatinya, oke?

Bolehkah aku?

Ada sesuatu yang harus Anda tahu tentang kelas ini.

- Kau punya nama? - Yah.

- Kau akan memberitahuku? - Chip Conway.

Atau pengajar bergantung pada seberapa dekat Anda menerima.

Sekarang Anda lihat, Tn. Jim, ada sedikit...

Tahan dulu. Tn. Norman atau Jim saja.

Yah, itu maksudku. Ini bukan kelas sungguhan.

Anda bisa lihat, kebanyakan dari kami adalah tim football.

Ini kelas yang khusus untuk bercanda seperti aku dan para gadis pelupa.

Seperti Kate.

- Aku bukan orang yang pelupa. - Yah, benar!

Sekarang biarkan kami berlayar dan kami akan memenangkanmu sebuah kejuaraan.

Luluskan kami dan Anda akan punya satu regu pembunuh hebat yang menyenangkan.

Kalian akan diluluskan, jika kalian melakukan pekerjaan yang seharusnya.

Bagaimana pun kami akan lulus.

Baiklah, simpan dulu hal itu. Tahan dulu.

Diam!

- Maaf. - Tidak, tak perlu minta maaf.

Aku mau meminta maaf untuk orang yang egois di kelas ini.

- Beberapa dari kami masih ingin belajar. - Terima kasih... Kate? Terima kasih.

Tapi aku ingin meminta maaf.

Aku sedikit lupa dalam pengajaran ini, dan...

...aku tak mau mematahkan tongkat lagi.

Aku jenis orang seperti itu.

Entahlah, Tn. Simmons. Orang ini sangat kasar pada kami.

- Kami dapat tanggung jawab yang besar... - Sebentar.

- Tn. Norman. - Halo, Pak.

- Bagaimana hari pertamamu? - Baik, Pak. Baik-baik saja.

Baguslah. Jika kau ada waktu, aku mau ngobrol-ngobrol.

- Tentu saja. - Di ruanganku.

Maaf.

Dalam 27 tahun, tak seorang pun pindah setelah aku dan orang tuaku pergi.

Bagaimana rumah ini dulunya ditinggalkan begitu saja?

Aku akan menangkapmu, Jimmy.

Sudah kutangkap kau sekarang.

Tidak, Wayne. Sudah, Wayne!

Wayne, Tidak.

Wayne!

Lari, Jimmy, lari!

Sally? Scott?

Surprise!

- Cukup. - Lihat!

- Darimana kau dapatkan ini? - Kau menikahi wanita pintar.

Kau tahu, tempat ini sungguh potensial di bohemian.

- Kami pergi ke tempat barang bekas. - Jangan beritahu ayahmu, Scott.

Aku mengeluarkan sedikit uang, tetapi barangnya bagus, 'kan?

- Bagus. - Lihat, aku dapat ini. Ini barang antik.

Tunggu sebentar, Aku akan menunjukkan sisanya.

Aku melihat tempat yang sempurna di pusat kota hari ini.

Sayang, ini bukan Chicago. Tak ada pusat kota disini.

Kau tahu yang aku maksud, disana di tengah kota.

Itu toko yang tidak ramai. Tempat yang sempurna untuk belanja.

Kedengarannya bagus.

Dan aku memutuskan, takkan bercocok tanam.

Kau tahu, aku pikir berada di tempat seperti ini,...

...kau tak bisa menjadikannya sangat spesifik.

- Kau baik-baik saja? - Ya. aku baik-baik saja.

Aku senang dengan tempat ini. Aku rasa ini tempat yang sempurna.

Bolehkah aku memiliki kembali keretaku?

Ya. Kenapa kau tak membeli sarung tangan dan kita bermain bola?

- Bagaimana pekerjaannya? - Baik.

Kepala Sekolah memanggilku ke ruangannya hari ini.

Dia bilang tak mau ada insiden Chicago disini,...

...aku harus melihat kemarahanku.

Aku pikir kau sudah menjelaskannya di wawancara yang pertama.

Aku rasa dia ingin aku tahu bahwa dia sedang mengawasi.

Para pelajar kelihatannya tahu, juga. Aku harap ceritanya tidak menyebar.

Ayo, ayah!

Berangkat! Kami takkan lama.

Yah, jangan lama-lama. Makan malam hampir siap.

Sally?

Sally?

Kau berada disini 1 menit? Kau pergi...Sebentar.

Kami sudah siap.

Ya.

Apakah dia bernyanyi? Tidak.

Menari? Tidak.

Oh, sayang, berhenti.

Kau jelek.

Entahlah.

Tidak bisa.

Jimmy?

- Apa yang sedang kau tangisi? - Kenapa aku tak bisa pergi ke perpustakaan denganmu?

- Siapa yang bilang? - Ibu.

Aku sudah bilang pada ibu dan aku sudah mengerjakan semuanya.

Jika kau mau pergi, kau bisa pergi, tapi kau yang bawa bukuku.

Oke.

Kau dan aku, Jimmy, kita akan selalu bersama.

Aku sudah bisa bayar perpustakaan, jadi aku akan butuh bantuanmu.

Berapa tiga kali dua, dikali dua?

Dua belas.

Kau salah satu orang yang pintar di keluarga ini.

Ini dia.

- Kita akan lewat terowongan? - Tentu saja. Lebih cepat. Ayo.

Tidak!

Wayne!

Jangan!

Hai, buttface (bahasa ejekan), kalian menghalangi jalan.

Si banci membawa buku. Bacakan aku dongeng, banci.

Kalian mau melewati terowongan ini?

Kalian harus membayarnya.

- Kami akan kembali. - "Kami akan kembali."

Tidak. Tidak ada jalan kecuali jalan kami.

Benar, Vinnie?

- Berikan kami uang. - Tinggalkan kami sendiri.

Dengar, penyusup baru. Lihat, jika mereka bisa terbang.

Bisakah mereka terbang?

Sekarang, aku akan meminta sekali lagi.

- Berapa banyak uang yang kau bawa? - 12 sen.

Tinggalkan kakakku!

Vinnie, jauhkan anak ini dariku sebelum aku menghajarnya.

Tak seorang pun yang memukulku hidup, kawan.

- Hai, ayo kawan. - Wayne!

Lari, Jimmy, lari!

Pimpin, Vinnie.

Lari, Jimmy, lari!

Dia pantas mendapatkannya kawan. Kau yang maju.

- Dia yang maju! - Bagaimana dengan dia?

Bagaimana seandainya dia memberitahu orang-orang?

Kemari, Nak.

Ayo pergi!

- Ayo pergi! Berikan aku kuncinya! - Tidak!

- Wayne! - Minta bantuan. Larilah!

- Dimana kuncinya? - Cari!

- Oke, ayo pergi! - Hai, Nak!

Mueller!

- Kau pengecut! - Mueller!

Jimmy, ada apa?

Tidak! Wayne...

Jim?

Jim.

Kau baik-baik saja?

Yah.

Aku mendengar anak kecil menangis.

Itu aku.

Kenapa kau tak masuk saja? Aku akan membuatkanmu kopi.

Yah.

Sebentar.

Lari, Jimmy, lari!

Kau memberitahu pelatih aku yang mulai? Dia menghukumku!

Mungkin itu pesan yang diterima untukmu, Chip!

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left