Οι πρώτες 200 γραμμές.
SELATAN MELAYANI SELATAN 28312
Tambah ketiga kali bayar lima sen.
Tip.
Ayo! Di operan.
Baik. Lima belas. Ayo!
Kunaikkan 10.000.
25! Lima! Sepuluh!
Ayo. Lima belas.
Hei, kalian punya batasan.
Tos.
Dan naikkan 10.000.
Ada yang naik? 25. Baik!
Masih ada 175.
Tak ada yang mau bertaruh melawan petinjuku?
Tak ada yang mau? Sekalian saja jual tiket kemari.
Tiga di sini! Ada tiga. Benar.
- Aku sepuluh. - Besar.
- Ada lagi? - Lima belas!
- Aku punya 30. - Ada petaruh besar.
Penjudi kelas kakap.
Kesempatanmu sudah habis.
Ayo. Cepat.
Kami siap di sini.
Ingat, apa pun boleh, tapi jangan memukul saat jatuh.
- Ya. - Baiklah. Biar mereka mulai.
- Kau mau? - Aku mau.
Kau mau? Masuk! Ambillah!
- Masuk ke sana! - Hei! Baiklah, Chuck!
Dasar berengsek.
Bagus. Ayo, Chuck. Habisi dia!
Sekarang, masuk!
Masuk. Habisi dia.
Masuk!
Habisi! Ayo!
Ayo habisi dia!
Kau bisa, Chuck! Ayo! Kalahkan!
Serang dia. Masuk!
Ya!
Ayo, bangun!
- Ayo bangun! - Ayo. Bangun!
Bangun, Bodoh!
Kurasa aku bisa tambah enam lagi.
Ya, dan dua lemon.
Kau bisa mulai kapan saja, Kawan.
Chaney.
Lalu kenapa?
Kita bisa menghasilkan uang.
Benar. Aku mendengarkan, Kawan.
Bisnis tadi. Kau yang mengaturnya?
- Selalu begitu. Silakan. - Terima kasih.
Kurasa kau melalui jalan yang panjang dan sulit.
Siapa yang tidak?
- Penjara? - Kau polisi?
Hanya ingin tahu dari mana asal orang.
Kau tampak sudah lewat masamu. Lagi pula, aku sudah punya petinju.
Ya. Aku melihatnya.
Bajingan itu menyerangku malam ini.
Dengar, Kawan, setiap kota punya bar, dan bar itu punya seseorang
yang anggap diri super tangguh.
Tapi mereka semua datang ke Speed untuk uangnya.
Dia payah, aku yang kalah.
Aku tak mau uangmu.
Aku punya enam dolar... dan itu saja.
Pertaruhkan.
Teman lamaku, Speed, kembali
dengan calon pemenang lainnya.
- Ada yang mau bertaruh melawannya? - Tidak setelah semalam.
Ada?
Kuberi dua banding satu.
Tiga banding satu!
Ayo! Peluang seperti itu jarang ada.
Kurasa kalian tak selamban dia.
Kami bertaruh 150. Mau pegang?
Ada 150 lagi untuk siapa pun yang mau pengulangan. Bagaimana?
- 50. - 20.
- 40. - Semuanya!
Ambil semuanya. Ada lagi?
Kau gila!
Kau punya 15 lagi. Suka bertaruh?
Tunggu sebentar.
Kami punya enam lagi. Hanya tinggal itu.
Aku ambil semuanya.
Sudah kulakukan bagianku. Dia bagianmu.
Hei, Kek, kau terlalu tua untuk ini, ya?
Ayo. Mulai pertarungannya. Ayo. Mulai.
Seperti semuanya di dunia, butuh uang untuk menghasilkan uang.
Ini 12 dolarmu.
Sepuluh lagi untuk bersenang-senang.
Urus kesepakatan resmi kita nanti.
Masih akan banyak lagi.
Kau tak perlu cemaskan itu.
Sekarang. New Orleans.
Speed akan pulang. Mau mencicipi?
Tidak?
Halo, Manis.
Bagaimana, Speedy?
Awal yang sulit, tapi akhir yang cepat.
Ya. Berapa?
- Genap. - Luar biasa.
Selalu ramah bersama orang asing.
Ini Chaney. Gayleen Schoonover, tunangan permanenku.
Senang bertemu, Tn. Chaney.
- Itu dia. Ayo. - Aku akan berpamitan di sini.
Tunggu. Kita harus membuat rencana.
Aku ingin berkeliling kota.
- Lalu kemitraan kita? - Aku tak suka terburu-buru.
Astaga! Apa maksudmu?
Selalu ramah bersama orang asing, Speed.
Apa kita akan bertemu lagi, Tn. Chaney?
Aku mungkin akan muncul.
Jangan lupa. Jalan Dauphine nomor 11.
Siapa pria itu?
Akan kuberi tahu siapa dia. Sumber uang.
Terlihat lebih kasar dari aslinya,
tapi dapat banyak sinar matahari dari jendela.
Perbaiki tempat ini, akan sangat bagus.
Ada perabot di gudang yang bisa kau pakai.
- Tidak, aku suka seperti ini. - Tarif 1,5 dolar seminggu.
Di muka.
Boleh aku duduk?
Kau mau bicara atau duduk saja?
Siapa namamu?
Siapa yang kau tunggu?
Aku menunggu orang membelikan secangkir kopi lagi.
Minumlah punyaku.
Kau tinggal di sekitar sini?
Cepat sekali langsung tanya itu.
Mungkin bisa kuantar pulang.
Kemungkinan kecil.
Ada dua pilihan di kampung halamanku.
Tinggal dan bosan, atau pindah dan mengambil risiko.
- Bagaimana peruntunganmu? - Kenapa tanya itu?
Lihat baiknya hidupku.
Aku pernah lihat yang lebih buruk.
Tergantung apa yang kau cari.
Bagaimana denganmu?
Aku tak melihat tikungan berikutnya.
- Mau aku masuk? - Tidak.
- Kau yakin? - Tidak semudah itu.
Suamiku di penjara. Tak ada pekerjaan dan prospek.
- Aku tak berniat mengganggumu. - Lalu apa niatmu?
Mungkin kita akan bertemu lagi.
Astaga!
Ayo. Bangun.
Sayang!
Hei, senang melihatmu, Kawan.
Aku senang kau sempat mampir.
Ayo! Mulailah dengan benar.
Abaikan Putri Tidur ini.
Dia tak buru-buru untuk bekerja, ya?
Sial. Hei, ada tamu penting.
Bangunlah dan buatkan kami sarapan.
- Selamat pagi. - Ya ampun.
Jadi, kau mau bicara kesepakatan?
Kita bagi rata untuk semua taruhan awal dan pengeluaran.
Semua taruhan sampingan, aku dapat 75%. Begitu caranya.
Bagi 60-40 untukku di awal, taruhan sampingan 50-50.
Aku memberitahumu tarifnya. Apa yang normal. Tanya siapa saja.
- Kita akan melakukan berbeda. - Kenapa?
Karena saat ini, Kawan, kau tak punya apa-apa.
Itu membuatku impas denganmu.
Aku pasang semua uangnya. Aku ambil semua risiko.
Baiklah.
Baiklah. Kita pakai caramu.
Gayleen!
Harus apa untuk sarapan di sini?
Firasatku bagus soal ini. Kurasa kita akan meraup banyak.
Aku punya beberapa ide. Kusiapkan untukmu minggu depan.
Pelan-pelan, diam-diam. Sekitar 400-500 dolar. Semacam itu.
Kau harus tahu sesuatu.
Aku kemari hanya mau mendapat uang.
- Bagaimana? - Dan untuk mengisi di antaranya.
Di antaranya? Itu bukan nafkah.
Itu cocok untukku.
Saat uangku sudah cukup, aku pergi.
Kita hanya tandai ini untuk penelitian. Bagian dari pendidikanmu.
Aku mau bicara panjang dengan semua yang bertaruh melawanku.
Dengar. Seratus dolar melawan Curly.
- Dengan talangan. - Tanpa talangan.
- Chick, apa... - Ambillah.
Siapa lagi?
Siapa pria necis itu?
Itu Chick Gandil. Salah satu orang kaya di kota ini.
Bajingan itu membuatku bangkrut tiga kali.
Dia yang akan kita guncang.
Ada lagi? Pasang terakhir!
Jauhi dia. Gerak cepat. Jab.
Bantu anak ini berdiri.
Makanya dia yang terbaik.
Belum pernah kalah. Tak banyak yang mau coba.
Kenapa kau di sana?
Aku selalu menjadi murid perbandingan agama.
Pentakosta memberi sejumlah poin menarik.
Berapa banyak kau pakai?
Bulan ini kondisi keuanganku mencegah
perjalanan imajinasi tertentu.
Bagus. Kita kembali berbisnis.
Ada seseorang untuk kita kali ini.
Chaney, perkenalkan teman lamaku, Poe.
Menangani luka, memar. Semua yang bagus.
No comments yet. Be the first to leave one.