Shaolin Temple

Shaolin Temple (少林寺)

Elŝuti Indonesian Subtekston

Eldonaj informoj

The Shaolin Temple 1982 Blu-ray zbr182
Komentaĵo de Zambronk
IDFL™ SubsCrew

Etikedoj

Blu-ray
blu-ray
Blu-Ray
Publikigita je: 2016-01-14
Elŝutoj: 111
Aŭdhandikapuloj: No

Antaŭrigardo de Indonesian subtekstoj

La unuaj 200 linioj.

Shao Lin, Shao Lin

Begitu banyak pahlawan memujamu

Shao Lin, Shao Lin

Begitu banyak cerita indah menyertaimu

Seni bela dirimu adalah yang terbaik didunia

Kuil Shao Lin terkenal dimana-mana.

Ceritanya terkenal sepanjang masa

Kuil Shao Lin sangat indah

Kuil tua ribuan tahun

Tempat yang mistis

Lembah Song Shan

Tempat impian setiap orang

Tempat asal dari seni bela diri

Tempat yang menarik

Terkenal di mana-mana

Dan dipuji selama-lamanya

Shao Lin, Shao Lin, Shao Lin...

Kalian semua yang ada disini.

Ya Chu Lai telah menderita untuk kalian.

Dan kalian telah disucikan.

Sekarang akan kuberitahu tentang sepuluh aturan...

...untuk membantu kalian menghormati diri sendiri...

...dan juga orang lain.

Chueh-Yuan.

Pertama, kau tak boleh membunuh.

Bisakah kau lakukan itu?

Kau tak boleh membunuh. Bisakah kau lakukan itu?

Kau tak boleh membunuh. Bisakah kau lakukan itu?

Siapa malas, dia akan dibunuh.

Perang terjadi selama akhir Dinasti Sui.

Pahlawan berjuang untuk kerajaan dan mendapatkan harta.

Pengkhianat Wang Shi Chuang menetap di Tung Tu.

Menyebut dirinya Raja Cheng, dan memerintah dengan kejam.

Li Shi Min dan pasukannya sudah mendekati Hwangho.

Bagaimana kita bertahan dengan orang-orang lemah ini?

Jenderal, kita tak punya orang-orang yang kuat.

Kita bahkan menggunakan tahanan yang sekarat.

Bawa semua tahanan dan Chang Si-kaki besi padaku.

Baik.

Cepat! Cepat jalan!

Mundur.

Kau ternyata Chang Si-kaki besi.

Aku akan menghancurkan kakimu.

Ayah.

Ayah.

Hati-hati.

Hsiao Hu, lari./ Ayah...

Siap,

Siapa itu?

Amitaba.

Ketua, semakin banyak orang yang kelaparan...

...Persediaan pangan kita ...

...tak mampu untuk memberi makan orang-orang.

Kita sebagai pengikut budha berkewajiban untuk membantu mereka.

Amitaba.

Mulai sekarang, suruh orang-orang pergi.

Tak ada yang boleh tinggal di sini.

Ketua. Anak ini terluka parah.

Apa kau mengijinkannya tinggal disini?

Tidak.

Itu akan mendatangkan masalah bagi kita.

Guru, menyelamatkan nyawa orang sangatlah penting.

Sudah cukup.

Ketua. Kita belum tahu siapa orang ini.

Aku takut ia akan membawa masalah bagi Shao Lin.

Sejak Wang Shi Chuang menetap, dia membunuh orang tak bersalah.

Itu membuat orang-orang marah.

Ketua, Budha pasti berbelas kasih...

...jika kau mengijinkannya tinggal./ Ketua...

Selamatkan dia dulu.

Buddha memberkatinya. Amitaba.

Kau telah membawa dirimu sendiri kedalam masalah.

Guru, kita tak bisa memasukkan air kedalam mulutnya.

Dia terlalu lemah.

Kita tak punya cukup makanan. Semoga kita bisa menyelamatkannya.

Bagaimana bisa seperti ini.

Apa yang harus kita lakukan?

Lari bagai angin, berdiri bagi pinus, duduk bagai bell, menyerang bagai busur.

Lalu apa yang kalian lakukan?

Kami berlatih Kung fu kodok.

Benar.

Sudah hentikan.

Kalian melanggar aturan. Menghadap dinding selama tiga hari.

Mengapa kalian mengikutiku?

Mengapa tertawa? Apa yang lucu?

Sebagai Biksu, Kalian tak boleh gembira atau marah.

Dasar binatang.

Guru, bunuh saja.

Itu adalah dosa, Bebaskan saja.

Akan kubebaskan.

Amitabha.

Amitabha.

Amitabha.

Guru.

Guru, aku bersalah.

Kenapa?

Aku sudah membunuh.

Selamatkan satu nyawa dan kau akan masuk surga.

Katak akan berterima kasih jika tahu dirinya berguna.

Benarkah?

Biksu takkan menipu.

Aku mengerti.

Apa sakit?

Tidak.

Terima kasih...

Bicaralah saat kau sudah pulih.

Guru, bubur katak.

Wu Sha mengirimkan dua telur.

Dia sangat perduli padanya.

Guru, bagaimana rasanya?

Kau pasti sudah tahu.

Pura-pura tak tahu.

Matahari terbit dari Song Shan

Bel pagi membangunkan burung-burung

Embun jatuh ke dedaunan

Rumput hijau di lereng bukit

Buah-buahan terasa harum bunga-bunga terlihat indah

Anjing melompat-lompat domba-domba berjalan

Angkat cambuk dan gerakkan dengan lembut

Lagu menggema di sepanjang gunung.

Hati-hati!

Ya Wong, kejar dia.

Guk, guk. Ayo tangkap aku.

Ya Wong, kejar dia.

Aku akan ambil lagi.

Dasar tak berguna, bisanya cuma makan dan tidur.

Dasar tak berguna, bisanya cuma makan dan tidur.

Hei, bangun.

Dia mati.

Siapa itu?

Ini aku...

Apa yang kau lakukan?

Aku memotong jalan untuk mengambil air.

T'a Lin adalah tempat untuk mengubur Biksu Shao Lin.

Tak ada yang boleh kesini tanpa seijin kepala biara. Pergi!

Baik!

Aku tak bermaksud membunuhmu.

Kurasa akan lebih baik menguburmu...

...di tempat yang indah ini.

Sudah terkubur, sayang sekali.

Peri akan datang jika mencium bau daging anjing.

Sangat disayangkan bahwa kau seorang Biksu.

Hsiao Hu.

Biksu besar.

Kau masih lemah, makanan ini baik untuk kesehatanmu.

Aku...

Kau bukan pengikut Buddha,

Dan kau berada di luar Kuil. kau tak perlu mematuhi hukum kami,

Makanlah.

Kau pernah memakannya, bukan?

Ini biasanya dimasak dengan jahe,

...dicampur dengan sedikit buah berry.

Sehingga rasanya nikmat.

Aku baru pertama melihat cara memasak seperti ini.

Kau sudah cukup lelah karna merawatku.

Kau harus memakannya juga.

Amitabha.

Sebagai Buddha kita dilarang walau cuma memikirkannya.

Sulit untuk menikmati makanan yang enak.

Tak ada yang akan kemari, kau makan saja. Guru.

Guru...

Guru...

Guru.

Guru, selama di Kuil Shao Lin, Kita banyak bekerja dari pada makan.

Itu melelahkan./ Benar!/ Sulit untuk mendapat makanan seenak ini.

Ini untukmu.

Guru, kita makan bersama.

Mereka datang ke sini ketika mereka berada dalam bahaya.

Dalam keadaan itu, Mereka bisa dimaafkan.

Makanlah, ini enak...

Guru, apa kemudian kita melanggar hukum?

"Dengan Buddha di dalam hatimu, anggur dan daging bukan masalah."

Kita harus memiliki Buddha di dalam hati, dan membantu orang.

Tidak perlu khawatir apa-apa.

Aku mengerti.

"Dengan Buddha di dalam hatimu, anggur dan daging bukan masalah."

Kak Shih Kung sudah memahaminya.

Biksu besar, dia?

Cinta tak bisa dilupakan.

Shih K'ung!

Anggur menambah kesedihan, kau tak boleh mabuk.

kIta telah memakan anjing Siao Whu.

Dan kita belum membalasnya.

Guru, Biksu tak punya apa-apa untuk membalas.

Shih K'ung, apa kau terluka?

Dia mabuk.

Bodoh.

Shih K'ung.

Biksu besar, dia?

Dia tampak mabuk tapi tidak mabuk.

Tampak mabuk tapi tidak mabuk?

Tongkat pemabuk?

Benar.

Beberapa tahun lalu ketika istrinya melahirkan.

Dia begitu bahagia dan membeli anggur segentong.

Tapi kemudian istrinya telah dibunuh.

Oleh perampok yang dipimpin oleh Wang Jen-Tse.

Dia jadi sangat menyukai anggur.

Setiap hari ia bersedih dan mabuk.

Dan itu membuatnya menciptakan jurus tongkat pemabuk.

More Indonesian subtitles for Shaolin Temple

Komentoj

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left