La unuaj 200 linioj.
Flash...
Flash...
Permulaan.
Dia bilang
sebelum permulaan.
Siapa di situ?
Laboratoriumku.
Sesuatu terjadi.
Dan aku sangat lapar.
- Mari kita lihat, aku pesan... - Sosis dan kacang polong
kentang goreng, roti panggang putih, pai apel, dan kopi.
Kau sudah pesan tadi
dan aku tidak mungkin lupa dengan selera kuliner seunik ini.
Iris.
Begitulah yang tertulis di baju ini.
- Silakan... - Iris!
Apa...
Apa yang baru saja terjadi?
Yang seharusnya terjadi di sini. Kita bertemu.
Aku sudah bekerja terlalu keras.
Hei, sebaiknya kau duduk.
Ini tidak apa-apa?
Aku tidak mau kau dipecat.
Tidak masalah. Ini hari terakhirku.
Aku cuma sementara di sini sampai hari pertama kerjaku tiba.
- Mau kerja di mana? - Aku dapat pekerjaan impianku.
- Kantor GBS News. - Kau wartawan?
Penulis berita. Untuk saat ini.
Tapi mungkin suatu hari nanti. Siapa yang tahu?
Kau pasti bisa. Aku yakin.
Omong-omong, aku Barry Allen.
Ini mungkin terdengar gila
kau mau makan siang di luar?
Barry Allen.
Kau sedang makan siang.
Kita bisa berbagi.
Flash.
Flash.
Bangun.
Bangun.
Jangan!
- Kau harus bangun. - Ayo, Flash, bangun.
- Aku mohon. - Kami membutuhkanmu.
- Kau bisa. - Bangun, Flash.
Bangun!
- Kau pasti bisa! - Tolong, jangan lakukan ini.
Kau tidak diprogram untuk menyakiti.
Aku mohon, bangun.
Bangun, Flash!
Flash. Aku Flash.
Superman?
Sepertinya ledakan terakhir tadi membuatmu terguncang.
Sebaiknya kau duduk di sini dahulu.
Aku bisa menanganinya.
Apa pun dia.
Android.
Dia android. Aku ingat sekarang.
Amazo.
Amazo?
- Dari mana kau tahu... - Entahlah.
Baik. Aku akan mengurus Amazo.
Tidak. Jangan!
Lemah.
Aku tidak lemah. Kau yang berat.
Maksudnya kau yang lemah?
Entah bagaimana, android itu menguras kekuatanku.
- Sama seperti Parasite. - Ya, aku juga.
Tapi kurasa kau jauh lebih parah. Gawat.
Bantu aku di sana.
Aku akan...
Semoga ini bukan hari ulang tahunmu
karena meniup lilin saja kau tidak sanggup.
- Aku akan pancing dia. - Flash, jangan.
Dia menguras energiku.
Jika dia mendapatkan energimu...
Tenang. Aku akan menjaga jarak.
Kau baik-baik saja?
Aku masih punya sisa kecepatan, tapi tidak cukup
untuk tornado atau semacamnya.
- Sebaiknya kau pergi dari sini. - Aku tidak akan meninggalkanmu.
Ayo. Ini tak akan lama menghambatnya.
Aku mengenalmu.
- Robin Hood. - Bukan Robin Hood!
Kau berpakaian seperti dia.
Robin Hood tidak punya mobil.
Dia butuh perawatan medis. Mungkin di Lab STAR.
Tidak. Jangan di Lab STAR.
Ya, kurasa keadaan di sana terlalu mirip pembedahan alien.
Di mana lagi?
Aku punya teman.
Kau yakin ini ide bagus?
Memang sedang hari Halloween.
Tamu untukmu, Pak.
- Tipuan atau permen. - Bruce Wayne?
Sudah kuduga alamat ini tidak asing, tapi...
Halo, Ollie.
Dan kau Barry Allen.
Ilmuwan forensik dari Central City.
Bagaimana kau...
Kami bersama temanmu. Dia yang memberi kami alamatmu.
Bawa dia masuk.
Bumi memanggil Barry.
Bunganya.
Kita mau pasang bunga apa di resepsi?
Bunga iris.
Ada bunga iris di setiap meja. Mungkin ada.
Akan terlihat indah jika ada bunga iris di setiap meja.
Kau tersandung waktu lagi.
Waktu berkualitas jadi bahasa cintaku sedangkan kau berada di era lain.
Tidak, aku tidak...
Ya, benar.
Tepat sebelum terbentuknya Justice League.
Masih ada cara-cara lain untuk membantu orang
tanpa selalu mempertaruhkan nyawamu.
Kenapa kau tidak membantu dia?
Ini.
Hei, Pak.
Ini. Gunakan untuk beli makanan.
Dunia akan berakhir.
Benarkah? Yang mana saja?
Semuanya.
Aku datang.
Halo.
Barry.
Bruce! Aku hampir tidak mengenalimu.
Aku terbiasa melihatmu memakai semua itu.
Masuk.
Hei, Nak. Siapa namamu?
Dick.
Aku Barry.
Mau aku ambilkan minum?
Soda anggur
atau sesuatu yang Iris tinggalkan bernama kombukha?
Mungkin teh?
Tidak, terima kasih.
Tidak perlu.
Keponakanku yang bernama Wally sepertinya sebaya denganmu.
Dia sedang bermain gim video di basemen.
Kalian bisa berkenalan.
Bolehkah?
Dia baru saja kehilangan kedua orang tuanya.
Kecelakaan sirkus di luar Gotham.
Bukan kecelakaan juga.
Aku sudah dengar soal itu.
Anak yang malang.
Kau punya koneksi dengan Panti Asuhan Central City.
Ya, aku sukarelawan di sana. Kenapa?
Aku tidak bisa memasukkan dia ke sistem pengasuhan di Gotham.
Layanan sosial di sana tidak optimal.
Begitu rupanya.
Bruce, kau sudah memikirkan soal ini?
Sudah. Itu keahlianku.
Benar. Mungkin aku agak kelewatan
tapi dia tampak nyaman denganmu.
Kau punya uang. Banyak ruangan kosong.
- Kau sudah pertimbangkan untuk... - Apa?
Mengasuhnya?
Terlalu berbahaya. Kau tahu seperti apa kehidupanku.
Bruce, dia bisa jalan di atas tali atau semacamnya.
Mungkin saja dia lebih aman bersamamu.
Misiku menuntut komitmen 100 persen.
Tidak banyak waktu tersisa untuk seorang anak.
Kau harus meluangkan waktu.
Bagus untuk dia. Bagus untuk misi ini.
Tapi yang terpenting, bagus untukmu.
Aku kemari bukan untuk diceramahi.
Kau mau membantuku atau tidak?
Dia akan mati?
Aku tidak yakin dia bisa mati.
Sel-selnya mulai menyimpan energi.
Kurasa dia akan baik-baik saja.
Jadi, kau Sang Batman?
Sang Batman atau cuma Batman?
Kapan kali terakhir dia sadar?
Dia pingsan setelah memberi kami alamatmu.
Terima kasih atas pengertiannya. Aku takut kau akan marah.
Apa yang membuatmu berpikir aku tidak marah?
Jadi, berapa lama yang dibutuhkan?
Mencari tahu identitas rahasiaku?
Sial.
GREEN ARROW
OLIVER QUEEN. MILIARDER DERMAWAN
AHLI PANAHAN, SENI BELA DIRI, MAIN HAKIM SENDIRI
GREG SAUNDERS CONNOR HAWKE
Ya, aku juga akan tahu tentangmu.
Pada akhirnya.
Jelas, kedekatan dengan android
memungkinkannya menyerap dan menyimpan energi super normal.
Sebagian energimu. Sebagian besar miliknya.
Mungkin sulit menghancurkan dia.
Kau pikir itu akan terjadi?
Kita harus menghancurkan Amazo?
Android itu.
Maksudku, sepertinya dia tidak tahu sedang melakukan kesalahan.
Bahkan, dia tampak sedih saat orang tua itu memarahinya.
Doktor Anthony Ivo, bergelar PhD, Universitas Nairobi.
Institut Teknologi Metropolis.
Mekanika Energi Kuantum.
Kecerdasan buatan, robotika.
Aku kenal pria ini. Sangat eksentrik.
No comments yet. Be the first to leave one.