Las primeras 160 líneas.
Bapa,
permuliakanlah Aku pada diri-Mu sendiri…
Bapa…
Berbicaralah melalui Aku…
Permuliakanlah Aku, Bapa…
Bapaku…
Bapaku…
Aku ke dekat sungai!
- Jangan berenang! - Tidak akan!
LUAR WILAYAH KAPERNAUM, 26 MASEHI
Aku berlayar pergi.
Yohana masih belum membaik,
berarti dia harus cari tahu apa ada tempat untuk menjual penutup kepala di pasar.
Jika ada, meski kemungkinannya kecil,
karena terakhir kali, pasarnya terlihat penuh,
dia harus membuatnya sendiri.
Tapi dia harus fokus membantunya pulih
agar dia bisa kembali bekerja sebelum pekerjaannya diambil.
Dia terlihat ketakutan.
Kau bisa mampir besok dan tanya apa mereka butuh bantuan?
Bisa cari tahu apa dia butuh bantuan besok?
Yohana?
Aku harus berjaga setiap hari, aku tidak punya waktu…
- Lihat saja nanti. - Terima kasih.
Itu sangat berarti baginya. Kau tahu dia.
Jadi, Abigail, bagaimana harimu?
Baik, boleh aku bermain dengan Yosua besok?
- Jika kau sudah selesaikan… - Aku tahu.
Akan kuselesaikan dulu.
- Jangan memotong. - Maaf.
Tapi setelah makanan kedua, boleh aku pergi?
Aku akan tanya ibunya. Kau mau ke mana?
Hanya ke padang. Mungkin ke sungai.
- Jangan berenang. - Aku tahu. Selesaikan tugas dulu.
Pukul berapa kau menemui Yohana besok?
Sepertinya sore hari lebih baik.
Terpujilah Engkau, Tuhan Allah kami, Raja alam semesta,
yang membuat-Ku bisa tertidur.
Lalu ada satu alat yang belum pernah kulihat.
Entah untuk apa, tapi kurasa dia membangun sesuatu,
Entahlah. Ada makanan juga.
Walaupun aku lapar, aku tak mengambil sedikit pun.
Karena itu salah. Tapi mungkin kita bisa ambil sedikit sekarang.
Bagaimana menurutmu? Aku lega tidak melakukannya.
Karena saat orang itu sampai…
Ayo, lebih cepat.
Aku mencoba, Abby, kau terlalu cepat.
Jika dia datang, haruskah kita mengatakan sesuatu?
Kurasa jika kau denganku tak apa-apa.
Aku tak lihat pedang atau semacamnya,
dia tidak akan membunuh kita. Dia terlihat baik.
Apa kau punya pedang untuk berjaga-jaga?
Kita hampir sampai, ini tempatnya.
Terpujilah Engkau, Tuhan kami,
Raja alam semesta, atas roti ini yang telah Engkau sediakan.
Aku berdoa jika ada dua anak kecil
yang mengunjungi rumah-Ku,
berilah mereka keberanian
- Tunggu. - untuk mengucapkan "shalom"
sehingga mereka tahu bahwa mereka tidak perlu bersembunyi.
- Amin. - Dia orang baik.
- Ayo pergi. - Kita akan tinggal.
Kita akan ke…
Apa itu yang Kudengar?
Bunyi domba bukan seperti itu.
Tidak, jelas bukan domba.
Mungkin ayam jantan?
Salam, Anak-anak.
Anak-anak tak selalu aman jika pergi dari rumah mereka.
Bisa jadi ada orang jahat di sekitarmu.
Kau bijak membawa temanmu kali ini.
Yosua.
Shalom , Yosua.
Kukagumi keberanianmu datang ke sini,
kau teman yang baik.
Tapi jangan khawatir. Aku bukan orang jahat.
Lihat? Aku tahu itu.
Kalian boleh tinggal sebentar,
tapi Aku harus mengerjakan sesuatu.
Baiklah.
Terima kasih karena tak mengambil makanan kemarin.
Lihat? Aku tahu itu.
Jadi, apa yang Kau lakukan di sini?
Aku sedang berkunjung.
- Kau dari mana? - Nazaret.
- Untuk apa kayu itu? - Membuat sesuatu.
- Kau tukang kayu? - Terkadang. Tapi Aku perajin.
Aku buat banyak benda.
Mengapa Kau tak tinggal di rumah?
- Aku berkelana. - Dari mana Kau dapat uang?
Abby.
Hanya bertanya dari mana Dia mendapatkan uang.
Aku tahu. Kau tak boleh…
Tidak apa-apa. Aku tak mendapatkan uang saat bepergian.
Aku membuat barang dan menukarnya dengan makanan dan pakaian.
- Apa itu? - Ini akan jadi kunci dan anak kunci.
Yosua, tanyakan sesuatu. Dia baik hati, bukan?
- Tidak, terima kasih. - Apa lagi yang Kau buat?
Orang kaya suka dekorasi, dan mainan untuk anak mereka.
Keluargaku tidak kaya.
Sering kali itu lebih baik.
Aku tak tahu soal itu.
Kau akan tahu.
Ibuku membuatkan ini.
Siapa namanya?
- Sarah. - Sangat cantik.
Baiklah, saatnya pulang.
Dah!
Ini bagus.
Terpujilah Engkau, Tuhan Allah kami,
Raja alam semesta, yang membuat-Ku bisa tertidur.
Jangan ganggu Dia.
Apa Dia mati?
Kalian tak bisa menunggu setengah jam, ya?
Boleh kami di sini hari ini?
Ini teman-temanku yang lain, dan Yosua lagi.
Shalom , teman-teman Abigail, dan Yosua lagi.
Shalom.
Boleh kami di sini?
Boleh saja, tapi Aku harus mengerjakan sesuatu.
Kalian mungkin harus membantu.
Bagus.
Berapa lama lagi Kau tinggal di sini?
Hingga saatnya pergi.
Kapankah itu?
Aku punya pekerjaan di sini,
dan orang yang harus Kutemui.
Lalu Aku akan tahu waktu yang tepat.
Kau terlihat baik. Apa Kau berbahaya?
Mungkin untuk beberapa orang,
tapi tidak untuk kalian.
Aku takkan lukai siapa pun.
Kau punya teman?
Beberapa, dan akan ada lagi.
Abby bilang Kau sering bepergian. Apa Kau punya rumah?
Bapa-Ku menyediakan semua yang Kubutuhkan.
Ayah-Mu kaya?
Abigail menyuruhmu menanyakan itu?
Tidak.
Itu pertanyaan untuk lain kali.
Apa makanan kesukaan-Mu?
Yosua sang pemberani berbicara.
Aku suka banyak makanan,
tapi terutama roti. Untuk banyak alasan.
Bagaimana sendoknya, Anak-anak? Bagus?
- Benangnya kencang? - Ya.
- Hampir? - Hampir.
Baiklah.
Jadi…
kalian tahu cara berdoa Shema?
Ya.
Aku ingin mendengarnya.
Silakan pimpin.
Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan itu Allah kita,
Tuhan itu Esa.
Kasihilah Tuhan Allahmu,
dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu,
dan segenap kekuatanmu.
Jika kau dengan sungguh-sungguh mendengarkan
perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini,
No comments yet. Be the first to leave one.