Las primeras 183 líneas.
MEIREKI TIGA, TAHUN 1657
Tahun 1657.
Edo dikepung kobaran api.
Lebih dari 100.000 jiwa melayang.
Kebenaran di balik kebakaran terbesar dalam sejarah Jepang...
Itu menandai awal pertumpahan darah yang terjadi selama lebih dari 300 tahun
antara dua kekuatan dunia bawah, yaitu ninja dan Gokudo.
Setelah bawahannya dibunuh ninja,
Chobei Banzuiin, pendiri Gokudo, membakar Edo.
Demi balas dendam, dia memancing keluar Zanzo Kasai, penjaga dunia bawah Edo.
Chobei tumbang di hadapan Zanzo.
Tapi dia percayakan serangan yang akhiri hidupnya serta kehendaknya
pada teman sekaligus rivalnya yang paling tangguh, Jurozaemon Mizuno.
Sejak saat itu, Gokudo bersumpah akan memberantas ninja.
Mari tetapkan. Ninja atau Gokudo.
Siapa yang akan berjaya, dan siapa yang akan musnah?
JEPANG MASA KINI
Pak Shima. Sekali lagi, terima kasih untuk yang tadi.
Proyek gabungan dengan perusahaanmu?
Kami akan senang jika bisa bekerja bersama kalian.
Serahkan padaku.
Akan aku urus.
Serahkan padaku.
Akan aku urus.
Suara apa itu?
Apa ada ban yang meletus?
Nyaris saja.
Kau menjatuhkan ponselmu.
Maaf!
Terima kasih banyak.
Itu ponsel pribadiku.
Sarung ponselmu ini edisi terbatas dari anime Flash Princess , 'kan?
Selain itu, ini model Nona Heath yang super langka.
Kalau tergores, pasti menyebalkan.
Kau juga otaku Princess?
Ya.
Aku menyukai seluruh 17 musim dari serialnya.
Benarkah?
Bagus, bukan? Nona Heath sangat imut!
Semua orang menyukai tokoh yang imut, tapi aku setia pada Nona Heath!
Aku juga penggemar Nona Heath.
Seorang pria dewasa dan pemuda bahas anime dia area kantor Marunouchi yang berkelas.
Sabishiina, monster yang lahir dari rasa kesepian dan memangsa manusia.
Nona Heath pemimpin karismatik melawan tokoh utama demi lindungi mereka.
Bentrokan antara Abu si pelindung manusia dan Nona Heath si pelindung monster
yang membuat Flash sangat menarik.
"Aku akan menjadi sumber kekuatan untuk semua orang yang merasa kesepian."
Itu dialog Nona Heath favoritku.
Kau masih muda, tapi tahu banyak.
Itu dirilis 11 tahun lalu, tahu?
Hei, omong-omong...
Kau sedang apa?
Maaf. Aku tak bisa tersenyum maupun tertawa.
Mungkin tak terlihat, tapi aku menyukai obrolan Princess ini.
Sungguh.
Jadi, kau tadi berusaha untuk tersenyum?
Ya, tapi otot wajahku sangat kaku. Jadi, gagal total.
Kau anak yang lucu!
PERUSAHAAN DAGANG DAIBAN, DIREKTUR DIVISI PERANCANGAN PRODUK, KIWAMI KIMURA
Aku Kiwami Kimura. Kanjinya "Gokudo", tapi dibaca "Kiwami."
Siapa namamu?
Shinoha Tanaka. Kanjinya "Ninja", tapi dibaca "Shinoha".
Halo, Pak Araiwa.
Ya, aku berada di dekat kantormu.
Sampai jumpa, Shinoha.
Shinoha, ya? Anak yang baik.
Aku mau mengobrol lebih banyak tentang Princess dengannya.
Ini perusahaan yang sering muncul di iklan serial Princess.
Kiwami, ya? Dia pria yang menarik.
Sangat gila.
Kode 334, penculikan gubernur.
Segera tangani.
Siap.
Hei, tenanglah.
Tidak ada yang aneh dengan senjata yang kuberikan.
Aku Tsubasa Nagashima. Aku bawa senjata, tapi tak mudah mengeluarkannya.
Ayo, tembak saja.
Ini adu kecepatan menembak antara dua pria.
Ayolah.
Tembak saja.
Tembak, sialan!
Mustahil.
Aku tak percaya dia lebih cepat menarik dan menembak
daripada aku menarik pelatuk.
"Kuasai caranya." Itulah arti dari "Gokudo".
Kecepatan dalam mengeluarkan senjata adalah keahlian Gokudo milikku.
Kubuat kepalamu merah merekah sebelum kau bisa berkedip.
Para pengawal sudah diurus.
Pertunjukan sampingan sudah berakhir. Sisanya hanya cucumu dan kau,
Bu Gubernur Tokyo.
Nenek!
Tidak apa-apa. Semua akan baik-baik saja.
Kalian pikir bisa mengganggu politisi?
Polisi akan segera datang dan menangkap kalian.
Kau sepertinya tak paham.
Kami Gokudo.
Kami tak takut pada pencari suara dan babi.
Kami tangkap dan hajar mereka, lalu mereka pun bisa kami perintah.
Kalian adalah umpan, ada di sini untuk memancing mereka.
"Mereka?"
Hei, apa ini?
Penutup mata? Apa yang akan kalian lakukan?
Hei, kalian mendengarkanku?
-Musik anime apa ini? -Apa-apaan? Kapan...
Bos Nagashima.
Apa-apaan? Ada apa, Heikichi?
Maaf.
Tiba-tiba, aku merasa tak enak badan.
Maaf...
-Apa? -Heikichi mati!
Apa yang terjadi?
Mereka akhirnya tiba.
Akhirnya, mereka menunjukkan diri mereka!
Politisi dan polisi tak buat Gokudo takut! Hanya musuh bebuyutan kita yang bisa!
Musuh bebuyutan kita? Maksudmu...
Hei, kau mati...
Kau juga!
Apa?
Mereka ada di sini! Aku sudah menunggu mereka!
Cerita rakyat yang masih terus hidup di dunia Gokudo.
Jika berulah di dunia bawah...
Dia pasti di belakangku!
Bocah berengsek!
Jika berulah di dunia bawah,
ninja pun akan datang.
Hei, jangan cuma berdiri di sana.
Cepat tembak aku sekarang juga.
Yang pertama menembak akan menang.
Kalian ini kenapa, Berengsek?
Kapan pun Gokudo keluar dan berusaha mencari nafkah,
kalian selalu muncul dan menumpas kami dengan kekuatan dahsyat.
Ninja! Kenapa?
Kenapa kalian melakukan itu?
Kalian melibatkan anak kecil dalam urusan kalian.
Gara-gara kalian, aku tak bisa tertawa maupun tersenyum.
Sudah lama seperti itu.
Kau tak bisa tersenyum maupun tertawa?
Kaulah yang mengacaukan semuanya...
Kau tak akan paham.
Ayo, tembak aku.
Tembak!
Aku sudah menembak, tapi pelurunya kalah cepat dan dia memenggal kepalaku!
Ninja benar-benar gila!
Tapi suatu hari nanti, Gokudo akan menang
berkat "pria itu"!
Tangan Shinobi: Pedang Kegelapan.
Dimusnahkan.
Gubernur dan cucunya sudah diamankan.
Semua Gokudo sudah mati.
Ya. Ini Kode N.
AKBP Maru, artinya pertumpahan darah ini...
Okada.
Ini Kode N. Ninja terlibat.
Mereka lebih cepat mengetahui kejahatan dunia bawah dibanding polisi,
lalu memusnahkan para penjahat.
Yang mereka tinggalkan hanya mayat para penjahat
dan korban yang berhasil diamankan.
Ninja zaman sekarang tak melayani siapa pun.
Mereka tak terikat uang, kekuasaan, maupun hukum negara.
Mereka menghabisi kejahatan berdasarkan aturan sendiri.
Jadi, mereka antipahlawan.
Keren.
Okada.
Bukan itu yang mau kudengar dari seorang detektif.
Astaga.
Ninja... Penampilan mereka seperti apa, ya?
Halo, Kakek Kai? Aku sudah selesai.
Apa? Bukankah itu Tanaka?
Hei, kau benar. Haruskah kita bicara dengannya?
Kita kekurangan orang untuk pesta malam ini.
Tidak usah.
Apa? Kenapa?
Habisnya, pria itu tak pernah tersenyum.
Dia bukan orang yang seru diajak berpesta.
Kurasa kau benar.
Bukannya aku tak mau tersenyum atau tertawa.
Sejak kapan, ya, aku tak bisa tersenyum?
Kata dokter, ini gara-gara trauma,
tapi aku samar-samar ingat.
Saat aku masih kecil...
Aku tak bisa tertawa maupun tersenyum!
Tidak bisa tersenyum...
Yang penting hanya aku.
No comments yet. Be the first to leave one.