Las primeras 200 líneas.
Pemenang I Am Boxer akan mendapatkan
hadiah utama senilai 300 juta won
dan SUV unggulan termutakhir.
Pertarungan Satu Lawan Satu.
Sekarang, mari kita ungkap pertandingan pertama.
Penutupnya naik.
- Siapa itu? - Itu…
Siapa itu kira-kira?
Astaga!
Ini luar biasa!
- Ini gila. - Apa yang akan terjadi di sana?
Jung Dawoon dan Myung Hyunman.
Tak menduga pemasangan itu.
Itu pasti seru.
Jung Dawoon versus Myung Hyunman.
- Ini akan menjadi pertarungan besar. - Myung Hyunman dan Jung Dawoon?
Itu sungguh…
Itu Jang Hyuk!
- Dia seharusnya tak boleh ikut acara ini. - Dia…
- Dia yang tertua di sini. - Dia siap hadapi tantangan.
Lihat Seol Yeongho dan Kwon Ohgon.
Sisi ini juga kekar semua.
Astaga, daftar petarung ini sama gilanya.
Siapa yang jadi pilihan pertamamu?
Ring pertama yang kupilih adalah…
Ring No. 5.
Di sudut merah, ada mantan Juara Kelas Ringan
dan Super Ringan Korea,
Kwon Ohgon!
KWON OHGON, MANTAN JUARA KELAS RINGAN DAN SUPER RINGAN
Kwon Ohgon?
Dia sangat bagus.
Dia salah satu yang terkuat di Korea.
Untuk kelasnya, kekuatannya luar biasa.
- Begitukah? - Ya.
Halo, aku Kwon Ohgon, mantan juara di dua kelas,
Ringan dan Super Ringan.
Kau tak bisa mengalahkan aku hanya dengan tinjumu. Tak akan.
Aku yakin aku bisa menang. Semua orang silakan coba.
Ada terlalu banyak "juara" di sini.
Semua orang mengaku juara.
Tapi aku tak peduli siapa lawanku. Aku yang jadi juara berikutnya.
Tunggu, itu Seol Yeongho.
Kau tahu dia akan menunjukkan sesuatu.
Merah terlalu kuat.
Seol Yeongho akan dihajar.
Akan kutunjukkan alasan tinju disebut olahraga asli kepalan tangan.
Jangan jadi kecut.
Ini pasti akan seru.
Baiklah,
bertinju!
- Ayo! - Kalian bisa!
Serang habis!
Dia gesit.
Pukulan jab -nya cepat.
Dia gesit.
Gerakan Ohgon sungguh gesit.
- Dia amat cepat. - Dia amat gesit.
Dia pandai dalam gerakan mendadak.
Dari sini sulit terlihat. Bayangkan ada tepat di depannya.
- Pasti sulit melihat tinjunya melayang. - Benar?
Ayo lagi! Hook kiri!
Seol Yeongho mulai tersenyum.
Itu gerakan khasnya.
Dia seperti menikmati dipukul.
Ya, benar.
Pukulanku masuk, lalu dia menyerangku sambil senyum.
Itu agak sakit.
Tapi itu tak menggangguku.
Tak mungkin selalu kena pukul dan terus senyum.
Dia bergerak bagai senjata.
Lihatlah keahlian itu.
Dia sangat cepat.
Seol Yeongho mencari celah,
- tapi tak bisa memukul telak. - Ya.
Tak mudah untuk mengikuti kecepatan macam itu.
- Tak bisa masuk jika begitu. - Tak bisa ikuti.
Sepertinya dia mulai lelah.
Terima kasih. Sudah cukup.
Pertarungan selesai.
Itu benar-benar tingkat ahli.
Serius, Bung.
Pukulannya hampir tak terlihat.
- Mereka amat cepat. - Jika di sini tak terlihat,
bayangkan berdiri di sana.
Jika aku punya 30 detik lagi, aku bisa menghabisinya.
Lebih tepatnya, kau yang dihabisi.
Yang selamat di pertarungan ini adalah…
Kwon Ohgon dari sudut merah.
Selamat!
Itu pertarungan seru.
Pilihanku yang berikutnya
Ring No. 6.
Ini akan jadi pertarungan seru.
Yang ini punya energi alfa.
Aku mau ke depan.
Ya, kemarilah.
Ayo ke sini.
Ayo ke sana.
Divisi kelas berat amat populer.
Ini pasti seru.
Ini pertarungan besar!
Di sudut biru,
kita punya juara tiga kali Festival Olahraga Nasional,
mewakili Balai Kota Seoul, Hong Sungmin!
Ayo!
Dia memang berbeda.
Di sudut merah,
ada petarung kelas berat MMA,
berjulukan "Gorilla," Jeon Eojin!
Semoga berhasil!
Ayo, Eojin!
Aku bersumpah pernah melihat Hong Sungmin di suatu tempat.
Kau cantik dari kepala sampai kaki
Halo, aku Hong Sungmin. Aku sudah bertinju selama 10 tahun.
Aku punya pukulan yang keras untuk beratku.
Jika ada yang berhadapan denganku, mereka tak punya peluang.
Kurasa MMA adalah bentuk tertinggi dari semua seni bela diri.
Jika ditanya apa keahlianku, itu adalah hook kiri.
Jika pukulan itu masuk,
bahkan gajah pun akan langsung jatuh. Itu pasti.
Ini pertarungan besar.
Aku tak sabar menonton ini.
Baiklah.
Bertinju!
- Ayo! - Bertinju!
Mereka pancarkan aura yang sama.
Lihat.
Itu terdengar berat.
Lihatlah mereka beradu.
Ini gila.
Pukulan itu tampak mematikan.
Dia bagus.
Bagus!
Ayo!
Dia telan pukulan itu.
Pukulan balasannya luar biasa.
Jika begini, sudut merah akan segera tumbang.
Dia tampak terguncang.
Jangan sampai.
Kita hentikan sampai sini.
Pertarungan bagus.
Pertarungan selesai.
Itu keren!
Pertarungannya benar-benar gila.
Bagaimana bisa dipukul begitu, tapi masih berdiri?
Serius. Mereka tak ada yang mundur.
Legenda sejati.
Yang selamat di pertarungan ini adalah…
Hong Sungmin dari sudut biru.
Itu sungguh keren!
Pertarungan bagus!
- Itu sungguh luar biasa. - Itu pertarungan bagus.
Ring berikutnya yang akan kupilih adalah…
Ring No. 8.
No. 8?
Ring No. 8? Ini terlihat seru.
Itu Yang Sellchan.
Itu ring Yang Sellchan.
Sellchan punya kekuatan. Dia bagus.
Dari Tim Tinju Muda Nasional.
Halo, aku Yang Sellchan,
mantan petinju Tim Muda Nasional dan kini aku pro.
Aku sudah menang tiga kali dan seri satu kali.
Skena di Korea
terasa amat membatasiku.
Tujuanku adalah menjadi juara dunia.
Tak peduli siapa lawanku.
Aku akan menang.
Apa kau tahu itu siapa?
Aku tak tahu.
Di sudut merah berasal sasana prestisius Jepang,
Sasana Tinju Teiken, Moon Youngwoong!
"Teiken"?
"Teiken"?
Naoya Inoue dari sana, bukan?
Juara dunia saat ini.
NAOYA INOUE
Ternyata, ayahnya dulu melatih Inoue.
Mencengangkan.
Halo, aku Moon Youngwoong.
Aku sudah bertinju sekitar enam tahun di Sasana Tinju Teiken.
Ayahku dulu pelatih Inoue, jadi dia mengecek perbannya dan lainnya.
Aku pun berlatih bersama Inoue juga.
Menjadi bagian dari Teiken saja
sudah memberi perbedaan.
Itu saja yang mau kukatakan.
Dia punya aura Jepang.
Kurasa dia akan bagus.
Sudut merah dari Teiken.
Tapi sepertinya seru.
Dia amat tampan
sampai aku berpikir dia bukan petarung.
Lalu mereka menyebut "Teiken".
Kupikir, "Dia tak seperti kelihatannya."
"Lebih baik jangan meremehkannya."
Mari kita mulai.
Ayo, bertinju!
Bertinju!
- Ayo! - Ayo!
No comments yet. Be the first to leave one.