Murderbot

Murderbot

Descargar subtítulo en Indonesian

Temporada 1

Información de lanzamiento

Murderbot 2025 S01 ATVP WEB-DL DDP5 1 Atmos H 264-RAWR
Comentario por tedi
Retail ATVP (10 eps)

Etiquetas

webdl
Publicado el: 2025-07-12
Descargas: 168
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 188 líneas.

Kalian lihat?

Tidak ada kendala.

Jika penghapusan memorinya tak 100% berhasil...

bagaimana Unit ini berdiri di sini, memandu pesawat ini,

hanya beberapa hari setelah membunuh kekasihnya?

Dengan hormat, Pak.

Menurutku tidak bijak mengandalkan perilaku Unit yang direkondisi.

Nav Tujuh.

Aku mau kau memenggalku.

Aku tak bisa menurut, Kapten.

Aku tak bisa melakukan tindakan yang bisa membahayakan nyawa kru.

Jadikan itu pelajaran bagi kalian.

Konstruksi tak lebih dari mesin.

Mesin yang malafungsi melakukan kesalahan.

Mesin yang berfungsi normal menuruti perintah.

- Navigasi lubang cacing, Nav Tujuh. - Tapi, Pak...

Ya, Juru Mudi Sklanch?

Bijakkah itu?

Bijak? Mungkin tidak.

Berani?

Aku bisa bilang ya.

Keberanian adalah segalanya.

Bukankah mantan kapten kita selalu bilang begitu, Bot Nav?

Pak, aku tak punya memori tentang kapten sebelumnya dari pesawat ini.

Navigasi lubang cacing, Bot Nav.

Membuat kalkulasi final.

Oh, dan Bot Nav...

Tersenyumlah.

Kapten, ada masalah.

Apa yang terjadi?

Kita tak bernavigasi di lubang cacing,

kita di tepi horizon peristiwa.

- Kita akan terjebak di kontinum ini... - Selamanya.

Ya. Selamanya.

Selamanya, seiring waktu mengalir menuju keabadian.

Astaga, Kapten, sudah terlambat.

Bot mengacaukan sistem kendalinya.

- Astaga, Sklanch, lakukan sesuatu. - Tak ada yang bisa dilakukan, Kapten.

- Ia sudah gila. - Tahan bot itu.

Saat memasukkanku ke agama memuakkan yang disebut "cinta" ini,

kau merenggut satu-satunya manusia yang pernah menunjukkan kebaikan kepadaku.

Kau telah merenggut alasanku untuk hidup.

Atau membiarkanmu hidup.

Tidak.

- Nah, Kapten... -

...tersenyumlah.

Wah.

Aku tak menduga Bot Nav akan membunuh seluruh kru.

- Apa pendapatmu? - Apa pendapatku?

- - Aku perlu tahu

apakah ia membunuh Perwira Hordööp-Sklanch berikutnya.

Tapi kurasa aku harus mengatasi omong kosong ini dulu.

Gurathin terus memburuk.

Kita perlu membawanya ke ruang medis.

Ya.

Tanpa semuanya terbunuh.

Tidak tampak kendaraan.

Di mana mereka?

Ya, di mana mereka?

Itu pertanyaannya.

Baiklah, jadi aku berencana untuk menyelinap masuk.

Untuk memantau situasi. Tahu, 'kan? Terserah.

Mungkin bawa pistol lebih besar, untuk jaga-jaga.

Kau ikut? Ayo.

Itu transponder?

Kamera pengawas yang kutinggal di habitat

mengirim data ke sini.

Seccy.

Ya, Seccy, bagus.

Suhu tubuhnya naik.

Ada sesuatu di video itu?

Aku tak melihat apa pun.

- Mungkin mereka tak... - Sial.

Lebih banyak SecUnit.

Sial sekali.

- Tiga? - Tipe yang menghajar SecUnit kita.

Ada yang bisa identifikasi tanda itu?

Akan kulakukan.

Itu GrayCris.

Itu pemilik lambangnya.

Semacam perusahaan tambang.

Wah, kau hebat.

Ada yang pernah dengar?

Itu. Ada sesuatu.

Kalian tahu kami mau datang,

jadi kurasa kalian menemukan cara untuk mengamati selagi kami di sini.

Kamilah yang mematikan suar kalian, dan kalian...

kalian membunuh kolega kami, jadi anggaplah impas.

Suar DeltFall juga mati,

jadi jika mau pergi dari planet ini, kita harus bekerja sama.

Semua ini adalah kesalahpahaman besar.

Jadi, sebagai tanda iktikad baik, kami akan meninggalkan habitat kalian.

Lakukan semua pemeriksaan sekuriti,

tapi kurasa kalian cukup pintar untuk menyadari kita perlu bicara.

Jadi, mari bertemu di titik kumpul ini

pada waktu ini,

dan kita bisa mencapai kesepakatan.

Kumohon.

Ini tak perlu berakhir dalam kekerasan.

Kita harus bawa Gurathin ke sana.

Tak ada alasan untuk memercayai mereka.

Bisa jadi ada perangkap.

Seseorang bisa saja menunggu.

Kita akan siap.

Kurasa kita cukup baik dalam konfrontasi sebelumnya.

- Sial! -

Aku merasa seperti petarung.

- Sementara kau menakutkan. - Ah, terima kasih.

- - Tidak!

Bagaimana dengan maniak ini?

Jangan sebut aku gila, aku akan menghajarmu!

Bukan cuma kau pemberontak di planet ini, Bung.

Peluang kalian selamat dari perkelahian fisik lain

sangat rendah.

Jika ada peluang, kita harus pergi.

Gurathin membutuhkan ruang medis segera.

Tidak sepadan.

Jangan ke sana. Itu bunuh diri.

- Biar aku... - Kau sepadan.

Kami tak akan pergi tanpamu.

Jelas mustahil menghentikan orang-orang gila ini.

- Kau sepadan. - Ya.

Jangan bergerak sebelum kuamankan areanya.

Terutama kau.

Apa salahku?

DIANGKAT DARI BUKU "ALL SYSTEMS RED" KARYA MARTHA WELLS

PEMERIKSAAN PERIMETER PENJAHAT TAK TERDETEKSI

PEMERIKSAAN SISTEMSEK INISIASI PEMINDAIAN...

MEMINDAI INTERIOR

- - Pemindaian selesai.

Aman untuk dimasuki.

- - Apa mau GrayCris

dan kenapa mereka bunuh semua kru DeltFall?

Banyak yang harus dicari tahu.

Tapi sebelumnya, pengobatan diperlukan.

Ya. Gangren gas.

Proyektil membawa serat ke lukanya, dan ia membusuk.

Hei. Kami akan mengobatimu, ya, Gugu?

Ya.

Dr. Bharadwaj bukanlah dokter.

Tapi siapalah aku mau mengingatkan mereka?

Sistem ini bisa memotong apa pun dengan laser tanpa masalah.

- Ratthi? - Ini pereda sakitnya.

Jangan beri pereda sakit.

- Apa? - Jangan beri pereda sakit, kumohon.

- Gurathin, pasti... - Ayda...

- Berapa lama? - Ah, mungkin sepuluh menit.

Sepuluh menit? Baiklah.

- Tidak, Gura, itu bodoh. - Doktor Mensah!

Ayda...

...beginilah awalnya.

Kumohon.

Baiklah, baiklah.

Kau.

Tahan aku, SecUnit.

Ya, aku bisa menahanmu.

Kalau begitu, Gurathin dan aku berpikiran sama

pada saat bersamaan.

Kecuali...

Dan itu menakutkan.

Dengan sambungan.

Mungkin saja.

Maaf, apa yang mungkin?

Memblokir sistem saraf pusat manusia teraugmentasi agar tak sakit.

Sungguh? Kau yakin itu akan berhasil?

Aku pernah melakukannya.

Aku hanya perlu mengaksesnya.

Kau mengatakan yang sebenarnya, atau ini dari Sanctuary Moon ?

Tidak, ini bukan dari Sanctuary Moon .

- Lakukan! - Aku perlu kabel.

Pakai milikku.

Aku jujur. Aku tak melihatnya di Sanctuary Moon.

Aku melihatnya di Medcenter Argala , episode 502.

Mereka selalu mengeklaim kasus di serial itu dari kisah nyata.

Belum lama ini kau mengaksesku.

Jadi, kupikir mungkin berhasil.

Aku ingat.

Yah, semoga kau masih ingat setelah ini selesai.

- Gurathin, bisa dengar aku? - Aneh.

Bagaimana perasaanmu?

Aku seperti melihat diriku melalui mata Gurathin.

Terakhir aku dan Gurathin tersambung, aku sama sekali tak sadar.

Kali ini, aku memegang kendali.

- Aku tak bisa melihat. - Tenang.

Aku cuma mematikan penglihatanmu.

Lebih baik kau tak melihat ini.

Profesor Bharadwaj?

Siap.

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left