Gayong 2

Gayong 2

Laadige alla Indonesian subtiiter

Väljalaske info

Gayong 2 2026 MALAY WEB-DL NF
Kommenteerib tedi
Retail NF | 1:23:19

Sildid

webdl
Avaldatud: 2026-07-30
Allalaadimised: 34
Kuulmispuudega: No

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 200 rida.

AL-FATIHAH, MENDIANG DATO' MEOR ABDUL RAHMAN BIN DAENG UDA MOHD HASHIM

GURU BESAR SILAT GAYONG MALAYSIA

FILM INI TERINSPIRASI DARI KISAH NYATA TENTANG KEHIDUPAN DAN PERJUANGAN MENDIANG

DATO' MEOR ABDUL RAHMAN. BEBERAPA PERISTIWA DALAM FILM INI

BERSIFAT FIKTIF DAN TIDAK MENGGAMBARKAN INDIVIDU ATAU PERISTIWA NYATA MANA PUN.

SEGALA KEMIRIPAN BERSIFAT KEBETULAN.

TERINSPIRASI DARI KISAH NYATA

PADA TAHUN 1945, JEPANG MENYERAH.

PADA TAHUN 1952, MEOR KEMBALI KE SINGAPURA SETELAH PENDUDUKAN INGGRIS.

SAYANGNYA, PERSEKUTUAN GELAP, PERJUDIAN,

PELACURAN, DAN KECANDUAN OPIUM MERAJALELA.

PASUKAN POLISI MELALUI MASA YANG KELAM

DIKARENAKAN KORUPSI.

Bang Mat.

Hei! Mana uangku?

Cepat!

Hei! Beraninya kau tidak bayar!

Jangan berani lari kau!

Mau ke mana kau?

Hei!

Anakku sakit. Aku butuh uang.

Hari ini, kau sakit.

Besok, dia sakit.

Lusa, dia yang sakit.

Semua orang sudah bayar.

Kau pikir kau spesial?

Ah Keong, Sui Gu.

Cukup!

Siapa kau?

Bang Mat.

Orang baru.

Kau sudah bayar belum?

Uang keamanan!

Tidak usah pura-pura bodoh!

Cepat bayar!

Jangan ganggu dia.

Kalau kau ganggu dia, akan kupanggil polisi.

Dasar lemah!

Kue!

Cucur badak, onde-onde!

Kue!

Cucur badak, onde-onde!

- Cucur badaknya berapa satu? - Lima sen.

Terima kasih.

Kue!

Cucur badak, onde-onde!

Bagaimana Abang tahu aku di sini?

Suara napasmu, Mat.

Seperti napas kerbau saja.

Dari jauh saja terdengar.

Apa lagi dari balik pintu.

Wajahmu sudah begini, masih mau mencoba lagi.

Kau terlalu lambat.

Lakukan lagi.

Tidak sabaran. Jaga mulutmu dulu. Lakukan lagi.

Bagus! Lanjutkan!

Sejak kapan ada lubang di sini?

Perhatikan sekitarmu, Mat.

Jadikan itu kekuatan.

Pesilat yang baik selalu memperhatikan sekitar.

Lubang apa itu?

Kak Chom yang menggalinya.

Dia mau membuat kebun sayur.

Fatimah! Selamat pagi.

Selamat pagi, Paman.

Hati-hati di jalan.

Baik.

Kue!

Kenapa bisa tidak ada orang di dalam?

Benar juga, Guru.

Kenapa bisa tidak ada orang di dalam?

Preman-preman yang kutangkap di pasar malam,

apa yang terjadi pada mereka?

Apa yang terjadi dengan mereka, ya, Guru?

Aku juga tidak tahu.

Hei, kau!

Apa kau lihat siapa pun dalam sel ini?

- Tidak, Pak. - Tidak?

Jangan macam-macam kau.

Bantulah aku sedikit.

Guru,

saya benar-benar yakin.

Tidak ada siapa pun di dalam sel itu

sejak awal sif pagi.

Dan…

dan…

dan saya benar-benar yakin

tidak pernah ada yang kemari, Guru.

Cepat.

Saya tidak bersalah, Pak.

- Peter Malcolm? - Aduh!

Buat apa saya tulis kalau Guru tetap ucapkan keras-keras?

- Tidak! Sama sekali tidak boleh! - Pak.

WAKIL KOMISARIS R. BANCROFT

Keinginanmu tidak bisa dilakukan.

Saya tidak setuju, Pak.

Aku tidak peduli pendapatmu, ASP Abdul Rahman.

Ini tidak bisa dilakukan!

Pak.

Saya yakin

dengan perencanaan matang dan dukungan Anda,

ini bisa dilakukan.

Dengar, sudah banyak orang jahat berkeliaran di mana-mana.

Kenapa kau mau membidik salah satu dari orangmu?

Malcolm bukan orang kita.

Dia korup, Pak.

Dan karena dia, akan selalu ada lebih banyak orang jahat di jalanan.

Apa kau punya bukti?

Tidak. Belum ada.

Dengar.

Bahkan kita masih belum tahu Malcolm bekerja untuk siapa.

Dan kita juga tidak tahu siapa anggota kita yang terlibat.

Kalau kau ketahuan,

mungkin aku tidak bisa melindungimu.

Saya paham, Pak.

Kau akan menghadapi keadaan yang rumit, Meor.

Apa kau yakin kau sudah siap menghadapinya?

Saya siap.

Kenapa kau bersikeras melakukan ini, Meor?

Ini hal yang benar.

Saya mau melakukan hal yang benar, Pak.

Baiklah. Aku akan membantumu

untuk melakukan penyelidikan internal rahasia terhadap Malcolm.

Laporkan semua temuan dan tindakanmu kepadaku

dan hanya aku.

Paham?

Baik, Pak. Terima kasih, Pak.

Meor…

Kau akan butuh bantuan dalam kasus ini.

Pak?

Pak, terlalu berisiko

kalau memakai anggota departemen.

Buka failnya, Meor.

PENUGASAN BAPAK FAUZI LATIF KE DIVISI TINDAK PIDANA

Dia pingsan!

Dia tumbang.

Peter Malcolm adalah juara tak terkalahkan.

Mantap! Ada Peter Malcolm melawan

satu-satunya,

yang baru saja tiba dari India…

Beri sambutan untuk Raja Gajah!

Sekarang, silakan pasang taruhan.

Ayo!

Ayo!

Hentikan! Jangan!

Sudah! Oke, tenang!

Hentikan! Oke?

Sekarang?

Hei! Kau mau ke mana?

Sini kau! Pertarungannya belum selesai!

Ayo!

Aku mau melayani masyarakat.

Tunggu. Kembali!

Biar kubantu.

Apa itu, Bang?

Tidak tahu.

Setelah aku lulus ujian,

aku juga mau mengemudi truk seperti itu.

Paman Mat tampan, 'kan?

Tapi bagaimana kalau Paman Mat gagal lagi?

Hei, Bocah, kau kebanyakan makan gula, ya?

KLUB SAKURA

Baiklah.

Bawa yang masih hidup keluar. Ambil pernyataan mereka.

Baik, Pak.

Semuanya, tolong ikuti saya.

Hei, Malcolm.

Silakan duduk.

Kenapa kalian orang Cina suka meja bundar

yang besar dan berat ini?

Kami tidak tahu harus duduk di mana.

Orang yang tepat pasti tahu.

HU WEI TANG

Terima kasih.

Jadi kenapa kau tidak bereskan mayat-mayatnya sendiri?

Aku ini pebisnis andal.

Aku menghadapi masalah,

lalu aku minta bantuan polisi.

Apa salahnya?

Terlalu banyak pelanggan yang datang ke pertarungan malam ini.

Saat mereka melihat polisi di sini,

mereka tidak akan banyak bertanya.

Aku tidak mau ini diliput koran.

Tidak baik untuk bisnis.

Terlalu banyak mayat,

terlalu banyak dokumen yang diurus.

Tambahan, atas bantuanmu malam ini.

Kalau begini,

bukan masalah.

Mari bersulang.

Terima kasih, Bos Khoon.

Ini.

Tahanlah sedikit.

Kata Nenek, kalau dioles seperti ini,

bekas lebamnya akan cepat hilang.

Mayang.

Ya?

Kalau Abang lulus ujian,

Abang bisa jadi polisi.

- Benarkah? - Ya.

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left