Heavyweight

Heavyweight

Laadige alla Indonesian subtiiter

Väljalaske info

Heavyweight 2025 WEB-DL CATCHPLAY
Kommenteerib tedi
Retail CATCHPLAY | 1h 39m

Sildid

webdl
Avaldatud: 2026-01-26
Allalaadimised: 17
Kuulmispuudega: No

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 200 rida.

Pertandingan malam ini padat, Freddie.

Sudah ada beberapa pertarungan hebat, dan masih banyak aksi yang akan datang.

Tapi tentu saja, yang paling banyak dibicarakan semua orang,

acara utama, Derek Douglas

menghadapi sang juara Trevor Kingsley

untuk sabuk kelas berat,

sebuah pertarungan yang menimbulkan banyak pertanyaan...

Sebuah pertarungan yang menimbulkan banyak pertanyaan

dalam sebuah acara yang nyaris saja batal digelar.

Ya, aku berjanji pada para fans

akan memberi mereka laga utama, bukan?

- Iya, benar. - Dan aku menepatinya, kan?

Maksudku, pertarungan ini

seolah jadi satu-satunya yang dibicarakan semua orang, kan?

Nah, sebagian besar pembicaraan itu datang dari para petinju

yang merasa mereka seharusnya mendapat kesempatan perebutan gelar malam ini.

Dan menurutmu sudah berapa kali

aku mendengar hal itu sebelumnya, hah?

Mereka semua merasa pantas dapat kesempatan.

Tantangan besar menanti Deek Douglas malam ini,

tantangan yang bahkan membuat para fans bertanya-tanya

apakah dia benar-benar punya kemampuan, atau...

Bisa kecilkan suaranya? Aku nggak bisa dengar ini lagi.

Dengar, yang penting bukan omongan mereka, kan?

Santai saja, D, ya?

Orang itu cuma omong kosong. Fokus saja ke malam ini.

Tolong, biar aku belikan yang baru buatmu.

Yang ini sudah cukup melakukan fungsinya.

Adam. Kamu sudah dekat?

Ya. Baru masuk sekarang.

Sedang dalam perjalanan.

Mereka minta untuk merekam kedatangan kita.

Kamu nggak keberatan?

Memangnya kita punya pilihan?

Tinggal bilang saja, aku bisa menghentikannya.

Mereka yang bayar, biarkan saja sirkus mereka.

Pokoknya masukkan kami secepat mungkin, ya?

Siap.

- Ceritakan lagi. - Ya, itu brutal.

- Kepalanya terpental ke belakang... - Tunggu, tunggu, itu...?

Mereka sudah di sini?

Sial! Abaikan ini. Maaf. Ikut aku!

Pintu C. Kita tayang! Kita tayang!

Astaga, David, kamu seharusnya memberi tahu dulu.

Aku tidak mengetahui jadwalmu, Tom.

Bukan, kamu tahu jadwal siaran. Kamu tahu aturannya.

Aku tidak ingat kita pernah membuat kesepakatan.

Ada kontrak. Aku yakin seseorang menandatangani... sesuatu.

Dengar, p-pastikan saja dia siap masuk ring jam sepuluh.

Kamu tahu aku tidak bisa menjanjikan itu.

Bisa tidak kau membuat hidupku sedikit lebih mudah?

Mungkin cuma kali ini saja?

Anak-anak, ikut aku, ya.

- Baik... beri kami sebentar, Rob. - Iya, tentu.

Oke, mundur sedikit. Jaga jarak, tolong.

Aku tahu rasanya berat.

Tapi kita tepat berada di tempat yang seharusnya.

Kamu pantas berada di sini.

Sekarang, aku tahu venue-nya mungkin lebih besar dari yang biasa kita hadapi.

Tapi ingat, ring-nya ukurannya persis sama,

sama seperti yang kita pakai di bawah lengkungan itu.

Dan aku selalu ada di pojokmu.

Selalu.

Semuanya berubah malam ini.

Jadi, bagaimana?

Ayo kita lakukan ini.

- Serius? - Jangan bilang begitu.

Itu kayak... itu kan ciri khas gue.

Oke.

Oh, Adam! Saudaraku menelepon.

- Boleh aku angkat sebentar? - Iya, iya, iya.

Ambil waktu sebanyak yang kamu perlu. Mereka bisa menunggu.

Iya, Bro. Kamu sudah sampai?

Nggak jauh, nggak jauh.

Di mana posisimu?

Aku ngebut, sumpah.

Nggak, nggak, nggak. Jangan ngebut.

Pokoknya sampai dengan selamat. Ini bukan hal besar.

Bukan hal kecil. Ini momenmu.

Bukan, ini momen kita.

Aku selalu tahu bakal jadi salah satu dari kita.

Dan aku selalu tahu itu pasti kamu.

Adikku. Juara berikutnya.

Nenek pasti bakal bangga banget kalau bisa lihat kamu sekarang.

- Dan Ibu pasti akan... - Nggak, nggak, nggak. Jangan. Bukan hari ini.

Belum.

Aku bangga sekali sama kamu.

- Kamu tahu itu, kan? - Dengar, simpan dulu.

Sampai sini saja, nanti aku minta David keluarin pass-mu.

Triple A, ya?

Jelas Triple A.

Kamu kakak gue!

- Siapa saja yang ikut sama kamu? - Tim inti.

Adam, Robbie. Paul menyusul nanti.

Mantap, mantap. Cain gimana?

Nggak. Cain masih di Siprus. Dia operasi lutut.

Itu sudah lama. Seharusnya dia ada di sini.

Iya, tapi itu Cain. Kamu tahu sendiri orangnya.

Nggak, malam ini sepenuhnya tentang kamu.

Itu saja yang penting.

Dengar, Bro, aku harus tutup dulu. Tapi cuma...

kabarin aku begitu kamu sampai, ya?

Nggak usah banyak omong.

Love.

Ya. Love.

Mundur! Jaga jarak, tolong.

Kita nggak berhenti. Dan jangan ada kejutan, oke?

Ya, kamu tahu aku nggak bisa janji soal itu.

Itu dia ya? Itu...?

Itu dia, itu dia, kan? Di sana, di sana!

Minggir, minggir... minggir, minggir.

Lewat.

Iya, saudaraku. Sami, saudaraku. Masih ingat, kan?

- Masih ingat? Iya, iya. - Iya, saudaraku. Ada apa?

Tenang, kamu bisa, saudaraku. Kamu pasti bisa!

- Terima kasih, saudaraku. - Hancurkan malam ini, saudaraku.

- Makasih ya. - Sip.

Siapa tadi?

Itu Sami. Kamu pasti ingat Sami, kan?

Siapa sih Sami itu?

Nggak tahu. Kupikir kamu mungkin ingat.

Derek, Derek? Boleh minta komentar sebentar...

Dia lihat aku, dia lihat aku!

- Simon? - Dia datang sekarang.

- Derek... Derek! - Tidak ada wawancara.

Derek, kamu pasti sudah sangat siap untuk malam ini?

Guys, ayolah! Tom! Kamu ke mana saja?

Kami terhambat di belakang. Kami akan menyusulnya!

Tenang saja. Terus jalan.

Oh! D, D!

Apa kabar, saudaraku?

Lama nggak ketemu!

Gimana kabar? Iya. Adam. Mantap.

- Kamu baik-baik saja? - Iya, aku baik.

Iya? Kudengar anakmu tampil bagus malam ini.

Gampang. Menang TKO ronde empat. Begitulah cara kami.

- Iya? - Iya... eh, lihat siapa ini?

Ayo, sapa Om.

Nggak nyangka kamu sudah sebesar ini.

Kamu bantu Ayah malam ini?

Kamu bakal bersorak?

Aku bakal dengerin sorakanmu, ya?

Aku punya sesuatu buat kamu.

Maaf, Ads.

Aku cuma pikir ini bakal lebih cocok kalau kamu yang pakai.

Iya, sempurna!

Dengar, urus dulu urusanmu.

- Akan kulakukan. - Datanglah temui kami lagi.

- Aku pasti mampir, sumpah. - Baik.

- Derek, boleh minta komentar sebentar? - Ayo terus bergerak.

Kamera sudah jalan? Framenya oke? Oke.

Ah, tahu nggak? Cepat saja, cepat.

Oke. Cuma beberapa kata.

Ini pertarungan besar buatmu, Derek, pertarungan besar.

Bisa ceritakan bagaimana perasaanmu?

Aku merasa siap bertarung. Itu saja yang perlu kamu tahu.

Kamu masuk sebagai wildcard malam ini setelah sang juara,

Trevor Kingsley, kehilangan dua lawan

karena cedera.

Cedera? Itu yang mereka bilang?

Tapi tentu saja, dengan persiapan cuma empat minggu,

sebagian orang mungkin bilang itu membuatmu jadi pemain tidak terduga.

Tidak terduga? Aku tak terkalahkan, Bro.

Dengan baru tiga belas pertarungan profesional.

Lawanmu tak terkalahkan setelah tiga puluh laga.

Pasti itu ada di pikiranmu, kan?

Nggak. Dengar... satu-satunya hal yang ada di pikiranku

adalah membayangkan dia KO di ring itu dan aku memegang

- sabuk tersebut. Itu saja. - Baik, terima kasih.

Kingsley secara terbuka mengatakan bahwa tak ada yang mau melawannya

- malam ini, termasuk kamu. - Tak ada yang mau...?

Aku ada di sini! Aku datang, kan? Dengar, aku nggak tahu kenapa

dia punya citra jagoan bengis buat orang lain.

Dia belum pernah ada di tempatku. Dia belum melihat apa yang kulihat.

- Baik, oke. Cukup. - Nggak, dengar.

Malam ini aku bakal tunjukkan apa yang nyata. Oke?

Selesai. Terima kasih.

Ayo, D.

Hei! Jangan lihat aku. Itu sebabnya mereka membayarmu.

Dan itu juga cara mereka membayarmu.

Jangan lupa itu, David!

Cukup besar buatmu?

Semuanya oke untuk Anda, Tuan Douglas?

Iya, aman.

Kalau ada apa pun yang bisa saya bantu,

tinggal bilang saja, ya?

Oh, David? Sebenarnya...

kalau saudaraku sudah sampai,

bisa langsung kamu masukkan?

Iya, tentu.

Hei, kamu tahu kita sudah di pertarungan ke berapa?

Biar aku cek dulu.

Dempsey sama sekali tak boleh membiarkan

pertarungan ini...

Hei... itu anakmu, kan?

- Siapa itu, Dempsey? - Iya.

Adeoye melayangkan pukulan ke belakang kepala Dempsey.

Sangat beruntung tak dikurangi poin.

Iya, Dempsey anak yang bagus, tapi dia selalu menurunkan

bahu itu sebelum cross. Kelihatan jelas dari jauh.

Heavyweight subtitles in other languages

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left