Stigmata

Stigmata

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Stigmata 1999 720p BluRay x264 YIFY
ناشر vladimir3214
Original Subs by Zacoon. cuman geser 2,5 detik..Tested.

برچسب‌ها

BluRay
x264
720p
720
تاریخ انتشار: 2015-07-22
تعداد دانلود: 99
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

- Anda penyelidiknya? - Ya.

Syukurlah anda sudah datang.

Siapa yang berwenang di sini?

Dulu Bapa Alameida.

Aku turut berduka.

Lihat! Berapa banyak bukti yang kau inginkan?!

Pernahkah patung dipindah dari gereja untuk alasan tertentu?

Tidak. Patung itu mulai menangis di hari meninggalnya Bapa Alameida.

Di hari merpati-merpati pulang.

Orang-orang di desa menyukai beliau.

Air mata Maria adalah darah Yesus.

Aku sarankan mengosongkan gereja. Aku harus memetikan patung itu.

- Dipetikan? - Ya.

Bapa Alamedia takkan pernah mengijinkannya.

Nyonya? Ini rosario milik Bapa Alameida yang asli...

- Jangan Nyonya, jangan beli itu. - Tak apa, aku menyukainya... Berapa?

Seharusnya kau tak lakukan itu! Kau mencuri milik orang mati!

Hai, Frankie, sayang!

Ayo. Aku tak kuat.

Apa kau terlalu lelah untuk pulang denganku?

Aku lelah, tapi tidak mati.

Oh, Hai Bu.

Bagaimana kau bisa? Dari mana kau tahu kalau ini aku?

Ibu punya suara yang paling keras.

Aku cuma ingin menyapa saat dekat da telepon. Bagaimana kabarmu?

Di mana Ibu?

Belo Quinto, dekat Rio.

Bu, tahan dulu, Aku dapat panggilan lain.

Halo?

Ini sudah siang. Kemana saja kau, Sayang?

Aku benci kalau kau pergi begitu saja. Kau bisa pamit.

Kenapa?

Kenapa? Lupakan saja.

Aku ada telepon dari Ibuku. Sampai ketemu malam nanti.

Baiklah. Sampai ketemu.

Bu? Ini aku. Ibu suka keadaan di Rio?

- Menyenangkan. Kau terima paketku? - Ya, aku terima kemarin.

- Apa pendapatmu? Sudah dibuka? - Tahan, aku akan ganti telepon.

Apa pendapatmu? Apa kau sempat melihat semuanya?

Aku sedang membukanya.

- Kartu pos cantik. - Cantik kan?

- Kuas lucu. - Aku lihat ada wanita membuatnya.

- Topi kecil. - Mungkin untuk boneka.

- Kalung? - Sebenarnya bukan. Itu rosario.

- Dari mana Ibu dapat? - Desa kecil ini...

- Belo Quinto. - Aku tak tahu Ibu berangkat ke sana.

Aku ikut wisata. Jadi, hadiahnya, kau suka?

Aku senang kita bisa bercakap. Aku ikut pelayaran.

Kita tak kan bercakap sebulan. Aku harus buru-buru.

Semoga menyenangkan. Aku sayang Ibu. Aku senang Ibu telepon. Dah.

- Pesan dua Lattes ya? Tanpa lemak. - Baiklah.

- Satu saja. Aku tak usah. - Daging ham dan roti telurnya juga.

Ada apa? Kau tidak makan hari ini?

Aku muntah pagi ini saat menghirup bau kopi.

Telat?

- Telat 1 minggu. - Seminggu?

Aku tak tahu. Beberapa hari. Rasanya aneh.

Kau cuma melebih-lebihkan.

Ku pikir kau hanya menakuti diri sendiri.

Terasa seperti jantungku mau berpindah ke perut.

Oke, itu bukan khayalan!

- Bagaimana jika aku punya bayi? - Dengan Steven?

Bagaimana jika aku melahirkan manusia ke dunia ini?

Ya ampun, jika? Kau punya pilihan.

Aku tak mau memikirkannya. Membuatku kesal.

Ayo kita bergegas, kita sudah terlambat.

Kau selalu telat. Tak ada yang aneh.

Hai, Bello! Apa kau ingin bersenang-senang?

Kau baik sekali, tapi tidak, terima kasih.

Ayolah! Bersenang-senanglah! Jadilah laki-laki!

Tak masalah!

Kami beri diskon Vatikan.

- Bapa Andrew Kiernan, selamat datang. - Cardinal Houseman.

Ini semua menarik. Apa trik-nya?

Sejujurnya, aku tak tahu.

Mereka mungkin berharap keberkahan darinya.

Apa... Apa ini?

Foto tangisan infra merah. Suhu patung itu sama dengan suhu ruangan,

tapi air mata berubah putih karena...

- Karena hangat. - Air mata hangat?

Ya.

Hasil lab dan analisis ku menunjukkan air mata itu tidak hanya hangat, tapi... hidup.

Aku tahu jalan pikiranmu, tapi dengan segala hormat, Daniel,

itu bukan rekayasa. Itu batuan padat. Tak ada penjelasan ilmiah.

Andrew, kau dikirim ke Brazil

untuk menyelidiki kemunculan Perawan Maria di sisi gedung.

Ya, tapi di Sao Paulo ku dengar tentang patung itu, jadi aku selidiki.

- Dan? - Dan apa?

- Penampakan Perawan Maria? - Itu cuma noda yang terkontaminasi.

dikarenakan air hujan turun membasahi dinding.

menyebabkan ilusi penglihatan dalam bentuk perempuan.

Bagus. Kami akan pertimbangkan kasus itu ditutup.

Bapa Dario akan memberimu tugas selanjutnya.

Ku harap mungkin Anda dapat mengirimku kembali ke Belo Quinto.

Kenapa?

Karena aku perlu melakukan tes lagi pada patung itu.

Kau tinggalkan patung itu di Belo Quinto?

Ya. Saat itu aku akan membawanya,

tapi ketika kulihat dampaknya pada orang-orang di sana...

Patung itu menjadi dasar kepercayaan mereka.

Andrew, dasar kepercayaan mereka adalah Gereja,

bukan patung yang menangis.

Kau mewakili Gereja Katolik

dan

Ya, aku sangat sadar itu, Daniel, tapi sebagai ilmuwan aku mencari fakta.

Dan faktanya adalah patung itu menangis darah.

Jika begitu, kau tahu hukumnya.

Bawa patung itu ke Vatikan. Kami adakan serangkaian tes.

Geologi, teknik, uji medis.

Kami telah menguji 50 atau 60 patung menangis dalam 12 bulan terakhir.

Tak ada satupun yang...

Ya, aku tahu itu, tapi aku ingin Anda tahu bahwa pendapatku

Ku pikir yang ini berbeda.

Aku tak ijinkan kau kembali ke Brazil.

Kami akan mengirim ahli Geologi, jika benar kami bawa patung itu untuk tes.

Bapa Dario, berikan aku semua info tentang Gereja Belo Quinto ini.

Terima kasih, Andrew.

Terima kasih.

Aku tak pernah melihat dia seperti itu sebelumnya.

Masalah Andrew, dia tak bisa memilih apa dia ilmuwan atau pendeta.

Frankie, kau cuma membuat dirimu sendiri sinting.

Tidak.

Jika kau khawatir hamil, ayo ke toko dan beli alat tes.

- Beri aku waktu beberapa hari. - Kau yakin?

- Aku baik saja. Berhenti mengajariku! - Baiklah teman. Ku telepon kau nanti.

Oke, dah. Hati-hati.

- Telat? - Seminggu?

- Kau selalu telat. Tak ada yang aneh. - Bagaimana jika aku melahirkan

- manusia ke dunia ini? - Frankie, kau punya pilihan.

Perawat, ada apa? Aku tak mengerti.

- Minggir! - Frankie, kau dengar aku?

Aku di sini denganmu.

Ayo!

Kenapa banyak darah keluar?

Beri aku kempitan sekarang!

Baik, CBC, elektrolit, UA, layar nadi.

Beri aku mesin nadi, ukur!

- Beri aku layar nadi dan hasil CT. - Detak jantung tidak beraturan.

Tekanan darah melampaui batas. 195 per 120.

- Ayo ganti ikatannya. - Dimana IV-nya?

Kode Biru! Isi setrumnya. Beri gel.

Oke, siap?

- Isi setrumnya. - Baik,

Temperatur dan tekanan darah kembali normal.

- Siapa kau? - Saya Dr. Reston.

- Kau ingat namamu? - Apa yang terjadi?

- Di mana aku? - Kau di UGD.

Kami menemukanmu pingsan. Apakah kau ingat sesuatu?

Tidak.

Yesus!

Bisa tolong aku di sini?

Ada luka yang dalam di sini. Ya Tuhan, ini tembus.

Nona, kau tak boleh masuk.

Dokter, aku ingin tahu apa...

Dia akan baik-baik saja. Silahkan duduk. Terima kasih.

Ini adalah luka tembus yang disebabkan tusukan benda tajam.

Kau kesakitan?

Tidak. Aneh, bukan?

Wow, lihat itu! Hanya akan berdarah jika aku menyentuhnya.

Mungkin kau jangan menyentuhnya.

Kedua luka ini sama persis. Sama ukurannya, sama tajam.

Dia beruntung atreri utamanya luput, hanya kurang dari satu cm.

Kau terus saja menyebut aku. Aku tak melakukannya.

Apa yang terjadi denganmu, Frankie? Kau banyak stres saat bekerja?

Aku potong rambut.

Ada masalah penting lainnya?

- Ya. - Apa itu?

Diriku tak terlalu penting.

Dengar, berapa lama ini berlangsung? Aku ingin pulang.

Kau harus menginap di sini. Kami harus mengatasi ini.

Tak ada lagi yang perlu di urus.

Aku tak mempermainkanmu. Dengan luka seperti ini, jelas akan infeksi.

Kau pikir aku melakukannya?

Itu takkan terjadi.

Aku suka jadi diriku. Tanya saja orang lain.

Frankie,

matikan lampu, manis dan tidur.

Kau mencium bau bunga di sini?

Tidak.

Wangi seperti melati atau bunga bakung atau lainnya.

Aku tak mencium apa-apa.

Kau perlu sesuatu?

Tidak

Selamat malam.

Malam.

- Aku mau bertemu Saudara Delmonico. - Kau harus mendaftar.

- Hanya lima menit. - Semua harus mendaftar.

Bebas tugas.

- Selamat datang kembali, Andrew. - Gianni, apa kabar?

Tuhan itu baik.

Jadi bagaimana di Belo Quinto?

Bagaimana kau tahu soal Belo Quinto? Aku dikirim ke Sao Paulo.

- Tuhan di sini. Kita tahu semuanya. - O ya, aku lupa.

Jadi, apa kabarmu?

Aku tak tahu.

Tak tahu.

Aku keliling dunia menyelidiki... keajaiban.

Dan aku menyangkalnya.

Keajaiban sejati adalah orang yang percaya semuanya.

- Aku tak tahu apa yang ku lakukan. - Tak ada satupun yang tahu.

More Indonesian subtitles for Stigmata

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left