Stigmata

Stigmata

Download Indonesian Subtitle

Release info

Stigmata 1999 AMZN BRRip x264-YIFY
A Commentary by tedi
Retail AMZN Resync for BluRay

Tags

bluray
Published on: 2026-05-04
Downloads: 13
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Belo Quinto, Brazil Tenggara

Yesus bersabda, Kerajaan Allah berada di dalammu...

...bukan pada bangunan dari kayu atau batu.

- Apa Anda penyelidiknya? - Ya.

Puji Tuhan Anda datang.

Siapa yang memimpin di sini?

Pastur Alameida.

Lihat! Berapa bukti lagi yang diperlukan?

Patungnya pernah dipindahkan? Dari Gereja?

Tidak. Patungnya mulai menangis...

...saat Pastur Alameida tiada. Saat merpati kembali.

Penduduk desa mencintai Pastur Alameida.

Air mata Bunda Maria...

...adalah darah Kristus.

Bersihkanlah Gereja. Patung ini harus diangkat.

Diangkat?

Pastur Alameida tak akan pernah memperbolehkannya.

Nyonya? Ini adalah rosario Pastur Alameida.

- Nyonya, harus Nyonya beli. - Saya suka. Berapa?

Seharusnya tidak kau lakukan. Kau mencurinya dari orang mati.

Ini dia, sayang.

Terima kasih.

Aku tahu kau akan mengatakannya.

Begini rencanamu.

Hei, Frankie, sayang!

Hei, Frankie!

Mari kita pergi. Aku harus bekerja pagi.

Apa kau lelah untuk pulang bersamaku?

Aku mungkin lelah, tapi tak mati.

Halo, Ibu.

Bagaimana kau tahu itu aku?

Tentu saja. Deringmu yang paling gigih yang kuketahui.

Aku hanya ingin menyapamu selagi dekat telepon. Bagaimana kabarmu?

Ibu berada di mana?

Belo Quinto, dekat Rio. Benar-benar indah.

Ibu, tunggu sebentar. Ada telepon lain yang masuk.

Tepat sekali waktunya. Dari mana saja kau, sayang?

Aku benci kau pergi begitu saja. Seharusnya katakan selamat tinggal.

- Mengapa? - "Mengapa?"

Lupakanlah.

Dengar, ibuku sedang menunggu. Sampai jumpa malam ini.

Sampai jumpa nanti.

Ibu? Hai, aku kembali lagi.

Jadi bagaimana Rio?

Hebat. Apakah kau menerima paketku?

Aku menerimanya kemarin.

Kau menyukainya? Sudah kau buka, belum?

Tunggu, aku akan berganti telepon.

Apa kau punya kesempatan untuk melihat semuanya?

Aku membukanya sekarang.

- Kartu pos yang indah. - Indah bukan?

- Kuas yang manis. - Seorang wanita membuatnya.

- Topi kecil. - Itu mungkin untuk boneka kecil.

- Sebuah kalung. - Sebenarnya itu bukan kalung.

Itu rosario.

- Di mana Ibu menemukannya? - Belo Quinto.

- Aku tak tahu Ibu ke sana. - Aku mampir ke sana.

Bagaimana pendapatmu mengenai hadiah itu?

Senang bicara denganmu. Aku ikut pelayaran sampai sebulan lagi.

- Dan aku harus pergi. - Aku mencintaimu.

Aku senang kau menelepon, Bu.

Bisakah aku memesan dua latte? Rendah lemak.

- Ya, baik. - Satu saja, aku tidak ingin.

Aku juga mau pesan bacon dan roti isi telur.

- Untuk dibawa pulang. - Segera.

Kau tidak makan hari ini?

Aku muntah pagi ini hanya karena mencium bau teh.

- Terlambat? - Hampir seminggu.

Seminggu?

Aku tidak tahu. Beberapa hari. Aku merasa aneh.

Kau sangat dramatik.

Kau terlalu memforsir badan.

Aku merasa sepertinya hatiku turun ke perut.

Baiklah, itu tidak traumatik. Bagaimana jika aku hamil?

Dengan Steven?

Seandainya aku hamil?

Seandainya? Kau punya pilihan.

Kau tahu, aku tak ingin memikirkannya. Membuatku tegang.

Mari mulai bekerja karena kita sudah terlambat.

Kau selalu terlambat.

Halo, sobat. Mau bersenang-senang?

Tidak, terima kasih.

Ayolah. Kita bersenang-senang! Bersikaplah jantan!

Tidak ada masalah! Kami akan berikan diskon Vatikan!

Kota Vatikan

Pater Andrew Kiernan, selamat datang.

Kardinal Houseman.

Menarik sekali. Apa tipuannya?

Sejujurnya, aku tidak tahu.

Mereka mungkin memperoleh keuntungan darinya. Dan apa...?

Apa ini?

Foto infra merah air mata. Patung itu terbuat dari batu...

...tetapi air matanya menjadi putih karena...

...karena air mata itu hangat.

Air mata hangat?

Ya.

Laporan lab dan analisis memastikan...

...bahwa darah dari patung tersebut tidak hanya hangat...

...tetapi darah manusia.

Aku tahu apa yang kau pikirkan.

Tapi, dengan segala hormat, ini bukan buatan.

Benar-benar terbuat dari batu. Tidak ada penjelasan ilmiahnya.

Kau dikirim ke Brazil untuk menyelidiki penampakan Maria...

...di sekitar bangunan ini.

Di Sao Paolo kudengar kisah patung ini, kuputuskan untuk menyelidiki.

- Dan? - Dan apa?

Wajah Perawan Maria?

Itu noda oksidasi...

...karena air hujan yang mengalir di dinding yang tak terawat.

Menimbulkan ilusi optikal dari wanita berkerudung.

Bagus. Masalahnya selesai, jika demikian.

Pater Dario mempunyai tugas berikutnya untukmu.

Aku berharap mungkin kau dapat mengirimku kembali...

...ke Belo Quinto.

Mengapa?

Aku ingin melakukan uji coba lagi pada patung tersebut.

Kau meninggalkan patung itu di Belo Quinto?

Ya. Aku hendak membawanya kemari...

...tetapi ketika melihat dampaknya terhadap orang-orang itu...

...luar biasa, patung itu menjadi batu penjuru iman mereka.

Batu penjuru iman adalah Gereja, bukan patung yang menangis.

Kau mewakili Gereja Katolik...

...dan Kongregasi Causes of the Saints.

Aku menyadari itu. Aku juga ilmuwan dan pengamat fakta.

Dan faktanya adalah patung ini mengeluarkan air mata darah.

Baiklah, jika begitu masalahnya...

...kau tahu kebijaksanaannya.

Patungnya dibawa ke Vatikan. Kita melakukan pengujian.

Para ahli geologi, insinyur, peneliti medis.

Kita telah uji 50 atau 60 patung menangis 12 bulan terakhir ini.

Tidak satupun...

Aku menyadari itu, tapi aku hanya ingin kau tahu...

...bahwa, menurut pendapatku, yang ini berbeda.

Aku tidak mengijinkanmu kembali ke Brazil.

Jika ahli geologi setuju, kita kirim patung itu untuk diuji lebih lanjut.

Pater, kumpulkan informasi yang bisa kau cari tentang gereja ini.

Terima kasih, Andrew.

Terima kasih.

Aku belum pernah melihatnya seperti itu.

Masalahnya adalah Andrew tak dapat memutuskan dia ilmuwan atau Pastur.

Frankie, sudahlah, kau hanya akan membuat dirimu gila.

Jika kau mengkhawatirkan kehamilan...

...mengapa kita tidak pergi membeli alat uji?

Kita tunggu beberapa hari.

- Yakin? - Ya.

Dan berhentilah mengurusku.

Baiklah, teman. Aku akan meneleponmu lagi.

Selamat tinggal. Hati-hatilah mengemudi.

- Terlambat? - Hampir seminggu.

Kau selalu terlambat. Tidak ada yang baru.

Bagaimana jika aku hamil?

Frankie, kau tak punya pilihan.

Suster, tolong beritahu aku apa yang terjadi!

Aku tidak mengerti.

Frankie, kau bisa mendengarku? Aku ada di sini.

- Baiklah, ayo. - CBC.

Aku tidak mengerti mengapa banyak sekali darah!

Bawakan prep, sekarang.

Baiklah, CBC, elektrolit...

...UA, data urin.

Baiklah, mulai dengan penuh dan cari nadinya.

Ambilkan pemeriksaan racun dan CT.

Debar jantungnya tidak biasa.

Tekanan darah tidak lazim. 195/120.

- Mari kita ganti. - Mana IV-nya?

Aku butuh 330-ml...

Aku akan memintanya. Kode biru. Ambil pengejut.

Ambilkan gel. Baik, siap? Ambilkan pengejut.

- Baik, sudah lewat. - Tekanan darah kembali normal.

- Siapa kau? - Aku Dr. Reston.

Apa kau tahu siapa namamu?

Ada apa? Di mana aku?

Di ruang darurat. Kau ditemukan tidak sadar di apartemenmu.

- Kau mengingat sesuatu? - Tidak.

Oh, Tuhan.

Bisakah aku mendapat bantuan? Kami butuh empat kali empat.

Luka yang sangat dalam.

Ya, Tuhan, sobekan ini tembus.

Kau tidak dapat masuk.

Tuan, maafkan aku.

Silakan duduk. Dia akan baik-baik saja.

Silakan duduk. Terima kasih.

Ini luka tusukan, disebabkan oleh benda tajam.

Apa kau kesakitan?

Tidak. Aneh sekali, bukan?

Luka itu mengeluarkan darah hanya jika kusentuh.

Jangan menyentuhnya.

Kedua luka identik, ukuran dan bentuknya sama.

Hampir kena pembuluh utama kurang dari satu cm.

Tapi aku tidak melakukannya.

Apa yang terjadi dalam hidupmu, Frankie?

Kau mengalami tekanan dalam pekerjaan?

Aku pemotong rambut.

Apakah kau punya masalah penting lainnya?

Ya.

Apa itu?

Aku tidak terlalu berarti.

Berapa lama lagi ini? Aku ingin pulang.

Tinggallah setidaknya 24 jam. Kami ingin menanganinya.

Tak ada yang perlu ditangani.

More Indonesian subtitles for Stigmata

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left