Running Man

Running Man (런닝맨)

دانلود زیرنویس Indonesian

Specials

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Running Man E663 1080p H264 AAC WEB-DL
ناشر N-Joy
WEB-DL Download Link - https://linktr.ee/njoy.s

برچسب‌ها

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
تاریخ انتشار: 2023-07-17
تعداد دانلود: 6
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

"Ini Dinasti Joseon"

Suatu hari musim panas di Dinasti Joseon.

Sehari sebelum kemajuan kerajaan,

ada rumor bahwa akan ada babak besar

untuk merayakannya.

Tujuh penjudi di seluruh negeri

berdatangan ke Hanyang untuk menghasilkan uang dengan cepat.

Gunung besar itu tinggi, tapi menjadi bukit kecil di bawah langit.

Apa ini?

"Ensiklopedia Judi"

Belajar berjudi dari buku,

Cendekiawan Yu.

Aku mendiagnosis lewat denyut nadi.

Ini gwangbak dan gobak.

Ini mengerikan. Ini pibak.

Tidak ada harapan.

Denyut nadi, pibak, bangkrut, Tabib Ha.

"Rumah Bendahara"

"Tertawa"

Dengan suap ini, aku bisa berpangku tangan selama tiga atau empat hari.

Berhenti. Tunggu.

Monster yang diciptakan kapitalisme, Hakim Yang.

Kamu mau bermain?

Atau kamu mau minum?

Wanita dengan kecantikan tidak tertandingi, Song Woo Dong,

"Berdentang"

"Terkesiap"

Pengantin wanita pencandu judi,

Pengantin Wanita Jeon.

"Menghela napas"

"Berteriak"

"Mengerang"

Pemburu budak terlemah,

Pemburu Budak Jee.

Bandit Kim yang menghabisi penjudi.

Aku akan merusak tempat judi itu.

"Bandit Kim yang merusak tempat judi"

Para penjudi terkenal bergegas datang ke Hanyang.

Halo.

- Terlepas dari apa pun... - Ya.

Kamu bangsawan.

- Lalu... - Itu hanya citranya.

Tapi sebenarnya, dia bukan bangsawan.

Ini hanya... "- Seolah-olah hatiku terbakar"

"Pemburu budak muncul dengan gaduh"

"Seolah-olah aku terluka karena air mata"

Dasar tidak berguna.

- Hei, berhenti. - Astaga, ini...

- Hei, Berandal. - Berandal?

- Hei. Minggir. - Aku tidak peduli dengan bangsawan.

- Kamu sosok itu? - Aku akan menangkap siapa pun.

- Pemburu budak? - Aku pengejar budak.

- Dia pengemis. - Pengemis?

- Pengemis menghunuskan pedang. - Hei.

Begitu aku menangkapmu, tamatlah riwayatmu.

Ini

yang dipakai tukang daging.

- Bukan untuk tukang daging. Hei. - Benar.

Oh Ji Ho membawa ini ke mana-mana.

- Aku menonton dramanya. - Oh Ji Ho?

- Kalau begitu, - Oh Ji Ho punya ini.

- kamu harus melepas bajumu. - Benar.

Kenapa kamu memakai kaus katun ini?

- Aku tidak bisa melepas bajuku. - Ada apa dengannya?

Apa ini?

Ini tidak sesuai dengan zamannya.

- Berlebihan. - Kenapa berkata begitu?

- Ini salah. - Tidak tepat untuk zamannya.

- Apa dia mabuk? - Rambutmu

- kenapa? - Bolehkah dokter mabuk?

Kamu dokter, jadi...

Berpakaianlah dengan pantas.

Kamu bahkan tidak bisa hidup selama seribu tahun.

- Bisakah? - Hei.

- Omong-omong... - Ya.

- So Min. - Aku...

Ini berlebihan.

Aku pengantin wanita.

Aku melarikan diri dari pernikahanku

untuk menghindari pernikahan yang tidak diinginkan.

Berhentilah mengarang cerita.

Kukira kamu mayat beku.

- Dia terus mengarang cerita. - Menurutku

kamu ingin menikah, tapi tidak bisa menemukan pengantin pria.

- Jadi, kamu berfoto. - Ini upacara pernikahan sendiri.

- Bukankah begitu? - Pernikahan sendiri.

Omong-omong, Ji Hyo tampak menawan hari ini.

"Kecantikannya langsung melengkapi epik"

- Benar. - Ji Hyo... Astaga.

Dia cantik.

Hei, Ji Hyo.

- Kamu Ou Woo Dong? - Aku seperti Ou Woo Dong.

- Aku Song Woo Dong. - Kamu tampak cantik.

Aku akan mengunjungimu setelah menangkap budak.

- Beraninya kamu menyentuhku. - Kamu cantik.

- Beraninya kamu. - Dia sangat cantik.

Tampaknya kamu tidak menyadari posisimu sekarang.

- Aku ini apa? - Apa masalahmu?

Pak, aku mau taco.

Dia hanya pengemis.

- Jong Kook, apa kamu prajurit? - Apa?

Dia seperti sosok itu

- dari komik web. - Bersikap baiklah padanya.

- Komik web? Aku tahu itu. - Byun Kang Soe.

- Kenapa kamu bilang begitu? - Astaga.

Lomba hari ini adalah mencari penjudi terbaik di negeri ini.

Namanya Lomba Bersama Penjudi.

- Baik. - Seok Jin suka ini.

Masing-masing mendapat 20 permen.

Itu modal untuk hari ini.

- Baik. - Aku lebih suka koin.

- Kenapa permen? - Permennya akan meleleh.

Begitu kumakan, permennya hilang.

- Boleh kami memakannya? - Hari ini panas.

Jika kumakan, permennya hilang?

Hilang.

So Min, ambil ini dahulu.

Terima kasih, Haha.

Kenapa kamu baik pada So Min?

Jangan baik pada So Min, Haha.

Aku suka kecocokan di antara kalian berdua.

- Haha... - Apa penggemar So Min mengkritikmu?

Kalau begitu, jangan lakukan. Jangan menggodanya.

- Apa penggemarnya mengkritikmu? - Ya.

- Jangan menggodanya. - Ini tidak mudah.

Kalau begitu, aku tidak akan bicara dengannya.

Aku tidak akan mengatakan apa pun.

- Dia cantik sekali. - Astaga.

Kesempatan ini tidak datang setiap hari.

- Dia datang. Siapa dia? - Apa?

- Bertaruhlah - Siapa dia?

- dan hasilkan uang. - Dia produser baru.

Dia orang baru.

Bahkan anjing di jalanan bisa menebaknya dengan benar.

"Dia terlihat santai"

Bagaimana menurut kalian?

Kalian ingin mencobanya.

- Ya. - "Kalian ingin mencobanya?"

Bukankah seharusnya dia bertanya?

Dia tampak gugup.

Hei, siapa kamu? Perkenalkan dirimu dahulu.

Apa itu sesuai dugaanku?

Baik.

Aku si licik.

- Dia si licik. - Si licik.

- Baik. - Kurasa dia memang licik.

- Dia hebat. - Apa dia sungguhan?

Dia sungguhan.

Bisa kumulai sekarang?

Silakan.

- Ini luar biasa. - Bolehkah kami bertaruh?

Ya.

Aku akan menggandakan permen kalian.

- Menggandakan? - Taruhan kalian akan kugandakan.

Baiklah. Semuanya.

- Aku akan mencobanya. - Baik.

Kalian tahu aku pandai mengejar budak.

Dia tampak bersemangat hari ini.

Aku akan mencobanya dengan keahlianku.

Aku tidak punya masa depan dalam hidup.

- Akan kutunjukkan sesuatu. - Tunggu.

- Apa? - Tunggu sebentar.

Biar kuperiksa denyut nadimu.

- Baik. Bagaimana? - Periksa denyut nadinya?

"Dia memeriksa denyut Seok Jin"

Selamat menikmati.

Hidupnya tidak lama lagi?

- Aku akan segera mati? - Berbuatlah sesukamu.

Baik.

Baiklah. Mari mulai dengan dasar-dasarnya.

Akan kupermudah untukmu.

Baik.

Kiri.

"Dia memulai pemanasan"

Nomor satu dan dua.

- Nomor berapa? - Satu.

- Satu. - Satu?

Bagus.

Mari kita mulai.

- Bagus? - Ini luar biasa.

Yang ini.

- Bagus? - Ini luar biasa.

- Yang ini. - Yang itu.

"Tangan kanan"

- Yang itu. - Di sini.

Kalian bermain dengan baik.

Aku benar soal itu.

Dimulai sekarang.

Biar kusentuh pergelangan tanganku.

- Nomor satu dan dua. - Baik.

Kalian mau bertaruh untuk tangan yang mana?

"Tangan mana yang memegang bola?"

- Nomor satu. - Nomor dua.

- Nomor dua. - Aku pilih nomor satu.

"Banyak yang memilih nomor satu"

- 20 permen untuk nomor satu. - Nomor satu.

- Nomor satu. - Tangan ini tampak lebih besar.

- Aku yakin nomor satu. - Nomor satu.

Aku memilih nomor satu.

Aku bertaruh lima permen untuk nomor satu.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left