Az első 193 sor.
Apa yang membawamu pulang?
Penculikan. / Sial!
Tak ada sebutan lain atas apa yang mereka perbuat pada anak itu.
Itu sebabnya kau kembali? Karena itu mengingatkanmu?
Henry?
Tak mengalami radang dingin. Kau bernaung di suatu tempat?
Sebelumnya di Castle Rock
Aku memiliki pengalaman yang indah.
Dan aku mendengarnya. / Apa?
Maksudmu ayahku percaya dia bisa mendengar Tuhan?
Lain pendengar. Lain waktu.
Semua kemungkinan di masa lalu, semua kemungkinan di masa kini.
Skisma adalah bunyi alam semesta yang mencoba menyesuaikan waktu.
"Jangan biarkan dia melihat cahaya matahari lagi."
Itu perintah Tuhan kepadaku.
Kau mengenalku.
Aku tak tahu apa-apa tentangmu.
Kau tahu. Dan aku mengenalmu.
Di luar sana, di hutan. Di sanalah kau meninggal.
Apa kau mendengarnya? Kita harus pergi ke hutan.
Kenapa kau memintaku?
Pemuda, kau siapa? / Henry Deaver.
Tuhan mengabaikan kota ini.
Mengabaikan kita, itu yang dikatakan orang.
Atau mereka berkata Ia menghukum kita atas dosa-dosa kita.
Seperti kota Sodom dan Gomora.
Kau ingat kecelakaan helikopter itu.
Bagaimana dengan bus sekolah itu?
Orang-orang berkata, "Itu bukan ulahku!"
"Itu ulah tempat ini."
Masalahnya mereka benar.
Saat masih kecil, ibuku menceritakan sebuah kisah...
...tentang kebangkitan.
Dia masih muda,...
...sendirian,...
...dan yakin bahwa Iblis menguasaiku.
Mungkin Iblis menguasaiku.
Atau mungkin Iblis menguasai ibuku.
Tapi kemudian...
...keajaiban terjadi.
Tuhan, Ia menyelamatkan kami berdua pada hari itu.
Dia membawaku kembali dari kematian.
Seperti putra tunggal-Nya.
Kudedikasikan sisa hidupku atas kasih karunia-Nya.
Untuk melawan pertempuran hebat ini, untuk mendengar suara-Nya.
"Biarkan aku berdiri di depan pintu," pintaku padanya.
Tapi Tuhan, Dia tak menerima permintaan.
Jadi, aku menunggu bertahun-tahun...
...untuk instruksi.
Dan kemudian suatu hari.
Satu hari yang mengerikan.
Tuhan menjawabku.
Penerjemah: Agent Nas Instagram: agent_nas
Penerjemah: Agent Nas Instagram: agent_nas
Istirahatkan otakmu hari ini!! ---Salam sayang, M.
Kontinuitas. Itu adalah kerja keras.
Kita tak sadar sedang melakukannya.
Tapi kita mengurutkan kejadian agar hidup kita berarti.
Bila kontinuitas terganggu, semua hal mulai tergelincir.
Fungsi berpikir nalar menjadi sulit. Akal dan penilaian menjadi buruk.
Tak bisa mengelola keuangan dan mengendarai mobil.
Merencanakan dan memecahkan masalah menjadi terlupakan.
Dan akhirnya, bingung akan waktu dan ruang.
Itu adalah kisah penyakit Alzheimer.
Atau lebih tepatnya, itu yang terjadi sampai sekarang.
Ini Puck.
Puck lahir dengan kelainan genetik yang kuat.
GKC. Gangguan Kognitif Kucing.
Sangat mirip dengan Alzheimer secara patologis.
Apatis, kebingungan, disorientasi spasial.
Itu sebelum kami menaruh implan hipokampus di otaknya.
Sekarang, Puck di sini adalah keajaiban.
Dia ingat di mana mangkuk makanannya.
Pukul berapa si kucing seksi tetangga sedang berjemur di teras.
Puck akhirnya memegang kendali alur kisahnya lagi.
Alzheimer meruntuhkan kisahmu.
Memadamkan sudut padangmu.
Kami menyelakan itu kembali.
Kau mengatakan itu dengan ekspresi kosong?
Ya, kita bisa untung dalam tiga tahun.
Itu sebabnya orang sepertiku tak membiarkan orang sepertimu menangani keuangan.
Hari ini tanggal 20, bukan?
Bukankah kau seharusnya-- / Ya, besok.
Besok? Baik. / Besok. Kesabaran adalah...
...bukan kebiasaanku.
Sebentar.
Semuanya baik-baik saja?
Tidak juga. Aku punya berita buruk.
Apa soal Ibu?
Ruth baik-baik saja. Ini soal ayahmu.
Aku akan berjalan kaki dari sini, terima kasih.
Apa yang kita katakan...
...soal patah hati?
Di Kitab tertulis, "Kematian ditelan dalam kemenangan."
Maaf mengganggumu.
Apa kau-- / Brigid.
Pasar pasti gila kalau orang sepertimu mencari rumah kumuh seperti itu.
Dua spekulator lain datang dari Portland kemarin.
Kalian memeriksa surat kematiannya, 'kan?
Kudengar dia melakukannya di danau.
Seperti...
Paham? Tidak di rumah, jika itu berpengaruh.
Aku bukan spekulator.
Kau mungkin tidak mengingatku, tapi--
Bridge. / Aku di sini.
Molly.
Henry Deaver?
Ini. / Terima kasih.
Hei, Molly. / Hai.
Ini dia.
Lihat dirimu. / Apa?
Kau seperti walikota. / Ayolah. Ketua Dewan.
Itu kekuatan nyata.
Kau dulu sangat pemalu saat masih kecil.
Orang berubah, kau tahu?
Adikmu tampaknya tetap sama.
Ya, kurasa hanya orang beruntung yang berubah.
Yang tidak beruntung menyelingkuhi suaminya di konferensi matematika SMA...
...dan berakhir di sofa rumah saudarinya selama setahun.
Aduh.
Bagaimana kabar ibumu?
Dia di Sarasota.
Kau tahu dengan siapa dia tinggal? Alan Pangborn.
Sheriff lama itu? / Ya.
Mereka menjalani hubungan terlarang di masa lalu.
Alan yang meyakinkan ibuku untuk meninggalkan ayahku.
Beberapa hari setelah kami pergi ke Boston,...
...Alan datang ke rumah.
Kini dia merawat ibuku.
Dia menderita Alzheimer.
Kasihan. Henry, aku turut prihatin. Aku tidak tahu.
Dia mendapatkannya di umurnya yang masih cukup muda.
Awalnya dia melupakan dewa Norse-nya, lalu melupakan semuanya.
Tapi dia alasan aku memasuki bidang ini, tentunya.
Tentu saja. / Satu utangku lagi padanya.
Dia melakukan hal yang benar membawamu pergi dari kota ini.
Aku boleh bertanya padamu? / Ya.
Ayahku sudah lama gila, tapi kenapa dia menembak kepalanya sekarang?
Apa kau pernah berbicara dengannya?
Setelah dia meninggalkan gereja,...
...kurasa dia tak berbicara kepada siapa pun.
Apa kau ingat senter itu? / Tentu saja aku ingat.
Kau selalu tahu kapan aku bangun.
Meski lampuku sedang padam, kau selalu tahu.
Kau tahu banyak hal.
Aku orang yang sibuk. Dari dulu.
Senang sekali melihatmu. / Sama.
Selamat malam. / Selamat malam.
Kau baik saja? / Aku baik-baik saja.
Ya. Semuanya baik.
Lihat sisi baiknya. Kita pemilik rumah baru.
Hentikan.
Sial. / Apa?
Sekering lampu rusak.
Aku tak tahu di mana kotak panelnya.
Sebentar.
Aku menemukan senter.
Kuharap kau tak tinggal di sana terlalu lama.
Ini sudah besok.
Hari esok itu hari ini, tanggal 21.
Tidak. Itu belum datang. / Berarti kau telat.
Baru satu hari. / Ya, biasanya kau dapat tepat waktu.
Pakai saja tes kehamilan itu.
Ini baru satu hari.
Bulan pertama mencoba, ya, aku tahu.
Tapi aku punya firasat.
Aku tak bisa bayangkan...
...seperti apa rasanya berada di rumah itu setelah bertahun-tahun.
Ya.
Hubungi aku esok pagi, ya?
Aku mencintaimu, Marren.
Aku juga.
Coba lihat.
Tidak!
Kapan terakhir kali kau berbicara dengan ayahmu?
Aku tak tahu.
Saat aku seusia dengannya.
Apa yang dia katakan?
Dia belum mengatakan apa-apa.
Maksudku, selain namamu.
Henry Deaver?
Itu kau, 'kan?
Apa ayahmu pernah memukulmu? / Apa?
Tidak. Ayahku memang kacau, tapi tidak sekejam itu.
Jadi, dia kacau bagaimana?
Dia pikir dia mendengar suara Tuhan di hutan.
Dia sering membawaku ke sana di tengah malam, di musim dingin.
Membawaku berkeliling, berharap aku mendengarnya juga.
Apa kau mendengarnya?
Hei, berhenti! Kembali kesini!
Tenang, tenang.
Dia mau lari ke mana?
Kebakaran hutan mencapai 1.000 hektar.
No comments yet. Be the first to leave one.