転生したら第七王子だったので、気ままに魔術を極めます
Az első 175 sor.
SEGEL
Bantalan jerami diberi tekanan dengan sihir hingga melampaui batasnya.
Sebenarnya aku bisa saja memotongnya.
Tapi jika aku mengayunkannya sekuat tenaga,
pedangnya malah akan bengkok.
Aku tidak boleh hanya membuat bantalan itu berputar-putar saja.
Aku tak bisa menunjukkan kekuatanku di pertarungan asli.
Pedangnya tidak akan bertahan.
Aku harus menahan kekuatanku.
Tapi dia lebih keras dari bantalan jerami.
Untuk membelah tubuhnya, tentu saja aku harus...
Pangeran Kedua!
Rasanya aku pernah lihat pelayan itu.
Bala bantuan datang untuk kita...
Apa?
Apa yang harus kita lakukan pada orang-orang ini?
Daripada mengurusi mereka, sebaiknya kita serang pasukan iblis itu!
Di atas ada satu orang lagi.
Tidak.
Kita mulai dari orang-orang ini.
Hei, Guild Penjagal.
Kami sudah mengetahui semua akal bulus kalian.
- Di mana Tuan Lloyd? - Gawat!
Kalian tetap menutup mulut selama satu menit?
Jika kalian berbohong, akan kupenggal satu-satu.
Tuan Lloyd sedang bertarung di kediaman Lordost!
Bertarung? Dengan siapa? Apa alasannya?
Dia sedang berusaha melindungi kami, Guild Penjagal!
Benar! Dia bertarung dengan orang yang terlihat seperti raja terakhir...
Tunggu! Apakah kau melupakan janji dengan Tuan Lloyd?
Sebenarnya kemungkinannya kecil.
Tapi jika suatu saat kalian bertemu dengan rekanku dari istana,
aku minta tolong rahasiakan soal kekuatanku dan Grim.
Dia mengantuk.
Baiklah, tapi kenapa harus dirahasiakan?
Akan merepotkan kalau aku terlalu mencolok, 'kan?
Aku sudah merasa puas kalau bisa terus meneliti teknik sihir.
Pokoknya seperti ini lebih baik. Aku minta tolong, ya.
Bisa gawat kalau orang dari istana melihat pertarungan Tuan Lloyd!
Kekuatan Tuan Lloyd akan ketahuan dan mereka hanya akan jadi pengganggu!
Tapi, harus jawab apa?
Baiklah, ini waktunya berpamitan untuk orang pertama.
Tunggu!
Lloyd sedang bertarung dengan lawan yang selemah celurut.
Ya!
- Pamitnya mulai dari kau saja. - Apa?
Tunggu, Sylpha.
Ternyata di antara para pangeran,
Tuan Albert sosok yang baik hati dan intelek!
Kalau Anda pasti dapat memercayai perkataan kami.
Hidup Albert, hidup Albert!
Karena dia masih kecil, penggal yang tua dahulu.
Apa?
Tutup mulut kalian.
Lihat ini!
Itu milik Tuan Lloyd!
Kenapa Lloyd harus rela bertarung demi sekelompok orang
yang memajang benda seperti ini untuk jadi tontonan?
Tolong hentikan main-mainnya.
Tidak! Itu kotor karena terkena lendirku!
Aku hanya mencuci dan menjemurnya!
KOTOR TERKENA LENDIR?
Sial! Bicara apa pun jadi serbasalah!
Tunggu!
Sudah sewajarnya kalau kalian tidak memercayai kami.
Tapi...
Kami juga mengkhawatirkan Lloyd,
kami bersyukur ada orang yang datang menolong
seseorang yang sudah kami anggap keluarga.
Kami akan melakukan apa saja, kami juga bersedia dihukum.
Tapi mereka sudah mengambil...
Jade, keluarga kami.
Makanya Lloyd sedang bertarung membela kami!
Tolong percayalah kali ini saja!
Para manusia ini!
Lesser Fenrir?
Firasatku mengatakan
kita bisa memercayai anak itu.
Liru pasti sudah memakannya
jika merasakan niat jahat walau hanya sedikit.
Aku paham, untuk saat ini ayo kita berpegang pada intuisi Liru.
Kami akan membantai pasukan iblis itu.
Sylpha, temukan Lloyd secepatnya dan bantulah dia.
- Baik. - Apa?
Jangan, Kak.
Lloyd hanya bertarung dengan celurut kecil, jadi dia tak butuh bantuan.
Berisik! Kutebas kau!
Apa yang terjadi?
Aku tak tahu!
Jembatannya tiba-tiba terbelah!
Kak Al!
Para iblis yang jatuh ke sungai sedang menuju dermaga!
Gawat, kalau dikelilingi seperti ini, tak ada tempat untuk kabur!
Semuanya, kita kembali ke dermaga!
Padahal di pelupuk mata dan penciumanku,
aku merasakan keberadaan Tuan Lloyd sudah dekat!
Di sini kita bisa lebih leluasa, 'kan?
Ya.
Rasanya ajaib.
Padahal sudah mengerahkan tentara sebanyak itu,
tapi aku sungguh tidak boleh lengah darimu.
Kau juga berpikir demikian?
Tidak juga.
Aku paham kau khawatir pada mereka,
tapi kau tidak boleh lengah darinya!
Lalu pedang ini...
Tuan Lloyd, apa sebenarnya rencanamu?
Tembak!
Sepertinya ada baiknya mengandalkan mereka.
Karena dengan begitu,
aku bisa fokus melawannya.
Mereka menembak dengan brutal!
Panasnya!
Hentikan ini! Kami jadi sulit memulihkan diri!
Sudah kuduga teknik sihir akan sulit mempan.
Tapi ini tidak sepenuhnya sia-sia.
Masalahnya ada pada tubuh makhluk-makhluk ini.
Deload!
Ada satu orang aneh dengan kekuatan api yang tidak masuk akal!
Gila! Mereka masih bisa bergerak setelah diserang pedangku.
Teknik sihir yang lemah tak bisa mengalahkan mereka!
Bagaimana ini, Kak Al?
Pedang sihir menghabiskan daya sihir penggunanya.
Bisa-bisa daya sihir para tentara sudah habis,
sebelum kita kalahkan para iblis dari jauh!
Kalau begini terus, ledakan api ini akan mengganggu,
pasukan jarak dekat seperti Liru dan Sylpha
tak akan bisa mendekat!
Benar sekali.
Kita harus bertindak
agar Liru dan Sylpha bisa bergerak, dan...
Di mana Sylpha?
Ayo, Shiro! Melompatlah ke tempat majikanmu berada!
Tidak, itu mustahil, Kak!
Tidak akan sampai sana!
Ternyata memang mustahil untuk melompat jika kutunggangi.
Kalau begitu, melompatlah sambil menggigit ini.
Tidak, itu juga masih mustahil!
Di depan sana ada majikanku.
Shiro!
Aku ingin bertemu!
- Anjing bodoh itu melompat! - Kenapa?
Talinya!
Aku menyesal.
Sekarang giliranku melompat.
Jangan, kau ini! Jangan jauh-jauh dari Tuan Albert!
Tidak apa-apa, lagi pula di sana juga ada Liru.
Kau bisa menangkis seranganku.
Apa?
Apa itu tadi?
Gerakannya sama sekali tak terlihat.
Pelayan, tampaknya kau cukup percaya diri dengan teknik pedangmu itu.
Biar aku berikan nasihat yang penuh keputusasaan.
Meskipun lawanmu yang lain adalah iblis level 10,
aku ini iblis level 8!
Aku pengguna Pedang Aliran Iblis Agung,
ajaran terkuat dari Dunia Iblis!
Level?
Ternyata iblis juga ada level-levelnya, ya.
Kira-kira dia ada di level berapa, ya?
Kalau begitu, biarkan aku memberikanmu
nasihat yang penuh keputusasaan juga.
Dasar bodoh.
Sekeras apa pun serangga melolong, tak akan ada seorang pun menyadarinya.
Bahkan lolongannya tak akan menyamai suara nyamuk sekali pun.
Kau ini...
Yang kau pakai di kepalamu itu pasti tahi.
Enak saja!
TOPI
Terlihat sangat jelas
tubuh orang-orang Kerajaan Lordost ini telah dirasuki iblis.
Apakah tidak ada cara untuk menyelamatkannya?
Akan kuhabisi orang itu!
Dia datang dari belakang! Kita dikepung!
Apakah aku mengganggumu?
No comments yet. Be the first to leave one.