Kurukshetra

Kurukshetra

Indonesian felirat letöltése

1. évad

Kiadási információk

Kurukshetra The Great War of Mahabharata S01 HINDI WEB H264-EDITH
Kommentár tedi
Retail NF (18 eps)

Címkék

webdl
Download Indonesian Subtitle Files for Mobile (18)
Choose the file for your episode Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E07.Arjun.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E18.Krishn.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E16.Ashwatthama.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E05.Abhimanyu.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E02.Vishwaroop.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E14.Duryodhan.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E01.Sanjay.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E06.Jayadrath.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E13.Karn.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E03.Bhishm.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E12.Dushasan.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E04.Dronacharya.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E11.Kunti.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E08.Ghatotkach.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E17.Stree.Parv.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E09.Yudhisthir.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E15.Bheem.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt Kurukshetra.The.Great.War.of.Mahabharata.S01E10.Kripacharya.HINDI.WEB.H264-EDITH.id.srt
Indonesian felirat letöltése
Translate with Pro
Show all subtitles
Közzétéve: 2025-10-25
Letöltések: 129
Hallássérülteknek: No

Indonesian felirat előnézete

Az első 148 sor.

KERAJAAN SINDU 50 TAHUN LALU

Putra Anda, Raja Wredaksatra.

Dia akan diberi nama

Jayadrata.

Saya yakin

anak ini akan berjaya, Paduka!

- Tetapi… - Tetapi?

Tetapi apa?

Dia ditakdirkan mati di tangan seorang kesatria agung.

Apa?

Baru lahir sudah diramalkan mati?

Tugas saya menyampaikan, Paduka.

Aku tak terima dengan takdir itu!

Akan kuukir sendiri jalan hidup putraku.

- Jayadrata! - Jayadrata!

Jayadrata punya andil besar dalam kematian putra Arjuna.

Ajal menantinya.

Bisa saja terjadi besok.

Sebelum mengambil tindakan,

Arjuna harus meminta nasihat Kresna.

Kematian Jayadrata pun kutukan.

Kutukan yang dijatuhkan oleh ayahnya, Wredaksatra.

Wahai Siwa yang mahakuasa,

beri aku kesaktian agar jiwa musuh gentar

hanya dengan membayangkan kematian putraku.

Artinya…

jika Arjuna membunuh Jayadrata,

Arjuna juga akan binasa.

Jangan lupa, Arjuna dibantu oleh Kresna.

Jayadrata-lah yang harus kita pikirkan. Bukan Arjuna.

Takdir telah mengantar Jayadrata kemari.

Kini, jangan biarkan nasibnya ditentukan takdir.

Besok, tiap panah Arjuna pasti sulit dibendung.

Berarti Arjuna yang harus kita adang.

Matahari di langit pun tahu

bahwa hari ini, pertempuran maut menanti.

Teriknya pun kian menyengat.

Di bawah teriknya, di Kurukshetra,

Pandawa masih berusaha menembus formasi Cakrabyuha,

sementara Durna telah menyiapkan strategi perang lain.

Perbedaannya adalah formasi ini bukan untuk mengelabui,

tetapi demi melindungi satu orang.

Di barisan depan, Laskar Narayana membentuk formasi kereta.

Di tengahnya, Padmabyuha membentuk formasi seperti teratai.

Di pusatnya, formasi Sucibyuha.

Dijaga kesatria agung seperti Kertawarma dari Yadawa,

Wresasena,

Aswatama,

dan Karna, sang Raja Angga.

Di pintu formasi,

berdirilah Guru Durna.

Aku tahu betapa kuatnya tekadmu, Arjuna,

tetapi kau tak paham teka-tekiku.

Untuk memecahkan labirin ini,

kalahkan aku dahulu.

Takutlah kalian, Tentara Kurawa!

Dengarkan aku.

Aku Arjuna, putra Kunti,

bersumpah dengan disaksikan mentari di langit.

Sebelum senja tiba,

akan kupenggal kepala Jayadrata!

Andaikan aku gagal,

akan kusulut ragaku dengan api!

Setelah senja tiba, hanya salah satu dari kami yang hidup.

Hentikan aku kalau bisa!

Ini Kurukshetra!

Ini medan perang Kurukshetra!

KURUKSHETRA

ARJUNA

Formasi Chakrashakat.

Guru Durna menggunakan itu untuk mengadangmu.

Biarkan saja Guru menyusun seribu formasi perang.

Biarkan saja bala tentara seluruh dunia melawanku.

Biarkan mereka mengerahkan segenap kekuatan mereka.

Tetapi hari ini, aku tak bisa dihentikan.

Hari ini, Guru Durna bukan menghadapi muridnya,

tetapi seorang ayah!

Kepung mereka.

- Belokkan kereta. - Belok.

Bima bersama Gatotkaca…

Nakula bersama Sadewa,

dan Drupada bersama Drestadyumna.

Mereka berpasangan menemani Arjuna melumpuhkan pasukan Kurawa

agar Arjuna bisa mendekati Guru Durna.

Formasi Kurawa seperti tak ada habis-habisnya!

Ini baru permulaan, Parta.

Tetap gigih.

Rintangan ini memang memperlambat, tetapi kau tak terhentikan.

Terus maju.

Kau pasti akan mencapai tujuanmu.

Aku meminta restu, Guru,

agar formasimu bisa kuhancurkan dengan ilmu yang kau berikan.

Aku merestui, Arjuna.

Sayangnya, restu saja tidak cukup.

Untuk mendobrak formasi ini, kau harus mengalahkanku.

Dalam ilmu berperang, aku lebih lihai darimu!

Jangan terseret dalam duel yang sia-sia.

Gurumu sengaja mengulur waktu

karena dia tahu kalian tak bisa saling bunuh.

Aku tahu, tapi bagaimana cara melewatinya?

Guru membuatku terkepung.

Dia mengepungmu karena kaulah sasarannya.

Tetapi apa sasaranmu?

Kau tak memilih medan perangnya, tetapi kau bisa memilih pertempuranmu.

Fokus pada Jayadrata, Arjuna.

Arjuna, kau melarikan diri meski lawanmu masih berdiri?

Itukah yang kuajarkan?

Justru ini ajaran Guru.

Aku fokus pada tujuanku.

Tak semua pertarungan harus dihadapi.

Seperti yang ini,

sang murid mengalahkan gurunya tanpa mendaratkan serangan.

Gerbang Padmabyuha telah terbuka.

Arjuna terus maju memimpin Pandawa

memasuki pusat Chakrashakat.

Dursasana, Wiwitsu, Citrasena!

Kalian berani melawanku lagi?

Kalian lupa aku sudah bersumpah untuk membunuh semua saudara kalian?

Bagus, Gatotkaca!

Raja Yudistira? Mana pantas kau disebut raja!

Demi bertahan hidup, kau bersembunyi di balik saudara dan keponakanmu!

Tak tahu malu!

Duryodana!

Tujuh orang pengecut mengeroyok Abimanyu yang tak berdaya.

Bisa-bisanya kau membanggakan keberanian?

Raja Yudistira!

Anda terluka.

Ikut saya. Akan saya antar ke tenda. Mari.

Tidak, Satyaki.

Kurawa akan menggunakan muslihatnya untuk melindungi Jayadrata.

Kita semua harus membantu Arjuna.

Pergilah, Satyaki!

Bantu Arjuna.

Cepat!

- Kepung dia, Pemanah! - Baik, Yang Mulia.

- Ayo! - Ayo!

Guru,

kau keluar mulut harimau, masuk mulut buaya.

Bukan cuma satu,

dua sumpah akan terpenuhi hari ini.

Sumpah Arjuna membunuh Jayadrata

dan sumpahku membunuhmu.

Drestadyumna.

Aku memang ditakdirkan berakhir di tanganmu…

tetapi bukan hari ini!

Apa ini, Kesawa?

Kau mengembuskan badai ke arahku agar aku bingung, Guru?

Hancurkan ilusi ini, Arjuna.

Kurukshetra subtitles in other languages

Hozzászólások

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left