1. évad

Kiadási információk

86 EIGHTY-SIX - S01E09
Kommentár LinKy
86 EIGHTY-SIX

Címkék

other
Közzétéve: 2026-08-21
Letöltések: 0
Hallássérülteknek: No

Indonesian felirat előnézete

Az első 155 sor.

KALENDER BINTANG, 28 SEPTEMBER 2148

Sepertinya kita akan disambut oleh Legion di tempat ini, ya.

Shin!

Shin, suara ini…

Kalian pergi saja.

Mereka akan kesulitan menemukan kalian di dalam hutan.

Maju lewat sana saja.

Hei!

Raiden, kuserahkan komando penuh padamu.

Kau…

Aku akan pergi mengalahkannya.

Kalau tak dibereskan, kita tak bisa melangkah maju. Begitu juga denganku.

Selain itu, aku merasa dia tak akan membiarkanku lolos.

Padahal kau sendiri yang bilang kita akan bertarung bersama.

Jangan bercanda! Siapa yang mau menurutimu?

Kalau memang tak ada pilihan, biar kami bereskan anak buahnya.

Cepat selesaikan urusanmu!

Dasar bodoh.

Kau pun sama!

Jangan sampai mati, ya.

Aku menemukanmu,

Kakak!

Ada yang tak beres!

Mereka seakan-akan memisahkan kita dari Shin!

Ini bukan cara bertempur Legion, 'kan?

Penggembala itulah yang mengarahkan mereka.

Dia ingin berdua saja dengan saudaranya.

Dia bisa menangkis segala tembakan, ya?

Tolong aku!

Tolong aku!

Kau ingin membunuhku dengan tanganmu sendiri, ya?

Begitu rupanya.

Aku juga merasa sama,

Kakak.

PELURU HABIS MERIAM UTAMA, 57MM APFSDS

Aku sedang mengisi ulang! Tolong bantu aku!

Lagi? Sebenarnya sudah berapa banyak peluru yang kita gunakan?

Memangnya kita sempat menghitung?

Tidak apa-apa. Jumlah mereka tinggal sedikit…

Sepertinya mereka tak berniat mundur sama sekali, ya.

Bukan masalah!

Ayo habisi mereka!

Letnan Shuga, kupinjam mata kirimu, ya!

Akhirnya tiba!

Misil telah diluncurkan! Bersiaplah!

Ternyata bantuan darimu, ya, Mayor Milizé.

Benar, itu dari aku.

Maafkan keterlambatanku, semua unit.

Kau benar-benar bodoh, ya!

Sebenarnya apa yang kau pikirkan? Berbagi penglihatan seperti itu?

Aku hanya memastikan misilnya.

Ya, aku menutup mata kiriku supaya konsentrasimu tak terganggu,

jadi, kau tak perlu khawatir.

Apa kau tak tahu kalau Handler bisa mengalami kebutaan kalau melakukan itu?

Selain itu, yang tadi itu artileri, 'kan? Kau bahkan tak punya izin!

Memangnya kenapa?

Kebutaan itu urusan nanti.

Dan aku tak akan mati hanya karena melanggar penggunaan artileri.

Lagi pula, republik tak bisa diajak bicara secara rasional.

Aku tak punya niatan menuruti kegilaan mereka.

Seharusnya dari awal aku melakukan ini.

Kau benar-benar bodoh, ya.

Bukan berarti aku melakukannya demi kalian.

Kalau jumlah sebanyak ini menerobos front terdepan, republik dalam bahaya.

Aku bertempur karena aku tak ingin mati.

Aku akan menekan jumlah bala bantuan mereka.

Jadi, tolong hadapi lawan di depan kalian saja.

Ya, serahkan pada kami.

Bagi kami, ini sudah biasa.

Di mana Kapten Nouzen?

Dia sedang saling bunuh dengan kakaknya.

Itulah tujuan Shin.

Dia tak lagi mendengar suara kita.

Pasukan musuh mulai mundur!

Bagus!

Berhasil!

Kapten Nouzen!

Shin?

Tolong jawab aku!

Shin!

Shin! Bangun, Anak Bodoh!

Apa itu?

Sial! Tak akan kubiarkan!

Namun, apa yang akan kita lakukan?

Letnan Dua Kukumila.

Amatilah posisi musuh seakurat mungkin, lalu kirimkan datanya ke sini.

Apa?

Kuserahkan jalur misil padamu.

Kau cukup menunjuk titik tembaknya.

Hei, itu terlalu…

- Kau ingin membombardirnya? - Kalau sedekat itu, Shin juga kena!

Aku punya ide.

Aku juga tak ingin membiarkan Kapten mati.

Padahal aku sudah cukup menahan diri, tetapi tak kusangka dia serapuh itu.

Mungkin aku jadi melukainya,

tetapi aku akan meminta maaf nanti.

Akhirnya…

Akhirnya kau kembali pada diriku.

Sekarang kita bisa bersama.

Aku akan membacakan buku untukmu lagi.

Jadi, pertama-tama tubuh manusia itu…

perlu dibuang dahulu.

Dasar para serangga!

TARGET TERKUNCI

Percuma saja!

OBJEK EKSPLOSIF

Dasar para sampah!

Kalian ingin Shin ikut terkena, ya?

Aku akan melindungi Shin!

Padahal kau ingin melindunginya…

Ya, itu benar!

Aku harus melindungi Shin!

Dia adik kesayanganku!

Padahal ingin melindunginya…

tetapi kau ingin membunuhnya lagi?

Aku…

Aku…

Misilnya tak meledak?

Semua misil mengenai sasaran.

Namun, itu tak akan cukup untuk mengalahkannya!

Kita harus segera melakukan sesuatu!

Sinyal Kapten Nouzen telah kembali!

Hei, Shin! Bangun, Anak Bodoh!

- Mau tidur sampai kapan? - Bangunlah, kumohon!

- Shin! - Shin.

Kematian Ayah, Ibu,

dan juga kematianku,

semuanya adalah dosamu!

Shin!

Kakak masih belum memaafkanku.

Hingga sekarang.

Karena itulah…

Karena itulah…

kau ingin mengistirahatkan kakakmu, 'kan?

Shin!

Aku…

Dirimu…

Selamat tinggal, Kakak.

Begitu, ya.

Kau…

sudah tak perlu kugendong lagi.

Maaf, ya.

Kakak?

Shin.

Shin!

Shin.

Shin.

KALENDER BINTANG, 28 SEPTEMBER 2148

Mayor, putuskanlah resonansinya.

Pasti dia tak ingin orang lain mendengarnya menangis.

Ya.

Sudah berakhir.

Sudah kubilang jangan tunjukkan wajahmu di hadapanku lagi, 'kan, Lena?

Ya, kau memang bilang begitu, Annette.

Namun, aku tak ingat bilang ya.

86 EIGHTY-SIX subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for 86 EIGHTY-SIX

Hozzászólások

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left